in , , ,

Review Novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour

Bonjour Paris: La Fleur De L’Amour – Untuk Grameds yang gemar dengan kisah romantis, terutama yang berlatar dunia kerajaan, saatnya mendekat karena ada rekomendasi novel yang tidak boleh kalian lewati! Novel best seller satu ini layak masuk daftar bacaanmu. Bonjour Paris: La Fleur De L’Amour karya Elyer4A merupakan kelanjutan dari novel La Fleur Cachée yang menghadirkan perpaduan historical romance dan drama yang menyentuh.

Novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour atau yang dalam Bahasa Inggris berarti “Hello Paris! The Flower of Love” resmi diterbitkan pada 26 Februari 2025 oleh Penerbit Akad dengan ketebalan 364 halaman.

Profil Elyer4A – Penulis Novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour

Elyer4A adalah nama pena dari seorang penulis fiksi asal Indonesia yang namanya semakin dikenal melalui platform menulis daring sebelum akhirnya karya-karyanya terbit dalam bentuk buku fisik. Ia mendapat apresiasi luas karena kemampuannya menghadirkan cerita yang emosional dengan latar sejarah yang kuat. Fokus karyanya berada pada genre historical romance, drama keluarga bernuansa angst, serta slice of life.

Banyak pembaca mengapresiasi gaya bahasanya yang puitis namun tetap mudah dipahami, ditambah riset mendalam mengenai latar tempat terutama Paris abad ke-19, kehidupan bangsawan, hingga detail budaya dan kuliner. Selain aktif menerbitkan buku, ia juga kerap membagikan berbagai kisah Alternative Universe melalui TikTok dan media sosial lainnya.

Karya Elyer4A antara lain La Fleur Cachée (2024), Bonjour Paris: La Fleur De L’Amour (Februari 2025), Berpayung Tuhan (2025 atau 2026), serta Kisah Untuk Alana. Informasi terbaru mengenai karya dan aktivitasnya dapat diikuti melalui Instagram @elyer4a karena ia sering membagikan kutipan cerita dan info penerbitan di sana.

Sinopsis Novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour

button cek gramedia com

Eleeya Rouchie masih harus menghadapi pandangan negatif dari sebagian publik meskipun tidak semua orang memusuhi dirinya. Di tengah itu semua, hubungannya dengan Kaihava Kaileen justru terus berkembang menjadi semakin dekat dan penuh kehangatan.

Sampai akhirnya tiba acara Banquet d’Annonciation, sebuah tradisi untuk memperkenalkan anggota keluarga kepada kalangan bangsawan lain yang diselenggarakan oleh Ronan, dan momen tersebut mengubah seluruh perjalanan hidup Eleeya. Seorang bangsawan muda dari Inggris bernama Alaric Robert Manners muncul dengan rencana perjodohan yang ditujukan untuk dirinya.

Cinta sejati seharusnya tidak terikat oleh status dan kasta. Lalu, bagaimana nasib hubungan Kaihava dan Eleeya selanjutnya? Akankah tradisi perjodohan bangsawan tetap berjalan, ataukah cinta mampu melawan segalanya?

Kelebihan dan Kekurangan Novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour

Pros & Cons

Pros
  • Eksplorasi isu sosial.
  • Pembangunan latar belakang apik.
  • Romansa yang berkembang secara natural.
  • Desain sampul buku yang memikat.
  • Gaya bahasa yang puitis.
Cons
  • Alur yang cukup lambat.
  • Bergantung pada novel sebelumnya.
  • Nama tokoh sulit diingat.

Kelebihan Novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour

Novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour karya Elyer4A memiliki banyak kelebihan yang membuat buku ini menarik untuk kamu ikuti. Berikut adalah beberapa di antaranya!

  • Eksplorasi isu sosial

Novel ini tidak hanya menyajikan kisah cinta; tapi juga membahas persoalan stigma terhadap anak yang lahir dari hubungan terlarang serta perjuangan melawan batasan kasta dalam lingkungan bangsawan.

  • Pembangunan latar belakang apik

Penulis mampu membangun suasana Paris pada masa kejayaan bangsawan dengan sangat hidup. Tradisi bangsawan seperti Banquet d’Annonciation digambarkan dengan detail sehingga terasa nyata dan menarik diikuti.

  • Romansa yang berkembang secara natural

Hubungan antara Eleeya Rouchie dan Kaihava Kaileen digambarkan tumbuh perlahan dan semakin hangat. Romantismenya terasa manis dan realistis, tidak berlangsung mendadak, sehingga membuat pembaca ikut merasakan proses kedekatan mereka.

  • Desain sampul buku yang memikat

Secara visual, buku ini memiliki tampilan sampul yang estetik dan menawan, menjadi nilai tambah bagi pembaca yang menyukai koleksi buku fisik.

  • Gaya bahasa yang puitis

Narasi yang digunakan terasa indah, puitis, dan menyentuh. Hal ini membuat cerita terasa lebih emosional dan menghadirkan pengalaman membaca yang memikat.

Kekurangan Novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour

Novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour masih memiliki hal yang dinilai masih bisa diperbaiki untuk menjadi karya yang semakin baik lagi.

  • Alur yang cukup lambat

Beberapa bagian cerita berjalan dengan tempo yang lambat sehingga bisa membuat sebagian pembaca merasa jenuh. 

  • Bergantung pada novel sebelumnya

Karena merupakan lanjutan dari La Fleur Cachée, pembaca disarankan membaca buku pertama terlebih dahulu agar bisa memahami konflik batin Eleeya dan latar peristiwa cerita secara utuh.

  • Nama tokoh sulit diingat

Sebagian nama karakter tergolong sulit untuk diingat, sehingga mungkin menjadi tantangan tersendiri saat mengikuti jalannya cerita.

 

Makna Penyesalan

Dalam catatan sejarah yang sebenarnya, tidak ditemukan tradisi bangsawan Perancis bernama “Banquet d’Annonciation” dengan fungsi memperkenalkan anggota keluarga tersembunyi seperti yang dikisahkan dalam novel Bonjour Paris: La Fleur De L’Amour.

Tradisi tersebut merupakan unsur fiksi yang diciptakan penulis dengan mengambil inspirasi dari kebiasaan nyata kaum bangsawan Prancis. Beberapa tradisi yang memiliki kemiripan antara lain:

  • Debutante Ball

Tradisi ini merupakan acara untuk memperkenalkan gadis muda dari keluarga bangsawan kepada kalangan elite saat mereka dinilai telah cukup dewasa untuk memasuki dunia pernikahan.

Tujuannya adalah memberi pengumuman bahwa seorang gadis telah mencapai usia dewasa, biasanya antara 16 hingga 21 tahun, dan siap dikenalkan di lingkungan aristokrasi. Selain itu, acara ini juga menjadi kesempatan bagi keluarga untuk menunjukkan status, kekayaan, serta hubungan sosial mereka.

Di era modern, tradisi ini mulai berubah fungsi menjadi ajang amal, penggalangan dana, dan memperluas jaringan internasional bagi para wanita muda berprestasi.

  • Banquet de Famille

Secara historis, Banquet de Famille atau Perjamuan Keluarga pada kalangan bangsawan Prancis bukan hanya sekadar makan bersama, tetapi merupakan acara sosial yang penuh aturan, simbol, dan nilai kekuasaan.

Dalam lingkungan aristokrasi, perjamuan keluarga sering digunakan untuk menegaskan garis keturunan serta kedudukan setiap anggota keluarga. Pada momen ini, kepala keluarga biasanya menunjukkan wibawa dan otoritasnya atas seluruh anggota keluarga besar, termasuk anak dan cucu.

Selain makan malam rutin, perjamuan berskala besar biasanya diadakan untuk merayakan momen penting seperti pernikahan, pengumuman ahli waris, serta hari raya keagamaan besar seperti Natal dan Paskah.

Jadi Grameds, inilah gambaran tradisi khas kaum bangsawan Prancis yang menjadi inspirasi lahirnya berbagai elemen fiksi dalam novel dengan genre historical romance, termasuk Bonjour Paris: La Fleur De L’Amour.

 

Penutup

Novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour adalah novel yang bukan hanya cantik tampilannya, tapi juga isinya. Ceritanya indah dengan latar yang menarik dan mampu membawa pembaca merasakan hidup di Paris!

Bagi Grameds yang ingin merasakan cinta di Paris, jangan lewatkan untuk membaca novel Bonjour Paris! La Fleur de L’amour karya Elyer4A ini. Novel ini bisa kamu dapatkan hanya di Gramedia.com ya.

Sebagai teman untuk #TumbuhBermakna, Gramedia siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk mendampingi perjalanan membaca kamu.

 

Rekomendasi Buku

La Fleur Cachee

La Fleur Cachee

button cek gramedia com

Di balik aroma manis roti Paris, tersembunyi kisah Eleeya Rouchie-gadis yang terlahir dari cinta terlarang dan dibesarkan dalam pengasingan. Mewarisi bakat kuliner ibunya, Eleeya tak menyadari bahwa setiap remah rotinya mengundang bahaya, membuka tabir rahasia kelam keluarganya.

Bersama Hava, pengawal misterius ayahnya, Eleeya terjebak dalam pusaran intrik dan ancaman nyawa. Di tengah badai fitnah dan pencarian kebenaran tentang kematian ibunya, ia berpegang teguh pada mimpi sederhana: memiliki toko pastry sendiri, La Fleur Cachee–bunga tersembunyi yang akhirnya mekar.

Akankah Eleeya menemukan kebenaran di balik kematian ibunya? Dapatkah ia membuktikan ketidakbersalahannya? Dan yang terpenting, akankah cintanya pada dunia kuliner menjadi penyelamat atau justru kehancurannya?

 

Kisah untuk Alana

Kisah Untuk Alana

button cek gramedia com

Kehadiran Alana seharusnya membawa kebahagiaan bagi keluarganya. Akan tetapi, kenyataan justru berkata sebaliknya. Kebencian dan penolakan menjadi sambutan bagi eksistensinya. Alana harus menanggung dendam ketiga kakaknya yang menganggap kehadirannya sebagai aib. Ditambah sikap kasar ayah tirinya yang pilih kasih, hidup Alana dipenuhi kepedihan. Hingga suatu insiden mengubah segalanya, memaksa keluarga ini mengungkap rahasia kelam yang selama ini terkubur.

Di tengah pergolakan batin Alana yang menderita gangguan kecemasan, sebuah fitnah kejam menghantamnya. Dicap sebagai penipu dalam kompetisi akademik, Alana semakin terpuruk. Keluarganya pun lebih memilih mempercayai fitnah itu daripada dirinya. Terjepit dalam situasi yang membuatnya putus asa, Alana nekat melakukan tindakan yang mengejutkan semua orang.

Namun, di balik kepedihan itu, sebuah kebenaran tersembunyi mulai terungkap. Rahasia masa lalu keluarga mereka ternyata menyimpan kisah cinta segitiga yang memilukan. Renita, ibu Alana, terjebak dalam lingkaran cinta yang kelam bersama dua pria dalam hidupnya: Edgar dan Tama. Keputusan Renita menikahi Tama memicu dendam yang kemudian berdampak pada anak-anaknya, terutama Alana. Sebuah insiden mengejutkan akhirnya membongkar tabir kebenaran tersembunyi itu. Kini, Alana dan keluarganya harus menghadapi kenyataan pahit untuk menemukan kedamaian dalam hidup mereka

 

14 Days Isabella

Rumah Tanpa Cahaya

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Penolakan dan rasa sakit yang selama ini dirasakan Alie Ishala Samantha, berbalik dirasakan Hidup seperti bayang-bayang dan tidak diterima di tengah-tengah kehangatan keluarga, sudah Isabella alami sejak lahir di dunia. Gadis berusia 16 tahun itu tidak pernah dianggap ada bahkan identitasnya harus dirahasiakan, membuat Isabella tumbuh menjadi anak yang sangat lapang.

Meski begitu, ada alasan di balik sabarnya selama ini. Sebuah misi yang ia buat setiap 14 hari menjelang hari ulang tahunnya. Misi agar dirinya mendapatkan kasih sayang keluarganya dan keberadaannya dianggap, tepat di hari ulang tahunnya.

Pada tahun ini, akankah dia berhasil mencapai misinya dan membuktikan kepada dunia bahwa keberadaannya sangat berarti? Bisakah dalam waktu 14 hari?

 

Penulis: Gabriel