in ,

Arti Healing atau Self Healing untuk Kondisi Diri yang Lebih Baik

Pixabay.com

Arti Healing Belakangan ini istilah healing memang sering banyak didengar. Khususnya bagi pengguna media sosial, tentunya sudah tidak asing dengan kata healing. Bisa dibilang healing telah masuk ke deretan istilah kekinian anak muda.

Sebenarnya healing memiliki banyak makna. Misalnya, seseorang yang menggambarkan arti healing sebagai sebuah ungkapan bepergian ke tempat wisata. Ada juga yang menggunakan kata healing untuk mengungkapan perasaan atau rasa yang enak.

Tentu saja ada yang menggunakan kata healing sebagai ungkapan penyembuhan. Nah, jika Grameds juga penasaran dengan arti kata healing dan beberapa hal yang terkait dengan istilah tersebut, maka penjelasan pada artikel ini bisa membantu kalian.

Artikel ini akan memberikan banyak penjelasan yang berhubungan dengan istilah healing. Berikut adalah penjelasan terkait dengan istilah healing yang bisa kalian baca selengkapnya.

Apa Itu Healing?

Kata healing sebenarnya sudah ada sejak lama. Karena memang kata tersebut diambil dari bahasa asing. Namun, belakangan ini istilah dan arti healing memang begitu populer di sosial media. Mulai dari komentar, postingan status, caption, dan lain sebagainya.

Rasanya tak lengkap jika hanya mendengar kata healing, tapi tak tahu arti healing itu sendiri. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa kata healing diambil dari bahasa asing. Hal tersebut memang benar adanya.

Kata healing berasal dari bahasa Inggris yang jika diartikan menurut kamus besar bahasa Inggris terjemahan Indonesia mengacu pada arti penyembuhan. Lingkup penyembuhan dari kata healing sendiri sebenarnya cukup besar.

Arti healing juga dapat dikaitkan dengan penyembuhan jiwa, perasaan, batin, maupun pikiran. Oleh karena itu,muncul istilah self healing atau jika diartikan adalah penyembuhan diri.

Penjelasan tentang self healing atau penyembuhan diri akan dijelaskan pada poin selanjutnya agar Grameds bisa tahu lebih jelas lagi.

Pengertian Healing

Setelah sebelumnya telah membahas arti healing, maka penjelasan berikutnya mengenai self healing. Kedua istilah ini sama populernya. Namun, self healing bisa diartikan dalam cakupan yang lebih khusus lagi.

Secara mudahnya, self healing ialah sebuah proses penyembuhan luka batin yang bisa mengganggu kondisi emosi seseorang. Tak bisa dipungkiri jika setiap orang memiliki sebuah luka, salah satunya adalah luka batin.

Proses terjadinya luka batin ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti perasaan gagal melakukan sesuatu. Selain itu, luka batin pada diri seseorang sebenarnya memiliki jangkauan waktu yang berbeda-beda bagi setiap orang yang mengalaminya.

Namun secara umum, luka batin bisa saja terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama. Meski begitu, ada beberapa cara untuk menyembuhkan luka batin ini. Misalnya, dengan melakukan yoga, meditasi, hingga relaksasi.

Tanda Seseorang Memerlukan Healing Akibat Memendam Luka Batin

Mungkin Grameds tak menyadari jika diri sendiri atau orang di sekitar merupakan seseorang yang memendam luka bantin. Sebab sering kali beberapa orang merasa dirinya baik-baik saja tanpa tahu bahwa perubahan yang dilakukannya merupakan dampak dari adanya luka batin.

Namun, tahukah Grameds jika ada beberapa tanda jika seseorang sedang mengalami kondisi memendam luka batin? Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui beberapa tanda ini agar Grameds juga semakin menyadari apakah diri sendiri maupun orang sekitar sedang dalam kondisi memendam luka batin.

Banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kondisi luka batin. Contohnya adalah adanya pengalaman buruk pada masa lalu. Dari adanya pengalaman buruk masa lalu tersebut, orang terkait tak bisa mengeluarkan perasaan yang tersakiti yang akhirnya membuat dirinya memiliki kondisi memendam luka batin.

Nah, agar Grameds bisa lebih tahu apa saja tanda jika seseorang sedang memendam luka batin. maka penjelasan di bawah ini bisa mempermudah Grameds untuk mengetahuinya.

1. Lebih Sensitif dari Sebelumnya

Salah satu ciri orang yang sedang dalam kondisi memendam luka batin yaitu mereka menjadi lebih sensitif dari biasanya. Misalnya, ketika mudah menangis terhadap hal-hal yang dianggap sepele sekalipun.

Bahkan, peristiwa yang telah menyakiti juga bisa membuat seseorang menjadi mudah tersinggung hingga mengeluh. Kondisi lebih sensitif juga bisa dilihat ketika seseorang lebih mudah marah jika orang lain tak memperlakukan dirinya seperti yang mereka harapkan.

Artinya, adanya luka batin akan membuat seseorang tidak bisa menyaring peristiwa yang ada dalam proses perlindungan diri terhadap rasa sakit yang berlebihan.

2. Sering Muncul Perasaan Negatif

Tak hanya sensitif, seseorang yang mengalami kondisi luka batin juga akan lebih banyak atau sering mendapatkan pemikiran juga perasaan negatif dalam dirinya ketika menjalani kehidupan sehari-hari.

Sebagai contoh, mereka akan lebih mudah mengalami pesimistis dalam menghadapi suatu hal di kehidupannya. Mereka juga mudah putus asa dan khawatir terhadap suatu hal buruk yang dikira akan menghampirinya kembali.

Padahal kejadian yang mereka anggap akan terjadi tersebut hanyalah angan atau pembatasan diri untuk tidak melangkah ke hal yang lebih baik lagi.

3. Melakukan Hal Negatif Sama Dengan Orang yang Memperlakukan Mereka

Salah satu dampak terburuk dari adanya luka batin yang terpendam ialah orang tersebut bisa memiliki perilaku yang sama dengan apa yang mereka dapatkan dari orang lain terhadap dirinya. Orang tersebut akan memaksa untuk diutamakan dari orang lain.

Bahkan mereka juga akan memiliki kecenderungan untuk memuaskan ego pribadi. Hal ini karena mereka memiliki kekosongan dan menggunakan perhatian orang lain untuk mengisi kehampaan atas keinginan pribadi agar terpenuhi.

Secara tidak langsung kondisi tersebut bisa disebut juga dengan pelampiasan dendam pribadi terhadap orang lain dan tentunya hal tersebut juga bisa menyakiti diri mereka sendiri.

4. Sulit Memberi Maaf dan Mempercayai Orang Lain

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk melepaskan luka batin yang terpendam adalah dengan mencoba memaafkan masa lalu. Namun, terkadang meski sudah memaafkan, masih tetap ada rasa ragu dan masih sulit untuk berdamai.

Hal ini akan menimbulkan kondisi sulit bergaul dengan orang lain hingga sulit untuk mempercayai orang lain. Oleh karena itu, terkadang orang yang memendam luka batin cenderung mementingkan diri sendiri tanpa memedulikan keberadaan orang sekitar.

5. Cuek atau Tidak Peduli Dengan Apapun

Tanda yang terakhir adalah adanya rasa cuek atau tidak peduli dengan orang lain. Kondisi ini tergolong salah satu dampak terburuk dari adanya rasa memendam luka batin pada diri sendiri.

Artinya, mereka sudah digerogoti luka batin yang selama ini belum dilepaskan. Jika memang sudah seperti ini, sebaiknya cobalah untuk segera menyelesaikan kondisi tersebut.

Nah, itulah beberapa tanda jika seseorang memiliki luka batin terpendam. Jika Grameds merasakan beberapa tanda di atas, sebaiknya segera menindaklanjuti dengan beberapa cara penyelesaian luka batin yang akan dijelaskan pada artikel ini juga.

Grameds juga bisa menggunakan bantuan profesional seperti psikolog agar dapat lebih leluasa menceritakan apa yang selama ini kalian rasakan. Selain itu, Grameds juga bisa mendapatkan langkah penanganan yang tepat dari ahli.

Cara Melakukan Self Healing

Seperti yang telah dijelaskan, jika Grameds melakukan penyembuhan batin, maka bisa dilakukan dengan beberapa cara. Grameds bisa melakukan self healing secara pribadi atau menggunakan bantuan profesional seperti psikolog.

Jika pilihan Grameds adalah melakukan self healing secara pribadi, maka beberapa cara yang ada di bawah ini akan lebih mudah membantumu.

1. Me Time

Salah satu hal yang bisa dilakukan sebagai bentuk self healing adalah me time. Jiika dilihat dari artinya, me time merupakan waktu untuk diri sendiri. Dengan menerapkan cara me time, Grameds bisa melakukan berbagai hal berguna untuk diri sendiri.

Grameds bisa melakukan hobi yang selama ini dianggap begitu menyenangkan atau bahkan bisa melakukan liburan ke beberapa tempat yang memang ingin dikunjungi. Dampak positif yang didapatkan dari me time misalnya mampu membuat Gramedslebih rileks sekaligus nyaman. Tentunya hal tersebut bisa menjadi metode pengobatan mental yang sebelumnya dalam kondisi luka.

2. Mindfulness

Berikutnya ada mindfulness yang juga menjadi salah satu cara self healing yang bisa Grameds lakukan. Caranya juga cukup mudah, lho. Grameds hanya perlu menutup mata yang dilanjutkan dengan menghirup udara segar.

Metode ini dinilai berguna untuk diri juga pikiran pribadi, mulai dari membantu proses pengelolaan pikiran, perasaan, hingga lingkungan yang ada di diri kalian.

3. Memaafkan Diri Sendiri

Salah satu hal yang membuat seseorang mengalami kondisi luka batin adalah tidak bisa memaafkan diri sendiri terhadap keadaan yang pernah mereka buat. Tentunya cara self healing terbaik dalam kondisi ini adalah dengan memaafkan diri sendiri.

Memang benar, memaafkan diri sendiri bukanlah perkara yang mudah. Namun, cobalah secara perlahan untuk menerima kenyataan. Hal ini akan membantu Grameds secara perlahan untuk bisa lebih tenang dan mendapatkan cara penyembuhan diri terbaik.

4. Lakukan Kegiatan Positif

Selanjutnya adalah melakukan kegiatan positif juga bisa jadi sebuah cara self healing. Banyak banget lho kegiatan positif yang bisa kalian lakukan seperti hobi, berolahraga, berkebun, mendengarkan musik atau bisa juga dengan membaca buku.

5. Meditasi

Meditasi juga menjadi salah satu cara yang bisa kalian lakukan untuk self healing. Cara yang digunakan juga cukup mudah untuk diterapkan.

Jika kalian melakukan meditasi di dalam kamar, maka kalian bisa mematikan lampu yang ada di kamar tersebut. Pilih posisi paling nyaman dan lanjutkan dengan meletakkan kaki pada tanah.

Berikutnya, tarik napas dalam-dalam dan keluarkan secara perlahan. Perlu diketahui juga, metode meditasi ini bisa berjalan dengan baik jika dilakukan pada tempat sepi dan tenang.

6. Tingkatkan self compassion

Self compassion bisa disebut sebagai kemampuan memahami keadaan emosi dalam diri sendiri. Selain itu, self compassion juga merupakan kemampuan respons emosi yang dialami serta keinginan agar bisa menolong diri sendiri. Metode self compassion dinilai bisa mempermudah kalian untuk lebih memahami dan mencintai diri sendiri.

7. Bicara pada Diri Sendiri

Melakukan tindakan berbicara pada diri sendiri juga menjadi salah satu bentuk self healing. Grameds bisa memanfaatkan cermin untuk berkaca dan mulailah untuk jujur pada diri sendiri.

Cobalah untuk ungkapkan apa yang kalian rasakan selama ini. Hal ini dinilai bisa lebih mempermudah Grameds dalam memahami diri sendiri sekaligus mempermudah kalian untuk bersyukur atas kehidupan.

8. Menulis Ekspresif

Jika memang Grameds tidak begitu terbiasa berbicara pada diri sendiri menggunakan media cermin, maka kalian bisa menggunakan cara menulis ekspresif. Cara ini dinilai akan mempermudah kalian untuk bisa mengerti bagaimana kondisi dari perasaan yang sedang dialami selama ini.

Dalam menulis ekspresif kalian tak perlu memperhatikan ejaan maupun tanda baca yang digunakan. Biarkan perasaan kalian tertuang dan mengalir dalam tulisan. Luangkan waktu untuk menceritakan semua yang kalian rasakan secara rutin. Secara perlahan kalian juga akan semakin mudah untuk memahami diri sendiri.

9. Maknai Masa Lalu

Luka batin memang terkadang datang dari keadaan masa lalu. Padahal, adanya masa lalu juga bisa menjadi penentu terhadap masa sekarang maupun masa depan. Nah, salah satu self healing yang bisa dilakukan adalah dengan lebih memaknai masa lalu.

Artinya, Grameds bisa mencoba untuk mengubah pola pikir atau pandangan terhadap masa lalu sebagai salah satu bentuk pengalaman dan pembelajaran. Ambil pelajaran positif yang diperoleh dari masa lalu. Dengan begitu langkah kalian untuk maju ke masa depan juga akan lebih ringan.

Dengan menggunakan beberapa cara self healing seperti penjelasan di atas, Grameds akan makin mudah untuk bisa bebas dari luka batin yang terpendam. Selain itu, cara-cara di atas juga dinilai efektif untuk membantu kalian lebih memahami diri sendiri termasuk emosi pribadi.

Manfaat Healing

Jika dilihat dari penjelasan-penjelasan sebelumnya adanya self healing memang dirasa sangat penting dalam kehidupan ini. Bukan tanpa alasan, tapi memang banyak manfaat yang bisa didapatkan dari melakukan proses self healing tersebut.

Terlebih, adanya self healing ini bisa berpengaruh lebih positif terhadap tubuh maupun kesehatan. Nah, agar kalian semakin mengerti terkait beberapa manfaat yang didapat dari self healing, maka beberapa poin penjelasan yang ada di bawah ini akan membantumu agar lebih mudah memahaminya.

  1. Melakukan self healing bisa membantu kalian untuk mengobati luka di masa lalu.
  2. Self healing dinilai sangat efektif untuk menghilangkan kecemasan sehingga kondisi stres.
  3. Bisa menjadi metode peningkatan produktivitas kerja menjadi lebih baik dari sebelumnya.
  4. Melakukan self healing juga menjadi salah satu cara efektif untuk lebih mudah mengetahui kelebihan maupun kekurangan diri sendiri.
  5. Self healing merupakan salah satu cara agar bisa menerima masa lalu maupun kesalahan secara lebih baik.

Itulah beberapa penjelasan terkait beberapa manfaat dari melakukan self healing. Jadi, jika kalian memang memendam luka batin jangan ragu lagi untuk segera menyembuhkannya dengan metode self healing maupun bantuan profesional seperti psikolog.

Contoh Healing

Setelah mengetahui beberapa hal penting seperti tanda luka batin sekaligus cara self healing terbaik. Maka, penjelasan terakhir adalah contoh-contoh dari self healing itu. Berikut beberapa contoh dari self healing.

1. Menutup Kedua Mata

Contoh pertama ialah melakukan tindakan menutup mata. Kondisi ini akan membuat Grameds lebih tenang sekaligus mempermudah kalian untuk bisa memikirkan hal-hal yang menenangkan.

2. Mencari Tempat Nyaman untuk Diri Sendiri

Contoh kedua adalah dengan mencari tempat nyaman untuk diri sendiri. Cara ini juga bisa disebut sebagai me time. Gunakan tempat nyaman sekaligus damai tersebut untuk melakukan kegiatan positif seperti membaca buku.

Itulah beberapa penjelasan terkait self healing secara lebih lengkap. Tentunya beberapa penjelasan di atas bisa lebih mudah membantu kalian untuk mendapatkan kondisi lebih baik dari sebelumnya.Jika Grameds tertarik untuk mengetahui bagaimana self healing dapat membantu menjalani keseharian yang lebih baik, Grameds bisa membaca buku-buku terkait self healing yang bisa diperoleh di gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas, tentu kami selalu berusaha untuk menyediakan informasi terbaik dan terbaru untuk kamu.

Penulis: Hendrik

Apa arti healing bahasa gaul?

Kata healing dalam bahasa gaul adalah penyembuhan atau pengobatan diri. Hal ini berkaitan dengan penyembuhan psikologis jiwa, perasaan, batin, dan pikiran pada seseorang. Biasanya kata healing ini digunakan ketika seseorang ingin menenangkan diri dari masalah yang ia hadapi.

Apa perbedaan healing dan refreshing?

Healing pun dinilai sebagai pengalaman subjektif yang sangat pribadi yang melibatkan melibatkan rekonsiliasi dari peristiwa menyedihkan. Tujuannya agar merasa kembali utuh sebagai pribadi. Sementara mengenai refreshing, mengutip Cambridge Dictionary, berarti memulihkan kesegaran di kala hari panas.

Apa itu healing dalam psikologi?

Faktanya, healing adalah proses penyembuhan diri secara psikologis. “Healing itu proses membuat psikologis kita jadi sehat lagi atau proses menyembuhkan, mengobati diri secara psikologis,” kata Gilang dalam keterangan tertulisnya

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Arti Healing



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ananda