Pendidikan Jasmani

9 Unsur-unsur Kebugaran Jasmani

unsur kebugaran jasmani
Written by Farah Fadila

Mengetahui unsur-unsur kebugaran jasmani diyakini dapat membantu memudahkan Grameds dalam memaksimalkan aktivitas fisik atau olahraga. Seseorang mampu menghadapi beban fisik yang didapatkan tanpa merasa kelelahan dengan kebugaran jasmani.

Kebugaran jasmani menjadi kunci utama bagi setiap orang yang memiliki tubuh sehat. Jika Grameds memiliki kebugaran fisik yang baik, maka kamu dapat melakukan segala aktivitas dengan lancar.

Mempertahankan, meningkatkan, dan mengembangkan kesehatan seseorang menjadi tujuan utama kebugaran jasmani. Ada beragam unsur kebugaran jasmani yang akan dibahas dalam artikel ini, antara lain kekuatan, daya otot, kelincahan, hingga kelenturan.

Grameds bisa melakukan latihan yang tepat untuk menunjang kesehatan dengan memahami unsur-unsur kebugaran jasmani. Unsur kebugaran jasmani menjadi salah satu aspek penting yang perlu dijaga, lho Grameds.

Untuk bekerja sama secara efisien, dibutuhkan unsur kebugaran jasmani yang mengacu pada kemampuan sistem tubuh. Nah, unsur kebugaran jasmani nantinya akan membuat tubuhmu menjadi sehat dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari.

Perlu diketahui, kebugaran jasmani dapat dipecah menjadi berbagai unsur yang berkaitan erat dengan kesehatan tubuh. Unsur tersebut tentu melibatkan kinerja jantung, paru-paru, dan otot-otot tubuh.

Selain itu, Grameds bisa menjaga kebugaran tubuh untuk membantu mencegah berbagai penyakit. Seberapa baik seseorang memenuhi setiap unsur kebugaran jasmani dapat menentukan kesehatan secara fisik.

Pemenuhan nutrisi yang tepat, latihan fisik, dan istirahat yang cukup menjadi pencapaian kebugaran jasmani secara umum. Komponen yang berguna untuk mengatur dan melaksanakan rutinitas latihan seimbang menjadi fungsi dari unsur kebugaran jasmani setiap orang.

Kamu dapat membuat rencana kebugaran dengan menggabungkan unsur-unsur kebugaran jasmani demi mendapatkan manfaat kesehatan yang efektif. Grameds perlu memperbaiki pola hidup dengan berbagai kegiatan fisik dan olahraga untuk menjaga ketahanan tubuh.

9 Unsur-unsur Kebugaran Jasmani 1

Beli Buku di Gramedia

Jika membiarkan tubuhmu terdiam dan tidak bergerak, maka akan memicu kaku otot dan tulang. Artikel ini akan mengantarkan kamu memahami unsur-unsur dari kebugaran jasmani yang mendukung kesehatan tubuh. Simak ulasan berikut sampai tuntas, ya!

Unsur-unsur Kebugaran Jasmani

Kekuatan, daya tahan, kelincahan, kecepatan, keseimbangan, dan sebagainya merupakan beberapa unsur penunjang kebugaran jasmani pada tubuh. Saat Grameds telah memahami unsur-unsur kebugaran, kamu bisa melakukan beberapa latihan dan olahraga yang sesuai. Berikut ini adalah pembahasan unsur-unsur kebugaran jasmani.

1. Kekuatan (Strength)

9 Unsur-unsur Kebugaran Jasmani 2

banner-promo-gramedia

Ilustrasi Latihan Angkat Beban untuk Melatih Kekuatan (sumber: barbend.com)

Kondisi dimana tubuh memakai otot dalam memaksimalkan tenaga untuk melaksanakan sebuah aktivitas fisik disebut kekuatan atau strength. Kemampuan otot tubuh dalam melakukan kontraksi saat melawan beban yang dipikul juga dapat diartikan sebagai kekuatan atau strength.

Unsur kebugaran yang satu ini juga kerap disebut sebagai muscle strength. Melakukan pekerjaan dengan kemampuan ketahanan merupakan salah satu unsur kebugaran jasmani, yakni kekuatan.

Jika Grameds ingin mendapatkan otot yang kuat, lakukan latihan berat secara rutin dan konsisten. Untuk menggerakkan dan mengangkat benda diperlukan kekuatan yang berkaitan erat dengan kemampuan.

Hal tersebut dapat diukur dengan seberapa banyak kekuatan dan beban yang dapat diangkat dalam waktu singkat. Kekuatan yang dimaksud, meliputi kekuatan otot kaki dan otot lengan yang didapati dari latihan rutin.

Latihan tersebut di antaranya adalah push-up, sit-up, dan back-up. Jika menginginkan olahraga yang memerlukan kekuatan, Grameds bisa melakukan tolak peluru dan angkat besi. Kemudian unsur kebugaran yang satu ini dapat Grameds lakukan dengan bodyweight training, seperti gerakan plank.

2. Daya otot (Muscular Power)

Unsur kebugaran yang satu ini dapat diartikan sebagai kemampuan yang dimiliki seseorang dalam memanfaatkan kekuatan maksimum dalam waktu relatif singkat. Dalam proses pemenuhan kebutuhan energi, daya otot berkaitan erat dengan sistem anaerobik.

Kekuatan otot atau muscular power kerap disebut produksi kekuatan besar dalam waktu singkat layaknya tendangan kaki cepat dan lompatan eksplosif. Sedangkan daya tahan otot adalah waktu mempertahankan kekuatan selama periode waktu yang lebih lama, seperti melompat, berlari kencang, meliuk, dan mengayun.

9 Unsur-unsur Kebugaran Jasmani 3

Beli Buku di Gramedia

Ada beragam latihan yang cocok untuk melatih kemampuan daya otot, seperti front jump, vertical jump, dan side jump. Saat seorang atlet melakukan start atau tolakan, daya otot menjadi salah satu unsur kebugaran yang penting.

3. Kecepatan (Speed)

9 Unsur-unsur Kebugaran Jasmani 4

Ilustrasi Sprint Cycling sebagai Olahraga yang Menuntut Kecepatan (sumber: active.com)

Kemampuan untuk menggerakkan tubuh ke satu arah secepat mungkin diartikan sebagai kecepatan atau speed. Unsur kebugaran yang satu ini berkaitan erat dengan kelincahan.

Kemampuan seseorang untuk bereaksi dan mengubah posisi tubuh dengan laju produksi gaya maksimum disebut kecepatan. Saat seseorang mampu menggunakan waktu yang singkat, maka ia memiliki kecepatan yang baik sebagai unsur kebugaran jasmani.

Untuk melakukan kecepatan gerakan, Grameds membutuhkan kekuatan dan tenaga yang baik. Kecepatan sangat dibutuhkan dalam speed skating, sprint, olahraga tenis, dan sprint cycling.

Kamu bisa rutin berlari dengan jarak dan frekuensi yang disesuaikan untuk melatih kecepatan sebagai unsur kebugaran jasmani. Kecepatan terbagi menjadi tiga macam, yakni kecepatan reaksi, kecepatan sprint, dan kecepatan bergerak.

4. Daya Lentur (Flexibility)

9 Unsur-unsur Kebugaran Jasmani 5

Ilustrasi Pilates sebagai Latihan Kelenturan (sumber: theworkoutwitch.com)

Kemampuan suatu sendi atau rangkaian sendi untuk bergerak melalui gerakan bebas nyeri yang tidak dibatasi disebut sebagai fleksibilitas atau daya lentur. Kemudian daya lentur juga dapat diartikan sebagai tingkat penyesuaian seseorang dalam melakukan berbagai aktivitas kerja secara efektif dan efisien dengan penguluran tubuh yang baik.

banner-promo-gramedia

Cedera dan ketidakaktifan atau kurangnya peregangan menjadi salah satu dari sekian banyak variabel yang dapat memengaruhi hilangnya fleksibilitas sendi normal seseorang. Grameds bisa terhindar dari berbagai risiko cedera jika memiliki kelenturan tubuh yang baik.

Fleksibilitas atau kelenturan juga kerap disebut sebagai gerakan secara maksimal. Ada beberapa hal yang dapat memengaruhi tingkat fleksibilitas seseorang, seperti struktur sendi, usia, ligamen, dan kualitas otot.

Daya lentur atau dalam padanan bahasa Inggris disebut flexibility sangat penting untuk dilatih. Mengapa? Karena berhubungan langsung dengan unsur kebugaran jasmani yang lain, seperti koordinasi, kelincahan, dan keseimbangan.

Selain mengurangi risiko cedera, kelenturan juga dapat membantu Grameds melakukan berbagai pergerakan sehari-hari dengan mudah. Ada beberapa latihan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kelenturan, yakni pilates, yoga, tai chi, renang, dan barre.

Selain itu, senam lantai dan senam ritmik diyakini sebagai olahraga yang sesuai untuk melatih kelenturan pada keleluasaan otot tubuh.

5. Kelincahan (Agility)

Unsur kebugaran jasmani yang berkaitan dengan keterampilan untuk mengubah posisi seluruh tubuh dengan cepat dan akurat merupakan definisi dari kelincahan atau agility. Kelincahan juga dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mempercepat, menstabilkan, memperlambat, dan mengubah arah dengan ketepatan postur tubuh.

Untuk meningkatkan kelincahan, Grameds memerlukan refleks yang cepat, keseimbangan, koordinasi, dan respon yang tepat terhadap perubahan situasi. Sebagian besar olahraga membutuhkan unsur kebugaran jasmani berupa kelincahan.

Mereka yang membutuhkan kelincahan sebagai unsur kebugaran jasmani ialah pemain bola basket, pemain ski, pesenam, pemain tenis meja, pemain bulu tangkis, dan pemain hoki. Jika Grameds memiliki kelincahan atau agility yang baik, kamu dapat melakukan berbagai aktivitas dengan aman dan terhindar dari risiko cedera.

Kelincahan atau agility menjadi salah satu unsur kebugaran jasmani yang tak kalah penting. Kelincahan sebagai unsur kebugaran jasmani dapat dilatih dengan lari zig-zag, naik-turun anak tangga, dan latihan posisi jongkok lalu berdiri (squat thrust).

6. Koordinasi (Coordination)

Kemampuan untuk melaksanakan respon motorik yang akurat, halus, dan terkontrol merupakan salah satu unsur kebugaran jasmani, yakni koordinasi. Kemudian koordinasi dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk memilih otot, waktu, dan intensitas yang tepat untuk mencapai ketepatan tindakan.

Kemampuan tubuh untuk melakukan gerakan efisien dan halus menjadi fokus koordinasi sebagai unsur kebugaran jasmani. Kemampuan seseorang untuk mengintegrasi berbagai gerakan yang berbeda dengan mengoordinasikan seluruh bagian tubuh dengan baik dan benar merupakan definisi dari koordinasi.

Jika Grameds memiliki tingkat koordinasi yang baik, maka anggota tubuh bisa saling bekerja sama tanpa melalui kesulitan. Memiliki koordinasi yang baik dapat mengurangi hambatan untuk berkonsentrasi saat harus menggerakan anggota tubuh lainnya.

Gerakan kebugaran jasmani yang dapat dilakukan untuk melatih unsur yang satu ini tergolong sederhana. Kamu dapat melatih unsur kebugaran jasmani koordinasi dengan cara melemparkan bola dengan tangan kiri dan mencoba menangkapnya dengan tangan kanan.

Koordinasi memadukan konsentrasi yang tinggi dan gerak insting yang kuat. Grameds juga bisa melatih koordinasi dengan memantulkan bola ke tembok dan mencoba menangkapnya kembali.

banner-promo-gramedia

9 Unsur-unsur Kebugaran Jasmani 6

Beli Buku di Gramedia

7. Keseimbangan (Balance)

9 Unsur-unsur Kebugaran Jasmani 7

Ilustrasi Sikap Lilin sebagai Latihan Keseimbangan (sumber: freepik.com)

Kemampuan untuk mengontrol posisi tubuh, baik dalam keadaan diam maupun bergerak disebut keseimbangan atau balance. Komponen kunci dari unsur kebugaran jasmani kekuatan, daya tahan, dan fleksibilitas ialah keseimbangan.

Melibatkan latihan yang memperkuat otot-otot tubuh dapat membantu meningkatkan keseimbangan kamu. Latihan tersebut dapat membantu mencegah jatuh dan meningkatkan stabilitas tubuh.

Keseimbangan atau balance adalah kondisi dimana kamu bisa menempatkan tubuh tanpa jatuh atau goyang saat berdiri dan melakukan gerakan fisik yang lain. Jika kamu memiliki tingkat keseimbangan yang baik, kemungkinan besar risiko jatuh dan cedera berkurang.

Grameds dapat melakukan latihan berdiri dengan satu kaki atau tai chi untuk melatih unsur kebugaran yang satu ini. Unsur kebugaran jasmani yang satu ini kerap disebut sebagai kemampuan untuk mengendalikan syaraf otot dan organ.

Tujuan utama keseimbangan atau balance adalah mengendalikan gerakan tubuh dengan baik. Grameds juga bisa melatih keseimbangan dengan cara berjalan di atas balok kayu dan latihan sikap lilin. Senam dan loncat indah menjadi salah satu cabang olahraga yang mengandalkan kemampuan keseimbangan seseorang.

8. Ketepatan (Accuracy)

9 Unsur-unsur Kebugaran Jasmani 8

Ilustrasi Memanah sebagai Latihan Ketepatan (sumber: archery360.com)

Kemampuan untuk melakukan gerakan dan keterampilan dengan presisi disebut akurasi. Akurasi juga dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam mengarahkan objek ke arah atau target tertentu.

Seseorang yang mampu mengontrol gerakan ke arah tertentu atau pada intensitas tertentu memiliki unsur kebugaran jasmani berupa akurasi yang baik. Salah satu jenis latihan yang populer untuk melatih ketepatan ialah memanah.

Rangsangan atau stimulus yang diberikan orang lain akan ditanggapi dengan reaksi tertentu. Selain memanah, Grameds juga bisa melatih unsur kebugaran jasmani ketepatan dengan olahraga lain, seperti basket dan bowling.

9. Reaksi (Reaction)

Kemampuan seseorang untuk segera bertindak dan menanggapi sebuah rangsangan yang ditangkap oleh indra disebut reaksi atau reaction. Kecepatan seseorang menanggapi rangsangan eksternal menjadi fokus yang mengacu adanya reaksi.

Sementara itu, waktu reaksi merupakan kemampuan untuk melakukan respon suatu rangsangan dengan cepat. Lempar tangkap menjadi salah satu jenis latihan yang dapat meningkatkan reaksi seseorang.

Saat seorang kiper permainan sepak bola memiliki refleks melompat untuk menangkap bola yang ditendang pemain dapat menjadi contoh kecepatan reaksi. Kesadaran gerak disebut reaksi, sementara gerak otomatis yang dilakukan tanpa kesadaran disebut refleks.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait

Grameds, itulah ulasan mengenai unsur-unsur kebugaran jasmani. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan kamu. Jadi, rutinlah berolahraga agar tubuh menjadi sehat dan kuat.

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien