in , , ,

Review Novel 7 Sayap Pendosa Karya Jienara

7 Sayap Pendosa – Grameds, bagaimana jika kamu mendapati salah satu murid di sekolahmu meninggal secara misterius di ruang kelas? Hal yang mengerikan ini bagaikan puncak dari segala skandal yang ada di sekolahmu, yang dipimpin oleh seorang koruptor.

Bila kamu menjadi orang yang mengetahui hal itu, pilihan mana yang akan kamu ambil, apakah kamu akan diam saja? Atau justru mencari tahu fakta di balik segala kekacauan yang terjadi?

The 7 Wings of Sinners (7 Sayap Pendosa) adalah sebuah novel young adult karya Jienara yang bergenre fiksi thriller. Novel ini menjadi bagian awal dari seri novel 7 Wings series, yang terdiri dari 7 Sayap Kematian (The 7 Wings of Death) dan 7 Sayap Kehidupan (The 7 Wings of Life).

Novel 7 Sayap Pendosa diterbitkan oleh Penerbit Akad pada 23 April 2024. Novel ini mengikuti 7 tokoh utama bernama Ilham, Eja, Mahir, Fadli, Zidan, Harsa, dan Rayyan yang sama-sama membenci kepala sekolah mereka. Ke-7 siswa ini berupaya membongkar skandal yang terjadi di sekolah, termasuk praktik korupsi yang dilakukan sang kepala sekolah. Namun, usaha mereka terhalang oleh teror yang mengancam nyawa mereka dari sosok misterius.

Profil Jienara – Penulis Novel 7 Sayap Pendosa

Jienara merupakan penulis muda yang mulai dikenal luas berkat karya-karyanya bergenre mystery thriller dan fantasi melalui serial novel 7 Wings Series. Karyanya banyak diperbincangkan dan viral di media sosial seperti X (Twitter) dan TikTok. Penulis asal Indonesia ini juga aktif berinteraksi dengan para pembacanya melalui akun Instagram dan X dengan nama @jienraajie.

Jienara dikenal dengan gaya penulisan yang mampu menghadirkan ketegangan kuat dalam cerita-cerita misterinya. Ia juga sering menyisipkan plot twist tak terduga yang membuat pembaca terus penasaran hingga akhir cerita. Tidak hanya berfokus pada misteri dan thriller, karya-karyanya juga banyak mengangkat tema persahabatan yang erat serta berbagai isu emosional yang dekat dengan kehidupan remaja masa kini.

Beberapa karya Jienara yang telah diterbitkan antara lain:

  • The 7 Wings of Sinners (7 Sayap Pendosa)
  • The 7 Wings of Death (7 Sayap Kematian)
  • The 7 Wings of Life (7 Sayap Kehidupan)
  • Kasus-Kasus 7 Sayap Pendosa

Sinopsis Novel 7 Sayap Pendosa

button cek gramedia com

Seorang siswi ditemukan tewas. Tubuhnya yang penuh darah ditemukan di SMA Garuda Muda, tepatnya di ruang kelas XI MIPA 1. Dirinya ditemukan bersama satu helai bulu dan bangkai seekor kupu-kupu di sisinya. Kepala Sekolah SMA Garuda Muda menutupi insiden mengerikan ini, menimbulkan pertanyaan atas sikapnya yang mencurigakan.

Insiden ini menjadi awal terbentuknya grup 7 Sayap Pendosa, yang beranggotakan tujuh siswa yang memiliki kesamaan membenci Kepala Sekolah, yakni Ilham, Eja, Mahir, Fadli, Zidan, Harsa, dan Rayyan. Mereka setuju bahwa ada hal yang ditutupi terkait kasus ini, melibatkan sang Kepala Sekolah yang diduga melakukan korupsi, praktik jual-beli obat terlarang di lingkungan sekolah, dan karena aksinya yang menutupi banyak skandal di SMA Garuda Muda. Grup 7 Sayap Pendosa memiliki tekad untuk mengungkap fakta yang bisa menggulingkan sang Kepala Sekolah dari jabatannya.

Mereka berencana untuk membongkar fakta ini pada malam hari jadi SMA Garuda Muda. Namun, belum juga melancarkan aksinya, nyawa anggota 7 Sayap Pendosa terancam oleh teror dari sosok misterius yang mengincar mereka semua. Satu per satu dari mereka mulai terluka. Persahabatan mereka ikut terpecah belah. Kejadian demi kejadian buruk menimpa mereka, sampai akhirnya mereka bertujuh diculik dan disekap di sebuah tempat asing, dan tampaknya tak ada harapan bagi mereka untuk melarikan diri.

Kelebihan dan Kekurangan Novel 7 Sayap Pendosa

Pros & Cons

Pros
  • Misteri yang memikat dan bikin penasaran.
  • Gaya bahasa mudah dipahami.
  • Karakter yang mendalam.
  • Plot twist mengejutkan.
  • Sarat akan pesan moral.
Cons
  • Kesalahan tulis dan cetak

 

Kelebihan Novel 7 Sayap Pendosa

Novel 7 Sayap Pendosa karya Jienara merupakan kisah misteri yang relevan dengan banyak isu-isu di kehidupan nyata.

  • Misteri yang memikat dan bikin penasaran

Novel karya Jienara ini menghadirkan premis misteri yang langsung menarik perhatian sejak awal cerita. Kasus korupsi dan kematian misterius di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman berhasil menciptakan suasana tegang dan penuh rasa penasaran. Ceritanya membawa pembaca untuk ikut serta menebak-nebak berbagai kemungkinan di balik kejadian yang menimpa para tokohnya.

  • Gaya bahasa mudah dipahami

Jienara memiliki gaya bahasa yang ringan dan mudah dipahami sehingga cerita terasa nyaman untuk diikuti. Alur yang mengalir membuat ketegangan dalam novel tetap terjaga dari awal hingga akhir. Cara penulis membangun suasana juga membuat pembaca sulit berhenti membaca karena selalu ingin mengetahui kelanjutan misterinya.

  • Pembahasan Karakter yang mendalam

Ketujuh anggota grup 7 Sayap Pendosa digambarkan dengan karakter yang berbeda-beda dan memiliki peran penting masing-masing. Perbedaan sifat, kelebihan, serta kekurangan mereka membuat hubungan antar tokoh terasa lebih hidup dan realistis. Latar belakang serta motivasi setiap karakter juga disusun dengan cukup mendalam sehingga pembaca dapat memahami emosi dan konflik yang mereka alami.

  • Plot twist mengejutkan

Salah satu daya tarik utama novel ini terletak pada plot twist yang terus bermunculan sepanjang cerita. Banyak kejutan yang berhasil mengubah dugaan pembaca terhadap berbagai misteri yang terjadi. Elemen inilah yang membuat cerita terasa semakin menegangkan dan tidak mudah ditebak.

  • Sarat akan pesan moral

Selain menghadirkan kisah misteri yang seru, novel ini juga menyampaikan pesan tentang keberanian dalam mengungkap kebenaran dan memperjuangkan keadilan. Nilai persahabatan, solidaritas, serta perjuangan melawan rasa takut menjadi kesan mendalam yang dapat dirasakan pembaca setelah menyelesaikan cerita.

Kekurangan Novel 7 Sayap Pendosa

Meskipun Novel 7 Sayap Pendosa karya Jienara menawarkan banyak kelebihan, buku ini tetap tidak luput dari kekurangan yang bisa ditingkatkan lagi.

  • Kesalahan tulis dan cetak

Beberapa kesalahan cetak dan variasi ukuran font yang tidak konsisten dapat mengganggu beberapa pembaca. Namun, secara keseluruhan, kekurangan ini tidak menurunkan kekuatan cerita yang ditawarkan oleh 7 Sayap Pendosa .

 

Kasus-Kasus Korupsi di Sekolah Indonesia

Novel 7 Sayap Pendosa mengangkat isu korupsi yang sangat dekat dengan realitas di Indonesia, khususnya di lingkungan pendidikan.

Korupsi di sekolah hingga kini masih menjadi persoalan serius yang melibatkan banyak pihak, mulai dari tingkat kementerian, dinas pendidikan, hingga kepala sekolah. Bahkan, sektor pendidikan secara konsisten masuk ke dalam lima besar sektor dengan kasus korupsi terbanyak yang ditangani aparat penegak hukum.

Berikut beberapa bentuk dan contoh kasus korupsi di dunia pendidikan yang mencuat sepanjang 2025 hingga 2026:

  1. Penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

Kasus penyalahgunaan Dana BOS menjadi bentuk korupsi yang paling sering ditemukan di lingkungan sekolah. Modus ini bahkan mencakup hampir separuh dari total kasus korupsi pendidikan di Indonesia.

  • SMPN 1 Pallangga, Gowa (Desember 2025)

Pada Desember 2025, mantan kepala sekolah SMPN 1 Pallangga ditahan karena diduga melakukan korupsi Dana BOS senilai Rp1,37 miliar selama periode 2018 hingga 2023.

  • SMAN 1 Kempo (Mei 2026)

Pada Mei 2026, Kejaksaan mulai menangani dugaan korupsi Dana BOS yang terjadi di SMAN 1 Kempo.

  • SMK di Nias & SMAN 6 Merangin (Februari–Maret 2026)

Kasus serupa juga terjadi di beberapa sekolah lain, seperti SMK di Nias dan SMAN 6 Merangin pada Februari hingga Maret 2026. Dugaan korupsi tersebut melibatkan mantan kepala sekolah dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

  • Cyber-Crime Dana BOS (April 2026)

Pada April 2026, Dana BOS milik SMAN 2 Prabumulih hampir Rp1 miliar dilaporkan dibobol oleh kelompok pelaku dari luar sekolah melalui metode brute force. Kasus ini menunjukkan bahwa ancaman terhadap dana pendidikan kini juga datang dari kejahatan siber.

  1. Korupsi Tingkat Kementerian & Pengadaan

Korupsi di sektor pendidikan tidak hanya terjadi di tingkat sekolah, tetapi juga melibatkan proyek besar yang dikelola kementerian maupun dinas pendidikan.

  • Kasus “Direktur SD & SMP” (Desember 2025)

Pada Desember 2025, empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan anggaran pendidikan. Dua di antaranya merupakan mantan Direktur SD dan Direktur SMP.

  • Polemik Sepatu Sekolah Rakyat (Mei 2026)

Pada Mei 2026, KPK mulai menyelidiki rencana pengadaan sepatu Sekolah Rakyat senilai Rp 27 miliar. Anggaran tersebut menjadi sorotan karena harga per pasang sepatu dinilai tidak wajar, yakni mencapai Rp 700.000

  • Revitalisasi SD di Banyuasin (Februari 2026)

Pada Februari 2026, muncul laporan dugaan korupsi dalam program revitalisasi satuan pendidikan tingkat SD angkatan kedua tahun 2025 di Banyuasin.

  1. Pungutan Liar (Pungli) & Dana Komite

Selain korupsi anggaran besar, praktik pungutan liar juga masih sering ditemukan di sekolah. Modus ini biasanya terjadi dalam proses penerimaan siswa baru atau pungutan sukarela yang dilakukan secara paksa.

  • SMKN 1 Klungkung (Mei 2025)

Pada Mei 2025, kepala sekolah SMKN 1 Klungkung ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Dana Komite dan Program Indonesia Pintar (PIP) senilai Rp1,1 miliar. Dana tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti renovasi ruangan pribadi dan pembangunan pos jaga di luar area sekolah.

  • Statistik JPPI (2025)

Menurut data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia atau JPPI, terdapat sedikitnya 218 kasus dugaan penyelewengan dana pendidikan sepanjang tahun 2025. Pungutan liar menjadi bentuk pelanggaran yang paling banyak ditemukan.

Berdasarkan Survei Penilaian Integritas Pendidikan 2024 dan data dari Indonesia Corruption Watch, terdapat beberapa modus korupsi yang paling sering terjadi di lingkungan pendidikan.

  • Modus Populer: Laporan fiktif (42%), penggelembungan biaya/mark up (47%), nepotisme dalam pengadaan barang (40%), dan pemotongan dana bantuan siswa seperti PIP.
  • Faktor Penyebab: Kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran, rendahnya pengawasan dari Dinas Pendidikan, serta adanya kesempatan (opportunity) karena kekuasaan tunggal kepala sekolah dalam mengelola dana.

Isu-isu inilah yang membuat cerita dalam 7 Sayap Pendosa (The 7 Wings of Sinners) terasa relevan dengan kondisi nyata di Indonesia. Novel tersebut tidak hanya menghadirkan misteri dan ketegangan, tetapi juga menjadi gambaran tentang bagaimana korupsi di lingkungan pendidikan dapat berdampak besar terhadap banyak orang.

Penutup

Novel 7 Sayap Pendosa karya Jienara menjadi pembuka dari rangkaian cerita penuh misteri dalam seri 7 Sayap. Novel ini menghadirkan berbagai rahasia, teror, dan kejutan yang perlahan mengungkap sisi gelap di balik lingkungan sekolah.

Setiap misteri yang muncul akan membawa Grameds semakin tenggelam dalam ketegangan cerita dan terus dibuat penasaran dengan kebenaran yang belum sepenuhnya terungkap.

Bagi pecinta thriller misteri dengan plot penuh kejutan, novel ini siap memberikan pengalaman membaca yang menegangkan hingga halaman terakhir.

Grameds para remaja dewasa yang suka genre mystery-thriller, novel 7 Sayap Pendosa karya Jienara bisa menjadi pilihan bacaan yang tepat bagi kamu! Tentu saja, kalau kamu penasaran dengan keseruannya, kamu bisa segera mendapatkannya di Gramedia.com ya!

Untuk mendukung kamu #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.

 

Penulis: Gabriel

Rekomendasi Buku

The 7 Wings of Death

The 7 Wings of Death

button cek gramedia com

Pasca penggulingan Daniel Arjianta—Kepala Sekolah SMA Garuda Muda—berhasil dilakukan, lima dari tujuh anggota 7 Sayap Pendosa mencoba melanjutkan hidup masing-masing. Eja sibuk dengan kerja sambilan, Mahir berkutat dengan nilai-nilainya, Rayyan mengurusi beasiswanya, sedangkan Fadli kembali menekuni anggar. Hanya Ilham yang masih berkutat dengan mimpi buruk yang terus menghantui, dan perasaan trauma yang semakin besar.

Namun, belum juga ketenangan menghampiri mereka, berbagai masalah baru pun menyapa. Pihak sekolah dan yayasan mulai mengendus siapa yang menggulingkan Daniel Arjianta. Teror demi teror pun dialami oleh para anggota Sayap Pendosa. Belum juga mereka berhasil mengatasi masalah itu, pihak Yayasan mewajibkan mereka untuk mengikuti kemping LDK sebagai persiapan untuk seleksi Pramuka Garuda.

7 Sayap Kehidupan (The 7 Wings Of Life) 

7 Wings of Life

button cek gramedia com

Ilham tidak pernah membayangkan akan tiba hari saat dia mundur sebagai anggota Pramuka. Apa boleh buat? Dia tidak sanggup lagi. Berbagai peristiwa yang mengancam keselamatan nya telah membuat Ilham yakin kalau Pramuka bukan lagi jalan hidupnya.

Setelah kembali menjadi siswa biasa, semula Ilham pikir dia dan kawan-kawannya tinggal menunggu kode untuk beraksi dan membongkar kejahatan Yayasan Garuda Sakti. Namun, ternyata ketenangan masih jauh dari hidupnya. Keselamatan mereka kembali terancam karena ada yang memata-matai. Sialnya, kali ini masalahnya lebih serius karena kelompok mereka tidak lagi utuh. Grup Sayap mengalami perpecahan. Pertengkaran pun tercipta, dan dua kubu yang saling berseberangan pun terbentuk.

Berhasilkah Ilham dkk menuntaskan misi terakhir mereka? Akankah grup Sayap kembali utuh seperti sebelumnya, atau justru hancur untuk selamanya?

 

Kasus-Kasus 7 Sayap Pendosa

Kasus-kasus 7 Sayap Pendosa

button cek gramedia com

Dalam sebuah perjalanan, para anggota 7 Sayap Pendosa yang dibentuk oleh sekumpulan anak SMA penyuka misteri, Ilham, Harsa, Zidan, dan empat temannya, sepakat untuk menceritakan kisah-kisah misterius yang pernah mereka alami. Serangkaian kisah yang menegangkan ini butuh bantuan kalian untuk membantu memecahkan masalah yang mereka hadapi.

Mulai dari kasus tentang penggemar rahasia yang membuat hari-hari tak tenang dari salah satu anggota 7 Sayap. Kemudian, misteri kos-kosan misterius, hingga ditemukannya atlet yang tak sadarkan diri dengan luka lebam di sekujur tubuhnya. Tidak hanya itu, ada lima kasus lainnya yang akan menantang kalian untuk memecahkan semua kasus tersebut. Siapa yang cepat memecahkan kasus, maka dia akan selamat!!!

 

Written by Dzikri N. Hakim