Kimia

Tabel Periodik Kimia Dan Cara Menghafalkannya

tabel periodik kimia
Written by Ahmad

Tabel Periodik Kimia Dan Cara Menghafalkannya – Saat duduk dibangku SMA, teman-teman Grameds pasti sudah tidak asing lagi dengan tabel periodik kimia. Bagi sebagian orang mata pelajarn ini mungkin menganggap kimia itu seru dan menyenangkan, namun ada pula yang mungkin bikin geleng-geleng kepala bahkan pusing mempelajarinya. Maka tak heran jika banyak cara yang ditempuh agar bisa menguasai tabel periodik kimia ini dengan mudah.

Mengapa kita perlu mengetahui cara membaca tabel periodik kimia dan cara menghafalkannya? Bagi teman-teman Grameds yang masih duduk dibangku SMA tentu sangat perlu menguasai materi ini karena dari kelas 10 hingga kelas 12 Grameds akan terus menjumpai materi tabel periodik kimia. jIka hafal tabel periodik kimia, maka Grameds bisa lebih mudah memahami istilah atau rumus kimia dan bahkan akan mudah menyelesaikan soal-soal kimia dengan cepat.

Jadi, sebenarnya apa itu tabel periodik kimia? Lalu bagaimana cara membaca dan menghafalkannya? Nah, berikut ini penjelasan tentang tabel periodik kimia dan cara menghafalkannya dengan mudah:

Pengertian Tabel Periodik Kimia

tabel sistem periodik kimia

Tabel periodik adalah bentuk tabel berisi unsur-unsur kimia yang tersusun berdasarkan nomor-nomor atomnya. Nomor atom yang tersusun tersebut berisi sejumlah proton dalam hal ini konfigurasi elektron dan kesamaan sifat yang dimiliki unsur kimia tersebut.

Tabel periodik kimia kemudian dibagi menjadi 4 blok, yakni blok s, p, d, dan f. Jadi, dalam satu periode atau baris, di bagian kiri menunjukan sifat logam, sedangkan di bagian kanan menunjukan sifat non logam.

Berikut ini istilah pada tabel periodik kimia yang perlu Grameds ketahui artinya:

1. Periode

Periode merupakan bentuk baris horizontal di tabel periodik kimia yang kemudian trend horizontal ini menjadi lebih signifikan dibandingkan tren vertikal. Contohnya pada bagian blok-f menunjukan lantanida dan aktinida membentuk dua seri unsur horizontal yang kemudian menjadi sangat substansial.

2. Golongan

Golongan atau disebut juga dengan famili merupakan bagian pada tabel periodik kimia yang berbentuk kolom vertikal dengan trend periodik lebih bermakna daripada golongan periode dan blok tertentu.

3. Blok-s

Blok-s adalah unsur yang terdiri dari dua golongan, yakni logam alkali dan alkali tanah. Unsur ini juga ditambah lagi dengan hidrogen dan helium pada susunanya.

4. Blok-p

Blok-p kemudian terdiri atas enam golongan, yakni 13 golongan hingga 18 sesuai dengan IUPAC mulai dari 3A hingga 8 A yang sesuai dengan penamaan Amerika. Semua bagian blok-p juga mengandung sebagian besar metaloid.

5. Blok-d

Blok-d kemudian terdiri atas 3 hingga 12 golongan mulai golongan 3B sampai 2B dalam penggolongan sistem Amerika. Seluruh golongan pada blok-d berupa logam transisi.

6. Blok-f

Blok-f kemudian sering diletakan dibagian bawah tabel utama. Perlu diketahui bahwa blok-f tidak memiliki nomor golongan dan terdiri atas lantanida dan aktinida.

Gambar Tabel Periodik Kimia

tabel periodik kimia unsurgambar tabel periodik kimia unsur modern

banner-promo-gramedia

 

Berikut ini gambar tabel periodik kimia lengkap dengan nama-nama unsur, simbol dan keterangannya agar mempermudah Grameds untuk membaca dan memahaminya.

Unsur nomor atom dari hidrogen sampai oganesson telah disintesis dengan penambahan terbaru. Nihonium, moscovium, tennessine, and oganesson menjadi unsur baru pada tabel periodik kimia. Unsur baru pada tabel periodik ini sudah dikonfirmasi resmi tanggal 30 Desember 2015 oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC). Panembahan tersebut kemudian diberi nama pada tanggal 28 November 2016.

Sebenarnya 94 unsur pertama sudah ada secara alami, namun ada yang dibuat di laboratorium karena belum ditemukan di alam, yakni berupa sejumlah renik dan disintesis.

Unsur dari nomor 95 hingga 118 merupakan bentuk unsur sintetis buatan laboratorium. Sebenarnya ada bukti yang menunjukan bahwa unsur nomor 95 sampai dengan 100 sekali ditemukan di alam, namun sayangnya sekarang sudah tidak jumpai lagi.

Tabel periodik kimia kemudian bisa membaca penurunan hubungan yang terjadi antara sifat unsur lama dan baru yang belum ditemukan, atau disintesis pada pada unsur itu sendiri. Tabel periodik sudah jelas memberikan kerangka kerja unsur yang bisa digunakan untuk membaca dan melakukan analisis perilaku kimia.

Cara Membaca Tabel Periodik Kimia

tabel periodik 2

Dari penjelasan diatas, apakah Grameds sudah memahami apa itu tabel periodik kimia? Nah, setelah memahaminya, Grameds juga perlu tahu bagaimana cara membaca tabel periodik kimia karena cara bacanya tidak sembarang. Ada cara khusus untuk membacanya, jadi Grameds harus memahami sejumlah hal berikut ini agar bisa membaca tabel periodik kimia dengan benar.

1. Membaca Tabel Periodik Kimia Mulai Dari Kiri Atas Ke Kanan Bawah

Tabel periodik kimia tersusun dari unsur-unsur berdasarkan nomor atomnya, jadi semakin ke kanan dan ke bawah, nomor atomnya akan semakin besar. Nomor atom merupakan banyak proton yang dimiliki oleh atom unsur-unsur dan semakin ke kanan nomor massa setiap atom akan semakin besar. Nah, itu artinya Grameds dapat memahami berat unsur meskipun hanya melihat letak pada tabel periodik kimia tersebut.

Semakin ke kanan dan ke bawah, massa atom unsur akan bertambah karena terhitung dengan jumlah proton dan neutron di setiap atom unsur tersebut. Jumlahnya akan terus naik karena jumlah protonnya juga bertambah. Sedangkan elektron tidak berpengaruh banyak terhadap berat atom.

2. Pahami Unsur Kimia

Grameds perlu memahami terlebih dahulu bahwa setiap unsur mengandung 1 proton lebih banyak daripada atom disebelah kirinya di tabel periodik. Cara mengetahuinya bisa melihat nomor atom yang tersusun dari kiri ke kanan.

Unsur-unsur ini kemudian juga dipisahkan menjadi 3 golongan yang tampak pada tabel periodik. Misalnya baris pertama menunjukan hidrogen yang memiliki nomor atom 1, dan helium memiliki nomor atom 2, maka kedua unsur tersebut terletak diujung tabel periodik sebelah kiri dan kanan karena berada pada golongan yang berbeda.

3. Kenali Golongan Atom Yang Memiliki Sifat Fisik Yang Sama

Golongan pada tabel periodik kemudian ditampilkan oleh kolom vertikal. Pada beberapa kasus, golongan dicirikan dengan beberapa warna yang sama. Warna-warna ini akan membantu mengidentifikasi unsur-unsur mana yang memiliki sifat fisik dan kimia yang hampir mirip.

Jadi Grameds akan lebih mudah memprediksi reaksi unsur kimia tersebut dari setiap golongan tertentu dengan jumlah elektron yang sama.

Hampir semua unsur kimia hanya masuk dalam satu golongan, kecuali hidrogen yang bisa masuk kelompok halogen atau logam alkali. Pada tabel periodik kimia, hidrogen bahkan muncul di kedua golongan, Grameds harus mengetahui hal ini.

4. Perhatian Ruang Kosong Pada Tabel

Grameds juga perlu memperhatikan penyusunan unsur-unsur ke dalam kelompok dan golongan karena dapat mempertimbangkan sifat-sifat fisik dan kimia yang sama. Carai ini akan lebih memudahkan untuk memahami cara setiap unsur tersebut bereaksi. Jika unsur kimia bertambah maka penggolongannya juga akan semakin sulit, itulah sebabnya ada ruang kosong pada tabel periodik kimia.

Contohnya pada 3 baris pertama memiliki ruang kosong karena berfungsi untuk logam transisi yang akan dimunculkan di tabel periodik, yakni nomor atom 21. Sama halnya dengan unsur 57 sampai 71 yang juga merupakan unsur bumi yang langka atau unsur tanah yang ditampilkan terpisah di bagian kanan bawah tabel periodik.

5. Perhatian Bahwa Setiap Baris Disebut Periode

Setiap unsur pada satu periode pasti memiliki jumlah orbital atom yang sama, yang selanjutnya akan dilintasi oleh elektron-elektron. Jumlah orbital kemudian akan sesuai dengan jumlah periode pada tabel periodik yang menunjukan 7 baris yang berarti juga 7 periode.

Contohnya unsur periode 1 memiliki 1 orbital, sedangkan unsur periode 7 juga memiliki 7 orbital. Pada beberapa kasus contoh tersebut diberi nomor 1-7 dari atas ke bawah pada bagian kiri tabel periodik.

5. Bedakan Antara Logam, Semilogam, dan Nonlogam

Jika mengenal jenis unsurnya, maka Grameds akan lebih mudah memahami sifat-sifat unsur pada tabel periodik. Inilah guna warna pada tabel periodik yang menunjukan apakah unsur tersebut masuk kelompok logam, semi logam, atau nonlogam.

Perhatikan pembedanya, Grameds bisa menemukan unsur logam di kanan tabel, sedangkan non logam di bagian kiri. Sedangkan kelompok semi logam berada di antara logam dan nonlogam.

Cara Menghafalkan Tabel Periodik Dengan Mudah

Setelah mengetahui apa itu tabel periodik kimia dan cara membacanya, maka selanjutnya Grameds bisa melakukan beberapa cara agar mudah menghafalkannya. Rumusnya yang banyak dan istilah kimia yang sulit mungkin saja membuat Grameds susah mengingatnya, sehingga perlu usaha atau effort tertentu untuk menghafalnya.

Jika Grameds bisa menghafal tabel periodik maka akan sangat membantu memahami rumus kimia dengan mudah atau bahkan bisa menyelesaikan soal-soal kimia dengan cepat dan mudah. Jadi tidak ada ruginya menghafalkan tabel periodik kimia karena dapat mempermudah Grameds memahami rumus kimia tanpa ribet memeriksanya lagi di buku atau media lain untuk memeriksanya. Berikut ini beberapa cara menghafalkan tabel periodik kimia yang mudah:

1. Cetak Beberapa Lembar Tabel Periodik

Cetaklah beberapa lembar tabel periodik yang kemudian bisa dibawa kemanapun Grameds pergi. Kalau bisa jangan cetak hanya satu, supaya nanti Grameds bisa corat-coret atan mewarnai tabel periodik kimia agar lebih mudah menghafal. Lembar sisanya bisa digunakan untuk mengulas kembali apa saja yang sudah Grameds pelajari pada lembar tabel periodik yang pertama.

Cara ini perlu dilakukan secara berulang yang lebih mudah dan cepat dalam menghafalnya. Jika Grameds merasa visual dan kinestetis maka bisa membuat tabel periodiknya sendiri. Cara ini juga akan semakin membuat Grameds lebih mudah paham dengan alur tabel dan merasa familiar dengan unsur-unsur yang ada di dalamnya.

2. Buatlah Pengelompokan Unsur-Unsur Secara Lebih Spesifik

Tabel periodik kimia biasanya sudah dikelompokkan berdasarkan warna untuk setiap kategorinya. Nah, jika menurut Grameds cara ini membantu maka Grameds bisa membuat pengelompokan baru berdasarkan baris, kolom, berat atom, atau kategori apa saja yang menurut Grameds paling mudah menghafalkannya. Jadi cara ini bisa menyesuaikan dengan kemampuan dan minat Grameds mau menghafalkan mulai dari kategori yang mana.

3. Gunakan Waktu Senggang Untuk Mengingat-ingat

Setelah sudah melakukan upaya-upaya di atas, maka waktunya untuk membiasakan diri dengan tabel periodik kimia. Hal diatas akan percuma jika tidak dilakukan secara konsisten bahkan bisa tidak berguna sama sekali. Jadi luangkan waktu barang sebentar untuk kembali menengok lembaran tabel periodik atau mengingat-ingat konsep hafalan yang sudah Grameds buat.

Itulah sebabnya Anda perlu pengingat atau membawa perangkat tabel periodik ini ke mana saja, sehingga jika ada waktu luang bisa mengingat-ingatnya. Grameds bisa mencoba mengingat dari bentuknya, polanya, unsurnya, dan mulai berkonsentrasilah pada unsur-unsur mana saja yang sulit diingat.

4. Kaitkan Unsur Lain Dengan Hal Lain Yang Bersifat Umum

Grameds bisa menghafal tabel periodik kimia dengan menggunakan rangkaian kata lucu, contohnya Hari Libur Nanti Kita Rombongan Cus ke Francis untuk membentuk rumus kimia HLN RCF.

Grameds bisa menggunakan cara ini atau hal-hal lain yang lebih mengena dan mudah diingat. Contoh lainnya menggunakan kata Argentina untuk menghafal unsur perak, yakni Ag.

5. Menghafal dengan Lirik Lagu

Grameds bisa mengikuti cara Daniel Radcliffe yang menggunakan lagu untuk menghafalkan unsur-unsur kimia.

Cara ini bisa jadi menyenangkan karena bisa menggunakan lagu yang kita sukai sehingga lebih mudah di hafal. Bahkan sudah banyak referensi lirik lagu yang digunakan untuk menghafal tabel periodik di internet, Grameds bisa mengaksesnya. Ada pula versi karaokenya jika Grameds lebih suka gaya ini.

6. Ketahui Lama Latinnya

Lambang ada tabel periodik hampir semuanya adalah istilah bahasa Inggris, kecuali 10 lambang yang berasal dari singkatan nama latinnya dan 1 unsur (wolfram) dari bahasa jerman.

Jadi, mengetahui nama latinnya dari unsur tertentu dapat membantu Grameds untuk menguraikan nama latin dari beberapa unsur kimia anorganik. Perlu Grameds ketahui bahwa mayorita akar bahasa romantik (Perancis, Italia, Spanyol, dll) berasal dari bahasa latin.

7. Perhatikan Perbedaan Antar Unsur



Grameds bisa memperhatikan unsur-unsur pembeda agar lebih mudah menghafalkannya, yakni melihat lambang unsur yang terdiri dari satu huruf, dua, dan tiga huruf.

Lambang unsur yang paling banyak ada menggunakan dua huruf, Grameds bisa memulai menghafalkannya dari unsur pembeda ini menggunakan dua huruf. Sisanya bisa menyesuaikan karena beberapa unsur yang menggunakan lambang 3 huruf sangat sedikit dan kemungkinan lambang lambang ini akan berubah lagi.

8. Gunakan Kartu-Kartu Gambar

Menggunakan kartu kartu gambar mungkin sedikit ribet dan perlu effort lebih, namun cara ini dapat efektif Grameds gunakan untuk menghafalkan tabel periodik kimia dengan mudah dan menyenangkan. Grameds bahkan bisa merasa sedang menghafalkan atau belajar kimia dengan serius melainkan seperti sedang bermain games saja.

Kesimpulan :

Nah, itulah penjelasan tentang tabel periodik kimia dan cara menghafalkannya yang perlu Grameds ketahui. Bagaimana menurut Grameds, apakah sulit? Untuk memahami apalag imenghafal tabel periodik tentu bukan hal yang mudah dan bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Teman-teman Grameds perlu kemauan dan ketekunan untuk mempelajari tabel periodik kimia tersebut dan berupaya untuk melakukan cara untuk menghafalnya.

Teman-Teman Grameds bisa mengunjungi koleksi buku Gramedia di www.gramedia.com untuk memperoleh referensi tentang rumus-rumus kimia. Belajar kimia tentu tidaklah mudah, itulah sebabnya Grameds perlu banyak referensi dan upaya untuk belajar lebih tekun memahami rumus-rumus kimia yang sulit tersebut.

Grameds tidak perlu khawatir kesulitan memahaminya karena buku-buku di Gramedia menyediakan referensi yang jelas dan lengkap tentang pelajaran kimia dan rumus-rumusnya untuk siswa SMA. Berikut ini rekomendasi buku Gramedia yang bisa Grameds baca untuk memahami tentang kimia dan rumus-rumusnya. Selamat belajar. #SahabatTanpabatas.

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien