in ,

Manfaat Telur, Mulai Dari Telur Ayam, Telur Asin, dan Telur Puyuh

Manfaat Telur – Apakah Grameds termasuk penyuka telur? Baik itu telur ayam, telur bebek, telur asin, maupun telur puyuh? Telur juga selalu menjadi ‘kawan akrab’ para sobat mahasiswa terutama yang tinggal di kos-kosan. Selain harganya murah, cara memasaknya juga gampang dan jangan lupa kandungan gizinya juga turut andil untuk kesehatan tubuh. Bahkan telur hanya dimasak dengan cara diceplok mata sapi lalu diberi tambahan kecap saja, rasanya sudah sangat enak sekali. Namun meskipun demikian, jangan terlalu sering mengkonsumsi telur ya setiap hari.

Banyak ahli kesehatan menyarankan untuk mengkonsumsi telur sebagai lauk, tetapi tidak boleh berlebihan. Jika ditanya apakah telur memiliki banyak manfaat, jawabannya tentu saja iya! Baik itu manfaat dari segi kesehatan maupun kecantikan lho… Lalu, apa saja sih manfaat dari telur itu? Yuk simak ulasan berikut ini!

https://www.pexels.com/

Manfaat Telur Ayam

Telur ayam selalu menjadi pilihan lauk bagi sebagian besar masyarakat di seluruh dunia ini, tak terkecuali di Indonesia. Hal tersebut karena telur ayam mudah didapatkan dan harganya juga tidak terlalu mahal, meskipun akhir-akhir ini di negara kita sering terjadi lonjakan harga telur untuk per kilo. Baik pada bagian putih maupun kuning telur, sama-sama mengandung sumber protein, vitamin, kalori, dan berbagai jenis mineral.

Apa Saja Kandungan Gizi Pada Telur Ayam?

Jika dihitung pada dua butir telur ayam dengan berat 100 gram, maka akan mengandung gizi berupa:

Kandungan Gizi Pada Telur Ayam Jumlah Kandungan Gizi Pada Telur Ayam
Energi (kalori) 154 kkal
Protein 12,4 gram
Lemak 10,8 gram
Karbohidrat 0,7 gram
Kalsium 86 miligram
Fosfor 258 miligram
Zat Besi 3 miligram
Kalium 118,5 miligram
Natrium 142 miligram
Vitamin A 104 mikrogram
Vitamin B1 0,12 miligram
Vitamin B2 0,38 miligram

Tidak hanya itu saja, bahkan telur ayam juga mengandung nutrisi berupa Vitamin B6, Vitamin D, Vitamin E, Vitamin K, dan mineral zinc dalam jumlah yang cukup lho…

Manfaat Telur Ayam Bagi Kesehatan

https://www.pexels.com/

1. Membentuk Jaringan Tubuh dan Fungsinya

Pada dasarnya, telur ayam itu mengandung protein yang mana memang berperan penting dalam hal pembentukan dan perbaikan di semua fungsi sel tubuh kita. Zat gizi tersebut ternyata mampu membentuk setiap sel dan jaringan penyusun tubuh lho, mulai dari otot, peredaran darah, tulang, hingga otak.

Semua tubuh manusia itu sangat memerlukan adanya protein, terutama dalam proses metabolisme, membentuk energi, menghasilkan hormon, bahkan menyembuhkan luka sekalipun. Nah, dengan mengkonsumsi telur setidaknya satu butir untuk satu hari, dinilai mampu menyediakan protein bagi tubuh kita.

2. Menjaga Kesehatan Mata

Telur mengandung vitamin A, zinc, dan antioksidan, berupa lutein dan zeaxanthin yang mana sangat bermanfaat bagi kesehatan mata. Yap, lutein dan zeaxanthin ini biasanya akan terkumpul pada retina mata kita dan berperan untuk melindunginya dari kerusakan akibat sinar matahari.

Bahkan beberapa penelitian juga menyatakan bahwa keberadaan antioksidan lutein dan zeaxanthin ini dinilai mampu membantu untuk mengurangi risiko penyakit katarak dan degenerasi makula. Perlu Grameds ketahui bahwa kedua penyakit tersebut adalah penyebab kebutaan bagi para lansia.

3. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat 

Memang benar bahwa telur itu mengandung kolesterol, tetapi justru kolesterol tersebut mampu mengubah kolesterol jahat menjadi yang lebih sehat. Yap, telur itu dapat menyeimbangkan kadar kolesterol darah di tubuh kita. Terdapat sebuah penelitian yang dimuat dalam British Medical Journal, yang menyatakan bahwa ternyata tidak ada hubungan antara makan telur dengan risiko penyakit jantung.

4. Menguatkan Sistem Imun

Sebutir telur ternyata mengandung beragam zat gizi yang berperan penting dalam menjaga kesehatan imun tubuh lho… Sebut saja ada asam amino yang mana sebagai pembentuk kekebalan, mulai dari vitamin A, antioksidan, vitamin B12, hingga mineral selenium. Pada bagian kuning telur itu mengandung glikopeptida tersulfonasi, sebuah zat yang membantu merangsang produksi dari makrofag.

Sedikit trivia saja, makrofag ini adalah sel-sel kekebalan pada sistem imun tubuh yang mampu melindungi tubuh kita ini dari serangan penyakit hingga infeksi apapun.

5. Meningkatkan Fungsi Otak

Telur ayam menjadi sumber dari asam amino, kolin, dan omega-3 yang tentu saja merupakan kandungan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan saraf serta jaringan otak, terutama pada anak. Maka dari itu, anak-anak memang disarankan untuk mengkonsumsi telur sebagai lauk, asal tidak boleh berlebihan.

6. Membantu Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Telur tidak hanya dapat menurunkan kolesterol jahat saja, tetapi juga dapat meningkatkan jumlah high-density lipoprotein (HDL) alias kolesterol baik. Orang-orang yang memiliki HDL tinggi, biasanya akn berisiko lebih rendah untuk terkena stroke dan penyakit jantung.

7. Menambah Energi Pada Tubuh Anak

Pada dasarnya, dalam sebutir itu mengandung sekitar 60 kalori dan 5,5 gram protein sehingga tentu saja dapat menambah energi, terutama pada anak-anak. Jika anak memiliki energi yang cukup, maka mereka juga dapat menjalankan aktivitas dengan lebih baik, baik itu ketika di sekolah maupun di rumah.

8. Mencegah Anemia

Anemia adalah kondisi dimana tubuh kita kekurangan sel darah merah, sehingga tidak dapat membawa oksigen dengan jumlah yang cukup. Jika Grameds pernah mengalami anemia, biasanya akan merasa mudah lelah, susah berkonsentrasi, mual, dan wajah menjadi pucat. Lalu, bagaimana cara menangani anemia? Caranya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan folat, contohnya adalah telur ayam.

Manfaat Telur Asin

Telur asin menjadi makanan khas dari daerah Brebes, Jawa Tengah yang sangat populer di kalangan masyarakat. Namun sekarang, telur asin sudah dapat ditemui dimanapun. Bahkan, Grameds juga dapat membuatnya sendiri lho…

Manfaat Telur Asin Bagi Kesehatan

1. Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Tubuh

Telur asin yang dibuat dari telur bebek ternyata mengandung banyak zat penting bagi tubuh, sebut saja protein, lemak, dan karbohidrat. Bahkan sebutir telur asin itu mengandung 0 gram protein berkualitas yang mana dapat berguna bagi tubuh terutama untuk menunjang kekebalan sistem imun dan menjaga kulit supaya tetap sehat.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan memakan sebutir telur bebek yang diolah dalam bentuk telur asin ternyata mampu memenuhi 15% protein yang dibutuhkan oleh tubuh.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Perlu diketahui bahwa telur bebek dapat dikategorikan dalam salah satu makanan bergizi karena memiliki kandungan selenium dan zat besi. Selenium ini adalah zat yang mampu menunjang fungsi kekebalan tubuh supaya tetap sehat dan membantu memproduksi hormon tiroid. Sementara itu, keberadaan zat besi juga sangat penting bagi tubuh karena membantu sel darah merah supaya dapat mengalirkan oksigen sekaligus untuk memproduksi energi. Zat besi juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya gejala anemia atau kekurangan darah.

3. Menjaga Kesehatan Tulang

Telur bebek ternyata juga mengandung sejumlah zat penting yang berguna untuk kesehatan tulang, misalnya fosfor dan kalsium. Fosfor dan kalsium berguna untuk kesehatan dan pertumbuhan tulang, terutama untuk mencegah osteoporosis dan pertumbuhan tulang bagi anak-anak.

4. Mengandung Berbagai Vitamin Baik

Vitamin baik yang dimaksud adalah Vitamin A, B12, vitamin B kompleks, Vitamin D dan E.  Vitamin A sangat baik untuk membantu pembentukan sel-sel baru dalam tubuh sekaligus dapat menjaga kesehatan mata. Sementara vitamin B12 dapat bermanfaat untuk menjaga sistem saraf dan meningkatkan fungsi sel darah merah.

Vitamin E adalah zat yang sangat berguna untuk kesehatan kulit, sehingga kulit dapat menjadi lebih cerah dan halus. Tidak hanya itu saja, keberadaan vitamin E dalam telur asin juga dapat menghindarkan tubuh dari berbagai gangguan kulit, misalnya ruam, infeksi, iritasi, jamur, eksim dan penyakit kulit lainnya.

Kandungan Nutrisi dalam Telur Asin

Kandungan Nutrisi Kadar Nutrisi
Telur Bebek Biasa Telur Asin (Bebek)
Energi 189 kal 195 kal
Lemak 14,3 gr 13,6 gr
Air 70,8 gr 66,5 gr
Kalsium 56 mg 120 mg
Zat Besi 2,8 mg 1,8 mg
Protein 13,1 gr 13,6 gr
Fosfor 175 mg 157 mg
Vitamin A 1230 IU 841 IU
Vitamin B1 0,18 mg 0,28 mg

Manfaat Telur Puyuh

https://www.pexels.com/

Selain telur ayam dan telur bebek, telur burung putuh juga sering dijadikan alternatif lauk bagi masyarakat Indonesia. Ciri khas dari telur puyuh adalah ukurannya yang kecil, kira-kira hanya sepertiga dari telur ayam dan cangkangnya yang berwarna coklat bercampur hitam.

Kandungan Gizi Pada Telur Puyuh

Dilansir dari sehatq.com, kandungan gizi pada lima butir telur puyuh itu kira-kira setara dengan satu butir telur ayam lho… 

Kandungan Gizi Pada Telur Puyuh Jumlah Kandungan Gizi Pada Telur Puyuh
Protein 6 gram
Vitamin B2 23% dari kebutuhan harian
Vitamin B5 9% dari kebutuhan harian
Vitamin B12 9% dari kebutuhan harian
Vitamin B9 8% dari kebutuhan harian
Selenium 23% dari kebutuhan harian
Fosfor 12,5% dari kebutuhan harian
Zat Besi 10% dari kebutuhan harian
Zinc 5% dari kebutuhan harian

Manfaat Telur Puyuh Bagi Kesehatan

Sebenarnya, manfaat yang dimiliki telur puyuh itu hampir sama dengan manfaat telur ayam. Mulai dari dapat menjaga kesehatan mata, sebagai sumber protein, menjaga fungsi otak, meningkatkan imunitas tubuh, mengurangi risiko anemia, dan lainnya. Namun, ada beberapa manfaat khusus yang dimiliki telur puyuh lho… Apa saja ya?

1. Melindungi Kesehatan Hati

Di dalam sebutir telur puyuh, dipercaya mengandung suatu senyawa yang baik bagi kesehatan organ hati. Maka dari itu, mengkonsumsi telur puyuh dinilai mampu menstabilkan kadar transaminase ALP, ALT, dan TP, serta mengurangi degenerasi jaringan pada organ hati.

2. Meredakan Gejala Alergi

Telur puyuh mengandung suatu protein ovomucoid yang berperan sebagai pereda alergi secara alami. Oleh karena itu, jika Grameds mengalami alergi ringan yang mana gejalanya berupa bersin atau radang, sebaiknya segera mengkonsumsi telur puyuh supaya dapat membantu meredakan gejala alergi tersebut.

3. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Salah satu manfaat utama dari telur puyuh adalah adanya kandungan vitamin B yang mampu meningkatkan aktivitas metabolik di dalam tubuh.

Apakah Berbahaya Mengkonsumsi Telur Setengah Matang?

https://www.pexels.com/

Apakah hendak memasak telur dengan cara diceplok maupun direbus, apakah Grameds termasuk penyuka telur setengah matang atau matang secara rata? Meskipun nampak tidak sehat karena terkesan belum matang pada bagian kuningnya, tetapi ternyata telur setengah matang punya banyak manfaat lho… Manfaat yang hampir sama dengan manfaat-manfaat sebelumnya ini hanya dapat diperoleh jika “ketidak-matangannya” itu sudah sesuai dengan aturan, yakni yang tidak terlalu encer.

Meskipun telur dimasak secara setengah matang, tetapi tetap saja masih mengandung lutein dan zeaxanthin, yang mana mampu melawan radikal bebas yang mengakibatkan berbagai penyakit mata. Semua zat tersebut memang ada di dalam kuning telur. Itulah mengapa telur setengah matang, dianggap lebih bernutrisi dibandingkan dengan telur yang dimasak secara matang.

Sayangnya, hal tersebut tidak lantas menjadikan telur setengah matang sebagai keharusan. Terutama bagi ibu hamil yang tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi telur setengah matang, sebab adanya kekhawatiran bahwa telur tersebut nantinya akan mengandung bakteri berbahaya berupa Salmonella. Perlu diketahui bahwa bakteri Salmonella ini biasanya ada di cangkang telur ayam, terutama jika ada kotoran unggas yang masih menempel di atasnya.

Bagi orang-orang tertentu, misalnya bayi dan lansia, mengkonsumsi telur setengah matang yang terdapat bakteri Salmonella justru akan mengakibatkan masalah kesehatan yang serius, dengan gejala:

  • Diare
  • Muntah
  • Demam
  • Kram perut.

Lalu, bagaimana jika kita suka dengan telur setengah matang tetapi tidak ingin bakteri Salmonella turut hadir di dalamnya? Jika hendak menghasilkan telur setengah matang dengan cara direbus, dapat dilakukan dengan menyiapkan panci berisi air dingin dengan permukaan air 2,5 cm lebih tinggi dari puncak telur. Kemudian, rebus telur selama 3 menit (dihitung sejak air mendidih), lalu angkat dan celupkan telur ke air berisi es batu.

Cara Mengolah dan Menyimpan Telur yang Benar

Jika kita mengkonsumsi telur yang sehat, maka secara tidak langsung tubuh kita akan ikut sehat karena kandungan gizi di dalamnya masih segar. Selain itu, bakteri Salmonella juga tidak ikut tercampur di dalamnya. Nah, supaya telur tetap sehat, perhatikan hal-hal berikut.

  • Hindari menggunakan telur yang cangkangnya sudah rusak sebab hal tersebut memungkinkan kontaminasi kuman.
  • Jauhkan telur dari makanan lain dan simpanlah di tempat yang sejuk, kering, dan idealnya di lemari es dengan temperatur di bawah 4º C.
  • Konsumsi telur segera setelah dimasak. Jika menyimpan telur rebus di kulkas, jangan sampai lebih dari 2-3 hari.
  • Selalu cuci tangan dengan sabun hingga bersih sebelum dan setelah menyentuh atau memasak telur.
  • Bersihkan semua peralatan masak yang digunakan untuk memasak telur.
  • Masak telur hingga matang. Untuk memastikan telur matang sempurna, Anda bisa mengolah telur dengan merebusnya selama 6–10 menit atau menggoreng telur hingga bagian putih dan kuning telur sudah matang dan padat.

Nah, itulah ulasan mengenai apa saja manfaat dari mengkonsumsi telur, mulai dari telur ayam, telur asin, hingga telur puyuh. Apa menu olahan telur yang Grameds sukai selain diceplok dan didadar?

Sumber:

https://hellosehat.com/

https://www.alodokter.com/

https://www.sehatq.com/

Baca Juga!



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rifda Arum