Biologi

4 Fungsi Glomerulus dalam Ginjal Bagi Tubuh Manusia, Simak Disini!

fungsi glomerulus
Written by M. Hardi

Fungsi glomerulus – Organ dalam tubuh manusia memiliki tugas dan perannya tersendiri untuk kelangsungan hidup manusia. Grameds pasti sudah menyadari jika ada salah satu atau dua organ tubuh yang tidak berfungsi, maka besar kemungkinan kalau manusia ini akan mengalami kesulitan dalam menjalankan hidup mereka.

Informasi dasar terkait jenis serta fungsi organ tubuh manusia seharusnya sudah dipelajari oleh Grameds ketika masih berada di bangku Sekolah Dasar (SD). Sementara itu, informasi-informasi lain yang lebih mendalam serta mendetail biasanya akan dipelajari siswa Sekolah

Menengah Atas (SMA) atau mahasiswa Jurusan Biologi dan jurusan lain sejenisnya.
Di antara organ-organ dalam tubuh ini, salah satu yang memegang peran cukup besar adalah ginjal. Keberadaan ginjal membantu seseorang dalam menyaring darah serta melakukan detoksifikasi dalam tubuh, yang pada dasarnya menghilangkan racun pada tubuh manusia.

Ginjal sendiri memiliki strukturnya tersendiri layaknya organ-organ dalam tubuh lainnya. Setiap struktur juga memiliki perannya tersendiri terkait sistem penyaringan atau detoksifikasi. Pada artikel kali ini, Grameds akan mempelajari fungsi glomerulus, salah satu bagian dari ginjal.

Mengenal Glomerulus dan Fungsi Glomerulus

fungsi glomerulus

Sumber: Wikipedia

Tetapi, sebelum kita membahas fungsi glomerulus, alangkah baiknya jika kita belajar terlebih dahulu terkait glomerulus. Ini cukup penting, karena glomerulus dianggap sebagai bagian terpenting dari ginjal. Glomerulus yang tidak berfungsi dengan baik, dapat menghambat kerja ginjal.

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “glomerulus“? Jadi, pada dasarnya glomerulus merupakan unit penyaringan utama di dalam ginjal. Glomerulus terbentuk oleh jaringan pembuluh darah kecil atau dikenal juga dengan istilah “pembuluh darah kapiler”.

Perlu diketahui bahwa di dalam ginjal, terdapat ratusan ribu sampai jutaan glomerulus, sehingga jika kita membahas terkait glomerulus, hal ini seharusnya juga akan berlaku terhadap glomerulus lainnya kecuali jika ada masalah di dalam glomerulus. Bentuk jamak dari glomerulus disebut juga sebagai “glomeruli”.

Letak glomerulus berada di lokasi tertutup di dalam kantung yang disebut sebagai kapsula Bowman. Ruang di dalam kapsula yang mengelilingi glomeruli memiliki nama sebagai ruang Bowman. Setiap glomerulus terletak di awal nefron, yang juga merupakan sel atau unit terkecil di dalam ginjal.

Suplai darah yang mengalir ke glomerulus disalurkan melalui sekumpulan pembuluh darah dalam ginjal bernama arteriol aferen. Darah kemudian mengalir melalui jaringan kapiler untuk disaring, dan kemudian meninggalkan glomerulus melalui arteriol eferen.

Hasil dari ultrafiltrasi, yang pada dasarnya merupakan proses penyaringan yang terjadi pada glomerulus sebelumnya, nantinya akan terkumpul di ruang Bowman. Setelah terkumpul, hasil penyaringan ini akan mengalir langsung ke tubulus proksimal yang berada pada nefron.

Pada dasarnya, glomerulus terdiri dari tiga sel berbeda, yaitu sel endotelial, sel otot seperti sel otot polos dan sel otot spesial, dan sel epitel. Keberadaan tiga sel inilah yang menggerakan para glomeruli agar mereka bisa menjalankan fungsi mereka dengan baik.

Perlu diketahui juga bahwa glomerulus mempunyai sifat permeabel, yang artinya zat atau cairan bisa menembus dinding selnya. Beberapa jenis zat seperti natrium dan kalium dapat menembus dinding sel glomerulus dengan mudah. Sementara substansi macam hemoglobin atau albumin tidak bisa menembus dinding sel glomerulus.

Berdasarkan penjelasan di atas, Grameds bisa menyimpulkan terdapat setidaknya empat fungsi glomerulus. Empat fungsi tersebut yaitu mengatur aliran darah ginjal, mengatur laju filtrasi pada sel sendiri, mengatur tekanan darah sistemik, serta melakukan regulasi kadar natrium dalam tubuh.

Pelajaran mengenai glomerulus, ginjal, serta organ dalam tubuh lain pada umumnya dapat Grameds temukan di kelas XI bangku SMA. Kalian bisa mempelajari ini di internet, atau melalui buku pelajaran seperti buku “SMK/MAK Kelas 11 Biologi 2 Bidang Keahlian Kesehatan Kurikulum 2013”.

https://www.gramedia.com/products/smkmak-kl-11-biologi-2-bidang-keahlian-kesehatan-kur-2013?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Penyakit Ginjal

fungsi glomerulus

Sumber: Google

Penjelasan mengenai glomerulus, mulai dari sel pembentuk, lokasi, hingga fungsi glomerulus itu sendiri, seharusnya bisa menyadarkan Grameds betapa pentingnya peran ginjal terhadap tubuh kita. Untuk itu, kita harus menjaga ginjal kita agar mereka tetap bisa berfungsi dengan baik.
Sayangnya, tidak dapat dipungkiri bahwa kita bisa saja terkena penyakit yang kita tidak bisa duga dan sangka sebelumnya. Penyakit ini bisa saja menghampiri salah satu organ tubuh kita tanpa kita sadari. Tidak menutup kemungkinan penyakit tersebut menimpa ginjal kita.

Benar adanya bahwa organ tubuh dalam manusia pada akhirnya menua dan tidak bisa berfungsi seperti sedia kala. Namun, terkadang kegiatan sehari-hari yang kita lakukan bisa menyebabkan adanya penyakit pada organ dalam tubuh seperti ginjal ini.

Di bawah ini, akan ada penjelasan mengenai penyakit ginjal yang berpotensi menyerang jika kita tidak menjaga ginjal kita dengan baik. Semoga saja, setelah membaca artikel ini, kesadaran Grameds untuk menjaga ginjal kalian akan meningkat dan senantiasa terhindar dari penyakit-penyakit ini.

Batu Ginjal

Batu ginjal sebenarnya merupakan endapan mineral seperti kalsium dan oksalat, serta adanya senyawa garam yang terbentuk di dalam ginjal. Alasan terbentuknya batu ginjal ini beragam, sehingga agak sulit untuk menentukan faktor utama pembentuk batu ginjal ini.

Batu ginjal ini memiliki beberapa gejala yang umum dirasakan pengidapnya. Namun, beberapa gejala yang patut kalian waspadai adalah nyeri parah dan bagian samping, punggung, dan di bawah tulang rusuk. Rasa sakit ini juga bisa menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan, serta bisa datang dengan intensitas tinggi, bahkan saat buang air kecil.

Batu ginjal sendiri merupakan penyakit yang bisa disembuhkan cukup dengan minum obat, minum air cukup, dan istirahat. Seiring berjalannya waktu, mereka akan keluar melalui urin. Namun, ada kalanya seseorang harus pergi ke rumah sakit untuk operasi mengeluarkan batu ginjal jika ada gejala lebih parah.

Kista Ginjal

Kista ginjal merupakan penyakit yang memunculkan kantong bulat berisi cairan yang terbentuk pada atau di dalam ginjal. Kista ginjal dapat terjadi dengan gangguan yang dapat mengganggu fungsi ginjal. Beruntungnya, kista ginjal amat jarang menyebabkan masalah kompleks pada ginjal.

Sampai saat ini, dokter belum bisa menemukan dengan jelas terkait apa yang menyebabkan kista ginjal. Umumnya, hanya ada satu kista yang terjadi di permukaan ginjal. Tetapi, ada kalanya satu kista inj dapat muncul pada satu atau kedua ginjal manusia.

Meskipun jarang menyebabkan penyakit kronis, ada baiknya jika seseorang memeriksa ke dokter jika sudah merasakan gejala seperti rasa sakit di bagian pinggang belakang serta perut dan demam. Kemungkinan terburuk, kista ginjal dapat menyebabkan komplikasi penyakit seperti menutup saluran urin atau kantungnya meledak dan menyebabkan rasa sakit.

Glomerulonefritis

Glomerulonefritis adalah peradangan pada glomeruli yang tadi kita bahas. Tandanya, penyakit ini mempengaruhi seluruh bukan hanya satu glomerulus saja, melainkan seluruh glomeruli. Pada dasarnya, penyakit ini membuat cairan dan limbah yang dikeluarkan glomeruli dari aliran darah keluar dari tubuh sebagai urin.

Glomerulonefritis bisa memiliki berbagai macam gejala, karena penyakit ini juga menandakan komplikasi dengan penyakit lain. Gejala yang paling umum ditemukan yaitu lebih jarang buang air kecil, kram otot, kerap merasa lelah sampai sering merasakan mual bahkan muntah.

Ada beberapa hal yang menyebabkan glomerulonefritis, yakni infeksi bakteri, radang pembuluh darah atau yang terburuk, karena penyakit autoimun seperti lupus atau sindrom goodpasture. Faktor terakhir bisa dikatakan sebagai yang paling berbahaya, karena bisa menyebabkan komplikasi penyakit seperti gagal ginjal dan hipertensi.

Gagal Ginjal

Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak dapat menyaring produk limbah dari darah secara tiba-tiba. Ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring, ada kemungkinan racun berbahaya dapat menumpuk di sana, sehingga membuat susunan kimia dalam darah tidak seimbang.

Gagal ginjal mempunyai cukup banyak gejala yang bisa dialami penderitanya. Beberapa gejala yang mungkin paling berbahaya di antaranya pembengkakan pada kaki, keringat dingin, kesulitan bernapas, detak jantung tidak beraturan, serta potensi kejang-kejang jika sudah kronis.

Gagal ginjal bisa disebabkan karena dua faktor penting, yakni terhambatnya aliran darah ke ginjal atau tertutupnya saluran urin, sehingga kotoran menumpuk di ginjal. Orang yang sehat memiliki kemungkinan cukup tinggi untuk sembuh dari gagal ginjal. Namun, bagi orang yang sudah mengalami berbagai penyakit, harus bersiap menghabiskan waktu mereka di rumah sakit untuk bisa sembuh.

Penyakit yang menyerang ginjal amat berbahaya bagi kelangsungan tubuh, menjadi salah satu alasan mengapa organ dalam tubuh yang satu ini wajib dirawat dan dijaga dengan baik, tentu berdampingan dengan organ dalam tubuh lainnya.

Mempelajari ginjal seperti yang kita bahas pada artikel ini bisa menjadi salah satu langkah pencegahan agar tidak terkena penyakit ginjal. Grameds bisa mempelajari organ ginjal secara perlahan dan mengasyikan dengan membaca buku “Seri Biologi Organ Tubuh Manusia – Ginjal & Kandung Kemih“.

Cara Menjaga Ginjal

fungsi glomerulus

Sumber: Pixabay

Dari tadi kita sudah membahas betapa pentingnya menjaga ginjal agar kita tidak terjangkit penyakit yang tidak diinginkan. Namun, mungkin masih ada di antara Grameds yang belum memahami betul bagaimana cara menjaga ginjal dengan baik dan benar.

Pada dasarnya, yang kalian perlu lakukan adalah sesederhana menjalankan pola hidup sehat selayaknya menjaga organ dalam tubuh lainnya. Jika Grameds sudah menjaga organ dalam tubuh lain dengan baik, seharusnya ginjal kalian juga akan ikut terjaga.

Jika Grameds menginginkan langkah-langkah yang lebih konkrit dan spesifik terkait menjaga ginjal, di bawah ini kalian bisa menemukan empat dari sekian banyak cara menjaga ginjal. Kalian mungkin bisa mencoba menerapkan beberapa cara ini terlebih dahulu sampai bisa konsisten.

1. Minum Air Mineral Cukup

Cara pertama merupakan cara yang dapat dikatakan paling ampuh tidak hanya untuk menjaga ginjal saja, melainkan juga untuk menjaga organ dalam tubuh lainnya. Khusus untuk ginjal, terdapat beberapa manfaat yang bisa seseorang rasakan jika mereka konsisten minum air mineral yang cukup.

Air mineral adalah sarana detoksifikasi terbaik yang bisa mempermudah kinerja ginjal. Selain itu, kadar garam dan kadar gula di dalam tubuh juga bisa dikontrol dengan air mineral. Terakhir, air mineral dapat membantu pengidap batu ginjal untuk membuang sisa-sisa batu ginjal keluar dari tubuh.

2. Kurangi Konsumsi Gula

Perlu Grameds ketahui bahwa kadar gula berlebih dalam tubuh akan mempersulit kerja ginjal dalam menyaring darah dan detoksifikasi. Hal ini disebabkan karena gula tidak bisa digunakan untuk tubuh, sehingga ginjal harus melakukan kerja ekstra untuk menyaring darah yang banyak terkontaminasi gula.

Solusi paling sederhana dari ini adalah mengurangi konsumsi gula. Makanan atau minuman yang banyak mengandung gula seperti kue-kue, soda, permen atau kopi botolan, selain bisa memperberat kerja ginjal, juga bisa menyebabkan penyakit lain seperti diabetes atau gigi berlubang, sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi secara berkala.

3. Kontrol Kadar Lemak Tubuh

Penyakit yang disebabkan karena lemak tubuh berlebih seperti obesitas, diabetes dan penyakit jantung, akan mempengaruhi kerja ginjal. Lagi-lagi, ginjal akan dibuat bekerja lebih keras dalam menyaring darah. Hal ini diperburuk dengan anggota tubuh lain yang tidak berfungsi optimal karena pengaruh lemak.

Jika memungkinkan, memotong konsumsi makanan berlemak seperti gorengan bisa menjadi solusi yang baik untuk Grameds dalam menjaga ginjal. Selain itu, aktif berolahraga dan beraktivitas di luar ruangan juga bisa mengurangi kadar lemak dalam tubuh jika dilakukan secara rutin.

4. Hindari Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Sama seperti cara pertama, cara menjaga ginjal yang terakhir juga terbilang amat penting untuk dilakukan. Penyakit-penyakit ginjal bisa disebabkan karena ginjal tidak sanggup menyaring racun-racun dalam tubuh. Racun-racun ini seringkali ditemukan dalam rokok maupun minuman beralkohol.

Jangan sampai ginjal Grameds rusak secara permanen karena terlalu sering melakukan kegiatan tidak sehat ini. Masih banyak kegiatan lain yang lebih bermanfaat dan juga menyehatkan dan bisa kalian lakukan untuk mengisi waktu senggang alih-alih merokok atau minum alkohol.

Menjaga ginjal memang lebih sederhana dari yang kalian pikirkan. Penerapannya pun seharusnya tidak sesulit itu. Karena seperti yang tadi sudah disebutkan, maka menjalankan pola hidup sehat sudah pasti dapat melindungi ginjal kalian dari penyakit-penyakit yang tidak diinginkan.

Dengan menjaga kesehatan ginjal kalian, Grameds juga secara tidak langsung juga menjaga kesehatan organ dalam tubuh lainnya. Jika Grameds tertarik untuk membaca buku lain terkait kesehatan tubuh, buku “Ensiklopedia Pertamaku : Ayo, Hidup Sehat” bisa menjadi referensi kalian.

Kesimpulan

Dengan ini, berakhir sudah artikel yang membahas mengenai fungsi glomerulus dan organ ginjal secara keseluruhan. Grameds tadi sudah mempelajari berbagai macam hal mengenai glomerulus mulai dari sel pembentuk, lokasi, dan fungsi glomerulus itu sendiri.

Tidak hanya itu, kalian juga mendapatkan informasi mengenai organ ginjal, khususnya terkait penyakit apa saja yang bisa menyerang ginjal serta cara merawat ginjal. Semoga saja penjelasan di atas bisa meningkatkan kesadaran Grameds akan pentingnya organ ginjal dan mau menjaga mereka dengan baik.

Kami tidak akan bosan mengingatkan, selama Grameds selalu menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian, kalian tidak perlu khawatir akan terserang penyakit organ dalam tubuh kalian. Ingat Grameds, bahwa sakit itu mahal. Alangkah baiknya kita mencegah sakit sebelum datang daripada mengobatinya ketika mereka tiba.

Terakhir, semoga Grameds bisa menemukan informasi yang kalian butuhkan, baik itu terkait glomerulus atau organ ginjal. Jika kalian merasa informasi yang kalian dapat masih belum cukup, Grameds bisa mencoba membaca beberapa buku rekomendasi dari kami di atas.

Buku-buku rekomendasi dari Gramedia, #SahabatTanpaBatas, dapat kalian temukan di situs kami yakni Gramedia.com. Kalian juga bisa menemukan buku-buku serta berbagai artikel lain sesuai dengan minat kalian, yang pastinya bisa membuat kalian mendapat informasi dan ilmu #LebihDenganMembaca.

Penulis: M. Adrianto S.

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien