in

8 Tanda Seseorang Mengalami Insecure Berlebihan

Ciri-ciri Seorang Mengalami Insecure – Generasi milenial dan Z sepertinya familiar banget nih dengan kata ini. Belakangan ini, anak-anak muda sedikit-sedikit posting tentang insecure. Sedikit-sedikit mengatakan kalau sedang ngerasa insecure.

Yang jadi pertanyaan, apakah mereka benar-benar memahami makna dari  insecure? Katanya, awal mengalami insecure kamu akan merasakan ketakutan atau cemas yang berlebihan. Lantas bagaimana cara mengatasinya? Yuk Grameds kita pelajari bersama.

Apa itu Insecure?

Apakah salah kalau kita memiliki rasa takut? Tentu tidak. Salahkah kita memiliki rasa cemas? Tentu tidak juga. Namun segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik. Begitu pula dengan ketakutan dan kecemasan yang berlebihan. Apalagi berlangsung terus-menerus. Yang baik adalah yang secukupnya.

Grameds, sebenarnya banyak ahli yang memberikan definisi tentang insecure. Misalkan saja pendapat Abraham Maslow yang mengatakan bahwa insecure merupakan keadaan saat seseorang merasa tidak aman.

Menurut eks Ketua Departemen Psikologi Brandeis University tersebut menyebutkan, orang yang yang mengalami insecure akan memandang dunia sebagai sebuah hutan yang dipenuhi oleh manusia-manusia egois dan berbahaya. Akibatnya, orang tersebut merasa pesimis, cemas, tertolak, merasa bersalah, terisolasi, tidak bahagia, dan cenderung neurotik.

Menurut jurnal yang ditulis oleh Lemay dan Dudley, orang yang insecure merasakan ketakutan dan kecemasan akan penolakan dan perasaan terluka. Dan itu diukur dengan kalimat, “Aku kuatir kalau partnerku menolakku.”

Zhang, Chan, Teng, dan Zhang, mengkonseptualisasikan insecure sebagai perasaan tidak aman secara interpersonal. Hubungan yang tidak aman tersebut muncul sebab adanya perasaan tidak dicintai, tidak dilindungi, tidak dipercaya, tidak didukung, ataupun tidak didukung oleh orang lain.

Redaksinya berbeda-beda. Namun intinya sama. Secara ringkas, Grameds mengalami insecure saat Grameds merasa tidak aman, tidak percaya diri, dan cemas secara berlebihan dan terus-menerus.

Rasa tidak aman tersebut bisa saja muncul saat Grameds merasa malu, tidak berdaya, tertekan, atau merasa tidak berguna. Yang lebih berbahaya adalah, setelah diselimuti rasa tidak aman, Grameds akan merasakan ketakutan yang dominan. Kemudian rasa percaya diri Grameds akan terkikis. Hal ini akan merembet ke banyak hal kehidupan, termasuk tidak percaya diri dalam menjalani hidup dan berinteraksi dengan orang lain.

Sebagai makhluk sosial, kita sangat perlu untuk berinteraksi dengan orang lain. Akibat dari tidak percaya  adalah tidak mempunyai harapan untuk hidup. Hidup terasa hampa dan kosong. Kondisi ini  tentu tidak baik jika dibiarkan.

Jika kamu memiliki salah satu gejala di atas, maka kamu bisa membaca buku karangan Alfi Syahrin. Buku ini memiliki 45 bab yang membantumu berdamai dengan insecurity.

Tanda atau Ciri-ciri Seseorang Mengalami Insecure Berlebihan

Seseorang yang mengalami insecure dapat diamati dari ciri-ciri sebagai berikut:

1. People Pleaser

Artinya seseorang berusaha menjadi orang yang disenangi orang-orang. Seseorang akan rela melakukan apapun agar orang-orang senang. Dan dia akan merasa tidak nyaman begitu tahu ada orang yang memiliki masalah dengannya. Daripada masuk ke dalam konflik, dia rela mengalah agar teman-temannya senang. Kebahagiaannya bagaikan diatur oleh penilaian orang lain.

Hatinya sebenarnya berontak, tapi dia tetap melakukan semua hal yang bisa menyenangkan orang-orang. Dia seringkali mengorbankan kepentingan pribadi. Bahkan yang lebih membahayakan, dia sampai memaksakan diri untuk menyenangkan orang-orang.

gramedia obf

2. Posesif

Sikap posesif lahir dari ketidakpercayaan diri. Orang yang posesif seringkali membutuhkan validasi dari orang lain agar dia dia bisa merasa aman dan nyaman secara emosional. Jika dia tidak mendapatkan validasi tersebut, dia akan merasa cemas.

Mereka seringkali cemburu buta karena takut kehilangan orang yang sangat disayangi. Bahkan, mereka tidak jarang menerapkan aturan dan batasan yang sangat mengekang agar dia tetap memiliki ikatan dengan orang yang disayangi.

Semua itu lahir karena rasa tidak percaya diri. Sehingga ia perlu mengikat orang yang ia cintai agar orang yang dicintai tidak bisa meninggalkannya. Tentu hal ini dapat merusak kualitas hubungan yang sehat. Terkadang, semakin kuat kita mengikat, semakin kuat keinginan orang yang diikat untuk lepas.

3. Suka Mengatur (Bossy)

Karena merasa insecure, seseorang bisa juga bersikap bossy. Sikap ini muncul karena seseorang yang insecure tidak mudah percaya kepada orang lain. Ia merasa tidak ada orang yang bisa diandalkan. Jika seseorang tidak diarahkan langsung olehnya, khawatir akan terjadi kesalahan. Terkadang ia suka mengerjakan semua hal sendiri.

Akhirnya jika tugas harus diselesaikan secara tim, ia akan cenderung mengatur orang lain agar bertindak sesuai dengan kemauannya. Pada beberapa kasus, instruksi yang ia berikan cenderung memaksa.

4. Self Body Shammer

Tidak jarang orang yang insecure membanding-bandingkan tubuhnya dengan orang lain yang memiliki tubuh ideal. Biasanya ia membandingkan tubuhnya dengan tubuh ideal artis atau atlet. Akibat dari itu, orang yang insecure bisa saja memperhatikan tubuhnya di cermin dalam jangka waktu yang lama. Atau bisa jadi sebaliknya, tidak melihat sama sekali.

Beberapa yang lain sering mengecek berat badannya di atas timbangan. Ada juga yang berkali-kali mempertanyakan ke orang di sekitar apakah penampilannya sudah baik atau belum. Sebab muncul self body shammer bisa berbeda pada setiap orang.

5. Fokus pada Kekurangan Diri Sendiri

Seseorang yang fokus pada kekurangan diri sendiri cenderung rendah diri dan minder. Meskipun banyak kelebihan dan keunggulan yang dimiliki oleh diri, orang yang sudah terlanjur rendah diri hanya mampu melihat kekurangan dirinya. Jika rendah diri ini dibiarkan terus-menerus bisa saja berpengaruh pada kesehatan mental Grameds.

6. Tidak Mau Keluar Zona Nyaman

Seseorang yang insecure selain susah berinteraksi dengan orang lain, rendah diri, suka mengatur, akan cenderung tidak berani untuk keluar dari zona nyaman. Ia menganggap dirinya insecure tersebut sudah berada dalam kondisi nyaman. Kondisi di luar keadaan saat ini akan dianggap sebagai zona yang menakutkan dan tidak nyaman.

7. Menceritakan Prestasi Setiap Saat

Karena merasa rendah diri, orang yang insecure bisa jadi mencari jalan lain agar orang lain menghargainya. Tidak sedikit dari mereka yang menceritakan glory from the past yang pernah mereka lalui.

8. Memamerkan Diri secara Tersirat

Orang yang insecure tidak jarang menceritakan bahwa dia lelah karena kesibukannya mengurus banyak hal untuk kemaslahatan banyak orang. Namun seringkali semua itu dilakukan agar orang lain menganggap dirinya sebagai orang penting. Tidak jarang mereka memuji diri mereka dengan cara menjatuhkan orang lain.

Baca juga artikel terkait “Tanda Seorang Mengalami Insecure”

tombol beli buku

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

gramedia obf

Written by Ahmad