Kimia

Tabel Periodik: Pengertian, Unsur, Klasifikasi, Dan Cara Membacanya

tabel periodik
Written by Lala Nilawanti

Tabel Periodik – Apakah Grameds sudah memahami apa itu tabel periodik kimia? Grameds tentu perlu mengenal dan memahami bagaimana cara membaca tabel periodik karena materi tersebut masuk dalam kajian ilmu kimia yang mulai dipelajari di bangku SMA. Sekilas tabel periodic ini mungkin terlihat rumit, padahal tabel tersebut sangat memudahkan untuk mengidentifikasi unsur- unsur kimia yang sangat banyak jumlahnya. 

Grameds tidak perlu khawatir kesulitan memahami tabel unsur- unsur kimia ini karena artikel ini akan membahas lengkap tentang tabel periodik. Mulai dari pengertian, keterangan, klasifikasi, sampai cara membaca tabel periodik dengan mudah, seperti berikut ini:  

Pengertian Tabel Periodik

Tabel periodik adalah suatu bentuk tabel yang berisi susunan unsur- unsur kimia berdasarkan nomor- nomor atom yang dimilikinya. Nomor atom yang tersusun tersebut berisi sejumlah proton dalam konfigurasi elektron tertentu dengan kesamaan sifat yang dimiliki unsur kimia. Tabel periodik terbagi dalam empat blok, yaitu blok s, p, d, dan f. Dalam satu periode atau baris, di bagian kiri itu menunjukan sifat logam, sedangkan bagian kanan untuk menunjukan sifat non logam. 

tabel periodik kimiaBerikut ini istilah- istilah pada tabel periodik yang perlu Grameds ketahui agar bisa memahami dan membaca unsur kimianya dengan artinya berikut ini:

1. Periode

Periode adalah bagian baris horizontal pada tabel periodik kimia dengan trend horizontal yang lebih signifikan dibandingkan tren vertical karena sulit dipahami. Grameds bisa melihat pada bagian blok-f menunjukan lantanida dan aktinida membentuk dua seri unsur horizontal yang bisa menjadi definisi substansial dalam menentukan unsur kimia. 

2. Golongan

Golongan pada tabel unsur- unsur kimia biasa juga disebut juga dengan istilah famili yang berarti bagian pada tabel periodik yang berbentuk kolom vertikal dengan trend periodik, bukan menggunakan golongan periode dan blok tertentu.

3. Blok-s

Blok-s pada tabel periodik kimia adalah unsur dari dua golongan, yaitu logam alkali dan alkali tanah. Pada susunanya, blok-s juga berisi unsur tambahan dengan hidrogen dan helium.

4. Blok-p

Blok-p pada tabel unsur- unsur kimia terdiri dari enam golongan, yaitu 13 golongan sampai 18 sesuai dengan ketentuan IUPAC mulai dari 3A hingga 8 A sesuai penamaan Amerika. Semua bagian pada blok-p juga memiliki kandungan sebagian besar adalah metaloid.   

5. Blok-d

Blok-d pada tabel unsur- unsur kimia terdiri dari 3 sampai 12 golongan, mulai dari golongan 3B hingga 2B dalam sistem penggolongan Amerika. Semua unsur kimia dalam golongan blok-d adalah logam transisi.

6. Blok-f

Blok-f pada tabel unsur- unsur kimia sering diletakan dibagian bawah. Perlu Grameds diketahui bahwa golongan blok-f tidak memiliki nomor golongan yang terdiri dari lantanida dan aktinida. 

Pada unsur nomor atom mulai dari hidrogen hingga oganesson sudah disintesis dan disesuaikan dengan penambahan unsur- unsur kimia terbaru. Unsur kimia Nihonium, moscovium, tennessine, and oganesson adalah unsur baru di tabel periodik ini. Penambahan unsur- unsur kimia ini sudah terkonfirmasi resmi pada tanggal 30 Desember 2015 oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) dan kemudian  diberi nama pada tanggal 28 November 2016. 

Ada 94 unsur pertama sudah muncul secara alami, namun beberapa unsur ada yang dibuat di laboratorium karena belum ditemukan di alam, seperti sejumlah renik dan disintesis. Tabel unsur- unsur kimia in bisa digunakan untuk membaca penurunan hubungan yang terjadi antara sifat unsur lama dengan yang baru karena belum ditemukan. Tabel periodik kimia memberikan kerangka kerja unsur kimia yang bisa dimanfaatkan untuk membaca dan melakukan analisis perilaku kimia tertentu. 

Tabel Periodik: Pengertian, Unsur, Klasifikasi, Dan Cara Membacanya 1

Keterangan Tabel Periodik

keterangan tabel periodik

banner-promo-gramedia
  1. Tabel memiliki baris yang menunjukan periode dan kolom yang menunjukan golongan dari unsur- unsur kimia
  2. Tabel memiliki 6 golongan atau kolam dengan nama selain hanya nomor. Misalnya pada unsur golongan 17 adalah halogen dan golongan 18 adalah gas mulia
  3. Tabel unsur- unsur kimia ini dapat digunakan untuk menurunkan hubungan antara sifat-sifat unsur dan memprediksi sifat unsur baru yang akan di temukan
  4. Tabel ini menunjukan kerangka kerja untuk melakukan analisis dari perilaku unsur kimia tertentu yang banyak digunakan dalam bidang kajian ilmu kimia 

Klasifikasi Tabel Periodik

Unsur- unsur kimia miliki pengelompokan berdasarkan sifat fisika dan kimianya masing- masing sesuai gejala yang dialami oleh unsur tersebut. Itulah sebabnya ada beberapa klasifikasi yang perlu Grameds ketahui agar bisa memahami tabel periodik dengan benar, seperti berikut ini: 

1. Sifat-sifat Umum

Secara umum, unsur- unsur kimia memiliki sifat fisika dan kimia yang terdiri dari tiga kategori, antara lain logam, metalloid, dan nonlogam. Berikut ini penjelasan lengkap tentang sifat- sifat umum pada unsur- unsur kimia: 

a. Logam biasanya berupa padatan yang berkilau dengan konduktivitas tinggi dan dapat membentuk alloy dengan bentuk logam lainnya untuk membentuk senyawa ion berupa garam dengan nonlogam atau selain gas mulia. Berikut ini karakteristik logam pada tabel periodic

  1. 78% dari semua unsur yang dikenal adalah logam
  2. Ditempatkan di sisi kiri tabel periodik
  3. Biasanya padat pada suhu kamar
  4. Biasanya memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi
  5. Penghantar panas dan listrik yang baik
  6. Dapat ditempa dan diregangkan

b. Nonlogam biasanya berbentuk gas berwarna atau tidak berwarna yang bisa membentuk senyawa dengan bentuk non logam lainnya secara kovalen. Berikut ini karakteristik nonlogam pada tabel periodik :

  1. Terletak di sisi kanan atas Tabel Periodik
  2. Total ada 22 non-logam
  3. Biasanya padatan atau gas pada suhu kamar
  4. Titik leleh dan titik didih rendah
  5. Penghantar panas dan listrik yang buruk

c. Metaloid biasanya bersifat di antara logam dan nonlogam ataupun cempuran dari kedua unsurnya

Klasifikasi pada tabel periodic biasanya ditunjukan dengan warna tabel yang berbeda- beda. Untuk membatasi unsur- unsur logam dan nonlogam adalah dengan banyaknya logam dan nonlogam tersebut dalam unsur kimia. Logam dan nonlogam selanjutnya diklasifikasikan dalam subkategori dengan gradasi sifat dari logam nonlogam untuk unsur kimia dalam periode yang sama. 

Logam terdiri dari alkali reaktif, logam alkali tanah kurang reaktif, lantanida aktinida, logam transisi, dan logam pasca-transisi. Sedangkan non logam terdiri dari poliatomik, non logam esensial yang merupakan non logam hampir mirip metaloid, dan gas mulia monoatomic yang merupakan nonlogam hampir inert sempurna. Jika metaloid lebih menunjukan sifat logam dan nonlogam, seperti silicon, germanium, arsen, dan antimony. 

2. Keadaan Materi

Hal lain yang juga menjadi pembeda dalam klasifikasi unsur- unsur kimia adalah wujud materi atau fase unsur tersebut, seperti cair, padat, atau gas dalam temperatur dan tekanan standar (STP). Biasanya unsur yang berwujud padat memiliki temperatur konvensional dan tekanan atmosfer dan beberapa berwujud gas. Sedangkan yang berwujud cair hanya brom dan raksa pada 0 ◦C atau sekitar 32 ◦F dengan tekanan atmosfer normal.  

3. Titik Lebur Dan Titik Didih

Titik lebur dan titik didih digunakan untuk mendefinisikan karakter unsur yang dinyatakan dengan derajat celcius pada tekanan atmosfer tertentu. Sebenarnya klasifikasi unsur berdasarkan titik lebur dan titik didih sudah diketahui, namun ada beberapa unsur radioaktif dengan jumlah sangat kecil belum diketahui. Helium atau He hanya memiliki titik didih dan tidak memiliki titik lebur pada penyajian konvensional karena tetap berada pada wujud cair meskipun dalam keadaan nol mutlak pada tekanan atmosfer.  

4. Massa Jenis

Klasifikasi tabel periodik juga seringkali menggunakan massa jenis pada temperatur dan tekanan standar (STP) sebagai karakter unsur kimia. Massa jenis kemudian dinyatakan dalam gram per sentimeter kubik atau g/cm3. Massa jenis biasanya juga dinyatakan untuk wujud gas pada temperatur pengukuran wujud tertentu. Misalnya saat dicairkan atau dipadatkan maka unsur gas memiliki massa jenis yang sama dengan unsur kimia lainnya. 

Saat sebuah unsur kimia memiliki alotrop dengan massa jenis yang berbeda, maka salah satu alotrop yang mewakilinya akan dipilih dalam penyajian kesimpulan. Sedangkan massa jenis pada masing-masing alotrop dapat dijelaskan pada bagian detailnya. Contohnya tiga alotrop karbon yakni karbon amorf, grafit, intan memiliki massa jenis masing-masing yaitu 1,8-2,1; 2,267; dan 3,515 g/cm3.  

5. Struktur Kristal

Perlu Grameds ketahui bahwa unsur kimia yang diteliti sampai saat ini sebagai sampel zat padat memiliki delapan jenis struktur Kristal dalam materialnya. Yakni kubik, kubik pusat badan, kubus pusat muka, heksagonal, monokinis, ortorombik, rhombohedral, dan tetragonal. Pada beberapa unsur transuranium sintetis, sample unsur kimia yang tersedia sangat sedikit jumlahnya untuk bisa menentukan struktur kristalnya. 

6. Asal Usulnya Di Bumi

Ada 94 unsur pertama yang terbentuk secara alami , sedengakan ada 24 unsur lainnya yang terbentuk secara artifisial sebagai produk sintesis lewat reaksi nuklir buatan.

Ada 83 unsur kimia yang dianggap primordian dan bersifat stabil atau radioaktif yang lemah. 11 unsur sisanya dianggap sebagai unsur fanal karena memiliki waktu paruh singkat untuk berada di awal tata surya. 11 unsur tersebut ada 5 unsur polonium, radon, radium, actinium, dan protactinium.

Unsur tersebut adalah material peluruhan dari torium dan 6 unsur lainnya adalah unsur fana lainnya yang diproses dengan reaksi nuklir langka dengan melibatkan titanium atau unsur- unsur barat. Sisa unsur tersebut adalah teksinium, astatin, promethium, neptunium, fransium,  dan plutonium. 

CARA MEMBACA TABEL PERIODIK 

Nah, setelah memahami pengertian dan keterangan tentang tabel periodik kimia, Grameds perlu mengetahui cara membaca tabel periodik tersebut karena agar bisa mendefinisikan unsur kimia dengan tepat. Ada beberapa tips cara untuk membacanya dengan memahami sejumlah hal berikut ini:   

1. Membaca Tabel Periodik Dari Kiri Atas Ke Kanan Bawah

Tabel unsur- unsur kimia ini tersusun berdasarkan nomor atom, sehingga semakin ke kanan dan ke bawah, nomor atom akan semakin besar.  Nomor atom pada tabel periodik adalah jumlah banyaknya proton yang dimiliki atom unsur kimia dan semakin ke kanan nomor massa atom akan semakin besar. Grameds bisa memahami berat unsur kimia tertentu meskipun hanya melihat letaknya pada tabel periodik kimia tersebut. 

Tabel periodik semakin ke kanan dan ke bawah menunjukan massa atom unsur kimia yang bertambah karena dihitung dengan jumlah proton dan neutron disetiap atom unsur kimia tersebut. Jumlahnya akan terus bertambah karena jumlah protonnya juga bertambah, sedangkan material elektron tidak berpengaruh banyak terhadap berat atom. 

2. Pahami Unsur Kimia

Setiap unsur kimia pasti mengandung 1 proton lebih banyak daripada atom disebelah kirinya dalam tabel periodik. Untuk cara mengatasinya Grameds bisa melihat nomor atom yang tersusun dari kiri ke kanannya.

Unsur-unsur kimia ini dipisahkan menjadi 3 golongan, misalnya baris pertama menunjukan hidrogen yang memiliki nomor atom 1, dan helium memiliki nomor atom 2. Maka Grameds bisa mendefinisikan bahwa kedua unsur tersebut terletak diujung tabel periodik sebelah kiri dan kanan karena berada pada golongan yang berbeda. 

banner-promo-gramedia

3. Mengenal Golongan Atom Dengan Sifat Fisik Yang Sama

Golongan tabel periodik ditampilkan oleh kolom vertikal dan golongan dicirikan dengan beberapa warna yang sama. Warna ini bisa Grameds gunakan untuk membantu mengidentifikasi unsur-unsur mana yang memiliki sifat fisik dan kimia yang hampir mirip. Sehingga akan lebih mudah memprediksi reaksi unsur kimia dari setiap golongan dengan jumlah elektron yang sama sekalipun. 

Seluruh unsur kimia hanya masuk dalam satu golongan, kecuali hidrogen yang masuk kelompok halogen atau logam alkali. Unsur kmia hidrogen bahkan muncul di kedua golongan dalam tabel periodik.

4. Perhatian Ruang Kosong Pada Tabel

Hal yang juga perlu Grameds memperhatikan adalah penyusunan unsur-unsur ke dalam kelompok dan golongan untuk memperkirakan sifat-sifat fisik dan kimia yang sama. Cara ini bisa memudahkan Grameds memahami setiap unsur yang bereaksi. Jika unsur kimia bertambah maka penggolongannya juga semakin sulit, itulah alasannya mengapa ada ruang kosong pada tabel unsur- unsur kimia ini. Misalnya pada 3 baris pertama tabel memiliki ruang kosong karena berfungsi untuk logam transisi yang akan dimunculkan di tabel periodik, yaitu nomor atom 21. 

5. Perhatian Bahwa Setiap Baris Disebut Periode

Semua unsur kimia pada satu periode pasti memiliki jumlah orbital atom yang sama, kemudian akan dilintasi oleh elektron-elektron tertentu. Jumlah orbital ini akan sesuai dengan jumlah periode pada tabel periodik dengan menunjukan 7 baris yang artinya adalah 7 periode. Misalnya unsur periode 1 dengan 1 orbital, sedangkan unsur periode 7 juga memiliki 7 orbital. Contoh tersebut diberi nomor 1-7 dari atas ke bawah di bagian kiri tabel periodik. 

6. Bedakan Antara Logam, Semi Logam, dan Nonlogam 

Grameds perlu mengenal jenis unsurnya agar lebih mudah memahami sifat-sifat unsur pada tabel periodik. Klasifikasi yang ditunjukan dengan perbedaan warna pada tabel periodik ini menunjukan apakah unsur tersebut masuk kelompok logam, semi logam, atau nonlogam. Grameds bisa perhatikan pembedanya untuk menemukan unsur logam di kanan tabel, sedangkan unsur kimia non logam berada di bagian kiri dan kelompok semi logam berada di antara logam dan nonlogam. 

Baca juga :

Nah, itulah penjelasan tentang tabel periodik, Mulai dari pengertian, keterangan, klasifikasi, sampai cara membacanya. Apakah Grameds masih kesulitan memahami konsep tabel unsur- unsur kimia ini? Dalam beberapa kasus kita memang membutuhkan waktu dan banyak referensi untuk menguasai suatu materi. Termasuk pelajaran fisika yang merupakan pelajaran eksakta yang seharusnya tidak hanya berupa hafalan saja, melainkan perlu pula pemahaman agar mudah diingat. 

Jika Grameds masih membutuhkan referensi untuk belajar tentang tabel periodik kimia maka bisa kunjungi koleksi buku Gramedia di www.gramedia.com. Grameds akan menemukan banyak referensi buku pelajaran kimia yang sesuai dengan kurikulum yang dipelajari di sekolah.

Jadi selain bisa membaca tabel periodik, Grameds juga bisa menguasai pelajaran fisika dengan mudah. Berikut ini rekomendasi buku- buku dari Gramedia yang bisa Grameds baca terkait tabel unsur- unsur kimia dan cara membacanya terutama pada materi pelajaran fisika di bangku sekolah: Selamat belajar. #SahabatTanpabatas  

Tabel Periodik: Pengertian, Unsur, Klasifikasi, Dan Cara Membacanya 2Beli Buku di Gramedia

Tabel Periodik: Pengertian, Unsur, Klasifikasi, Dan Cara Membacanya 3Beli Buku di Gramedia

Tabel Periodik: Pengertian, Unsur, Klasifikasi, Dan Cara Membacanya 4

Beli Buku di Gramedia

banner-promo-gramedia

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien