in

Gaji Tukang Parkir Pesawat: Syarat, Persiapan, Peran, dan Fakta Menarik

Gaji Tukang Parkir Pesawat: – Tukang parkir pesawat atau bisa disebut sebagai marshaller merupakan suatu profesi yang tugasnya memandu pesawat agar dapat parkir dengan posisi aman. Dalam menempatkan pesawat, pilot tidak bisa dengan mudah untuk melihat posisi yang benar.

Oleh karena itu, tukang parkir pesawat berperan penting untuk mengarahkan pilot agar posisi pesawat sesuai dengan tempat parkir. Tukang parkir pesawat harus berkoordinasi langsung dengan pilot agar upaya yang dilakukan berhasil dengan aman dan

Dengan pekerjaan yang mengutamakan keselamatan ini tentunya tidak mudah. Risiko dalam pekerjaan ini juga cukup besar mengingat harus memandu kendaraan yang sangat besar seperti pesawat.

Berbeda dengan tukang parkir biasa, tukang parkir pesawat harus memiliki pengalaman dan koordinasi yang bagus agar keselamatan terjaga. Tukang parkir pesawat juga harus menggunakan banyak peralatan khusus dalam mengerjakan tugasnya.

Dengan demikian, berapakah gaji yang didapat oleh seorang tukang parkir pesawat atau marshaller? Yuk Grameds, simak ulasan berikut!

Gaji Tukang Parkir Pesawat

Gaji tukang parkir pesawat ini biasanya diberikan sesuai dengan standar upah minimum regional (UMR) yang tentunya berbeda-beda setiap masing-masing daerah. Tidak hanya gaji pokok saja, pekerjaan ini juga memiliki tunjangan-tunjangan lain, kenaikan gaji berkala, dan juga bonus lainnya.

Tukang parkir pesawat yang ada di negara maju bisa mendapatkan gaji dari Rp500.000.000,00 sampai Rp1.000.000.000,00 pada setiap tahunnya. Namun, setiap negara tentunya memiliki kemampuannya masing-masing dalam memberikan upah kepada para pekerjanya.

Meski tidak ada angka yang pasti, tetapi gaji seorang tukang parkir pesawat di Indonesia rata-rata Rp4.000.000,00 – Rp.6.000.000,00 per bulannya, itu juga di luar tunjangan-tunjangan yang bisa didapatkan oleh pekerja.

Gaji tukang parkir pesawat di Indonesia dipastikan tidak mencapai Rp600.000.000,00. Hal ini dikutip pada Detik Travel, menurut Direktur Operasional Gapura Angkasa, Andreas Eko Novianto gaji tukang parkir pesawat atau marshaller di Indonesia pada kenyataannya tidak dapat mencapai Rp600.000.000,00. Hal ini seperti yang sudah dikatakan bahwa, setiap negara memiliki kemampuannya masing-masing dalam memberikan upah kepada pekerjanya.

Tidak hanya itu, ada juga beberapa hal yang dapat memengaruhi besaran gaji yang diterima oleh tukang parkir pesawat.

1. Pihak Maskapai Terkait

Gaji tukang parkir pesawat diperoleh sesuai dengan pihak maskapai terkait. Antara maskapai satu dengan yang lainnya tentu memiliki perbedaan besaran gaji. Hal tersebut sudah biasa terjadi karena setiap maskapai memiliki kebijakannya sendiri-sendiri. Calon tukang parkir pesawat bisa melakukan riset terlebih dahulu pada setiap maskapai penerbangan yang ada di Indonesia.

2. Kemampuan Setiap Negara

Gaji tukang parkir pesawat juga disesuaikan dengan kemampuan masing-masing negara. Negara juga memiliki aturan khusus mengenai upah yang dapat diterima oleh tukang parkir pesawat di suatu negara. Meski di beberapa negara terlihat bahwa gaji seorang tukang parkir pesawat bisa mencapai Rp1.000.000,00 per tahun, namun di Indonesia memiliki keadaan yang berbeda.

3. Sesuai dengan Pengalaman dan Jam Terbang

Setiap pekerjaan tentu gaji akan disesuaikan dengan pengalaman oleh pelamar. Dalam hal ini seorang tukang parkir pesawat juga akan diberikan upah sesuai dengan pengalaman dan jam terbang yang telah dimilikinya. Semakin banyak pengalaman maka gaji yang diterima akan semakin besar juga.

Oleh karena itu, pengalaman atau jam terbang, serta keahlian menjadi kunci utama jika ingin mendapatkan gaji yang lebih besar daripada yang lain sebagai tukang parkir pesawat. Kamu bisa mendapatkan gaji di atas upah rata-rata seperti yang sudah disebutkan jika kamu memiliki banyak pengalaman dalam bidang tersebut.

banner-promo-gramedia

Rekomendasi Buku Untuk Orang Yang Ingin Berprofesi di Bidang Penerbangan

1. Metodologi Penerbangan dan Pengaruhnya Terhadap Operasi Pesawat Udara

Buku ini sangat penting dan wajib diketahui oleh personil penerbangan yang terkait langsung dengan kegiatan operasi pesawat udara seperti pilot dan/atau petugas pelayanan navigasi penerbangan seperti Air Traffic Controller (ATCO), Aeronautical Communication Officer (ACO), Aeronautical Information Service Officer (AISO).

Pekerjaan tersebut tidaklah terlihat mudah. Semakin tinggi tanggung jawab yang dipegang maka semakin besar juga gaji yang diterima oleh seorang pekerja.

2. Pilot Way – Seni Memimpin Diri, Tim & Organisasi Ala Pilot

Buku ini mengajak pembaca menyelami makna kepemimpinan dan kehidupan dengan perspektif penerbangan – khususnya Pilot. Disajikan dengan gaya bertutur perspektif tanpa menggurui, buku ini penuh dengan cerita menggelitik, studi kasus, best proctices, dan pembelajaran untuk semua kalangan.

 

 

Syarat Menjadi Tukang Parkir Pesawat

Jika kalian ingin menjadi tukang parkir pesawat, ada beberapa syarat yang harus kamu penuhi. Berikut adalah beberapa syarat sebagai tukang parkir pesawat.

1. Pria dan Wanita Memiliki Kesempatan yang Sama

Jenis kelamin tidak memengaruhi jika kamu ingin mendaftarkan diri menjadi tukang parkir pesawat. Jika kamu seorang wanita maka tidak perlu minder, karena seorang tukang parkir pesawat bisa dilakukan oleh pria dan wanita. Dalam hal ini, pria dan wanita memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi tukang parkir pesawat.

2. Pendidikan Minimal

Syarat selanjutnya untuk menjadi tukang parkir pesawat adalah pendidikan yang sesuai. Pendidikan minimal yang harus kamu tempuh untuk bisa menjadi seorang tukang parkir pesawat adalah SMA atau SMK sederajat. Artinya kamu yang memiliki pendidikan SMA atau SMK bahkan lebih, kamu bisa mendaftar sebagai seorang tukang parkir pesawat.

3. Batasan Usia

Batasan usia juga biasanya menjadi syarat dalam melamar pekerjaan. Untuk menjadi tukang parkir pesawat memiliki syarat usia 18 sampai 35 tahun. Namun, beberapa maskapai penerbangan mematok maksimal usia sampai 24 tahun saja.

Bagi kalian yang berkeinginan menjadi tukang parkir pesawat dan memiliki umur antara 18 sampai 35 atau 24 tahun maka kalian memiliki kesempatan untuk mendaftar sebagai calon tukang parkir pesawat. Tentunya kalian harus melakukan riset untuk setiap maskapai penerbangan mengenai batasan usia yang harus kalian miliki.

4. Batas Tinggi Badan

Tinggi badan juga merupakan salah satu syarat untuk menjadi seorang tukang parkir pesawat. Dalam syaratnya, menjadi tukang parkir pesawat harus memiliki tinggi minimal untuk laki-laki yaitu 165 cm, sedangkan perempuan harus memiliki tinggi minimal 157 cm. Jika kamu memiliki tinggi kurang dari persyaratan maka akan sulit untuk melamar sebagai tukang parkir pesawat.

5. Bersedia Menjalani Latihan Khusus

Karena syarat pendidikan untuk menjadi tukang parkir pesawat hanyalah SMA atau SMK dan sederajat, maka bagi calon tukang parkir pesawat harus bersedia untuk mengikuti latihan khusus untuk mempelajari bagaimana menjadi tukang parkir pesawat.

Latihan khusus ini ditujukan agar calon tukang parkir pesawat bisa mahir dalam berkoordinasi dengan pilot untuk memosisikan pesawat dengan aman. Latihan khusus ini juga dibutuhkan agar calon tukang parkir pesawat memiliki lisensi sebagai tukang parkir pesawat. Lisensi ini memudahkan kamu untuk pindah maskapai penerbangan dan dapat dikategorikan memiliki pengalaman.

banner-promo-gramedia

6. Syarat Lainnya

Tidak hanya syarat-syarat umum seperti di atas, kamu juga harus memenuhi syarat berupa kesehatan jasmani dan rohani, memiliki penampilan menarik, tidak buta warna, serta belum menikah. Syarat-syarat tersebut tentu harus kamu penuhi jika ingin melamar sebagai tukang parkir pesawat.

Persiapan Sebelum Menjadi Tukang Parkir Pesawat

Jika kalian ingin mendaftar sebagai tukang parkir pesawat, tentu harus mempersiapkan hal-hal yang harus dibutuhkan agar bisa menjadi tukang parkir pesawat. Berikut adalah persiapan sebelum menjadi tukang parkir pesawat.

1. Memastikan Diri Telah Sesuai Syarat Ketentuan

Ketika sudah memiliki cita-cita menjadi tukang parkir pesawat, maka kamu juga perlu memastikan dirimu sudah sesuai dengan syarat dan ketentuan yang diberikan untuk menjadi tukang parkir pesawat atau belum. Jika belum maka penuhilah dulu persyaratan tersebut agar kamu memiliki kesempatan untuk lolos sebagai tukang parkir pesawat.

2. Bekali Diri dengan Pemahaman

Sebelum benar-benar menjadi tukang parkir pesawat pasti kamu akan diajarkan dan dilatih bagaimana cara menjadi tukang parkir pesawat yang baik dan benar. Di dalam pelatihan tersebut harus kamu perhatikan dan pahami dengan baik agar kamu bisa menjadi tukang parkir pesawat yang andal dalam tugasnya. Dengan memahami semua aturan dan cara-caranya, kamu tidak akan kebingungan saat menjalankan tugas sebagai tukang parkir pesawat.

3. Mempersiapkan Diri Sebaik Mungkin

Setiap ingin meraih sesuatu memanglah seharusnya kita mempersiapkan diri sebaik mungkin agar dapat bersaing dengan orang lain di luar sana. Tentu banyak sekali yang ingin menjadi tukang parkir pesawat. Oleh karena itu, kamu juga harus mempersiapkan dirimu untuk lebih baik daripada orang lain. Buktikan bahwa kamu bisa menjadi tukang parkir pesawat seperti apa yang kamu cita-citakan.

Baca juga: Gaji Pramugari di Berbagai Maskapai Penerbangan

Peran Penting Tukang Parkir Pesawat

Tukang parkir pesawat atau marshaller memiliki peran penting dalam mengatur posisi pesawat yang ada di bandara. Hal ini dikarenakan pilot tidak bisa memosisikan pesawat sendirian tanpa adanya bantuan orang lain, yaitu tukang parkir pesawat.

1. Sebagai Mata Pilot

Pilot bertugas untuk mengemudikan pesawat. Dalam menjalankan tugasnya hanya dibantu co pilot untuk menerbangkannya. Namun, ketika pesawat sudah turun ke landasan dan selesai penggunaannya maka pilot membutuhkan bantuan dari seorang tukang parkir pesawat,

Dalam hal ini tukang parkir pesawat menjadi mata yang lain dari pilot. Maksudnya, pilot tidak bisa memosisikan pesawat dengan benar sendirian, tetapi harus dibantu dengan tukang parkir pesawat yang melihat area bandara terhadap posisi pesawat. Para tukang parkir pesawat ini memandu pilot memosisikan pesawat ke lokasi yang dinamis.

Tukang parkir pesawat berkomunikasi dengan pilot menggunakan bahasa isyarat dengan gerakan badan. Tukang parkir pesawat akan memberikan arahan persis di mana pesawat harus berhenti. Proses memosisikan pesawat ini juga harus membuat tukang parkir pesawat memastikan area parkir pesawat bebas dari benda asing yang mengganggu proses tersebut.

Bahkan, tukang parkir pesawat rela bekerja ketika cuaca dalam kondisi buruk seperti hujan dan badai. Hal ini dilakukan agar pesawat dipastikan parkir dengan posisi yang aman dan terhindar dari segala benda asing di sekitarnya.

2. Pengendali Area Parkir Pesawat

Menjadi seorang tukang parkir pesawat tentu tidak sendiri dalam mengerjakan tugasnya. Dalam proses mengatur pesawat, tukang parkir pesawat juga dibantu oleh staf-staf lain yang bekerja di suatu bandara. Ketika pesawat ingin mendarat tentunya tidak langsung dihadapkan dengan tukang parkir pesawat, pilot harus berkomunikasi dengan pengendali bandara terlebih dahulu.

Setelah pesawat mendarat, pilot menghubungi teknisi perawatan pesawat yang akan menyambungkan dengan tukang parkir pesawat. Setelah terhubung, saat itulah tukang parkir pesawat mengerjakan tugasnya untuk memandu pilot memosisikan pesawat dengan aman dan benar.

3. Banyak Aturan Khusus

Sebagai tukang parkir pesawat tentu harus memahami aturan-aturan yang cukup banyak dan juga ketat. Aturan ini dibuat agar proses parkir pesawat dapat berjalan dengan aman. Seorang tukang parkir pesawat setiap harinya hanya bisa memarkirkan pesawat sebanyak 5 pesawat saja.

banner-promo-gramedia

Tukang parkir pesawat setiap hari bekerja selama 13 jam atau bisa dengan sistem shift yang ada waktu istirahatnya di sela-sela bekerja. Tukang parkir pesawat biasa bekerja mulai dari pukul 06.00 sampai 19.00, dan pukul 18.00 sampai 07.00.

4. Dilengkapi dengan Alat Khusus

Tukang parkir pesawat tidak hanya memakai seragamnya saja ketika menjalankan tugas. Namun juga dilengkap dengan peralatan khusus yang mendukung pekerjaannya. Peralatan tersebut meliputi, penutup telinga untuk meredam bunyi berisik dari pesawat, sepatu dengan ujung besi, jaket neon yang dapat memudahkan pilot mengetahui posisi tukang parkir pesawat, dan juga tongkat LED agar dapat dengan mudah memberi arahan kepada pilot.

Hal yang Harus Diperhatikan Tukang Parkir Pesawat

Seorang tukang parkir pesawat tentunya harus memahami dan memperhatikan beberapa aturan dan hal-hal apa saja yang harus dilakukan ketika menjadi tukang parkir pesawat. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan tukang parkir pesawat dalam menjalankan tugasnya.

1. Mengatur Keadaan Lintasan

Hal utama yang harus bisa dilakukan oleh tukang parkir pesawat adalah mengatur keadaan lintasan. Mengatur lintasan untuk pesawat lepas landas dan mendarat adalah hal dasar yang harus bisa tukang parkir pesawat lakukan. Dengan mengerti bagaimana mengatur keadaan lintasan maka akan memudahkan proses parkir pesawat ketika pesawat sudah mendarat.

2. Dapat Memberikan Isyarat

Setelah mengerti mengatur keadaan lintasan, tukang parkir pesawat juga dituntut untuk tahu cara memberikan isyarat kepada pilot yang ingin memarkirkan pesawat. Isyarat ini harus jelas dan tepat, karena bukan hal sepele dalam memosisikan pesawat dengan baik dan benar. Dengan isyarat yang jelas dan benar maka pesawat dapat parkir dalam posisi yang aman.

3. Menggunakan Peralatan Khusus

Dalam menjalankan tugasnya, tukang parkir pesawat memiliki peralatan khusus yang menunjang pekerjaannya. Karena memiliki peralatan khusus, maka dari itu peralatan tersebut harus dipakai ketika bertugas. Hal tersebut berguna sebagai alat keselamatan dan juga penghubung tukang parkir pesawat dan juga pilot.

Peralatan yang biasa dimiliki tukang parkir pesawat meliputi, helm, rompi, penutup telinga, sarung tangan, dan lampu LED.

Fakta Menarik Tukang Parkir Pesawat

Berikut adalah fakta-fakta menarik dari pekerjaan tukang parkir pesawat.

1. Memiliki Gaji yang Lumayan

Pekerjaan tukang parkir pesawat tidak bisa diremehkan. Dengan tanggung jawab dan jam kerja yang tinggi, tukang parkir pesawat dalam setahun bisa menghasilkan ratusan juta. Bahkan di luar negeri bisa mencapai Rp1.000.000.000,00 jika kamu ingin menjadi tukang parkir pesawat di sana.

2. Bekerja dengan Cepat dan Tepat

Pekerjaan ini menuntut untuk memarkirkan kendaraan berukuran besar. Oleh karena itu tukang parkir pesawat harus bekerja dengan cepat dan tepat dalam memandu pilot untuk memosisikan pesawat dalam keadaan aman dan benar. Dengan mempercepat pekerjaan tentu juga bisa mengurangi jam kerja karena hanya dituntut memarkirkan 5 pesawat dalam sehari.

3. Kesempatan Bagi Mata Minus

Bagi kamu yang memiliki mata minus tidak perlu khawatir tidak lolos dalam mencalonkan diri menjadi tukang parkir pesawat. Pekerjaan ini memberikan kesempatan bagi orang yang memiliki mata minus dalam keadaan wajar. Tidak semua pekerjaan bisa menerima orang yang memiliki mata minus.

Grameds, itulah paparan singkat mengenai gaji tukang parkir pesawat beserta syarat, persiapan, dan juga peran dari tukang parkir pesawat. Jika kamu berkeinginan menjadi tukang parkir pesawat, kamu bisa membaca artikel ini menjadi patokan kamu untuk belajar mengembangkan diri kamu menjadi lebih baik lagi.

Kamu juga bisa belajar dengan buku-buku yang dijual oleh Gramedia. Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas menyediakan buku-buku berkualitas yang bisa kamu beli dan baca untuk menambah ilmu yang kamu inginkan. Yuk Grameds, beli bukunya sekarang juga!

Baca juga:

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ricky Atthariq