in

15 Cara Meningkatkan Kecerdasan Otak agar Lebih Pintar

Bagaimana cara meningkatkan kecerdasan otak agar lebih pintar? – Apakah kamu adalah orang yang sering lupa? bahkan untuk belanja beberapa barang di supermarket saja harus mengandalkan catatan? Ingatan manusia, berapapun umurnya, terkadang selalu melupakan sesuatu yang penting, entah dalam ingatan jangka panjang maupun jangka pendek.

Terkadang, ketika kita menerima banyak informasi terlalu banyak, otak kita terasa penuh dan pikiran menjadi kosong. Maka dari itu, banyak guru yang menyarankan jangan belajar terlalu banyak ketika mau ujian.

Meskipun banyak orang yang percaya bahwa kecerdasan seseorang dapat diukur berdasarkan IQ yang dimiliki. Ada sejumlah metode untuk meningkatkan kemampuan kognitif seseorang dan menjadi lebih efektif.

Dengan motivasi dan tekad yang cukup, siapapun dapat mengembangkan kemampuannya menjadi lebih pintar. Menerapkan kebiasaan baru ke dalam aktivitas rutin mu dan memberikan stimulasi yang tepat dapat mempertajam kecerdasan dengan cepat dan membuatmu jadi lebih terinspirasi untuk menghadapi tantangan baru setiap hari.

Kesehatan otak adalah salah satu kunci penting. Berikut adalah cara-cara meningkatkan kecerdasan otak dengan baik serta makanan yang dapat membuat otak menjadi lebih sehat.

Cara Meningkatkan Kecerdasan Otak agar Lebih Pintar

1. Mengunjungi tempat baru

Mengunjungi tempat baru tidak hanya pergi ke luar kota atau luar negri. Dengan belajar di kafe yang baru atau mengambil rute yang berbeda ketika pulang kerja juga termasuk mengunjungi tempat baru.

Perpindahan tempat sangat bagus untuk otak. Kamu mungkin tidak akan terbiasa dengan hal ini. Ketika di kafe yang baru kamu kunjungi, kamu tidak bisa memesan menu yang biasanya. Kamu harus mempelajari menu kafe tersebut, memilih sesuatu yang belum pernah kamu coba dan membuat keputusan.

Meskipun hal itu tampak sederhana, namun hal itu merupakan sesuatu yang tidak biasa untuk mu. Ketika kamu bepergian ke negara lain, kamu akan mendengar bahasa baru, adat yang tidak biasa dan menghadirkan ritme kehidupan baru yang aneh. Menyesuaikan diri dengan hal-hal yang baru akan memaksa otak kita untuk mengatasi tantangan baru yang tak terduga.

2. Membaca atau menonton berita

Membaca adalah cara paling dasar untuk memfasilitasi aktivitas otak, tetapi membaca sering kali menghadirkan peluang paling beragam untuk meningkatkan kapasitas otak. Membaca akan membantumu dengan memperkenalkan kosakata baru, menyajikan contoh penggunaan tata bahasa yang tepat dan menunjukan bagaimana sebuah kalimat ditulis dengan baik.

Membaca tidak terbatas di buku saja, atau hanya membaca karya-karya non fiksi. Kamu bisa membaca sastra, sejarah atau bahkan non-fiksi. Dengan cara ini membaca adalah salah satu cara alternatif untuk membuat otak bergerak ke tempat yang baru.

Ketika membaca, otak akan berimajinasi dengan membayangkan bagaimana orang tersebut, bagaimana tempat yang dijelaskan di dalam bacaan dan pengalaman-pengalaman lainnya.

Ketika membaca berita juga akan seperti itu. Menyisihkan waktu setengah jam setiap pagi atau malam hari untuk membaca atau menonton berita akan membantu otak tetap aktif. Mencerna sebuah informasi baru adalah kebiasaan baik yang bisa diterapkan setiap hari. Di dalam berita akan diperkenalkan topik baru yang menarik dan akan memaksa otak berputar dengan informasi yang baru.

3. Menulis

Seperti membaca, menulis memiliki segudang manfaat. Mulai dari memperkaya kosakata, keterampilan tata bahasa dan penggunaan kata dalam kalimat yang tepat. Menulis membantu otak menyimpan informasi dengan lebih efektif dan mengembangkan keterampilan memori yang lebih baik. Dalam sebuah penelitian ditunjukan bahwa siswa di sekolah yang secara teratur mencatat pelajaran selama di kelas secara konsisten mendapatkan nilai yang lebih baik saat ujian.

Selain itu, menulis juga bisa meredakan stres. Cobalah untuk menulis jurnal sebelum tidur tiap malam. Tuliskan hal-hal yang membuatmu stres selama seharian itu. Dengan menuliskannya secara tidak langsung kamu akan mengetahui penyebab stres tersebut dan dapat membantu meredakan kecemasan sehingga kamu jadi lebih mudah untuk beristirahat.

banner-promo-gramedia

4. Menghindari gawai

Saat ini, teknologi menjadi sesuatu yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Banyak dari sebagian kita pasti akan langsung melihat ponselnya ketika bangun di pagi hari. Bahkan saat ini kita bisa memesan makanan hanya dari ponsel saja. Tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi merupakan salah satu keajaiban bagi dunia modern saat ini.

Namun, dalam beberapa hal, ketergantungan dengan teknologi akan menghambat kapasitas otak untuk memecahkan masalah, beradaptasi dengan lingkungan baru dan menjadi sumber daya yang sangat bisa diandalkan untuk hal-hal praktis seperti menyelesaikan soal matematika atau bahkan mencatat pelajaran dengan kamera.

Cobalah untuk tidak selalu mengandalkan teknologi seperti coba mengingat daftar belanjaan tanpa harus melihat ‘notes’ di ponsel. Cobalah untuk menyelesaikan soal matematika tanpa bantuan kalkulator, dan catat apa yang dikatakan guru, jangan hanya mengambil foto apa yang ada di papan tulis. Kamu pasti akan melihat perbedaannya.

5. Menumbuhkan kreativitas

Pola pikir yang artistik dapat menciptakan peluang baru untuk menemukan solusi baru, inspirasi dan kepercayaan diri. Perpaduan elemen-elemen ini baik dalam lingkungan pribadi maupun profesional memungkinkan orang biasa untuk lebih menonjol dengan menjadi pemikir inovatif. Kreativitas itu seperti otot. Kreativitas perlu dilatih setiap hari. Jika kamu hanya melatih seminggu sekali, otot tidak akan berkembang, begitu juga dengan kreativitas.

Untuk menumbuhkan kreativitas, kamu bisa memulai dengan berhenti berasumsi bahwa kamu bukanlah orang yang kreatif. Jika kamu terus menerus mengatakan diri kamu tidak kreatif, di alam bawah sadar mu juga tidak akan bisa melakukannya seberapa keras pun kamu mencoba. Cobalah untuk membuat jurnal sehari-hari, hal itu bisa membuat pikiran mu bekerja. Jangan malu dengan ide-idemu, tuliskan semua ide yang kamu punya.

6. Menggambar atau melukis

Kamu tidak perlu menjadi seorang seniman untuk mengetahui apa saja manfaat dari menggambar. Dengan menggambar atau melukis, koordinasi mata dan tangan akan terus terpelihara. Dengan menggambar sinyal sinapsis akan dikirim ke neurotransmitter untuk membantu menyimpang ingatan lebih permanen dan jelas. Maka tak heran, ketika kecil kita sering diajarkan menggunakan banyak gambar. Menggambar merupakan aktivitas otak yang menyehatkan bagi manusia.

Kamu bisa memulai dari menggambar hal-hal yang sederhana atau bahkan hanya sekedar corat-coret asal. Sedikit berbeda dengan menggambar, melukis adalah salah satu aktivitas di atas menggambar.

Aktivitas otak saat melukis tidak berbeda jauh dengan menggambar namun, saat melukis juga otak akan diperkenalkan dengan tekstur dan warna baru. tak jarang, pelukis memiliki kesadaran yang tajam terhadap lingkungannya. Dalam melukis atau menggambar akan mendorong orang untuk memperhatikan detail di sekitar mereka.

7. Bermain instrumen musik

Belajar memainkan alat musik juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk otak. Koordinasi tangan dan mata, ingatan, konsentrasi akan meningkat dengan memainkan alat musik. Meskipun ada beberapa instrumen musik yang memiliki tingkat kesulitan berbeda, namun semua instrumen musik dapat memfasilitasi peningkatan dan fungsi kognitif.

Ketika bermain instrumen jari-jari mu akan lebih terlatih hingga menguasai bagian-bagian musik yang kompleks. Menghitung ketukan, mendengarkan nada, akan memaksa berbagai wilayah dalam otak untuk bekerja sama menciptakan nada yang enak didengar.

8. Mengajarkan informasi baru kepada orang lain

Jika kamu ingin memahami suatu pelajaran atau informasi yang baru dengan mudah, cobalah untuk mengajari atau memberi tahu orang lain. Kamu bisa mengajarkan atau memberi tahu secara virtual di media sosial atau bahkan tatap muka. Cobalah untuk bertukar pikiran dengan teman belajar atau teman kantormu sehingga kamu akan mendapatkan wawasan baru dari mereka, begitu juga sebaliknya.

Jika kamu memberitahu informasi kepada orang lain atau orang yang baru kamu kenal di media sosial akan memicu inspirasi, karena kamu bisa mendapat ide baru dari orang-orang yang baru kamu kenal. Hal itu akan memperkuat otak dengan menciptakan lingkungan belajar yang baru. Dengan membuat jaringan yang baru dengan orang-orang baru untuk berbagi ide, otakmu akan mengembangkan jaringan yang baru untuk merumuskan konsep baru yang inovatif.

9. Berbicara dengan orang yang menarik

Setiap orang memiliki informasi yang berbeda, tidak ada dua orang yang memiliki pengalaman hidup yang sama, bahkan pasangan suami istri sekalipun. Setiap orang akan menafsirkan informasi dengan cara yang unik dan berbeda, menyimpan memori yang berbeda dan mencerna kehidupan sehari-hari dengan cara mereka sendiri. Hal ini membuat kolaborasi yang penting untuk kesehatan otak.

Tidak jarang bahwa kita sering menganggap diri kita memiliki pemikiran dan cara yang paling benar dibanding orang lain, namun, mendapatkan perspektif dari orang lain akan membantu otak kita mempertimbangkan solusi dan teknik baru untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi.

Jangan pedulikan apa itu topiknya, mulai dari agama, politik, bahkan hiburan, orang-orang harus berlatih menjadi pendengar yang baik jika ingin mendapatkan perspektif yang baru. Kosongkan gelas jika kamu ingin mendapatkan pelajaran baru dari orang lain.

10. Tingkatkan intensitas berolahraga

Penelitian mengungkapkan bahwa orang yang sering berolahraga secara teratur kerap memiliki IQ yang lebih tinggi dibanding orang yang jarang melakukan aktivitas fisik. Selain membuat tubuh menjadi lebih sehat, berolahraga memicu pertumbuhan sel otak. Selain itu berolahraga juga bisa meningkatkan dopamin sehingga akan sedikit lebih stres dan memiliki konsentrasi yang baik serta lebih banyak energi.

Ketika berolahraga, kapasitas jantung dan paru paru menjadi lebih baik sehingga otak jadi lebih banyak mendapat suplai oksigen. Meskipun berolahraga sangat melelahkan atau bahkan terasa berat untuk dikerjakan, namun berolahraga memiliki manfaat jangka panjang dalam hidup seseorang. Kamu bisa melakukan olahraga yang kamu suka, seperti bermain basket, berlari, berenang dan memanah.

Baca juga : Pengertian Kecerdasan Emosional & Cara Meningkatkannya

11. Meditasi

Menenangkan diri dan mengontrol pikiran untuk lebih tenang sama kuatnya dengan bermain instrumen atau bermain puzzle. Banyak penelitian yang mengatakan bahwa meditasi memiliki hasil yang mengesankan bagi aktivitas otak.

Dengan bermeditasi, otak jadi lebih mudah untuk fokus sehingga kamu akan lebih mudah dalam menyerap informasi baru. Jika kamu selalu merasa stres dan cemas sepanjang hari, cobalah untuk memulai meditasi atau menenangkan pikiran.

banner-promo-gramedia

Cobalah untuk bermeditasi selama satu sampai lima menit untuk awal-awal. Duduk atau berbaring dengan santai di tempat yang menurutmu cukup nyaman untuk bermeditasi. Bermeditasi bisa juga dilakukan dengan cara mata tertutup ataupun terbuka, namun ada bagusnya untuk menutup mata supaya lebih fokus dalam bermeditasi. Fokus pada pernapasan, dan bernafaslah senatural mungkin. Jangan biarkan hal lain mengganggu fokusmu, tetaplah fokus pada pernafasan selama bermeditasi.

12. Melatih memori

Kebanyakan orang tidak bisa mengingat lebih dari tiga kesalahan. Mempraktekan dalam mengingat peristiwa atau hal-hal lain dan kemudian mendiskusikannya dengan orang lain akan mendukung kesehatan otak. Aktivitas memori yang melibatkan semua daerah otak seperti menerima, mengingat, berpikir, akan membantu meningkatkan fungsi otak.

Cobalah untuk fokus pada presentasi yang teman kerja atau gurumu berikan dan bertanyalah tentang topik yang sedang dibahas. Selain itu kamu juga bisa memberitahu temanmu tentang apa yang menarik di dalam museum. Hal ini bagus untuk melatih memori otak.

Hal yang paling sederhana dalam melatih memori otak adalah pengulangan. Misalnya, ketika kamu berkenalan dengan orang baru, cobalah untuk terus mengulang namanya. Ketika kamu berbicara dengannya, dan memberikan respons pada setiap kalimat yang orang tersebut ucapkan, coba selipkan namanya di setiap respons yang kamu berikan. “Senang berkenalan denganmu John”, “Lalu bagaimana menurutmu John?” dan lain-lain.

13. Melakukan hal yang berbeda secara berulang

Dengan melakukan sesuatu yang baru secara berulang akan memaksa otakmu memasang jalur baru yang membantumu menyelesaikan persoalan dengan lebih baik dan lebih cepat. Dengan melakukan sesuatu tindakan kecil yang biasanya tidak kamu lakukan akan membuat jalur saraf yang baru.

Contohnya, jika kamu selalu menunda nunda untuk merapikan meja mu, cobalah ambil satu kertas yang ada di sana, dan putuskan apakah ingin dibuang atau disimpan, atau bahkan ditulis dengan sesuatu dan diberikan kepada seseorang.

14. Belajar hal baru

Belajar hal baru bisa mencerdaskan otak, tentu saja hal ini terdengar lumrah. Namun semakin sering kamu menggunakan otakmu untuk berpikir, maka semakin baik kinerja otakmu.

Misalnya mempelajari bahasa baru akan mengekspos otakmu pada cara berpikir yang berbeda, dan menunjukan cara yang berbeda untuk mengekspresikan dirimu dengan bahasa baru. Belajar bermain instrumen musik baru juga sama pentingnya atau bahkan belajar menari yang memerlukan aktivitas fisik lebih.

Jika kamu ingin mempelajari hal-hal baru dengan efektif, kenali gaya belajarmu terlebih dahulu. Dengan memahami gaya belajarmu sendiri akan memaksimalkan kekuatanmu untuk belajar lebih cepat.

15. Mengkonsumsi makanan bernutrisi

Apakah suatu makanan bisa membuat seseorang menjadi lebih pintar? jawabannya iya dan tidak. Walaupun kamu sudah mengkonsumsi makanan yang membuat pintar, tentunya tidak akan membuatmu menjadi juara kelas begitu saja.

Mengkonsumsi makanan yang bernutrisi tentunya dapat mempertajam kemampuan berpikirmu. Otak manusia akan bekerja lebih baik jika diberi makan dengan lemak sehat, protein, vitamin dan antioksidan.

Ada beberapa makanan yang bisa membantu kinerja otak mu seperti kacang-kacangan yang kaya akan lemak sehat, ikan yang bisa meminimalisir penyakit demensia, teh yang bisa mencegah hilang ingatan karena kaya antioksidan, coklat yang bisa meningkatkan memori dan aliran darah, kopi yang bisa membantumu untuk lebih fokus, telur yang bisa memperkuat daya ingat karena kandungan klorin di dalamnya , sayuran hijau yang juga kaya antioksidan untuk memperlambat hilang ingatan dan juga buah-buahan seperti buah beri yang juga bisa menunda penuaan kognitif.

Mengkonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi beserta latihan otak akan membuat otakmu menjadi lebih tajam dan mudah menyerap informasi. Selain itu, tingkatkan aktivitas fisik untuk memicu pertumbuhan sel otak.

Baca juga artikel tips dan trik yang lain berikut :



 

Sumber:

Hannah, B. The 5 Minute Guide to Meditation: Anywhere, Anytime.
Falconer, J. 30 Tips To Rejuvenate Your Creativity.
Winter, C. 5 Benefits of Writing: Why You Should Write Everyday.

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ahmad