in ,

7 Laba-Laba Beracun dan Pertolongan Pertama Ketika Digigit

Laba-Laba Beracun – Grameds pasti sudah tidak asing dong dengan keberadaan dari hewan laba-laba? Yap, hewan yang dikenal dengan kemampuannya membangun sangkar dalam bentuk jaring ini hidup di berbagai negara, tak terkecuali di Indonesia. Mungkin, hewan laba-laba yang biasa kita temui di rumah atau di kos itu mempunyai ukuran kecil yang mudah untuk diusir. Namun, apakah Grameds tahu jika terdapat jenis laba-laba yang memiliki racun layaknya ular?

Di dunia ini, ternyata ada lho laba-laba yang memiliki bisa racun dan bahkan mampu membunuh manusia! Kebanyakan, jenis laba-laba beracun ini hidup di hutan belantara, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa keberadaannya akan masuk ke pemukiman masyarakat. Wah, sangat berbahaya ya!

Lalu, apa saja ya jenis laba-laba beracun yang ada di dunia ini? Bagaimana langkah pertolongan pertama ketika tubuh kita digigit oleh laba-laba? Bagaimana pula tanda-tanda yang terjadi pada tubuh setelah digigit oleh hewan berkaki delapan ini? Nah, supaya Grameds tahu akan informasi tersebut, yuk simak ulasan berikut ini!

laba-laba beracun
https://www.pexels.com/id-id/pencarian/spider/

7 Laba-Laba Beracun di Dunia

1. Black Widow Spider

laba-laba beracun black widow spider
https://nationalgeographic.grid.id/

Jenis laba-laba paling beracun yang ada di dunia adalah Black Widow Spider atau Laba-Laba Janda Hitam. Jika kita menilik kembali film Spiderman, pasti terdapat adegan yang memperlihatkan bahwa Peter Parker digigit oleh laba-laba dan berubah menjadi superhero keren yang mampu mengeluarkan jaring laba-laba dari tangannya. Namun, hal tersebut tidak akan terjadi dan jangan berharap akan terjadi jika kita digigit oleh jenis laba-laba ini!

Laba-laba ini disebut demikian sebab merupakan seekor laba-laba betina dengan tubuh berwarna hitam dan sering memakan pejantannya ketika proses kawin selesai. Laba-laba Black Widow ini biasanya hidup di seluruh penjuru dunia, terutama di daerah beriklim subtropis dan sedang, misalnya Indonesia, Afrika, Amerika Selatan, dan lainnya.

[algolia_carousel]

Ciri khas yang dimiliki oleh laba-laba jenis ini adalah kakinya yang panjang dan memiliki simbol mirip dengan jam pasir berwarna merah pada bagian perutnya. Nah, simbol mirip jam pasir itulah yang menjadi “kode” kepada manusia atau hewan lain bahwa dirinya merupakan hewan beracun dan berbahaya.

Berbeda dengan laba-laba Black Widow jantan yang justru berukuran lebih kecil dari betina dan memiliki warna yang lebih bervariasi, mulai dari kuning, putih, merah, hingga pink. Sama halnya dengan laba-laba jenis lain, Black Widow juga akan membuat jaring laba-laba untuk menangkap mangsanya. Apabila mangsa sudah terjebak di jaringnya, maka Black Widow akan menggigit sambil membungkusnya dengan jaring.

2. Sydney Funnel Web Spider

laba-laba beracun sydney funnel web
https://upload.wikimedia.org/

Laba-laba jenis ini bahkan telah terdaftar oleh pihak Guinness World Records sebagai laba-laba paling berbisa terhadap manusia. Tidak hanya berbahaya bagi manusia saja, tetapi juga bagi primata. Sesuai dengan namanya, laba-laba ini hanya dapat ditemukan di Sydney, Australia saja yang biasanya hidup di celah pohon, bawah batu, semak belukar, hingga pinggiran jalan kota.

Hampir sama dengan jenis Black Widow, laba-laba Sydney Funnel betina juga memiliki ukuran 1 hingga 5 cm lebih besar dari jantannya. Namun, meskipun laba-laba Sydney Funnel jantan memiliki ukuran yang lebih kecil, justru racun yang dikeluarkannya lebih aktif dan berbahaya. Biasanya pada malam hari, laba-laba Sydney Funnel jantan akan keluar dari sarangnya untuk mencari makan, sementara si betina akan menunggu mangsa datang ke sarang mereka secara mandiri.

Jaring buatan laba-laba jenis ini memiliki bentuk unik layaknya lubang dan berada di tanah, dengan lapisan jaringan setebal 30 cm. Jaring tersebut tentu saja menarik perhatian banyak serangga, kaki seribu, hingga kadal! Setelah mangsa masuk ke jaring, laba-laba Sydney Funnel akan langsung menyerangnya dalam hitungan menit saja.

3. Six-Eyed Sand Spider

laba-laba beracun six-eyed sand
https://animalcorner.org/

Jenis laba-laba ini biasanya dapat ditemukan di padang pasir Afrika Selatan dan memiliki kemampuan berkamuflase, sebab tubuhnya tertutup oleh rambut-rambut kecil yang disebut dengan setae. Six-Eyed Sand juga sering dikenal sebagai laba-laba pasir bermata 6, sebab memiliki 6 bintik mata dan habitatnya adalah pasir.

Kemampuan berkamuflase yang dimiliki oleh laba-laba Six-Eyed Sand ini biasanya dimanfaatkan untuk berburu mangsa maupun ketika dirinya merasa terganggu. Supaya proses kamuflasenya berjalan mulus, laba-laba jenis ini menutupi tubuhnya dengan setae di bawah permukaan pasir dan menunggu mangsa lewat. Ketika mangsa melintas, laba-laba Six-Eyed Sand akan langsung muncul ke permukaan tanah dan menyergap mangsa. Mangsa laba-laba jenis ini umumnya adalah serangga kecil dan kalajengking.

Racun dari laba-laba Six-Eyed Sand ini sangat mematikan lho! Jika manusia tergigit oleh laba-laba jenis ini, maka sel-sel darah korban akan terurai hingga jaringan tubuhnya mengalami pembusukan. Tidak hanya itu saja, bahkan apabila racun dari laba-laba jenis ini telah mencapai dosis tertentu, manusia yang tergigit dapat meninggal dunia seketika!

4. Whistling Tarantula

laba-laba beracun whistling tarantula
https://upload.wikimedia.org/

Laba-laba jenis ini biasanya hidup di Australia. Disebut demikian sebab laba-laba ini mengeluarkan suara layaknya siulan ketika tengah merasa terganggu. Sebenarnya, racun dari laba-laba Whistling Tarantula ini tidak memberikan efek mematikan bagi manusia, tetapi tetap saja menyebabkan rasa sakit hingga pembengkakan karena taringnya berukuran 1 cm. Namun, racun dari laba-laba jenis ini dapat membunuh seekor anjing besar dalam waktu kurang dari 30 menit saja!

Jika manusia tergigit oleh laba-laba jenis ini, akan memberikan efek rasa sakit yang amat mendalam sehingga sulit untuk tidur malam. Meskipun tidak mematikan, tetap saja manusia yang tergigit oleh laba-laba Whistling Tarantula ini harus segera mencari pertolongan medis secepatnya.

5. Brown Recluse Spider

laba-laba beracun brown recluse
https://cdn.mos.cms.futurecdn.net/

Laba-laba beracun jenis ini biasanya hidup di bagian rumah yang tidak tersentuh oleh manusia, karena sifatnya yang cenderung pemalu dan lebih memilih tempat tenang jauh dari keributan. Meskipun demikian, Grameds tentu saja harus hati-hati dengan keberadaan laba-laba Brown Recluse ini sebab tak jarang mereka membuat sarang di lemari baju.

Racun yang dikeluarkan oleh laba-laba Brown Recluse ini memang tidak dapat menyebabkan kematian bagi manusia, tetapi akan mematikan jaringan tubuh manusia sebab sifat racunnya adalah nekrotik (kondisi cedera pada sel yang mengakibatkan kematian dini sel-sel dan jaringan hidup). Sama halnya ketika digigit ular, yang mana racunnya akan mengalir melalui pembuluh darah dan mengakibatkan kematian jaringan di bagian tubuh tersebut.

Laba-laba Brown Recluse ini hidup di daerah Amerika Serikat dan jarang berperilaku agresif. Apabila gigitannya segera diobati, maka efeknya tidak akan parah. Sementara itu, apabila gigitannya tidak segera diobati justru akan menyebabkan jaringan kulit menjadi gangrene (kondisi matinya jaringan tubuh).

6. Chilean Recluse Spider

https://arachnipedia.fandom.com/

Jenis laba-laba beracun selanjutnya adalah Chilean Recluse yang dinilai paling berbahaya dari semua laba-laba pertapa sebab racun dari gigitannya dapat menyebabkan kerusakan jaringan tubuh hingga kematian! Beruntungnya, laba-laba beracun jenis ini tidak memiliki ketertarikan untuk berinteraksi dengan manusia. Maka dari itu, apabila terdapat manusia yang tergigit oleh laba-laba beracun jenis ini, mungkin saja disebabkan karena ulah manusia itu sendiri yang mengganggunya.

Racun dari laba-laba Chilean Recluse ini memiliki kandungan dermonekrotik yang mampu membunuh jaringan kulit terutama di area yang tergigit. Sekitar 4% kasus gigitan laba-laba jenis ini, racunnya benar-benar dapat mengakibatkan kematian. Apalagi jika racun yang dikeluarkan dalam jumlah banyak dan di daerah dekat jantung atau ginjal, tentu saja akan fatal!

Akibat yang paling umum setelah digigit oleh laba-laba Chilean Recluse ini adalah gagal ginjal, apabila gigitannya mengandung racun envenomation secara penuh, tetapi hal ini jarang terjadi. Racun dari jenis laba-laba ini diperkirakan 15 kali lebih beracun dari spesies ular kobra!

7. Brazilian Wandering Spider

https://animalcorner.org/

Laba-laba beracun yang satu ini disebut-sebut sebagai jenis paling beracun dan ditakuti di seluruh dunia! Mangsanya tidak hanya hewan serangga dan reptil saja, tetapi juga manusia. Kebanyakan, laba-laba Brazilian Wandering ini akan memburu mangsanya secara brutal, daripada membuat jaring sebagai perangkap.

Ngerinya, laba-laba Brazilian Wandering memang tidak pernah menggigit manusia dengan tujuan untuk memakannya, tetapi mungkin saja dapat dilakukan apabila dirinya mau. Biasanya, laba-laba beracun jenis ini akan bersembunyi di dalam tandan pohon pisang dan menunggu mangsanya lewat, atau manusia yang hendak memanen pisang.

Jika manusia tergigit oleh laba-laba ini dan tidak segera dilakukan pengobatan, maka dapat mengakibatkan kematian dalam waktu kurang dari satu jam! Untungnya, laba-laba ini memang tidak sering menggigit manusia dan lebih suka untuk menyimpan racunnya untuk mangsa yang sebenarnya, misalnya serangga atau reptil. Efek yang diberikan oleh racun laba-laba Brazilian Wandering mulai dari mual, penglihatan kabur, hipotermia, hingga kematian. Bagi laki-laki, efeknya bahkan dapat berupa ereksi menyakitkan selama berjam-jam.

Bagaimana Pertolongan Pertama Ketika Digigit Laba-Laba Beracun?

Memang kebanyakan laba-laba yang kita temui di rumah bukanlah termasuk dalam jenis laba-laba beracun. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa kita akan bertemu dengan salah satu laba-laba beracun tersebut dan tergigit olehnya. Efek yang paling parah dari gigitan laba-laba beracun adalah kematian. Lalu, bagaimana ya pertolongan pertama ketika kita atau teman kita digigit oleh laba-laba?

[algolia_carousel page=2]

1. Segera Tangkap Laba-Laba Beracun yang Menggigit Tersebut

Jika kamu masih sempat untuk menangkap laba-laba yang menggigit tersebut, segera lakukan! Kemudian tempatkan di sebuah wadah tertutup agar tidak kabur. Hal tersebut dilakukan supaya kamu dapat membawanya ke tenaga medis untuk mengenali jenis laba-laba tersebut dan menentukan bagaimana penanganan racunnya.

2. Bersihkan Luka Gigitan Laba-Laba Beracun

Jika kamu tidak sempat untuk menangkapnya, lebih baik segera bersihkan luka bekas gigitan laba-laba dengan air mengalir dan sabun supaya tidak terjadi infeksi. Lakukan dengan hati-hati ya supaya tidak memberikan rasa ngilu dan perih.

Setelah itu, keringkan menggunakan handuk lembut atau tisu secara perlahan. Ingat, jangan digosok! Lalu, lihatlah bagaimana bentuk luka dari gigitan laba-laba tersebut dan segera periksa ke dokter.

3. Kompres dengan Air Dingin

Jika luka gigitan laba-laba tersebut terasa sakit, cobalah untuk mengompresnya dengan air dingin selama 10 menit. Langkah ini dinilai dapat meringankan rasa sakit yang ada dan mengurangi gatal-gatal di area bekas gigitan laba-laba tersebut.

4. Gunakan Lotion Calamine dan Minum Obat Pereda Nyeri

Jika setelah dikompres dengan air dingin masih terasa gatal, kamu dapat mengoleskan obat pereda gatal yang mengandung Calamine, biasanya dijual dalam bentuk lotion. Oleskan lotion Calamine tersebut setiap enam atau delapan jam sekali pada area bekas gigitan laba-laba ya…

Jika setelah dioleskan masih terasa gatal, segera minum obat pereda rasa nyeri seperti paracetamol, ibuprofen,atau antihistamin.

5. Segera Periksa Ke Dokter

Apabila luka bekas gigitan laba-laba masih terasa gatal, sakit, dan ngilu, segera periksa ke dokter. Tunjukkan kepada dokter akan pembengkakan pada luka gigitan tersebut. Apabila kamu merasakan efek racunnya berupa sulit bernafas dan detak jantung tidak teratur, konsultasikan juga kepada dokter.

Hal Apa yang Terjadi Pada Tubuh Ketika Digigit oleh Laba-Laba?

Apabila tubuh kita digigit oleh laba-laba, yang terjadi bukanlah berupa mendapatkan kekuatan keren layaknya film Spiderman ya… Tetapi justru akan menyebabkan rasa gatal hingga kematian! Biasanya, setelah laba-laba menggigit tubuh manusia, maka akan menyebabkan munculnya benjolan merah yang meradang dengan rasa gatal atau nyeri.

Namun, bagaimana gejala yang muncul jika tubuh manusia digigit oleh jenis laba-laba beracun? Nah, berikut adalah uraiannya:

1. Gigitan Laba-Laba Beracun Brown Recluse

Dalam kurun waktu delapan jam pertama setelah digigit oleh laba-laba Brown Recluse ini, biasanya bekas gigitannya akan terasa nyeri. Kemudian, tubuhmu mungkin akan menggigil, nyeri otot, hingga demam. Gejala ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu seminggu. Namun, tak jarang pula pada bekas gigitannya berubah menjadi berwarna biru tua atau ungu, dan kemudian membentuk luka baru berupa bisul yang membesar. Bisul tersebut akan semakin tumbuh hingga waktu 10 hari. Untuk benar-benar sembuh, membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan lamanya.

Wajar apabila kamu tidak tahu-menahu apakah laba-laba yang menggigit tersebut termasuk jenis beracun atau tidak. Maka dari itu, kamu dapat segera mencari informasi terkait bagaimana ciri gigitan laba-laba beracun, salah satunya adalah Brown Recluse ini. Terutama jika luka bekas gigitan tiba-tiba muncul bisul dan kamu mengalami masalah pernapasan, segera hubungi dokter terdekat.

2. Gigitan Laba-Laba Beracun Black Widow

Pada dasarnya, efek yang ditimbulkan dari gigitan laba-laba beracun itu hampir sama. Pada laba-laba Black Widow, ketika menggigit tubuh manusia biasanya akan memberikan gejala seperti berikut:

  • Bengkak dan terasa nyeri, terutama pada area gigitannya. Rasa nyeri ini bahkan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya, mulai dari perut, punggung, hingga dada.
  • Rasa kram, terutama kram perut yang terasa parah. Efek kram perut ini biasanya disalah artikan sebagai terjadinya radang usus buntu.
  • Muncul keringat dingin. Tubuh biasanya akan merasa menggigil, mual, dan mengeluarkan banyak keringat.

Apabila gejala-gejala tersebut terasa semakin parah, segera meminta pertolongan medis supaya tidak semakin parah.

Nah, itulah ulasan mengenai apa saja laba-laba beracun yang ada di dunia ini dan langkah pertolongan pertama ketika digigit oleh laba-laba beracun. Maka dari itu, hati-hati ya Grameds terutama ketika berada di semak belukar atau tengah membersihkan loteng rumah.

Baca Juga!

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rifda Arum