in

Iuran BPJS Terbaru Dan Cara Mendaftarnya

Pengertian BPJS – Peluncuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejak awal tahun 2014 membawa angin segar bagi masyarakat di Indonesia. Tidak seperti asuransi konvensional lainnya, beberapa sistem dan mekanisme BPJS Kesehatan masih nampak sulit dan rumit bagi masyarakat.

Namun, pemerintah terus melakukan upaya untuk membenahi sistem dan mekanisme yang lebih baik demi menciptakan layanan dan kepuasan bagi para peserta. BPJS langsung menjadi pilihan favorit masyarakat di awal kemunculannya. Tak heran jika kantor BPJS kebanjiran pendaftar beberapa hari setelah peluncurannya.

Besarnya animo masyarakat membuat pemerintah membuka beberapa kantor cabang BPJS yang tersebar di penjuru tanah air. Saat ini masyarakat di Indonesia masih kerap membahas dan membicarakan tentang BPJS.

Program pemerintah dalam rangka menjamin kesehatan masyarakat dinilai mampu memberikan alternatif atau solusi asuransi kesehatan di Indonesia. Kabar terbaru, BPJS Kesehatan kini berupaya meningkatkan kualitas layanan pada Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan meluncurkan nomor layanan Care Center 165.

Layanan tersebut diluncurkan dalam rangka memperingati Hari Pelanggan yang jatuh pada tanggal 4 September.

Kemudian Layanan Care Center dipersembahkan BPJS Kesehatan untuk peserta di seluruh Indonesia dengan inovasi dan terobosan berbasis teknologi informasi yang dapat menunjang Program JKN-KIS. Harapannya, layanan tersebut dapat memberi kemudahan akses untuk memenuhi kebutuhan peserta BPJS Kesehatan.

Pengertian BPJS

Asuransi kesehatan menjadi suatu hal yang bisa dibilang ‘mewah” karena biaya kesehatan semakin tinggi setiap tahunnya. Untuk ukuran masyarakat Indonesia, asuransi kesehatan yang ditawarkan perusahaan swasta saat ini terbilang cukup mahal.

Oleh karena itu, pemerintah menghadirkan jalan keluar berupa program BPJS Kesehatan. Apa itu BPJS? Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau yang kerap disingkat BPJS merupakan wujud perlindungan yang diberikan pemerintah terhadap para tenaga kerja di Indonesia.

Melalui kartu ini, para tenaga kerja dapat berobat dan mempunyai tabungan saat masa pensiun nanti. Program tersebut merupakan hasil transformasi dari PT Asuransi Kesehatan atau Askes. BPJS Kesehatan memiliki fungsi sesuai namanya, yakni menawarkan perlindungan dan kesejahteraan dalam bentuk pertanggungan biaya pengobatan.

Sejak awal beroperasi, program pemerintah yang satu ini juga menanggung jaminan kesehatan bagi anggota keluarga pekerja. Jaminan kesehatan yang diberikan kepada anggota keluarga pekerja maksimal lima orang. Jika kamu memiliki keluarga dengan jumlah anggota lebih dari lima, maka dianjurkan membayar iuran tambahan untuk mengikutsertakan anggota keluarga lain. tombol beli buku

Cara Mendaftar BPJS Kesehatan secara Online

Terbukti berguna bagi masyarakat, BPJS Kesehatan membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan selama sakit.

Program ini menjadi wujud amanat Undang-undang untuk memastikan segenap masyarakat di Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan. Sebenarnya, kepesertaan BPJS Kesehatan bersifat wajib bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Namun, amanat ini belum terlaksana dengan sempurna.

Baru 82,3% masyarakat Indonesia yang menjadi peserta BPJS hingga akhir Maret 2021. Mendaftar BPJS Kesehatan secara online dapat menjadi alternatif bagi kamu yang malas mengurusnya secara langsung di kantor cabang terdekat.

Pendaftaran BPJS Kesehatan secara online hanya memerlukan beberapa dokumen, seperti NIK di KTP, nomor Kartu Keluarga, nomor handphone aktif, dan e-mail aktif. Mudah, bukan? Bagi Grameds yang berlum menjadi peserta BPJS bisa mendaftarkan diri secara online melalui smartphone kesayangan kamu. Simak caranya di bawah ini:

banner-promo-gramedia
  1. Grameds bisa mengunduh atau menginstal aplikasi Mobile JKN di smartphone kesayangan kamu.
  2. Setelah itu, kamu perlu membaca ketentuan yang ada di aplikasi tersebut dan klik opsi “setuju”.
  3. Kemudian isi NIK atau E-KTP, dan kode Captcha yang tertera. Lalu klik opsi “selanjutnya”.
  4. Setelah itu akan muncul daftar data keluarga dan calon peserta BPJS Kesehatan pada tampilan di layar. Lalu Grameds bisa klik opsi “selanjutnya”.
  5. Masukkan data diri sesuai dengan E-KTP milikmu dan klik opsi “selanjutnya”. Lalu Grameds bisa pilih fasilitas kesehatan yang diinginkan.
  6. Selanjutnya, Grameds perlu memasukkan alamat e-mail yang aktif, klik “simpan” dan sistem aplikasi Mobile JKN akan mengirim nomor verifikasi pada e-mail kamu.
  7. Jika sudah menerima nomor verifikasi, Grameds bisa menyalinnya ke aplikasi Mobile JKN.
  8. Setelah itu, akan muncul tampilan selanjutnya berisi data peserta yang baru saja didaftarkan.
  9. Kemudian selain nomor verifikasi, peserta BPJS Kesehatan akan menerima nomor virtual account untuk membayar premi per bulan.

Itu dia cara mendaftar BPJS Kesehatan secara online melalui smartphone. Pendaftaran BPJS Kesehatan secara online diharapkan dapat membantu kamu yang enggan pergi ke cabang BPJS terdekat. Melalui aplkasi Mobile JKN, Grameds bisa mendaftarkan diri dengan cepat dan antiribet.

Baca juga :

Perbedaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Kesehatan Seperti yang sudah tertulis di atas, BPJS Kesehatan merupakan hasil transformasi dari Asuransi Kesehatan atau yang dulu kerap disingkat Askes. Lalu Askes mengeluarkan Sistem Jaminan Sosial Nasional pada tahun 2004.

Hal tersebut membuatnya berganti nama menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. BPJS Kesehatan membantu memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Perlindungan yang dihadirkan berbentuk pertanggungan biaya pengobatan.

BPJS Kesehatan juga rutin mengampanyekan Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang ditawarkan BPJS Kesehatan punya beragam fungsi perlindungan, yakni pelayanan kesehatan tingkat pertama, rawat inap, dan pelayanan kesehatan rujukan untuk tingkat lanjut.

Beragam fungsi tersebut sama halnya dengan asuransi kesehatan konvensional yang memberikan kartu berobat. Kemudian cara kerja BPJS Kesehatan juga hampir sama dengan asuransi kesehatan konvensional, yakni peserta BPJS akan membayarkan iuran bulanan dengan nominal yang berbeda. Besaran iuran bulanan yang dibayarkan akan dibahas lebih lanjut. Yuk, simak artikel ini sampai habis! tombol beli buku BPJS Ketenagakerjaan Lain halnya dengan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan merupakan hasil transformasi dari PT Jamsostek (Persero). Bagaimana dengan tugasnya? BPJS Ketenagakerjaan bertugas memberikan perlindungan bagi para tenaga kerja di seluruh tanah air yang bekerja pada sektor informal dan non formal. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa perlindungan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada para tenaga kerja.

1. Jaminan Hari Tua atau disingkat JHT

Program perlindungan yang satu ini memiliki tujuan untuk menjamin tenaga kerja menerima uang tunai, baik pada saat mereka telah memasuki masa pensiun, meninggal dunia, dan mengalami cacat total tetap.

2. Jaminan Kecelakaan Kerja atau disingkat JKK

Jaminan yang satu ini memberikan perlindungan berupa manfaat pelayanan kesehatan bagi tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja maupun penyakit yang terjadi karena lingkungan kerja.

3. Jaminan Kematian atau disingkat JKM

BPJS Ketenagakerjaan memberikan program perlindungan kepada ahli waris ketika peserta atau tenaga kerja meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja atau penyakit yang terjadi akibat kerja.

4. Jaminan Pensiun atau disingkat JP

Jaminan ini merupakan program perlindungan yang ditawarkan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan kelayakan derajat hidup saat tenaga kerja atau peserta kehilangan maupun kurang penghasilan akibat pensiun dan cacat total tetap.

5. Jaminan Kehilangan Pekerjaan atau disingkat JKP

Terakhir, jaminan ini merupakan salah satu program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan tenaga kerja atau buruh yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Perlindungan ini diberikan dengan tujuan agar peserta tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak meskipun telah kehilangan pekerjaan. Melalui penjabaran di atas, kini Grameds bisa tahu bahwa perbedaan antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan terletak pada fungsi dan bentuk perlindungan yang diberikan.

Baca juga :

Besaran iuran BPJS Kesehatan terbaru

Pemerintah Indonesia rutin memperbarui iuran BPJS Kesehatan. Iuran tersebut terakhir mengalami perubahan di awal tahun. BPJS Kesehatan mengumumkan besaran iuran yang merujuk pada Perpres Nomor 64 Tahun 2020 mengenai Jaminan Kesehatan.

Perlu diketahui, tarif iuran BPJS Kesehatan terdiri atas dua komponen, yakni iuran yang dibayarkan peserta dan iuran subsidi yang dibayarkan pemerintah. Kemudian pembayaran iuran BPJS Kesehatan dibayarkan paling lambat tanggal 10 setiap bulan.

Dilansir dari laman resmi BPJS Kesehatan, iuran bagi peserta Penerima Bantuan Iuran atau yang kerap disingkat PBI Jaminan Kesehatan dibayarkan oleh pemerintah. Iuran BPJS Kesehatan yang dibayarkan pemerintah sebesar Rp 42.000.

Kemudian, laman tersebut juga menginformasikan iuran bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang berkerja di lembaga pemerintahan.

Peserta tersebut terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI-POLRI, pegawai pemerintah non pegawai, dan pejabat negara. Peserta yang disebutkan sebelumnya perlu membayarkan iuran sebesar 5% dari gaji atau upah per bulan dengan ketentuan, yakni 4% dibayar oleh pemberi kerja dan 1% dibayar oleh peserta. tombol beli buku Sama halnya dengan peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang bekerja di lembaga pemerintahan, para pekerja BUMN, BUMD, dan Swasta perlu membayarkan iuran per bulan sebesar 5% gaji dengan ketentuan 4% dibayarkan pemberi kerja dan 1% dibayar oleh peserta.

Lalu ada iuran atau jumlah yang harus dibayarkan oleh keluarga tambahan Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan anak ke-4 dan seterusnya, meliputi ayah dan ibu mertua.

Besaran iuran yang dibayarkan ialah 1% dari gaji Pekerja Penerima Upah (PPU) per orang per bulan. Selanjutnya adalah penjelasan mengenai iuran bagi Veteran, Perintis Kemerdekaan, janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan ditetapkan iuran sebesar 5%.

Besaran iuran tersebut dibayarkan pemerintah per bulan dari 45% gaji pokok Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan ruang III/a yang memiliki masa kerja 14 tahun. Lalu bagaimana dengan iuran bagi kerabat lain Pekerja Penerima Upah (PPU), Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), dan Bukan Pekerja (BP)? Sebelumnya yang dimaksud dengan kerabat lain dari Pekerja Penerima Upah (PPU), meliputi saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga, dan lain-lain.

  1. Orang dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas I perlu membayar iuran sebesar Rp 150.000 per bulan.
  2. Orang dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas II perlu membayar iuran sebesar Rp 100.000 per bulan.
  3. Orang dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III perlu membayar iuran sebesar Rp 42.000 per bulan. Awalnya pada bulan Juli-Desember 2020, peserta BPJS Kesehatan kelas ini hanya perlu membayar iuran sebesar Rp 25.500 per bulan dan sisanya sebesar Rp 16.500 akan dibayarkan pemerintah sebagai bentuk bantuan iuran. Namun, per 1 Januari 2021, iuran peserta BPJS Kesehatan kelas III mengalami perubahan. Perubahan tersebut ialah peserta BPJS Kesehatan perlu membayarkan iuran sebesar Rp 35.000 dan sisanya sebesar Rp 7.000 akan dibayarkan oleh pemerintah sebagai bentuk bantuan iuran.

Itulah rincian iuran BPJS Kesehatan terbaru yang berlaku saat ini.

Baca juga :

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien


Written by Farah Fadila