in

Hak Anak Di Rumah Yang Wajib Dipenuhi Oleh Kedua Orang Tua

Hak Anak Di Rumah – Semua orang yang hidup di dunia ini tentu mempunyai hak dan juga kewajiban. Begitupun dengan hak dan kewajiban anak di rumah. Oleh sebab itu, kita seharusnya memahami hal tersebut dimanapun kita berada.

Seperti hak dan kewajiban di rumah, sekolah, tempat kerja, lingkungan sekitar, dan lain sebagainya. Baik hak dan kewajiban, keduanya sama-sama penting untuk dipenuhi. Pada artikel kali ini, penulis akan membahas mengenai hak anak di rumah yang wajib dipenuhi oleh orang tua dan keluarga.

Mengapa hal itu penting untuk kita pahami? Sebab, sekarang ini banyak kasus tentang penelantaran anak dan eksploitasi anak yang terjadi. Sehingga, para orang tua perlu belajar lebih dalam lagi mengenai hak anak di rumah yang wajib dipenuhi.

Seorang anak yang tinggal bersama dengan kedua orang tuanya. Tentu mempunyai hak serta kewajiban yang perlu mereka penuhi sendiri. Oleh karena itu, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mengenalkan kepada anak tentang apa itu hak dan kewajiban mereka di dalam rumah.

Namun jangan sampai lalai, orang tua juga memiliki hak dan kewajiban tersendiri di rumah. Hal itu juga perlu mereka penuhi dan ajarkan kepada anak. Sehingga komunikasi yang terjalin antara anak dan orang tua menjadi lebih baik dan lancar.

Hak dan juga kewajiban anak di rumah sebaiknya diajarkan sejak mereka kecil. Sebab, mereka akan lebih merasa bahwa mereka mendapatkan perhatian dan dukungan keluarga sejak dini.

Beberapa Hak Anak Di Rumah

hak anak di rumah

Berikut ini adalah beberapa hak anak di rumah yang wajib dipenuhi oleh orang tua. Kira-kira apa saja ya? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

1. Anak Berhak Memperoleh Kasih Sayang

Pertama, hak anak yang perlu dipenuhi adalah kasih sayang. Mungkin terkesan sepele, namun hal tersebut justru menjadi dasar dari kebutuhan anak terhadap orang tuanya. Semua anak berhak mendapatkan cinta dan kasih dari orang tuanya. Dengan kasih sayang tersebut, anak akan merasa dicintai dan dianggap sepenuhnya.

Bisa kita lihat anak-anak yang kurang kasih sayang orang tuanya, biasanya mereka cenderung lebih bebas dan tidak terkontrol. Sebab, mereka merasa perlu mencari kasih sayang lain yang tidak mereka dapatkan dari orang tuanya sendiri.

Para orang tua yang belum paham mengenai hak tersebut. Kamu dapat mengungkapkan rasa sayang dan cinta kepada anak-anak dengan cara memberikan mereka perhatian, pelukan, mengungkapkan kalimat sayang, ciuman, dan lainnya. Hal ini juga berlaku jika kamu memiliki lebih dari satu anak. Jangan sampai kasih sayang dari orang tua terbedakan antara anak yang satu dengan anak yang lain.

Berikan kasih sayang kepada setiap anak-anak yang kamu miliki. Jangan pernah membedakan status mereka. Anak pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya memiliki hak yang sama yaitu mendapatkan kasih sayang orang tuanya.

2. Hak mendapatkan Perhatian

Perhatian dari orang tua merupakan salah satu hak anak di rumah yang wajib dipenuhi. Hal tersebut pastinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan anak. Perhatian itu bisa kamu lakukan dengan cara berkomunikasi dengan baik, memahami apa yang disukai anak, dan lainnya. Perhatian tersebut dapat tercipta melalui interaksi antara orang tua dan anak setiap harinya.

Sesibuk apa kegiatanmu di luar sana. Sempatkanlah untuk selalu memberikan perhatian kepada anak meski dalam bentuk yang sederhana. Seperti menanyakan kesehariannya, apa anak sedih atau bahagia, bercerita tentang sekolah, atau yang lainnya. Jangan sampai, anak-anak tumbuh menjadi sosok yang kurang perhatian. Sebab, di masa depan, kurangnya perhatian yang didapat bisa berpengaruh pada kesehatan mentalnya. Misalnya, anak jadi sulit mengatur emosi, bahkan jadi tidak mempunyai rasa percaya diri.

gramedia obf

3. Hak Mendapatkan Pelajaran Hidup

Pelajaran hidup merupakan salah satu pelajaran yang tidak ternilai harganya. Oleh karena itu, anak berhak mendapatkan pelajaran hidup dari orang tuanya. Misalnya, ketika anak berbuat salah, cobalah untuk memberikan nasihat tanpa harus menilai dan menghakimi mereka. Kemudian jika anak berbuat benar atau mencapai sesuatu yang membanggakan. Orang tua bisa memberikan mereka sebuah hadiah atau reward atas apa yang mereka kerjakan.

Di sisi lain, sebagai orang tua kamu perlu tahu bahwa tidak ada anak yang sempurna di dunia ini. Pasti akan ada kekurangan yang mereka miliki. Oleh karena itu, orang tua perlu menerima kekurangan mereka dengan lapang dada. Terima mereka sebagai manusia yang memiliki sifat dan juga karakter yang berbeda dengan anak lainnya.

Jangan pernah menganggap bahwa semua anak harus sama. Sebab, cara mendidik orang tua kepada anak juga akan berpengaruh pada pertumbuhan anak. Jika orang tua masih membanding-bandingkan anak yang satu dengan yang lain. Maka kelak mereka akan merasa tidak dihargai.

4. Hak Mendapatkan Perlindungan

Hak anak di rumah selanjutnya adalah memperoleh perlindungan dari kedua orangtuanya. Hal tersebut bisa berupa sebuah larangan terhadap sesuatu yang berpotensi membahayakan keselamatan anak. Contohnya, melarang anak bermain sendiri di tepi pantai tanpa adanya pengawasan orangtua.

Selain itu, mengontrol emosi terhadap sifat nakal anak juga termasuk ke dalam bentuk perlindungan yang perlu orangtua lakukan. Sebab, saat ini banyak orangtua yang melakukan kekerasan kepada anak-anaknya hanya karena mereka tidak bisa mengontrol emosi.

Oleh sebab itu, didiklah anak dengan cara yang benar. Jangan melakukan kekerasan kepada anak terlebih di usia mereka yang masih kecil. Sebab, anak-anak biasanya akan menyimpan kenangan terkait kekerasan yang dilakukan oleh kedua orangtuanya sampai mereka dewasa. Hal tersebut nantinya bisa menjadi trauma tersendiri atau bahkan sebuah memori yang kelak bisa dilakukan juga oleh anak tersebut. Dimana mereka melakukan kekerasan yang dulu pernah mereka peroleh dari orangtuanya.

5. Hak Mendapatkan Hiburan

Untuk mendukung tumbuh kembang anak, mereka juga perlu hiburan. Jangan sampai hidup mereka dijejali oleh hal-hal yang serius saja. Tapi sesekali orang tua wajib memberikan hiburan kepada anak-anaknya.

Dalam memenuhi hak anak yang satu ini, orang tua bisa melakukannya dengan cara mengajak anak-anak liburan atau sekadar bermain bersama di halaman rumah. Selain itu, orang tua juga bisa membelikan video games sebagai media hiburan anak dikala akhir pekan.

Kamu tidak perlu khawatir terkait dampak video game. Selagi penggunaannya sesuai batas wajar, maka hiburan tersebut justru akan mendatangkan efek positif bagi tumbuh kembang anak. Bahkan tak sedikit anak-anak yang belajar sesuatu yang baru dari video game, misalnya kemampuan logika, kerjasama tim, atau mungkin belajar bahasa asing.

6. Hak Mendapatkan Kebutuhan

Memenuhi kebutuhan anak merupakan salah satu kewajiban orang tua yang perlu dilakukan. Kebutuhan yang dimaksud adalah kebutuhan sandang, pangan, dan tempat tinggal. Ketiganya harus dipenuhi oleh kedua orang tua.

Dengan memiliki anak, berarti kamu sudah siap memberikan semua kebutuhan pokok untuk mereka. Oleh karena itu, usahakan untuk selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Supaya mereka selalu merasa dicintai dan disayang.

7. Hak Untuk Diterima Sebagai Individu yang Berbeda

Semua orang pasti tahu bahwa setiap individu memiliki sifat dan kepribadian yang berbeda. Tapi tidak semua orang tahu bagaimana cara menerima perbedaan tersebut. Oleh karena itu, sebagai orang tua, wajib hukumnya menerima buah hati dengan segala kekurangannya.

Perlu dipahami lagi, meski masih satu darah dan satu ibu, anak pertama dan anak kedua pasti akan berbeda. Bahkan anak yang terlahir kembar pun tetap akan memiliki perbedaan. Nah, sebagai orang tua, jangan sampai anak-anak memperoleh perlakuan yang berbeda karena kepribadian dan sifat mereka kurang sesuai dengan harapan.

8. Hak Mendapatkan Bimbingan Belajar

Pasti kita sering mendengar istilah bahwa orang tua adalah sekolah pertama bagi anak-anak. Nah, itu artinya sebelum anak duduk di bangku sekolah, maka orang tua wajib menjadi guru pertama untuk anak-anaknya. Sehingga setiap orang tua perlu mengajarkan anak untuk membaca, menulis, dan juga berhitung.

Saat anak sudah duduk dibangku sekolah pun, orang tua tetap harus berperan untuk mengajarkan kepada mereka hal-hal yang baik. Misalnya, anak-anak diajarkan untuk sopan terhadap orang yang lebih tua. Peran orang tua selalu dibutuhkan meski anak-anak sudah belajar bersama gurunya di sekolah. Setiap orang tua wajib membimbing anaknya dan juga membantu mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

9. Hak Mengembangkan Diri

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahkan setiap anak itu berbeda. Tak hanya sifat dan karakter, tapi juga tentang minat dan bakat. Oleh karena itu, orang tua perlu mendukung semua cita-cita dan bakat anak untuk bisa berkembang menjadi lebih baik lagi. Misalnya, anak memiliki minat dan bakat di bidang seni, olahraga, masak, penulisan, dan lainnya. Orang tua wajib mendukung dan membantu anak untuk mewujudkan bakat dan minat mereka.

hak anak di rumah

tombol beli buku

Tujuan Pemenuhan Hak Anak Di Rumah

Saat hak anak di rumah sudah terpenuhi, maka mereka akan mengerti bahwa hak tersebut juga akan didapatkan oleh anak-anak lain yang ada di sekitar mereka. Hal tersebut tentu akan memberikan dampak positif bagi anak, antara lain:

1. Membuat anak memiliki sikap toleran terhadap sesama dan tidak akan mendiskriminasi orang lain
2. Anak-anak akan jauh dari sifat buruk, misalnya rasis, prasangka buruk, kebencian, bullying, dan perilaku buruk lain terhadap orang lain
3. Anak-anak akan lebih mudah menghargai dan menerima perbedaan yang ada di sekitarnya
4. Anak-anak akan terhindar dari perilaku melecehkan, baik secara verbal maupun mental

gramedia obf

Seperti yang kita ketahui bahwa rumah adalah lingkungan pertama anak untuk belajar segala hal. Tanggapan orang tua terhadap usaha pemenuhan hak anak di rumah sangat penting untuk membangun kemampuan sosial anak di masa depan. Dengan adanya respon yang tepat, maka anak akan mempunyai rasa percaya diri yang tinggi ketika bergaul dengan orang lain.

Selain itu, empati anak-anak juga akan tumbuh. Jadi mereka akan mampu memperlakukan orang lain sebagaimana orang tuanya memperlakukan mereka dengan cara yang positif.

Penting untuk dipahami bahwa rumah adalah tempat yang mempunyai dampak cukup signifikan bagi perkembangan anak-anak. Dengan memenuhi semua hak anak di rumah, maka mereka juga akan berkontribusi untuk melakukan kebaikan di dalam lingkup yang lebih luas. Jadi, orang tua harus mengusahakan hak anak di rumah terpenuhi dengan baik.

Selain Hak, Anak Juga Memiliki Kewajiban

Hak dan kewajiban merupakan dua hal yang memiliki keterkaitan satu sama lain. Jika sudah mendapatkan haknya, maka juga harus segera menjalankan kewajibannya. Hak dan kewajiban selalu beriringan dengan segala aspek kehidupan dan lingkungan hidup, terutama dalam lingkungan keluarga.

Dalam keluarga, semua anggota keluarga mendapatkan hak dan kewajiban berbeda yang sesuai dengan porsi masing-masing. Dalam keluarga, biasanya anaklah yang mendapat hak paling banyak karena anak masih membutuhkan bimbingan, dampingan serta kasih sayang dari orang tua untuk membantu proses pertumbuhannya.

Memang anak mendapatkan banyak hak, tetapi bukan berarti anak tidak memiliki kewajiban. Setiap anak pasti akan diberikan beberapa kewajiban yang ringan, itupun juga untuk kebaikan mereka sendiri. Salah satu kewajiban yang sangat mudah dilakukan oleh anak adalah menyempatkan waktu untuk mendekatkan diri dengan orang tua mereka, juga banyak kewajiban lainnya. Berikut beberapa kewajiban yang dimiliki seorang anak dalam keluarga.

1. Kewajiban untuk Belajar

Belajar merupakan hak sekaligus kewajiban yang dimiliki oleh anak. Anak mendapatkan hak untuk menuntut ilmu dan mendapatkan pendidikan tinggi yang layak. Begitu pula dengan kewajiban, anak memiliki kewajiban untuk belajar baik di rumah, di sekolah maupun di lingkungan sekitar.

2. Kewajiban Berbakti Kepada Orang Tua

Berbakti kepada orang tua merupakan kewajiban yang sangat-sangat wajib untuk dilakukan oleh seorang anak. Berbakti kepada orang tua bukan hanya sebagai kewajiban semata namun juga dapat memberikan anak tersebut keberkahan dari Tuhan. Berbakti kepada orang tua dapat dilakukan dengan mudah dan sederhana, contohnya seperti mematuhi segala perintah dan nasehat dari orang tua, membantu meringankan beban orang tua, merawat dan peduli kepada orang tua.

3. Kewajiban Merapikan Tempat Tidur

Kewajiban ini sangat sepele. Namun, kewajiban ini sangat penting untuk diperhatikan dan dikerjakan oleh anak. Mengapa demikian? Karena kewajiban ini bertujuan untuk melatih agar anak menjadi disiplin dan rapi. Disamping itu, kewajiban ini juga dapat meringankan pekerjaan orang tua dan tentunya orang tua akan senang apalagi jika anak melakukan kewajiban ini tanpa diperintah.

4. Kewajiban untuk Mematuhi Orang Tua

Setiap anak diwajibkan untuk selalu mematuhi perintah dan perkataan dari orang tua, seperti mendengarkan nasehat orang tua dan mematuhi serta menerapkan segala peraturan yang berlaku di rumah. Disamping itu, orang tua terutama harus sebisa mungkin menanamkan pengetahuan bahwa ibu yang sudah melahirkan anak, mengasuh, membesarkan hingga anak dewasa dan mendapatkan kewajiban dan hak mereka masing-masing.

5. Kewajiban berkata jujur

Jujur merupakan mengatakan sesuatu hal dengan apa adanya sesuai fakta tanpa dikurangi atau ditambahi. Perilaku jujur merupakan perilaku baik dan harus diajarkan sedari kecil. Menanamkan kejujuran akan membuahkan hasil yang baik saat menghadapi situasi sulit daripada kebohongan.

6. Kewajiban menjaga nama baik keluarga



Agar anak tidak berperilaku buruk, orang tua harus mengajarkan hak dan kewajiban anak supaya bersikap ramah, sopan, baik dan tidak sombong kepada anggota keluarga atau pun kepada orang lain. Anak yang berperilaku buruk dapat mencoreng nama baik keluarga di hadapan keluarga atau masyarakat. Nama baik kedua orang tua tergantung keberhasilan mereka dalam menanamkan karakter yang baik pada anak-anak mereka.

7. Kewajiban untuk mandiri

Setiap anak diharapkan untuk tidak selalu bergantung kepada orang tuanya. Sebab orang tua tidak selalu berada disisinya, sehingga saat anak memiliki masalah anak dapat menyelesaikannya dengan kemampuan dirinya sendiri. Contohnya ketika dirumah tidak ada makanan, maka anak dapat membuat makanan sendiri.

Baca juga : Kewajiban Anak di Rumah

Kesimpulan

Hak dan kewajiban sudah dipelajari semenjak di sekolah dasar dan dua hal tersebut tidak dapat dianggap mudah.

Hak merupakan sesuatu yang harus didapatkan
Kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilakukan

Hak memang seharusnya menjadi milik seseorang dan sepatutnya diperoleh dengan mudah. Dilihat dari pengertiannya, hak dan kewajiban memiliki peran yang berbeda. Namun, keduanya harus seimbang dan tidak boleh berat sebelah. Untuk mendapatkan hak maka harus melakukan kewajiban. Hak dapat diperoleh karena jabatan atau kekuasaan dan bahkan ketentuan dasar dalam sebuah organisasi.

Baca juga artikel terkait “Hak Anak di Rumah” :

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Lely Azizah