Food

Mengenal Pengertian Appetizer, Karakteristik, Hingga Contoh Masakan Appetizer

appetizer adalah
Written by M. Hardi

Appetizer adalah hidangan pembuka yang sering disajikan di beberapa restoran atau hotel. Biasanya hidangan appetizer ini sudah satu paket dengan menu utama atau hidangan penutup. Akan tetapi, beberapa orang mungkin belum mengetahui secara pasti apa itu appetizer. Untuk mengetahui appetizer lebih jauh, kamu bisa simak artikel ini, Grameds.

Pengertian Appetizer

appetizer adalah

Sumber: Pixabay

Makan adalah salah satu aktivitas manusia untuk mengkonsumsi berbagai jenis asupan untuk mendapatkan manfaat di dalamnya seperti energi, gizi, vitamin, dan menunda rasa lapar yang dirasakan.

Kegiatan makan ini bisa dilakukan di rumah, tempat makan, restoran maupun cafe yang banyak menawarkan berbagai macam pilihan menu dengan rasa yang menggugah selera. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya ada susunan atau urutan makan yang lazim dipraktikkan terutama di restoran berbintang.

Adapun struktur/susunan makan tersebut terbagi menjadi beberapa tahap dan selalu diawali dengan hidangan pembuka atau lebih akrab disebut “Appetizer”. Seperti diketahui dalam penyajian hidangan makanan tentu Anda tidak asing dengan istilah Appetizer.

Istilah ini mungkin sering kali Anda dengar dalam berbagai acara memasak di televisi. Atau bisa jadi, Anda sering membaca istilah Appetizer di daftar menu restoran yang menyajikan beragam pilihan makanan. Appetizer adalah makanan ringan yang biasanya disajikan sebelum makanan utama.

Appetizer sebagai sajian pembuka saat sebelum sajian utama (main course) yang dihidangkan dengan maksud membangkitkan selera makan atau nafsu makan. Appetizer, dalam istilah bahasa Indonesia berarti ‘hidangan pembuka’.

Sedangkan istilah Perancis mengatakan Hors d’oeuvre (starter). Beberapa referensi juga mengatakan bahwa Appetizer adalah sebagai penghantar untuk menikmati sajian khusus.

Adapun tujuan dari sajian pembuka untuk memunculkan nafsu makan. Oleh karena itu, jumlahnya kecil dengan rasa asam, asin atau pedas. Dalam hal ini, Appetizer adalah sebutan untuk makanan pembuka, biasanya Appetizer berupa makanan kecil yang dihidangkan sebelum makanan utama atau dikonsumsi di antara waktu makan.

Sajian Appetizer ini bisa berupa makanan yang ringan dan sederhana hingga makanan kompleks tergantung pada waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya. Appetizer adalah makanan yang disajikan dalam porsi kecil dengan tujuan untuk membangkitkan selera makan sebagai hidangan pembuka sebelum makanan utama (main course) dengan rasa asam, manis dan atau pedas.

Hidangan Appetizer ini selalu disajikan di setiap perjamuan makan malam atau perjamuan sejenisnya. Bahkan sering kali Appetizer juga dihidangkan sebagai sajian makanan di acara pernikahan. Biasanya tamu akan diberi makanan pembuka sebagai jamuan saat datang ke acara pernikahan.

Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa Appetizer adalah hidangan penting yang harus ada dalam suatu perjamuan makan. Dalam hal ini, terdapat berbagai macam contoh hidangan Appetizer yang perlu diketahui. Macam-macam hidangan

Appetizer ini bisa dibuat dari bahan-bahan yang sederhana, diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan cita rasa yang lezat. Sajian makanan pembuka yang lezat tentu akan memberikan kesan baik dan menarik bagi siapa pun yang sedang melaksanakan perjamuan makan.

https://www.gramedia.com/products/aneka-hidangan-kontinental-hot-appetizer?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Pada praktiknya, tidak semua restoran menerapkan konsep pemberian hidangan pembuka. Hanya restoran yang berlabel fine dining dan Gourmet saja yang pasti menyediakan appetizer. Appetizer sebaiknya mempunyai rasa yang sedap (tastefull), ringan (light), menyegarkan (umumnya terasa cukup asam untuk menstimulasi selera makan).

Appetizer juga memiliki ukuran yang kecil dan dihidangkan dengan tampilan menarik. Appetizer adalah jenis makanan yang bisa berbentuk sajian panas (canape, fritters, soup) atau dingin (Salad, Chilled Fruit Cocktail, Shrimp Cocktail), dan kadang-kadang terasa pedas.

Terkait dengan perannya sebagai pembangkit selera, karena itu penampilan yang menarik benar-benar dibutuhkan ketika menyajikan appetizer. Karena appetizer adalah makanan pembuka tentu ini akan mempengaruhi kesan-kesan pada hidangan selanjutnya.

Oleh sebab itu, untuk mewujudkan kesan yang menarik diperlukan kerapian, kecermatan dan fantasi pembuatnya. Dengan kata lain, penyajian appetizer adalah sangat wajib dihidangkan dengan performa yang sempurna.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Appetizer adalah makanan pembuka atau makanan kecil yang biasanya disajikan atau dikonsumsi sebelum waktu makan. Appetizer ini juga seringkali disebut dengan hors d’oeuvres, antipasti, atau starters.

Dalam hal ini, appetizer bisa berupa makanan ringan atau sederhana hingga makanan yang dibuat dengan bahan yang kompleks. Hal ini tentu tergantung pada kesempatan dan waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya. Appetizer adalah makanan pembuka yang umum disajikan bersama dengan minuman alkohol atau koktail yang dihidangkan sebelum makan.

Jenis-jenis Appetizer

appetizer adalah

Sumber: Pixabay

Meskipun sebagai makanan pembuka, appetizer juga diklasifikasi dalam beberapa hal mulai dari bahan yang digunakan hingga suhu dalam penyajiannya.

Berdasarkan Bahan yang Digunakan

Sur Asiette Complate

Sur Asiette Complate, yakni appetizer yang memakai kelebihan bahan atau bahan-bahan dengan harga yang cukup terjangkau.

Hors D’ Oeuvre Royale

Hors D’ Oeuvre Royale, yakni appetizer yang memakai bahan pada harga mahal dan dalam penyajian tanpa sauce.

Hors D’ Oeuvre Varies

Hors D’ Oeuvre Varies, yakni appetizer yang memakai bahan kombinasi antara bahan pada harga mahal dan murah.

Berdasarkan Suhu Penyajiannya

Cold Appetizer

Cold appetizer (Sajian Pembuka Dingin): Makanan yang dihidangkan bermacam salad, shrim, coktail, atau cold, canape (sandwich kecil yang dihidangkan dingin). Contoh Masakan: Canape, Pate, Aspic Jelly.

Hot Appetizer

Hot appetizer (sajian pembuka panas): Makanan yang dihidangkan bermacam tipe soup, muffin, fritter. Contoh masakan: Galantine, Ballotines, Croquette, Risoles, Quiche Lorraine.

Karakteristik Menu Appetizer

appetizer adalah

Sumber: Pixabay

Setelah mengetahui pengertiannya, terdapat beberapa karakteristik dari sajian makanan Appetizer yang perlu diketahui. Karakteristik yang pertama, Appetizer adalah makanan pembuka yang kerap disajikan dalam perjamuan makan malam atau perjamuan makan sejenisnya.

Sebagai hidangan pembuka, appetizer disajikan di awal waktu sebelum waktu makan. Selain dalam perjamuan makan, Appetizer juga sering kali menjadi suguhan dalam pesta pernikahan atau resepsi setelah acara pernikahan selesai digelar.

Dalam acara pernikahan, appetizer bisa dikatakan sebagai hidangan selamat datang yang diberikan pada para tamu saat menghadiri acara. Meskipun sederhana, tetapi appetizer menjadi hidangan penting yang harus dalam sebuah acara perjamuan makan atau acara resmi lainnya.

Selain dalam acara resmi, Hors d’oeuvres juga dapat disajikan di pesta panjang yang diadakan setelah waktu makan biasa. Atau bisa juga disajikan dalam pesta sore hari di mana tidak ada niat untuk menyajikan makan malam.

Pesta malam setelah makan malam juga dapat menampilkan Appetizer sehingga para tamu dapat memiliki kesempatan untuk menikmati camilan. Hidangan Appetizer ini merupakan makanan yang cocok disajikan ketika para tamu mengonsumsi alkohol untuk membantu mengurangi penyerapan alkohol.

Selain itu, banyak restoran menyajikan berbagai makanan kecil yang dipesan sebelum makan sebagai hidangan pertama bagi para pelanggannya.

1. Disajikan di Awal

Karakteristik appetizer yang paling utama adalah untuk membangkitkan selera makan. Terkadang dalam sebuah perjamuan resmi ataupun di restoran berbintang penyajian appetizer selalu berada di awal dan hidangan yang disajikan harus dalam kondisi yang prima baik secara aroma, rasa dan penampilan.

2. Memiliki Varian yang Banyak

Variannya sangat beragam, seperti sup, dengan bahan rumput laut, tulang ikan hiu, jamur, sampai seafood. Selain itu, hidangan appetizer mempunyai warna yang unik yaitu sedikit menyala misalnya kuning atau merah terang

3. Cita-Rasa yang Diperlihatkan Unik, Hangat, Halus, dan Masih Memberi Kesegaran

Appetizer biasanya disajikan dengan unik dingin, hangat, halus dan masih diberi kesegaran. Biasanya kesegarannya menggunakan bahan-bahan buah-buahan.

4. Wewangian Harum Menyeruak Menusuk Hidung

Appetizer menggunakan wewangian yang menusuk walaupun itu merupakan wewangian yang beraroma buah-buahan atau wewangian bunga juga.

5. Dihidangkan dalam Jatah Kecil

Appetizer adalah makanan pembuka yang biasanya disajikan dalam porsi kecil, sehingga kerap disebut finger food Makanan yang dihidangkan sebagai sajian pembuka dibuat dalam ukuran satu kali gigitan. Hal ini tidak lain agar makanan mudah dikonsumsi dalam satu hingga dua kali suapan.

Dengan begitu, para tamu dapat mengonsumsinya sambil bersantai mengobrol atau bercengkrama dengan tamu lain tanpa merasa repot dengan hidangan yang sedang dinikmati. Appetizer ini bisa dibuat dari berbagai macam bahan dan diolah dengan berbagai bumbu sehingga menghasilkan cita rasa yang lezat dan nikmat.

Contoh hidangan Appetizer ini bisa berupa sepiring keju dan keripik atau chips, sayuran cincang yang disajikan dengan saus, atau potongan buah-buahan kecil yang dapat dinikmati dengan sederhana.

Selain itu, pilihan Appetizer lainnya yang cukup populer seperti canape, sandwich, kue kepiting, sosis kecil, pangsit, atau dimsum yang dapat dimakan dalam satu atau dua kali gigitan.

6. Bumbu Masakan yang Unik

Memakai bumbu yang unik yakni bumbu-bumbu yang menstimulasi pengeluaran asam lambung hingga meningkatkan rasa lapar.

7. Bumbu Bisa Membangkitkan Selera Makan

Hidangan appetizer sengaja dibuat dengan menggunakan bahan dan bumbu pilihan yang bisa merangsang asam lambung dalam perut sehingga menambah rasa lapar. Selain itu, hidangan appetizer yang enak diharapkan bisa memberikan kesan bahwa sajian setelahnya akan jauh lebih enak lagi.

8. Disajikan dalam Perjamuan Makan atau Berbagai Acara

Karakteristik appetizer selanjutnya adalah makanan disajikan dalam perjamuan atau disajikan pada suatu acara khusus. Oleh sebab itu, menu appetizer biasanya sangat beragam dan pastinya tidak mengenyangkan.

9. Hidangan Appetizer harus Disesuaikan

Karakteristik selanjutnya dalam hidangan appetizer adalah harus disesuaikan dengan makanan lainnya. Dalam hal ini, tuan rumah atau orang yang menyajikan makanan harus bisa menyesuaikan jenis appetizer yang cocok dengan makanan utama yang akan dihidangkan, yaitu berbeda dalam rasa dan daya tariknya sehingga menjadi pelengkap yang sempurna.

Selain rasanya yang sesuai, pilihan menu Appetizer yang baik juga harus secukupnya atau tidak berlebihan. Selain itu, tuan rumah yang menghidangkan appetizer juga harus mencoba makanan yang memiliki sifat alergen secara umum.

Misalnya, jika kerang menjadi salah satu bahan makanan untuk appetizer, sebaiknya harus dipastikan agar kerang tidak bersentuhan dengan makanan lain yang disajikan. Tuan rumah juga harus menghindari alergen umum seperti kacang, dan pastikan, jika mereka menyajikannya, mereka disimpan dalam mangkuk atau piring saji terpisah.

Contoh Masakan Appetizer

Berikut adalah beberapa contoh masakan appetizer hot dan cold beserta cara penyajiannya.

1. Salad

appetizer adalah

Sumber: Kompas.com

Salad adalah suatu makanan yang merupakan kombinasi dari sayur hijau fresh, buah, daging, unggas, dan ikan yang dihidangkan bersama dressing.

Porsi salad 40 gram-50 gr, sedangkan untuk porsi salad vegetarian 80 gram-125 gr.

Komposisi Salad

Salad juga memiliki komposisi yang membuat hidangan ini terasa lebih nikmat.

  1. Underliner (alas): sebagai sisi dasar dari salad biasanya bahan yang dipakai adalah sayur hijau dengan tujuan supaya salad terlihat lebih fresh.
  2. Bodi (Isi): sebagai bagian khusus dalam salad, penamaan salad umumnya diambil dari sisi penting ini.
  3. Dressing Salad: sebagai saus untuk melengkapi salad,dalam appetizer saus disebut dengan dressing. Dressing adalah sisi yang akan menentukan cita-rasa salad. Banyak hal yang penting jadi perhatian saat memberikan dressing pada salad.
  4. Garnish: umumnya diambil dari bagian isi, tapi juga bisa memakai bahan makanan lain. Prinsip garnish sebaiknya selain bisa dikonsumsi juga mempunyai rasa yang sesuai body.

Suhu Salad

Suhu salad dibagi menjadi dua, yaitu:

  1. Cold salad: disajikan dengan temperatur 10°C – 15°C
  2. Hot salad: disajikan dengan temperatur 50°C – 60°C

2. Canape

appetizer adalah

Sumber: Indozone

Canape merupakan sajian pembuka yang terbagi dalam berbagai macam bahan makanan nabati, hewani, buah, dan kacang-kacangan.

Berbagai macam topping biasanya ditempatkan pada potongan roti bakar atau biskuit sebagai bahan dasar canape.

Struktur Canape

Dasar Canape: dibuat dari roti yang dipanggang/dimasak yang berupa persegi panjang, bundar, segitiga, yang diolesi mentega.

Spread (olesan): adalah bahan makanan yang lembek/kental yang dioleskan pada permukaan roti/biskuit yang berfungsi sebagai perekat, menambahkan rasa dan nilai nutrisi. Spread harus lunak, gampang dibalurkan dan tidak berair.

Topping: bahan makanan yang ditempatkan di atas roti/biskuit yang sudah diberi olesan. Beberapa macam topping antara lain; keju slice, telur rebus, ikan, udang, daging, sayur, buah, dan kacang.

Topping bisa dipakai hanya satu jenis saja/sebagai kombinasi dari beberapa bahan. Secara umum topping yang dipakai menentukan nama canape, misalkan: cheese canape, shrimp canape.

Garnish: Peranan garnish ada dua hal, menambahkan performa makanan dan sekaligus menambahkan nilai gizi. Kriteria garnish dalam canape adalah simpel, bisa dikonsumsi dan memiliki rasa yang sesuai isi.

Cara Membuat Canape

  1. Beberapa bahan yang dipakai dalam keadaan baik dan fresh
  2. Roti dipotong lebih dulu selanjutnya dipanggang
  3. Biskuit yang dipakai memiliki rasa renyah, memiliki bentuk kecil-kecil ada gabungan warna.
  4. Beri topping sesuai dengan keinginan.

3. Aspic Jelly

appetizer adalah

Sumber: The Spruce Eats

Peranan aspic jelly sebagai sajian pembuka dingin, pelapis hidangan pembuka supaya lebih menarik. Sebagai sajian pembuka yang dibuat dari stok yang dijernihkan dengan kombinasi daging, putih telur. Dengan stok dingin ditambahkan larutan gelatin, selanjutnya simmering sepanjang 2 jam, stranning, lalu dinginkan.

Susunan Aspic Jelly

  1. Bahan dasar yang dipakai ialah stok yang dijernihkan.
  2. Bahan isi yang dipakai ialah makanan hewani dan sayur.
  3. Garnish memiliki peran untuk tingkatkan performa dan bisa memperkaya nama-nama aspic.

4. Pate

appetizer adalah

Sumber: Wikipedia

Pate merupakan menu pembuka dingin yang terbuat dari daging ayam, sapi, ikan, hati yang dicincang halus dan diberi bumbu kemudian dicetak seperti adonan pie.

Susunan Pate

  1. Bahan khusus yang dimaksud, seperti daging ayam, sapi, ikan, hati yang digabung dengan sayur supaya lebih menarik dan mempunyai varian warna.
  2. Bahan pembungkus berperan untuk membalut bahan khusus, tetapi ada pula yang dicetak.

Cara Membuat Pate

  1. Bahan dasar harus dicincang halus.
  2. Struktur lembut dan padat
  3. Diproses dengan teknik dipanggang
  4. Diakhiri dengan aspic jelly
  5. Disajikan dengan dingin dengan bentuk utuh/dipotong-potong.

Untuk membuat hidangan appetizer yang enak dan lezat dibutuhkan bahan yang berkualitas dan harus fresh. Adapun bahan pembuatan appetizer bisa terdiri atas kombinasi makanan seperti daging, seafood, unggas, sayuran dan buah-buahan.

Keseluruhan bahan tersebut harus disimpan dalam lemari pendingin agar temperaturnya tetap terjaga dan mengurangi kerusakan. Selain itu, bahan pembuat appetizer juga tidak boleh disimpan terlalu lama dan harus segera ditangani untuk mempertahankan cita rasa dan aromanya.

https://www.gramedia.com/products/conf-resep-appetizer-selezat-restoran-jepang?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Demikian pembahasan tentang appetizer, setelah membaca artikel ini sampai habis, apakah kamu tertarik untuk mengolah hidangan appetizer?

Grameds bisa mendapatkan lebih banyak resep appetizer dengan membaca buku yang tersedia di Gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Yufi Cantika Sukma Ilahiah

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien