Ensiklopedia Faerie – Tidak pandai berurusan dengan manusia, tapi begitu ahli dalam mempelajari peri. Itulah Emily Wilde, seorang cendekiawan jenius sekaligus peneliti yang sangat teliti dalam memahami dunia peri.
Saat sedang menyusun ensiklopedia pertama di dunia yang membahas seluk-beluk kaum peri, Emily lebih nyaman menghabiskan waktunya bersama buku-buku, anjing kesayangannya bernama Shadow, dan makhluk-makhluk peri daripada harus menghadiri pesta atau berbasa-basi dengan orang lain. Namun, di balik kehidupan Emily yang penuh penelitian dan kesendirian, ada banyak hal tentang dunia peri yang mungkin belum pernah ia bayangkan sebelumnya.
Buku Ensiklopedia Faerie atau Emily Wilde’s Encyclopaedia of Faeries karya Heather Fawcett diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada 12 Februari 2026 dengan ketebalan 424 halaman.
Melalui sosok Emily Wilde dan penelitiannya mengenai kaum peri, buku ini menawarkan perpaduan antara fantasi, petualangan, dan kisah yang penuh kehangatan. Kehidupan seorang akademisi yang lebih akrab dengan buku daripada manusia.
Buku ini perlahan-lahan akan membawa Grameds untuk mengenal dunia peri dari sudut pandang yang unik sekaligus menghibur. Lantas, seperti apa perjalanan Emily Wilde dalam menyusun ensiklopedia tentang kaum peri? Dan apa yang akan terjadi ketika penelitian yang selama ini ia tekuni mulai membawanya lebih jauh dari sekadar dunia akademis?
Yuk, Grameds, simak ulasan Ensiklopedia Faerie selengkapnya! Sebelum itu, yuk kita kenalan dulu dengan penulis dari buku ini, Grameds.
Table of Contents
Profil Heather Fawcett – Penulis buku Ensiklopedia Faerie Karya Emily Wilde
Heather Fawcett merupakan penulis yang telah menghasilkan karya untuk pembaca middle grade, young adult, hingga dewasa. Ia dikenal melalui karya-karya bergenre fantasi, terutama cozy fantasy dan romantasy. Saat ini, Heather Fawcett tinggal di Vancouver Island, British Columbia. Salah satu karyanya yang paling dikenal adalah Emily Wilde’s Encyclopaedia of Faeries, yang juga menjadi debutnya dalam menulis novel untuk pembaca dewasa.
Sebelum menekuni dunia kepenulisan secara penuh, Heather Fawcett memiliki pengalaman di berbagai bidang. Ia pernah bekerja sebagai arkeolog, fotografer, penulis teknis, serta terlibat dalam dunia teater. Latar belakang pendidikannya juga cukup menarik karena ia memiliki gelar sarjana di bidang arkeologi dan gelar magister dalam bidang bahasa Inggris. Pengalaman tersebut turut memberikan warna pada cara Fawcett membangun dunia dan menghadirkan detail dalam karya-karyanya.
Namanya semakin dikenal setelah menerbitkan Emily Wilde’s Encyclopaedia of Faeries. Buku tersebut tidak hanya menjadi debutnya dalam kategori fiksi dewasa, tetapi juga mendapatkan nominasi dalam Locus Awards dan Mythopoeic Awards. Kesuksesan buku pertamanya kemudian berkembang menjadi sebuah seri yang dilanjutkan melalui Emily Wilde’s Map of the Otherlands dan Emily Wilde’s Compendium of Lost Tales. Seri ini juga mendapatkan nominasi dalam Hugo Awards 2026.
Selain seri Emily Wilde, Heather Fawcett juga telah menandatangani kesepakatan untuk menerbitkan Agnes Aubert’s Mystical Cat Shelter beserta dua karya lainnya. Ide untuk novel tersebut sebenarnya sudah muncul sebelum Emily Wilde’s Encyclopaedia of Faeries, tetapi kemudian berkembang setelah Fawcett membaca sebuah artikel mengenai Montreal dan populasi kucing jalanannya.
Sinopsis Buku Ensiklopedia Faerie Karya Emily Wilde
Emily Wilde merupakan seorang profesor dryadologi di Cambridge yang dikenal sebagai ilmuwan jenius dalam bidangnya. Saat tengah berusaha menyelesaikan ensiklopedia faerie yang sedang ditulisnya, Emily pergi ke Hrafnsvik, sebuah desa terpencil yang menyimpan banyak misteri mengenai kaum folk. Untuk menyelesaikan penelitiannya, Emily harus melakukan berbagai wawancara dengan penduduk setempat.
Sayangnya, kemampuan bersosialisasi bukanlah keahliannya. Sikapnya yang canggung justru membuat sebagian besar warga desa enggan berbicara dengannya.
Di tengah kesulitannya mengumpulkan informasi, Emily kembali harus berhadapan dengan Wendell Bambleby, rival akademisnya yang tiba-tiba datang dan ingin ikut dalam penelitian tersebut. Kehadiran Bambleby tentu saja membuat Emily kesal.
Berbanding terbalik dengannya, Bambleby memiliki kepribadian yang ramah dan pandai mengambil hati orang lain. Tidak butuh waktu lama baginya untuk akrab dengan warga Hrafnsvik, sehingga penelitian Emily justru menjadi lebih mudah.
Sambil menyelidiki keberadaan Kaum Tersembunyi yang dikenal sebagai folk di Hrafnsvik, Emily perlahan menemukan berbagai hal yang membuat penelitiannya semakin menarik. Namun, di balik sosok Bambleby yang tampan, ramah, dan selalu berhasil mendapatkan perhatian orang-orang, tersimpan sebuah misteri yang tidak kalah besar.
Siapakah sebenarnya Wendell Bambleby dan apa tujuan kedatangannya?
Kelebihan dan Kekurangan Buku Ensiklopedia Faerie Karya Emily Wilde
Kelebihan Buku Ensiklopedia Faerie Karya Emily Wilde
Buku Ensiklopedia Faerie Karya Emily Wilde karya Heather Fawcett memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menarik untuk dibaca.
Konsep fantasi yang unik dan menarik
Salah satu daya tarik utama Ensiklopedia Faerie adalah konsepnya yang memadukan penelitian akademis dengan dunia fantasi.
Kehadiran Emily sebagai profesor yang serius meneliti kaum faerie membuat kisah ini terasa berbeda dari cerita fantasi pada umumnya. Penelitian, catatan, cerita rakyat, hingga berbagai misteri mengenai kaum faerie disusun menjadi bagian penting dalam perjalanan Emily.
Perpaduan antara pendekatan ilmiah dan dunia yang penuh keajaiban tersebut membuat cerita dalam buku ini terasa unik sekaligus memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan.
Karakter Emily Wilde yang kuat dan menarik
Emily Wilde menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam buku ini. Ia digambarkan sebagai sosok yang cerdas, mandiri, ambisius, dan sangat berdedikasi terhadap penelitian.
Di sisi lain, Emily memiliki kemampuan bersosialisasi yang buruk dan lebih nyaman berhadapan dengan buku maupun penelitian daripada harus berbasa-basi dengan orang lain.
Perpaduan antara kecerdasan, sikap kaku, dan ketidakmampuannya memahami situasi sosial justru membuat karakternya terasa unik. Emily juga bukan sekadar seorang akademisi yang duduk membaca buku, tetapi memiliki rasa ingin tahu yang besar dan keberanian untuk terjun langsung menghadapi berbagai hal yang ditemukannya selama penelitian.
Menghadirkan humor yang membuat cerita terasa ringan
Interaksi antara Emily dan Wendell Bambleby menjadi salah satu bagian yang membuat cerita terasa hidup. Keduanya memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang. Emily cenderung serius, tertutup, dan berorientasi pada penelitian, sedangkan Wendell lebih santai, ramah, serta pandai mengambil hati orang lain.
Perbedaan tersebut menghasilkan percakapan dan perdebatan yang menghibur.
Dunia faerie dibangun dengan imajinatif
Di balik unsur fantasi dan misteri yang ditawarkan, Ensiklopedia Faerie juga dipenuhi berbagai momen jenaka yang membuat pengalaman membaca terasa lebih menyenangkan. Humor yang muncul dari situasi, percakapan, maupun tingkah para tokohnya mampu mencairkan suasana ketika cerita mulai terasa serius.
Perpaduan antara petualangan, keanehan, dan humor tersebut membuat buku ini memiliki nuansa yang hangat dan menghibur, sehingga cocok bagi pembaca yang mencari cerita fantasi dengan suasana ringan dan menyenangkan.
Format jurnal membuat cerita terasa lebih personal
Kisah Ensiklopedia Faerie disampaikan melalui bentuk catatan atau jurnal Emily. Format ini menjadi pilihan yang menarik karena pembaca dapat mengikuti berbagai pemikiran, pengamatan, dan pengalaman Emily selama melakukan penelitian. Catatan tersebut juga memungkinkan cerita menghadirkan detail-detail kecil, termasuk pengamatan mengenai lingkungan, kaum faerie, dan orang-orang yang ditemuinya.
Kehadiran catatan tambahan dalam cerita turut memperkuat kesan bahwa pembaca sedang mengikuti dokumentasi penelitian seorang akademisi secara langsung.
Kekurangan Buku Ensiklopedia Faerie Karya Emily Wilde
Meskipun Buku The Ensiklopedia Faerie Karya Emily Wilde karya Heather Fawcett menawarkan banyak kelebihan, buku ini tetap tidak luput dari kekurangan yang bisa menjadi pertimbangan bagi pembaca.
Alur cerita berjalan cukup lambat
Bagi pembaca yang terbiasa dengan cerita fantasi dengan perkembangan konflik yang cepat, Ensiklopedia Faerie mungkin membutuhkan sedikit kesabaran. Cerita lebih banyak memberikan ruang untuk penelitian Emily, pengamatan terhadap lingkungan, interaksi dengan penduduk desa, serta pengungkapan berbagai informasi mengenai kaum faerie.
Perkembangan konflik utama pun berlangsung secara bertahap. Meskipun tempo tersebut mendukung suasana cozy dan nuansa akademis yang menjadi ciri khas cerita, sebagian pembaca mungkin merasa alurnya berjalan terlalu pelan di beberapa bagian.
Apa Itu Faerie?
Grameds, ketika mendengar kata faerie, mungkin yang langsung terbayang adalah makhluk kecil bersayap dengan penampilan cantik dan memiliki kemampuan menggunakan sihir. Namun, dalam cerita rakyat dan mitologi Eropa, terutama tradisi Kepulauan Britania, faerie memiliki gambaran yang jauh lebih luas dan kompleks.
Mereka bukan sekadar makhluk ajaib yang tinggal di hutan, melainkan bagian dari dunia supernatural yang memiliki karakteristik, aturan, dan hubungan tersendiri dengan manusia.
Lalu, bagaimana asal usul serta bayangan yang sering digambarkan terhadapnya?
Berasal dari Cerita Rakyat Eropa
Faerie merupakan istilah yang banyak digunakan untuk menyebut makhluk supernatural dalam berbagai tradisi cerita rakyat Eropa. Kisah tentang mereka berkembang melalui tradisi lisan dan memiliki banyak versi, sehingga penggambarannya dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
Dalam beberapa folklor, faerie dipercaya hidup di dunia yang berdampingan dengan dunia manusia, tetapi keberadaannya tidak selalu mudah dilihat atau dijangkau.
Tidak Selalu Berwujud Makhluk Kecil Bersayap
Gambaran faerie sebagai makhluk mungil bersayap sebenarnya merupakan salah satu bentuk penggambaran yang berkembang dalam karya-karya modern.
Dalam folklore yang lebih tua, faerie dapat digambarkan dalam berbagai ukuran dan bentuk. Mereka bahkan dapat menyerupai manusia, memiliki penampilan yang indah, atau tampil sebagai makhluk yang terlihat aneh dan menakutkan.
Karena itu, istilah faerie sebenarnya mencakup kelompok makhluk supernatural yang jauh lebih beragam daripada gambaran peri yang selama ini populer.
Memiliki Kekuatan dan Kemampuan Magis
Salah satu ciri yang membuat faerie begitu menarik adalah kemampuan supernatural yang mereka miliki.
Dalam berbagai cerita, mereka dapat menggunakan sihir, mengubah penampilan, mempengaruhi manusia, hingga membuat seseorang tersesat atau mengalami kejadian yang tidak biasa.
Kemampuan tersebut membuat interaksi antara manusia dan faerie sering kali dipenuhi dengan misteri. Manusia juga digambarkan perlu memahami aturan tertentu agar tidak mengalami akibat buruk ketika berhadapan dengan mereka.
Tidak Semuanya Bersifat Baik
Faerie juga tidak selalu digambarkan sebagai makhluk yang baik hati dan suka membantu manusia.
Dalam sejumlah cerita rakyat, terdapat faerie yang dapat memberikan pertolongan, tetapi ada pula yang berbahaya, licik, atau senang mempermainkan manusia. Bahkan, kebaikan yang mereka berikan terkadang memiliki syarat tertentu.
Gambaran ini membuat faerie berbeda dari konsep peri dalam cerita modern yang umumnya identik dengan sosok baik dan ramah.
Memiliki Hubungan Erat dengan Alam
Faerie sering kali dikaitkan dengan tempat-tempat yang dianggap memiliki unsur magis, seperti hutan, bukit, danau, sungai, atau wilayah terpencil.
Dalam beberapa tradisi, terdapat pula kepercayaan mengenai tempat tertentu yang menjadi wilayah atau jalan menuju dunia faerie. Hubungan tersebut membuat alam menjadi bagian penting dalam cerita tentang faerie. Hutan yang terlihat biasa bagi manusia, misalnya, dapat menjadi tempat yang menyimpan dunia lain yang penuh dengan makhluk supernatural.
Pada akhirnya, faerie merupakan bagian dari folklor yang memiliki gambaran sangat beragam, mulai dari makhluk ajaib yang bersahabat hingga sosok misterius yang perlu diwaspadai.
Perbedaan antara gambaran faerie dalam cerita rakyat tradisional dan fantasi modern juga menunjukkan bagaimana sebuah makhluk mitologis dapat terus mengalami perkembangan seiring perubahan zaman. Kekayaan karakteristik inilah yang membuat dunia faerie begitu menarik untuk dieksplorasi dalam karya fantasi, termasuk melalui penelitian dan petualangan Emily Wilde dalam Ensiklopedia Faerie.
Penutup
Buku Ensiklopedia Faerie menjadi pilihan bacaan yang tepat bagi Grameds yang menyukai kisah fantasi dengan dunia magis, petualangan, misteri, dan humor yang menghibur.
Melalui perjalanan Emily Wilde dalam mempelajari kaum faerie, Heather Fawcett menghadirkan kisah yang tidak hanya memperkenalkan dunia yang penuh dengan keajaiban saja, tetapi juga akan mengajak Grameds untuk menikmati proses penemuan, rasa ingin tahu, dan berbagai kejutan yang menyertainya.
Semoga ulasan dari Gramin dapat menjadi bekal bagi Grameds sebelum menyelami dunia faerie yang unik dan penuh pesona dalam novel ini. Selamat membaca!
Buku Ensiklopedia Faerie Karya Emily Wilde karya Heather Fawcett ini bisa kamu dapatkan hanya di Gramedia.com ya! Untuk mendukung kamu #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.
Penulis: Gabriel
Rekomendasi Buku
The Ocean Would Paint Me Blue
Dunia yang dulu penuh warna kini berubah menjadi abu-abu. Demi membantunya bangkit, sang ayah mengirim Jihad ke Braxton Academy dengan harapan dia bisa memulai hidup yang baru.
Namun, di sana Jihad kembali dihadapkan pada kenyataan yang sudah terlalu akrab baginya: nama dan keyakinannya membuat orang-orang merundungnya. Karena itu, dia tidak mengerti mengapa Jamie terus berada di sisinya, sementara orang-orang dewasa yang seharusnya melindunginya justru berbalik pergi.
Dorm Du Part 3
Tidak seperti murid-murid Dorm Du lain yang tampak pasrah dengan keadaan, Agrin memiliki sesuatu yang berbeda, yaitu kemampuan menerima penglihatan yang membawanya ke serpihan-serpihan masa lalu dan kebenaran yang disembunyikan.
Dari sana Agrin mengetahui bahwa teman yang seharusnya jujur, justru menyembunyikan banyak hal. Dan bangunan yang seharusnya sekadar tempat, ternyata adalah aktor utama di balik semua kejadian.
Lantas akankah semuanya berakhir ketika Agrin berhasil memecahkan seluruh teka-teki dan kembali ke dunia nyata? Akankah Dorm Du benar-benar lenyap?
Archibald: The Star, The Fire & The Shadow
Di balik Perjanjian Crux yang menjaga keseimbangan dunia, empat prefektur sesungguhnya dikendalikan oleh segelintir elite penguasa: Timur dengan api, Utara dengan udara, Barat dengan air, dan Selatan dengan tanah.
Maximilian Archibald, pewaris elemen api, berambisi menjadi Sirius yang akan memimpin empat prefektur demi membalas dendam kematian orang tuanya. Di tengah ambisinya, Max bertemu Alexa, sosok di balik lukisan Canis Major yang menjadi petunjuk untuk pembalasan dendamnya.
- 7 Sayap Kehidupan
- Aku Kalah Aku Merindukanmu
- Alelopati
- Ballerina Berdarah
- Buku Sourdough
- Di Titik Terendah Aku Mulai Melangkah
- Ensiklopedia Faeries
- Gerbong Perempuan
- I Choose Not to Get Married
- Jadi Paham tentang Uang
- Kaisar Dewa Dune
- Kamu Tidak Salah
- Ketika Anak-Anak Pergi
- Ketua Ekskul
- Kumpulan Budak Setan
- Panduan Teknik Rappelling dalam Canyoneering
- Perjamuan Arwah
- Petualangan Tintin Lotus Biru
- Project Hail Mary
- Rain Tere Liye
- Rigel Sang Penyelamat
- Rumah Sebuah Novel
- Skill with People
- Sobotta Atlas Anatomi Manusia
- Teh dan Pengkhianat
- Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri
- The Awakening
- The Da Vinci Code
- The Hazel Wood
- The Lost Symbol
- The Shack
- The Time Machine
- The Unstoppable You
- Toko Obat Cinta Keluarga Botero





