in

Cara Membuat QR Code Secara Online, Gratis!

Cara Membuat QR Code Secara Online – QR Code atau yang kerap disapa kode QR merupakan teknologi barcode atau kode batang yang berevolusi. Barcode atau kode batang sendiri pada awalnya mengusung satu dimensi. Sementara teknologi QR Code mengusung dua dimensi.

Negeri Sakura, Jepang menjadi negeri yang sangat sering menggunakan teknologi QR Code. Kenapa? Masyarakat Jepang percaya bahwa teknologi QR Code jauh lebih canggih jika dibandingkan dengan barcode. Kecanggihan QR Code tercatat mampu menyimpan data yang lebih besar jika dibandingkan dengan barcode.

Saat ini Negeri Seribu Pulau, Indonesia juga sudah menggunakan teknologi QR Code un tuk berbagai keperluan bisnis maupun registrasi. Simak artikel ini sampai akhir untuk mempelajari bagaimana cara membuat QR Code kamu sendiri.

Apa itu QR Code dan Bagaimana Sejarahnya?

Di zaman serba digital ini sebagian orang masih bertanya, apa itu QR Code? Hampir semua orang pasti pernah melihat teknologi yang satu ini. Kode QR (Quick Response) yang biasa kita lihat pada sebuah produk merupakan teknologi evolusi dari barcode.

QR Code hadir dengan tampilan lebih ringkas yang berbentuk jajaran persegi berwarna hitam. Pola-pola kecil ini terlihat seperti teka-teki silang yang membuatmu harus menatapnya untuk melihat gambar tersembunyi di dalamnya.

Dalam satu tampilan QR Code mampu memuat berbagai informasi seperti alamat URL, teks, hingga nomor telepon. Teknologi evolusi barcode ini biasa ditempatkan di berbagai produk untuk menunjukkan informasi tambahan dari produk tersebut. Jika ingin membaca kode QR dibutuhkan smartphone berkamera dan sebuah aplikasi pembaca QR.

Teknologi QR Code merupakan sebuah kode matriks dua dimensi yang awalnya dibuat pada tahun 1994 oleh perusahaan Jepang Denso-Wave, anak perusahaan Toyota. Teknologi ini awalnya dirancang anak perusahaan Toyota untuk melacak komponen otomotif. Sesuai dengan namanya, kode QR atau “Quick Response” diciptakan agar isi dari kode tersebut dapat diuraikan pada kecepatan tinggi.

Desain QR Code memiliki empat kotak besar sebagai standar pada semua QR Code yang tersebar ke penjuru dunia. Kotak besar QR Code membantu kamera menentukan posisi, menormalkan ukuran gambar, sudut pandang, dan juga orientasi. Teknologi QR Code menjadi inovasi yang memungkinkan sebuah komponen mobil dapat dipindai dengan kecepatan yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Cara kerja QR Code hampir sama dengan barcode UPC dalam menerjemahkan sebuah pola. Kemudian teknologi QR Code memiliki fungsi lebih luas yang mampu menemukan jalannya masuk ke pemasaran, toko, dan media cetak seiring dengan kemunculan berbagai aplikasi smartphone. Kecanggihan sistem operasi smartphone membuat QR Code dapat diakses melalui kamera dan aplikasi khusus QR Code untuk decoding gambar. Bisa dibilang semua orang kini memiliki alat pemindai QR Code dalam genggaman tangan mereka.

Di Indonesia sendiri, QR Code digunakan pertama kali oleh KOMPAS untuk memudahkan pembacanya dalam mengakses berita sekaligus memberikan komentar atau masukan kepada KOMPAS.

Fungsi dan Manfaat dari QR Code

Sekilas fungsi dan manfaat dari Kode QR telah dipaparkan di atas, seperti menyimpan data dan memberikan kemudahan akses. Secara umum, fungsi Kode QR terbagi menjadi dua, yakni fungsi komersial dan kepentingan umum.

1. Fungsi Komersial Kode QR

Fungsi komersial teknologi evolusi barcode ini dijadikan ajang promosi sebuah produk, jasa maupun periklanan lainnya. Teknologi QR Code memberikan kemudahan dalam penyimpanan data dan mengakses data. Jika ada sebuah iklan yang mengirimkan QR Code, kamu akan memindai kode yang secara otomatis akan membawamu masuk ke halaman situs iklan tersebut.

2. Fungsi Kepentingan Umum Kode QR

Di Jepang, QR Code dapat membantu menjaga keamanan makanan dengan menampilkan kandungan nutrisi dan masa kedaluwarsa makanan. Jika kamu mendapati QR Code pada kemasan makanan dan memindainya, kamu secara otomatis akan mengetahui kandungan apa saja yang ada di makanan tersebut.

banner-promo-gramedia

tombol beli buku

Selain itu, fungsi kepentingan umum QR Code dapat digunakan untuk mengetahui posisi bus. Ketika sedang menunggu bus di halte, kamu bisa memindai QR Code yang tersedia di sana untuk mengetahui posisi bus yang kamu tunggu. Kehadiran teknologi QR Code sangat bermanfaat dan memberikan kemudahan pada manusia di era serba digital saat ini.

Jenis-jenis QR Code yang perlu diketahui

1. Kode QR Statis

Jenis Kode QR yang satu ini jika sudah dibuat tidak bisa diedit lagi, termasuk informasi yang ada di dalamnya. Kode QR ini lebih cocok digunakan untuk kepentingan pribadi. Karena Kode QR Statis yang tidak bisa diedit ini tidak tepat jika digunakan untuk kepentingan bisnis seperti kampanye marketing. Contoh penggunaan Kode QR Statis adalah bitcoin, Wi-Fi, vCard, E-mail, dan Plain text.

2. Kode QR Dinamis

Lain halnya dengan Kode QR di atas, Kode QR Dinamis ini bisa diperbarui, diedit, dan diubah sebanyak mungkin selama diperlukan. Dengan begitu, Kode QR Dinamis cocok digunakan untuk keperluan bisnis maupun marketing.

Kode QR jenis ini bisa dijaga ukurannya agar tetap kecil karena data yang ada di dalamnya tidak secara langsung disimpan, melainkan diarahkan pada suatu URL yang sebelumnya sudah ditetapkan pada Kode QR tersebut. Kode QR ini cocok digunakan untuk berbagai desain, mulai dari flyer, kemasan, brosur, dan lain sebagainya. Contoh penggunaan Kode QR Dinamis adalah file pdf, pembayaran, kupon, media sosial, situs web bisnis, dan lain sebagainya.

Mengenal Bagian-bagian dari QR Code

BAGIAN-BAGIAN QR Code

Melansir dari QR Code Generator, ada tujuh bagian utama dari QR Code yang memiliki arti dan perannya masing-masing. Berikut penjelasannya.

1. Positioning Detection Markers

Bagian QR Code yang satu ini memiliki tiga kotak yang terdapat pada bagian pojok QR Code. Positioning Detection Markers berguna untuk memastikan alat pindai atau scanner mampu membaca kode dengan tepat dan mengetahui bentuk orientasi maupun posisi yang QR Code itu sendiri.

2. Alignment Marking

Bagian penanda ini memiliki ukuran yang lebih kecil jika dibandingkan dengan Positioning Detection Markers. Alignment Marking yang berbentuk kotak ini memiliki fungsi untuk menjaga QR Code yang dicetak. Ukuran QR Code akan semakin besar jika memiliki banyak data yang tersimpan di dalamnya.

3. Timing Pattern

Bagian QR Code yang satu ini, yakni Timming Pattern tampak seperti kotak kecil yang berjajar dan berfungsi untuk melakukan konfigurasi data grid. Melalui Timing Pattern, alat pemindai atau scanner akan mengetahui besaran matriks data yang dimuat.

tombol beli buku

4. Format Information

Pada bagian QR Code yang satu ini, memuat informasi yang akan menjelaskan toleransi terjadinya error dan pola data. Dengan adanya Version Information, alat pemindai atau scanner dapat melakukan pemindaian dengan mudah untuk menampilkan data yang termuat di dalamnya.

5. Version Information

Saat ini terdapat informasi lebih dari 40 QR Code yang berbeda-beda. Version Information akan membantu alat pindai atau scanner untuk mengetahui jenis QR Code yang dipindainya.

6. Data and Error Correction Keys

Elemen yang satu ini keberadaannya sangat penting karena memuat seluruh informasi data yang akan disimpan. Kemudian elemen ini juga memuat error correction block yang membantu menjaga data agar tetap bisa dipindai meskipun terjadi kerusakan kode.

7. Quiet Zone

Bagian yang satu ini merupakan bagian kosong yang berada di area paling luar QR Code. Enam elemen penting dari Quiet Zone berfungsi menegaskan struktur desain QR Code agar lebih mudah untuk dipindai. Bagian kosong ini harus ada untuk memisahkan QR Code dari lingkungan yang ada disekitarnya.

Cara Membuat QR Code secara online

Terdiri atas banyak spasi putih dan kotak hitam, ternyata membuat QR Code sangat mudah, lho. Bahkan Grameds bisa membuat QR Code secara online. Sesuai namanya, QR Code akan mempermudah kamu mempercepat suatu aktivitas. Grameds cukup memindai QR Code, kemudian akan muncul konten atau halaman di smartphone canggih kesayanganmu.

Ditengah metode pembayaran serba digital, teknologi QR Code kian menjamur saat ini. Selain itu, Grameds bisa memanfaatkan QR Code sebagai upaya meningkatkan usaha marketing dan sales. Kami telah menyiapkan cara lengkap, mudah, dan praktis untuk membuat QR Code. Penasaran bagaimana membuatnya? Yuk, simak rangkumannya!

1. Tentukan kegunaan QR Code yang ingin dibuat

Sebelum membuat QR Code, Grameds harus menentukan tujuan terlebih dahulu. Dengan begitu Grameds bisa menentukan desain dan jenis QR Code yang sesuai dengan kebutuhan.

Apa fungsi dari QR Code yang akan dibuat? Apakah untuk mempermudah pembayaran produk yang Grameds punya? Apakah untuk mempermudah pelanggan untuk mengakses Wi-Fi kafe? Atau mungkin ingin memberikan fomulir survei?

banner-promo-gramedia

2. Buka QR Code Generator

Tools yang satu ini akan mempermudah kamu untuk membuat QR Code secara otomatis. Ada begitu banyak pilihan QR Code Generator online yang dapat kamu gunakan, seperti QRCode Monkey, QR Stuff, Visualead, Kaywa, dan The-qrcode-generator.com. Dari semua situs yang ada, kamu bisa memilih situs mana yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

3. Tentukan tipe konten

Dalam QR Code Generator, umumnya memiliki beberapa opsi konten yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu. Contohnya, pilihan URL, vCard, Text, E-mail, SMS, Twitter, Pdf, dan lain-lain.

Setiap tipe konten yang disediakan akan memiliki bentuk QR Code yang berbeda. Jadi, Grameds bisa memilih tipe mana yang diinginkan.

4. Masukkan data

Selanjutnya, untuk membuat QR Code kamu bisa memasukkan data yang dibutuhkan. Misalnya, jika Grameds memilih opsi URL, maka akan diminta untuk memasukkan tautan situs milikmu. Kemudian Grameds akan diminta untuk menuliskan username yang ingin dimasukkan dalam QR Code jika memilih opsi Twitter.

5. Atur desain QR Code

Jika Grameds sudah memasukkan data yang diperlukan, kamu bisa langsung mengatur desain tampilan QR Code sesuai dengan keinginan. Kemudian Grameds akan ditawarkan berbagai pilihan frame QR Code dan kamu juga bisa memilih warna QR Code sesuai keinginanmu. Uniknya, di sini kamu bisa menambahkan logo perusahaan di dalam QR Code yang kamu buat, lho. Jika sudah mengatur desain QR Code sesuai dengan yang diinginkan, Grameds bisa langsung mengunduhnya dalam berbagai format, seperti JPG maupun vector (SVG/EPS).

6. Uji coba QR Code

Jika sudah mengikuti lima langkah di atas, tandanya kamu sudah berhasil membuat QR Code milikmu sendiri. Langkah selanjutnya kamu bisa menguji coba QR Code tersebut menggunakan aplikasi scan yang ada di smartphone. Jika sudah bisa dibuka, QR Code siap digunakan.

Ternyata membuat QR Code mudah, bukan? Grameds hanya perlu memilih salah satu QR Code Generator online. Kemudian kamu tinggi memasukkan informasi yang dibutuhkan ke dalamnya dan QR Code siap dipakai!

Baca juga artikel terkait “Cara Membuat QR Code Secara Online” :

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus



  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Farah Fadila