Music

Mengenal 10 Lagu Daerah Jawa Timur Paling Populer Beserta Maknanya

Lagu Daerah Jawa Timur
Written by Ananda

Lagu Daerah Jawa Timur – Menjadi orang Indonesia itu memang membanggakan. Oke, mungkin negara kita belum semaju negara-negara lain di Eropa, seperti Swiss atau Denmark. Namun, kita juga toh bukan bangsa tertinggal yang dikucilkan dunia. Sebaliknya, negara kita adalah salah satu negara terkaya di dunia.

Negara kita kaya dalam urusan sumber daya alam, begitu juga sumber daya manusianya yang melimpah ruah. Namun selain itu, negara kita juga kaya akan budaya. Bayangkan saja, ada 37 provinsi di Indonesia.

Setiap provinsi memiliki bahasa daerahnya masing-masing, rumah adat yang berbeda satu sama lain, keseniannya berbeda, bahkan lebih kerennya lagi setiap daerah juga memiliki lagu daerahnya masing-masing.

Lagu daerah pasti juga bukan sesuatu yang asing di telinga kamu bukan? Setidaknya kalau kamu lahir dan mengenyam pendidikan di tahun 90-an sampai awal 2000-an. Di tahun-tahun itu, setiap sekolah dasar selalu mengajarkan murid-muridnya untuk memainkan lagu-lagu daerah. Kita selalu menyanyikannya di pelajaran seni budaya setiap Jumat atau Sabtu bersama guru di kelas.

Lagu daerah yang dinyanyikan juga bukan cuma lagu daerah dari tempat atau provinsi kita tinggal saja, tetapi juga lagu-lagu daerah dari setiap provinsi. Mulai dari lagu Bungong Jeumpa dari provinsi Nangroe Aceh Darussalam sampai Apuse dari Papua juga kita mempelajarinya. Meski belasan tahun berlalu, kita bahkan masih mengingat beberapa lagu diantaranya.

Selain memupuk rasa nasionalisme dan menyemarakkan suasana di kelas, lagu daerah juga memiliki banyak fungsi. Apa fungsinya? Berikut 5 fungsi lagu-lagu daerah di Indonesia yang perlu kamu ketahui!

Fungsi Lagu-Lagu Daerah

Lagu Daerah Jawa Timur

pinhome.id

Menyanyikan lagu-lagu daerah selalu menyenangkan, bahkan jika lagu-lagu daerah itu bukan berasal dari daerah kita dan menggunakan bahasa daerah yang sama sekali asing ditelinga kita.

Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, kita selalu senang menyanyikan lagu daerah. Salah satu alasannya karena menyanyikan lagu-lagu daerah jauh lebih menyenangkan ketimbang mengerjakan soal-soal matematika yang memusingkan dan memunculkan rasa bosan.

Namun lagi-lagi, lagu daerah ada dan diciptakan bukan hanya untuk menyemarakkan suasana di kelas. Lebih dari itu, lagu daerah juga memiliki fungsi yang lebih besar. Apa itu? Berikut fungsi lagu-lagu daerah di Indonesia!

1. Sebagai Salah Satu Bagian dari Upacara Adat di Sebuah Daerah

Salah satu alasan lagu daerah ada karena adat dan budaya dari masyarakat di wilayah tersebut. Biasanya lagu-lagu diciptakan nenek moyang untuk berbagai fungsi, salah satunya adalah sebagai pengiring dalam upacara adat.

Seperti yang kamu ketahui, beberapa daerah di Indonesia masih sangat kental dengan tradisi, adat, dan budayanya. Mereka bahkan masih melakukan upacara adat di hari-hari tertentu dalam setahun. Entah itu dalam sebuah upacara kematian, atau bahkan upacara menyambut musim panen.

Dalam upacara adat seperti ini, selain doa-doa, tidak jarang para warga juga akan menyanyikan lagu-lagu daerah sebagai pengiring sepanjang acara. Di Sumba misalnya, terdapat upacara adat Merapu yang merupakan upacara kematian. Di upacara ini, selain menyembelih hewan sebagai persembahan kepada nenek moyang, orang-orang juga akan menyanyikan lagu daerah untuk mengiringi roh selama upacara berlangsung.

2. Pengiring Tari atau Kesenian Daerah

Setiap kota di dunia memiliki acara-acara pertunjukan seni atau festival yang hanya bisa ditemukan di daerah tersebut. Di Indonesia, acara pertunjukan seni atau festival ini jauh lebih meriah.

Biasanya pertunjukan seni diisi oleh pertunjukan tari tradisional dari daerah masing-masing. Biar lebih meriah, pertunjukan tari ini akan selalu diiringi oleh lagu-lagu daerah. Biasanya lagu-lagu ini diputar dari kaset atau CD, tapi tidak jarang penarinya sendiri ikut menyanyikan lagu daerah tersebut. Tari Saman dari provinsi Nangroe Aceh Darussalam contohnya, selain diiringi alat musik, penarinya juga menyanyikan lagu daerah sebagai pengiring tariannya.

3. Media Komunikasi antara Penyanyi dan Pendengarnya

Ketika seorang penyanyi menyanyikan sebuah lagu, sebenarnya dia sedang menyampaikan pesan dari lagu tersebut kepada penontonnya. Fungsi itu juga berlaku untuk lagu-lagu daerah.

Terlebih lagi, lagu-lagu daerah sangat kental akan pesan-pesan bijaksana. Jadi ketika lagu itu dinyanyikan, maka penyanyinya sedang menyampaikan sebuah pesan kepada penonton.

4. Sebagai Hiburan Bagi Masyarakat Zaman Dulu

Setiap manusia butuh hiburan dalam hidupnya. Adanya hiburan, membuat seseorang bisa melepas beban pikirannya meski hanya sejenak. Hiburan juga memiliki fungsi yang sama bagi masyarakat di zaman dulu.

Namun, hiburan di zaman dulu tentu berbeda dengan hiburan di zaman sekarang. Di masa lalu, belum ada mall, belum ada kafe, belum banyak destinasi wisata yang biasa kita kunjungi seperti hari ini. Sebagai gantinya, mereka akan menghibur diri dengan menyanyikan lagu-lagu daerah.

Tidak jarang, lagu-lagu daerah ini diiringi dengan tarian tradisional. Memang, bila dibandingkan dengan tempat wisata dan mall, hiburan yang dimiliki oleh kakek nenek kita terbilang sangat sederhana. Namun, meski sederhana, hal itu cukup menghibur bagi orang-orang di masa lalu.

Selain menjadi hiburan bagi orang tua, lagu daerah juga menjadi pengiring anak-anak kecil saat bermain bersama teman-temannya. Lagu Ampar-Ampar Pisang dari Kalimantan Selatan contohnya, kamu yang perempuan pasti pernah menyanyikan lagu ini saat bermain dengan teman-teman. Begitu juga dengan lagu Pok Ame-Ame yang sering kita nyanyikan untuk adik-adik kita.

5. Untuk Memeriahkan Suasana

Selain berfungsi sebagai pengiring untuk kesenian tari tradisional atau pertunjukan seni daerah, lagu daerah juga digunakan dalam berbagai acara penting di suatu wilayah. Tentu saja tujuannya untuk memeriahkan acara tersebut.

Misalnya, saat kampanye daerah, tidak jarang juga pihak penyelenggara memutarkan lagu-lagu daerah dari wilayah tersebut, bahkan bernyanyi bersama pendukungnya.

Lagu daerah dipilih, karena lagu tersebut memiliki kedekatan dengan masyarakat ketimbang jenis lagu-lagu yang sedang populer saat ini. Kedekatan itu diharapkan dapat membuat hubungan antara kandidat dan pendukungnya jadi lebih dekat, serta membuat suasana menjadi lebih cair sehingga acara kampanye dapat berjalan dengan lancar.

Lagu Daerah Jawa Timur

10 Lagu Daerah Jawa Timur yang Populer

Lagu Daerah Jawa Timur

m.wikipedia.com/Masmusdjeprat

Selama ini kita berpikir, kalau setiap provinsi hanya memiliki satu lagu daerah. Kalau kamu berpikir demikian, maka kamu salah besar. Kenyataannya, setiap provinsi memiliki belasan bahkan puluhan lagu daerah yang akan dinyanyikan di acara-acara tertentu atau hanya sebagai pengiring dalam pertunjukan tradisional.

Dari sekian banyak provinsi di Indonesia, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang memiliki banyak lagu daerah paling banyak. Berikut 10 lagu daerah Jawa Timur yang paling populer. Kamu sudah pernah dengar yang mana, nih?

1. Rek Ayo Rek

Makna

Lagu daerah Jawa Timur pertama yang akan kita bahas adalah ‘Rek Ayo Rek’. Lagu ini merupakan salah satu lagu yang paling populer. Liriknya mudah diingat, sehingga mudah juga untuk dinyanyikan.

Lagu ‘Rek Ayo Rek’ sendiri merupakan lagu yang menceritakan tentang kebahagiaan anak muda atau remaja ketika malam Minggu tiba. Seperti yang kita tahu, malam Minggu adalah malamnya anak-anak muda.

Kalau kamu keluar di malam itu, kamu pasti akan menemukan banyak anak muda berkumpul di alun-alun, pusat kota, kafe atau tempat hiburan lainnya. Entah itu berdua dengan pacarnya atau bisa juga berkumpul dengan teman-temannya. Berikut lirik lagu ‘Rek Ayo Rek’.

Lirik

Rek Ayo Rek
Rek ayo rek mlaku mlaku nang Tunjungan
Rek ayo rek rame rame bebarengan
Cak ayo cak sopo gelem melu aku
Cak ayo cak nggolek kenalan cah ayu

Ngalor ngidul liwat toko ngumbah moto
Masio mung senggal senggol ati lego
Sopo ngerti nasib awak lagi mujur
Kenal anake sing dodol rujak cingur

Jok dipikir kon podho gak duwe sangu
Jok dipikir angger podho gelem mlaku
Mangan tahu jok dicampur nganggo timun
Malam minggu gak apik digawa nglamun

2. Gai Bintang

Makna

Lagu ‘Gai Bintang’ atau yang juga populer dengan nama ‘Gei Bintang’ merupakan lagu daerah dari Jawa Timur lainnya yang populer. Berbeda dengan lagu sebelumnya dan kebanyakan lagu daerah Jawa Timur lainnya yang menggunakan Bahasa Jawa, lagu ‘Gai Bintang’ menggunakan bahasa Madura.

Lagu ini juga sangat pendek karena hanya terdiri dari empat baris dan tiga bait. Lagu ‘Gai Bintang’ sendiri bercerita tentang orang yang ingin menggapai bintang dengan menggunakan galah dari janur kuning. Namun, alih-alih mendapatkan bintang, dia justru mendapatkan bulan. Berikut lirik lagu ‘Gai Bintang’ yang wajib kamu dengarkan:

Lirik

Gai Bintang

Gai bintang alek gagar bulan
Pagaina janor koneng
Kaka elang alek sajan jau
Pajauna gan lon alon
Leya letes kembang kates tokca tokcer

3. Kembang Malathe

Makna

Dibandingkan dengan lagu ‘Rek Ayo Rek’ yang kepopulerannya sudah tersohor kemana-mana, lagu ‘Kembang Malathe’ ini mungkin bukan apa-apa. Namun, sama seperti judulnya, lagu ini memiliki arti yang sangat indah.

Judul ‘Kembang Malathe’ sendiri memiliki arti ‘Bunga Melati’. Sesuai dengan judulnya, lagu ini bercerita tentang bunga melati yang indah, wangi, dan pas untuk diberikan kepada orang tersayang. Berikut lirik lagu ‘Kembang Malathe’ yang bisa kamu baca dibawah ini:

Lirik

Kembang Malathe

Kembang malathe pote
Beunah ro’om ngapencote
Gik buru e pettek deri taman sare
Ropana segger tor asre

Bennyak kembeng se sae
Tak seddep akadhi malate
Menangka kasogen kaator kapotre
Se seddep akadhi malathe

4. Lindri

Makna

Lagu daerah selanjutnya dari Jawa Timur berjudul ‘Lindri’. Lagu yang satu ini juga jarang didengar oleh orang-orang dari daerah lain di luar wilayah Jawa Timur. Namun, kalau kamu orang asli Jawa Timur, pasti pernah mendengar lagu ini setidaknya sekali seumur hidupmu, atau jangan-jangan kamu justru hafal liriknya?

Lagi ‘Lindri’ sendiri menggunakan bahasa Jawa dan memiliki makna untuk selalu mensyukuri apa yang diberikan Tuhan kepada kita, hambanya. Meski apa yang kita dapatkan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan, tetapi kita selalu mendapatkan apa yang benar-benar kita butuhkan. Hal itu juga patut untuk disyukuri bukan? Berikut lirik lagu daerah berjudul ‘Lindri’:

Lirik

Lindri

Lindri adang telung kati lawuhe semayi
Adhitutul a mak telep lep
A dhiemplok plok a mak telep
Pacak gulu cingkring adhuh yayi sendal pancing
Adhuh dhangkrek krek adhuh dhangkrek krek 

5. Jamuran

Makna

Salah satu fungsi dari lagu daerah adalah sebagai pengiring dalam permainan anak-anak. Hal itu juga berlaku bagi lagu satu ini. Berjudul ‘Jamuran’, lagi ini sebenarnya tidak memiliki makna khusus seperti lagu-lagu lainnya. Namun lagu ini sering digunakan anak-anak zaman dulu untuk mengiringi permainan mereka. Berikut liriknya:

Lirik

Jamuran

Jamuran ya ge ge thok
Jamu apa ya ge ge thok
Jamur gajih mberjijih sak ara-ara
Semprat-semprit Jamur apa

Lagu Daerah Jawa Timur

6. Pa’ Kopa’ Eling

Makna

Kalau lagu sebelumnya menjadi lagu pengiring dalam permainan anak-anak dan tidak memiliki makna khusus, lagu ‘Pa’ Kopa’ Eling’ justru sebaliknya. Lagu ini memiliki makna yang mendalam, dimana penciptanya ingin mengingatkan orang-orang untuk selalu eling atau mengingat, tepatnya mengingat Tuhan dan tidak lupa dalam menjalankan perintah-Nya seperti shalat, puasa, dan sejumlah ibadah lainnya. Berikut lirik lagu ‘Pa’ Kopa’ Eling’:

Lirik

Pa’ Kopa’ Eling

Pa’ kopa’ eling,
Elingnga sakoranji,
Eppa’na olle paparing,
Ana’ tambang tao ngaji…
Ngaji babana cabbi, 

Ka’angka’na sarabi potthon,
E cocco’ dhangdhang pote keba mole,
E cocco’ dhangdhang celleng keba melleng

7. Cublak Cublak Suweng

Makna

Kalau lagu satu ini, kamu pasti pernah mendengar atau menyanyikannya saat masih kecil ‘kan? Bahkan meski kamu tidak berasal dari Jawa Timur, lagu ini sangat populer hingga ke luar wilayah Jawa Timur.

Dulu, lagu ini juga sering dijadikan sebagai pengiring untuk permainan anak-anak. Uniknya, meski sering menjadi lagu pengiring anak-anak saat bermain, lagu ‘Cublak-Cublak Suweng’ justru memiliki arti yang mendalam.

Lagu ini sendiri memiliki makna untuk tidak rakus dengan harta dunia yang dimiliki. Karena sebanyak apapun harta yang kita miliki, hal itu tidak akan menjadi jaminan kita akan mendapatkan kebahagiaan. Berikut lirik lagu ‘Cublak-Cublak Suweng’:

Lirik

Cublak-Cublak Suweng

Cublak cublak suweng,
Suwenge ting gelèntèr,
Mambu ketundhung gudèl…

Pak empong lera-léré,
Sapa ngguyu ndelikkaké,
Sir sir pong dhelé kopong,
Sir sir pong dhelé kopong…

8. Re Sere Penang

Makna

Sebelas dua belas dengan lagu ‘Cublak-Cublak Suweng’, lagu daerah di Jawa Timur selanjutnya juga memiliki makna yang tidak kalah dalam. Berjudul ‘Re Sere Penang’, lagu ini menceritakan tentang nilai-nilai kebaikan dan ajakan untuk melakukan kebaikan. Karena sikap baik kitalah yang akan menjadi bekal atau pegangan kita di masa depan. Berikut liriknya!

Lirik

Re Sere Penang

Re-sere penang,
Penangnga penang jambe,
Maju kaka’ maju ale’,
Pa bagus tengkana, lako becce’,
Kalellan e ka’dinto

9. Keraban Sape

Makna

Nah, kalau lagu yang satu ini memiliki makna yang unik. Tidak seperti lagu daerah Jawa Timur lainnya yang mengandung pesan-pesan kebaikan, lagu ‘Keraban Sape’ justru menceritakan tentang budaya dan tradisi sebuah wilayah.

Yup, dari judulnya kamu mungkin bisa menebak bahwa lagu ini menceritakan tentang keseruan lomba Karapan Sapi yang sering dilakukan oleh masyarakat Madura. Berikut lirik lagu ‘Keraban Sape’:

Lirik

Keraban Sape

Saban taone madura latan te rame
Banya kelaban badana kerraban sape
Banya rang manca pada datang dari jau
Bade nenggu a kerraban sape madura
E eeee sape menggir duli menggir
E eeee sape menggir duli menggir

10. Set-Seset Maloko

Makna

Setelah lagu ‘Keraban Sape’, lagu lainnya yang memiliki makna tidak kalah unik adalah ‘Set-Seset Maloko’ yang juga berasal dari Jawa Timur. Lagu ini tidak menceritakan tentang sebuah permainan tradisional, tetapi lagu ini sering dinyanyikan oleh anak-anak laki-laki saat sedang bermain layangan.

Selain menjadi lagu favorit anak laki-laki, lagu ini juga sering dinyanyikan oleh ibu-ibu saat menyuapi anaknya. Menariknya, lagu ini justru tidak ada hubungannya dengan anak-anak karena sebenarnya lagu ini justru menceritakan tentang peralihan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau.

Lirik

Set-Seset Maloko

Set-seset maloko’
Iya tompe, iya bu’bu’
Tompena bagi ka mama’na
Bu’ bu’na bagi ka embu’na

Lagu Daerah Jawa Timur

Nah, itu dia beberapa lagu daerah Jawa Timur yang populer. Setiap lagu memiliki arti yang beragam, mulai dari permainan, pesan kebaikan, hingga peralihan cuaca. Nah, dari lagu daerah Jawa Timur tersebut, kamu sudah pernah dengar lagu yang mana, nih?

Demikian ulasan mengenai lagu daerah Jawa Timur. Grameds yang mau mengetahui lebih banyak tentang lagu-lagu daerah, bisa mengunjungi gramedia.com untuk mendapatkan buku-buku terkait. Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia selalu memberikan produk terbaik, agar kamu memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Siti Marliah

BACA JUGA:

  1. Mengenal Lagu Daerah dan Asalnya: Asal-Usul hingga Ciri-Ciri
  2. Lirik Lagu Daerah yang Pendek dan Mudah Dihafal
  3. 11 Lagu Daerah Jawa Tengah Popouler serta Lirik Lengkapnya
  4. 10 Lagu Daerah Sumatera Barat Lengkap dengan Lirik dan Maknanya
  5. 13 Lagu Daerah Jawa Barat Beserta Lirik dan Maknanya
  6. Ciri-Ciri Lagu Daerah: Fungsi, Contoh, dan Maknanya


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien