in

19 Cara Meningkatkan Percaya Diri Agar Berani Tampil Beda

Bagaimana cara meningkatkan rasa percaya diri agar berani tampil beda? – Percaya diri atau self-confidence adalah suatu penilaian kita terhadap diri sendiri dan kemampuan yang kita miliki. Tak hanya itu, pada umumnya percaya diri merupakan sesuatu yang dapat kita pelajari untuk membentuk sosialisasi kita di lingkungan kehidupan kita utamanya dalam melakukan bisnis.

Tapi tidak setiap orang kadang mempunyai rasa percaya diri seperti penjelasan di atas bahwa merasa tidak percaya diri merupakan hal manusiawi yang dirasakan oleh setiap orang. Setiap orang terkadang memiliki keraguan atau kebingungan tentang dirinya sendiri yang terkadang juga memicu timbulnya insecurity di mana merasa tidak aman atau gelisah terhadap dirinya, merasa tidak nyaman, bahkan sampai merasa tidak termotivasi.

Untuk membentuk self-confidence atau percaya diri pada umumnya juga memerlukan waktu di mana proses yang dilakukan setiap orang untuk mendapatkan rasa percaya diri berbeda-beda tergantung dari setiap orang dan lingkungan yang mempengaruhinya.

Merasa minder, grogi, atau terkadang merasa ada yang kurang dari diri kita saat berkumpul dengan society kita atau saat kita berkumpul di hadapan banyak orang tentunya hal tersebut merupakan hal manusiawi yang ada di setiap diri manusia.

Tentu bila dari kita mengalaminya, hal tersebut merupakan hal yang wajar dan dialami oleh setiap orang. Selain itu, krisis percaya diri saat ini sering datang dan melanda seseorang. Krisis percaya diri ini tak hanya didapatkan oleh kalangan anak-anak remaja saja, bahkan orang dewasa atau orang tua pun terkadang mengalaminya.

Tak bisa digolongkan secara jelas faktor yang mempengaruhi rasa tidak percaya diri ini karena pada dasarnya, rasa percaya diri menyangkut tentang kepribadian yang terjadi atau yang dialami oleh seseorang.

Namun, secara umum faktor yang biasanya terlihat jelas juga beragam misalnya tidak percaya diri karena penampilan fisik, status ekonomi, status pendidikan, pekerjaan, sikap tertutup, terlalu mendengarkan pendapat orang lain, merasa kesepian, hingga kemampuan diri untuk beradaptasi dengan lingkungan. Kembali lagi bahwa semua yang dijalankan untuk mendapatkan rasa secure atau aman di dalam diri sendiri adalah sebuah proses yang dalam pelaksanaannya juga membutuhkan pembelajaran.

Seperti yang dikatakan oleh Mandy Hale dalam bukunya bahwa “You will never gain anyone’s approval by begging for it. When you stand confident in your own worth, respect follows.” Artinya bahwa kamu tidak perlu mendapatkan persetujuan dari siapapun mengenai diri kamu sendiri.

Namun, ketika kamu berdiri dan percaya diri dengan harga diri yang kamu miliki, maka rasa hormat dari orang lain akan datang dengan sendirinya. Percaya diri dalam pengertiannya merupakan sebuah frasa yang jika dibedah secara sederhana memiliki arti berkeyakinan, mengakui, menganggap, memastikan akan kemampuan atau kelebihan yang ada di dalam diri sendiri.

Apa Itu Percaya Diri?

Percaya diri yaitu suatu sikap atau keyakinan atas kemampuan diri sendiri, sehingga dalam melakukan tindakan tidak terlalu sering merasa cemas, merasa bebas melakukan hal-hal yang sesuai dengan keinginan, dan tentunya memiliki rasa tanggung jawab terhadap keputusan dan tindakan yang dilakukannya.

Pada definisi lain, percaya diri juga dapat diartikan sebagai suatu sikap disertai penilaian atas kemampuan diri sendiri yang didasari dari pencapaian yang telah berhasil dilakukan sehingga memiliki kemampuan lebih dalam menilai kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Tentunya, orang yang percaya diri mampu mendorong dirinya sendiri untuk menjadi pribadi yang lebih baik di setiap harinya.

Untuk meningkatkan percaya diri dari seseorang, terdapat banyak hal yang mempengaruhi tingkat percaya diri. Di sisi lain, terdapat banyak cara pula untuk dapat membantu seseorang mengembangkan rasa percaya diri. Berikut tips meningkatkan percaya diri dan mengurangi rasa insecurity yang sering kali menjadi hal yang datang di diri seseorang.

Mengapa Kita Harus Meningkatkan Percaya Diri?

Memiliki rasa percaya diri memiliki banyak manfaat untuk kehidupan kita sendiri, Grameds. Selain hidup terasa lebih hidup, percaya diri akan mengantarkan kita pada kebahagiaan. Kira-kira apa saja sih manfaat dari percaya diri?

1. Meningkatkan motivasi untuk hidup lebih baik

banner-promo-gramedia

Percaya diri dapat membuat Grameds lebih semangat menjalani hidup karena Grameds yakin bahwa di dunia ini, Tuhan akan memberikan ujian sesuai dengan kemampuan hamba-Nya.

Bahwa Tuhan tidak akan memberikan ujian yang Grameds tidak mampu menghadapinya. Berbekal percaya diri, Grameds akan selalu berusaha lebih baik karena yakin bahwa diri Grameds bisa mencapai titik kesuksesan.

2. Lebih menghargai diri

Percaya diri secara langsung ataupun tidak langsung membuat Grameds lebih menghargai keberadaan diri sendiri di dunia. Kamu akan lebih menghargai hak-hak dan keistimewaan dirimu sendiri. Sehingga kamu paham banget bahwa kamu berhak bahagia. Nggak kebayang kan kalau percaya diri, yang tampaknya sepele, sangat berpengaruh besar bagi kehidupan seseorang?

Orang yang tidak percaya diri akan mengalami hal sebaliknya. Ia merasa bahwa dirinya tidak mempunyai keistimewaan. Bahkan dirinya sendiri tidak melihat apapun yang bisa dibanggakan dari dirinya.

3. Siap untuk menghadapi tekanan dan tantangan

Berbekal kepercayaan diri yang dimiliki, Grameds yakin potensi dan kemampuan yang dimiliki menjadikanmu siap menghadapi tekanan dalam pekerjaan. Tekanan dari berbagai arah tidak akan membuat gentar orang yang percaya diri. Bahkan, Grameds siap untuk menaklukkan tantangan yang bisa membuat Grameds naik kelas.

4. Mengasah jiwa leadership

Coba Grameds perhatikan pemimpin-pemimpin besar dunia? Mustahil mereka bisa menjadi pemimpin besar tanpa memiliki rasa percaya diri.

Rasa percaya diri menuntun seseorang untuk memiliki visi dan misi yang jelas. Ia memiliki pandangan yang maju dan keberanian untuk memimpin orang. Pada waktu yang sama, orang lain memberikan respek dan rasa hormat yang tinggi. Ibarat pucuk dicinta ulam pun tiba. Yang dibutuhkan (seorang pemimpin) ada dan yang membutuhkan banyak. Maka tidak heran kalau orang yang percaya diri mudah untuk menjadi seorang leader.

5. Tahan banting

Tidak takut gagal merupakan salah satu ciri-ciri orang yang percaya diri. Karena itu, orang yang percaya diri bisa bangkit setelah mengalami kegagalan. Hal ini menjadikan dia tidak mudah menyerah dalam meraih impian. Oleh karena itu, kepercayaan diri yang dimilikinya membuat ia berusaha lebih keras dan mengevaluasi kekurangan sehingga dia menjadi orang yang tahan banting.

6. Memiliki kemampuan komunikasi yang mumpuni

Dilansir dari success-stream.co.uk, seseorang yang percaya diri lebih menunjukkan kemampuan untuk berbicara secara singkat dan padat, langsung membidik pusat kesadaran, tanpa harus berdebat panjang. Tidak heran sih karena orang tersebut bisa berbicara tanpa takut disalahkan dan gagal.

7. Pikiran yang damai dan minim stress

Merdeka dari sikap ragu, takut, dan kecemasan dapat diterjemahkan bahwa orang tersebut memiliki pikiran yang damai, tenang, dan tentram. Orang yang percaya diri memiliki resiko stress yang lebih kecil dibanding orang yang tidak percaya diri.

8. Lebih mudah mempengaruhi

Orang yang percaya diri lebih mudah mempengaruhi orang lain. Hal ini membuatnya mudah untuk menjadi pemimpin, mengutarakan ide, dan mempresentasikan gagasan dengan baik. Hal ini tentu memudahkan untuk sukses dalam karir dan berbisnis.

Cara Meningkatkan Percaya Diri Paling Ampuh

tips meningkatkan percaya diri

1. Bersyukur terhadap apa yang sudah kamu miliki

Tips pertama untuk meningkatkan percaya diri adalah dengan meningkatkan rasa syukur yang terhadap diri sendiri. Bersyukur dengan segala yang telah kamu miliki dan kamu capai adalah kunci meningkatkan percaya diri yang efektif.

Termasuk bersyukur pada penampilan fisik di mana tentunya mensyukuri bahwa kamu telah memiliki lima panca indera yang lengkap tanpa kurang suatu apapun.

banner-promo-gramedia

Di luar sana mungkin masih banyak orang yang tak seberuntung keberadaanmu saat ini seperti masih memiliki kekurangan fisik, tetapi mereka masih mampu untuk berkarya.

Pun jika kamu memiliki kekurangan fisik tetaplah untuk selalu bersyukur karena pastinya di balik sebuah kekurangan Tuhan selalu menciptakan kelebihan.

2. Lakukan hal baik untuk diri sendiri

Perasaan gelisah dan merasa tidak percaya diri terkadang muncul pada diri sendiri sebagai suatu rasa ketakutan kalau kamu tidak akan berhasil sehingga rasa takut tersebut secara nyata menghalangi kinerjamu. Tentunya kamu dapat mengalahkan perasaan-perasaan gelisah tersebut dengan berusaha untuk melakukan hal baik untuk dirimu sendiri.

Jika kamu merasa takut terjatuh atau gagal, tetap cobalah untuk menentang semua pikiran negatif yang kamu pikirkan. Kamu dapat melakukannya dengan berbicara kepada diri sendiri seperti saat kamu berbicara dengan teman dekatmu sendiri.

Mungkin untuk mengawalinya akan terasa sulit karena segalanya tersebut adalah sebuah proses yang tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi dengan perlahan dan dibantu dengan latihan tentunya akan lebih membuatmu untuk tampil secara penuh dan sempurna.

Tetap hati-hati dengan rasa takut yang akan membawa pikiran negatif yang masuk ke dalam pikiranmu hingga membuatmu menjadi overthinking, stress, atau malah berujung depresi. Lakukan hal-hal yang membuatmu merasa lebih tenang, nyaman, dan rileks untuk diri sendiri.

3. Awali dengan doa sebelum melakukan sesuatu

Jika kamu merasa grogi dan kurang percaya diri saat hendak melakukan sesuatu, misalnya saat kamu harus berhadapan dengan banyak orang atau saat melakukan presentasi di depan banyak orang, doa adalah cara mudah yang dapat kamu lakukan.

Berdoa adalah cara untuk meningkatkan rasa percaya diri terhadap apa yang hendak kamu lakukan. Percayalah dengan berdoa, Tuhan akan senang membantu kamu dalam melakukan sesuatu. Yakin bahwa hasil yang hendak kamu lakukan akan menjadi baik dan terpukau karena adanya campur tangan dari Tuhan.

4. Lakukan Afirmasi untuk dirimu sendiri

Sering menerima penilaian yang negatif dari orang lain tentunya juga dapat mempengaruhi rasa percaya diri yang ada dalam diri kita. Bahkan lebih dari itu, penilaian negatif dari orang lain terhadap diri kita juga dapat mempengaruhi perilaku kita karena pada akhirnya kita berperilaku sesuai dengan penilaian dari orang lain hingga membuat kita tidak nyaman dengan diri kita sendiri.

Kamu dapat menghindari penilaian tersebut dengan cara melakukan afirmasi terhadap diri sendiri. Afirmasi merupakan pernyataan positif dan meyakinkan apapun yang kita katakan kepada diri sendiri. Kamu dapat melakukan dengan tegas dan lantang sehingga kamu dapat lebih semangat dan termotivasi.

Jika kamu sering mendapatkan kesan atau hal negatif tentang fisik dari orang lain, kamu bisa berlatih di depan cermin dan katakan pada dirimu tentang apa yang kamu sukai tentang dirimu. Tentunya hal tersebut dilakukan agar pikiranmu menerima pernyataan positif dengan cepat.

Kamu dapat menggunakan kalimat-kalimat afirmasi seperti, “Mengapa saya cakap dalam membuat keputusan?” dan hindari kalimat pernyataan seperti, “Saya sangat pandai membuat keputusan.” Dengan mengatakan kalimat tersebut untuk diri sendiri, secara biologis otak akan merespon dan mencari jawaban atas pertanyaan untuk mengetahui kemampuan yang sebenarnya.

5. Benahi penampilan

Tips untuk lebih meningkatkan rasa percaya diri kamu bisa memperbaiki penampilanmu. Hal ini terlihat sederhana tetapi tak semua orang kadang paham dan mau membenahi penampilannya atau terkadang memang merasa tidak pede dengan penampilan barunya.

Tetapi cobalah untuk mengubah penampilan mulai dengan memakai baju yang nyaman, tidak harus mahal tetapi cukup rapi, bersih, dan wangi. Mulai dari merapikan rambut dengan pergi ke salon agar mendapatkan perawatan dan model rambut yang cocok.



Selain itu rawatlah kulit wajah agar wajah terlihat lebih cerah dan menarik. Jika penampilanmu sudah memenuhi baik, cukup, dan membuatmu nyaman tentunya orang yang bertemu denganmu juga ikut nyaman dan menyenangkan ketika melihatmu lebih enak untuk dilihat dan tentunya secara otomatis kepercayaan diri akan semakin meningkat.

6. Menyadari bahwa manusia tidak ada yang sempurna

Kita sering mendengar kata-kata, “Kejarlah mimpimu setinggi langit.” Di mana kata-kata tersebut sering menjadi pegangan kita untuk memotivasi mengejar impian kita. Adalah hal yang wajar jika kamu selalu berusaha untuk menunjukkan sisi terbaikmu, tetapi diingat bahwa juga penting bagi kita untuk menerima kesempurnaan dalam melakukan sesuatu merupakan salah satu hal dengan tujuan yang tidak realistis.

Jika kamu membuat sebuah kesalahan dalam suatu keputusan, tentunya kamu juga berpikir mengenai kesalahan di mana dari kesalahan tersebut merupakan salah satu cara untuk belajar dan bertumbuh.

Tentunya dari hal tersebut cobalah untuk tidak menyalahkan diri sendiri dan hindari memikirkan kesalahan tersebut hingga berlarut-larut. Jadikan kesalahan yang kamu lakukan adalah sebuah batu loncatan untuk membuatmu berhasil kedepannya.

7. Berhenti untuk membandingkan diri dengan orang lain

Sekarang ini banyak anak-anak remaja atau orang yang beranjak dewasa yang utamanya mereka yang mengalami quarter life crisis sering merasakan kegelisahan di dalam dirinya sendiri. Kegelisahan tersebut terkadang muncul dan disebabkan oleh berbagai macam faktor.

Selain itu, kegelisahan yang sedang dialami tersebut dapat menimbulkan rasa membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Di mana ketika seseorang yang melihat seseorang yang lain yang lebih mapan, lebih cantik, lebih kaya, lebih pandai merasa ciut dan bertanya-tanya mengapa hidup ini rasanya seperti tidak adil.

Hal tersebut adalah sebuah perilaku toxic yang mana tidak akan ada habisnya jika kita terus membandingkan diri kita ke seseorang yang lebih dari kita. Karena terdapat pepatah bahawa di atas langit masih selalu ada langit yang lebih tinggi.

Sehingga ketika kita terus membandingkan dan mencari kekurangan terus menerus pada diri kita yang kemudian menyebabkan diri kita mengalami insecurity dan merasa selalu ada yang kurang dengan diri kita. Tentunya hal tersebut juga merupakan salah satu faktor yang menimbulkan rasa tidak percaya diri.

Untuk menghindari perasaan tersebut tentunya kita harus menyadari dan menerima apa adanya dengan apa yang sudah Tuhan beri dengan tetap semangat dan terus meningkatkan kemampuan dalam diri kita sendiri.

Selain itu memang terkadang terdapat faktor lain yang menyebabkan diri kita merasa minder dan tidak layak di lingkungan atau circle yang kita miliki misalnya circle pertemanan atau keluarga yang terkadang tidak memberi dukungan tetapi malah menjatuhkan.

Jika kamu ingin merasa dirimu lebih percaya diri dan ingin merasa nyaman dengan apa yang kamu lakukan tanpa harus ada batasan atau standar yang berpotensi membuatmu membandingkan diri kamu dapat memberi batasan dengan orang-orang yang kurang mendukung untuk lebih percaya diri dan menjadi dirimu sendiri.

8. Belajar menerima kritik dari orang lain

Tak semua kritik yang datang untuk diri kita dari orang lain bersifat negatif atau merugikan diri kita. Pada umumnya kritik atau komentar juga datang dan berasal dari orang berada di sekitar kita.

Terkadang hal tersebut membuat kita untuk berjuang dengan kepercayaan diri yang menurun dan menjadi kritik batin yang memunculkan keraguan pada diri sendiri. Tak hanya itu terkadang kritik atau komentar yang datang tak semata-mata bersifat positif hal tersebut yang kemudian menjadi tugas kita untuk memilah-milah dan mengukur seberapa besar pengaruh kritik tersebut untuk diri kita.

Tentu jika kamu mengalami hal tersebut, kamu harus cakap untuk membuat sebuah kritikan dari orang lain menjadi pelajaran yang dapat membangun diri kita. Selalu belajar untuk menggunakan strategi introspeksi diri dengan mempertanyakan dan membedah kembali atas kritik batin yang terdapat dalam dirimu.

Selain itu kamu juga dapat mencari bukti yang mendukung kritikan tersebut atau bukti yang dapat dibantah terhadap hal-hal yang dikatakan pada diri kamu. Wajar jika kamu takut atas kritikan orang lain terhadap dirimu, dengan ketakutan tersebut tentunya kamu tidak boleh menghindarinya melainkan kamu harus menghadapi rasa takut tersebut.

Terkadang juga memang tidak mudah mengatasi rasa takut pada suatu kritikan. Namun jika kamu ingin hidup dengan positif dan ingin meningkatkan rasa percaya dirimu berlatihlah untuk menerima kritik karena hal ini akan lebih efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri.

9. Lakukan suatu hal yang kamu sukai

Tips meningkatkan percaya diri yang ke-9 adalah dengan melakukan suatu hal yang kamu sukai. Jika kamu memiliki hobi yang kamu sukai, kamu dapat melakukannya dan tentunya jangan ragu untuk melakukan hal-hal yang membuatmu senang. Hal-hal yang dapat membuatmu senang tentunya akan lebih dapat membuatmu cenderung untuk berpikir positif.

Kamu dapat melakukan hobi atau hal-hal yang dapat membuatmu senang pada akhir pekan seperti menyanyi di karaoke, berenang, menari, memasak, menonton film, menulis buku, dan hal-hal sejenisnya.

Dengan melakukan hal-hal yang kamu sukai tentunya akan lebih membuatmu melupakan kekurangan yang terdapat dalam dirimu atau hal-hal yang membuatmu cenderung gelisah. Namun, tentunya kamu dapat mengatur hal ini dengan membuat jadwal di dalam keseharianmu untuk menyenangkan dirimu sendiri.

Dengan memiliki kegemaran yang membuatmu lebih semangat, tentunya pikiranmu akan lebih banyak menyerap energi positif dan tentunya dapat mengurangi stress akibat tekanan di lingkungan sekitarmu.

10. Tanamkan Pola Pikir Positif

Pola pikir yang positif dapat mendorong agar selalu meyakini bahwa Tuhan menciptakan Gramedia disertai banyak kelebihan dan karunia. Dengan berfikir positif selalu bisa menghadapi kondisi apapun sambil mensugesti diri, “Aku bisa belajar dan melakukan ini semua,”

11. Mencari Lingkungan yang Positif

Berada di lingkungan yang positif dapat membentuk karakter diri menjadi lebih baik, bergairah, dan tentunya menyerap nilai-nilai positif. Ada pepatah yang berbunyi, “Bergaul dengan pandai besi menyebabkan terkena percikan api atau paling tidak aroma asapnya. Bergaul dengan penjual minyak wangi menyebabkan kamu mendapatkan parfumnya atau paling tidak baumu ikut wangi.”

Pernahkah Grameds mendengar pepatah tersebut? Berada di dalam lingkungan yang positif ibarat kita bergaul dengan penjual minyak wangi. Kalaupun kamu belum baik, kamu akan menjadi baik. Entah secara perlahan atau cepat, atmosfer sekitar akan menyelimutimu.

Kamu tidak akan menerima tekanan yang berlebihan. Kamu tidak akan menerima vonis buruk. Kamu tidak akan takut di-bully saat mengalami kegagalan. Selama berada di dalam kebaikan, kamu akan mendapatkan dukungan dari lingkungan untuk mengembangkan keunikanmu.

12. Desain Tujuan Hidupmu

Miliki impian dan berikan target pada dirimu sendiri, Grameds. Mulailah dari impian-impian kecil sampai impian-impian besar. Begitu kamu berhasil mencapai impian-impian kecil, rasa percaya diri akan tumbuh dengan sendirinya. Ada kebanggan yang membuncah di dalam dadamu karena kamu telah berhasil membuktikan pada diri sendiri dan orang lain kalau kamu bisa.

Kemudian kamu akan semakin bersemangat untuk meraih impian-impian yang lebih besar. Rasa percaya dirimu akan semakin bertambah.

13. Susun Rencana dengan Matang

Orang bilang detail is devil. Membuat rencana yang detail sangatlah rumit. Butuh kesabaran, ketelitian, dan semangat tanpa putus asa. Namun rencana yang detail menunjukkan kematangan berfikir.

Misalkan saja, saat kamu akan melakukan perjalanan jauh, bahan bakar kendaraan diisi sampai full, ban kendaraan dipompa sesuai standar, dan kendaraan dirawat dengan rutin. Tentu kamu tidak was-was untuk bepergian kan? Kamu akan siap melakukan perjalanan jauh.

Coba kalau semua hal di atas tidak dipersiapkan. Takut ban kempes. Was-was bahan bakar habis. Khawatir kendaraan mogok.

Begitulah jika kita mempersiapkan segala sesuatu dengan matang, kita akan semakin percaya diri. Kita yakin bahwa apa yang sudah kita siapkan dapat mengantarkan kita sampai di tujuan dengan selamat.

14. Siapkan rencana B dan rencana C

Pepatah mengatakan, manusia berencana, Tuhan berkehendak. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi barangkali rencana A gagal. Dengan menyiapkan rencana B dan rencana C, Grameds bisa mempersiapkan berbagai kemungkinan. Karena tidak semua yang kita inginkan akan tercapai dengan mudah.

Tentu orang yang memiliki rencana cadangan lebih siap menghadapi masalah yang ada. Karena dia memiliki beberapa alternatif solusi. Dengan kesiapan itu, dia akan lebih percaya diri.

15. Berdamai dengan Kekurangan Diri dan Berlapang Dada

Tak ada gading yang tak retak. Tidak ada manusia yang sempurna. Kamu perlu menyadari bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Termasuk kamu ya, Grameds. Jika kamu tidak bisa berdamai dengan kekuranganmu, yang ada kamu akan merasa insecure dan tidak percaya diri. Maka berdamai dengan kekurangan diri adalah salah satu cara yang ampuh untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Misalkan saja saat kamu mengungkapkan ide dalam sebuah rapat. Kamu merasa idemu sangat bagus. Namun ada seseorang yang memiliki ide lebih baik. Berlapang dada adalah satu-satunya cara agar hatimu tenang. Jika tidak berlapang dada, kamu merasa tidak bisa mengeluarkan ide yang bagus. Kamu akan menganggap dirimu tidak bisa jadi yang terbaik.

16. Tidak Bergantung Kepada Orang Lain

Bergantung kepada orang lain membuat Grameds kehilangan rasa percaya diri. Bagaimana tidak? Bergantung pada orang lain sama saja tidak mengandalkan kemampuan pribadi dan hidup di bawah bayang-bayang orang lain.

17. Lakukan hal yang disukai

Lakukan apa yang kamu suka secara rutin dan kontinu. Kalau perlu latihlah hobimu secara serius. Melakukan sesuatu yang kamu suka bisa membuatmu lebih mudah untuk menjadi mahir. Semakin mahir kamu melakukan sesuatu, semakin besar rasa percaya diri yang kamu punya.

18. Mau menerima kritik atau pendapat yang bertentangan

Orang yang percaya diri tidak defensif saat menerima kritik. Semakin menolak kritik, semakin menunjukkan ada hal yang disembunyikan. Menyembunyikan sesuatu mengisyaratkan adanya ketidakpercayaan diri.

10. Perluas Wawasan

Kunci dari semua tahap di atas tentunya adalah buatlah dirimu untuk dapat mengetahui segala hal. Kembangkan dirimu untuk mendapatkan pengetahuan umum yang cukup karena dengan meningkatkan wawasan untuk dirimu sendiri kamu akan lebih mudah untuk membangun rasa percaya diri.

Untuk memperluas pengetahuanmu kamu dapat melakukan berbagai cara seperti membaca buku, membaca berita di koran atau media online, menyaksikan televisi, berdiskusi dengan teman, menonton film, dan hal-hal sejenisnya.

Dengan memperluas pengetahuan, lingkungan sekitarmu juga akan lebih terasa yakin ketika melihatmu. Selain itu, memperluas pengetahuan juga sejalan dengan membangun kompetensi diri sendiri dan akan meningkatkan rasa percaya diri jika kamu mengetahui pembahasan-pembahasan yang dibahas oleh banyak orang.

Terlalu Percaya Diri?

Buat sebagian orang antara confidence (percaya diri) dan overconfidence (terlalu percaya diri) kadang berbeda tipis dan susah dibedakan. Saat percaya diri dapat membuat orang tampak luar biasa, terlalu percaya diri dapat membuat tampak mengerikan.

Kok bisa? Kita ambil contoh seseorang yang melakukan presentasi dengan percaya diri dapat tampil tanpa takut, mempersiapkan rencana cadangan, berargumen dengan logis, dan siap menerima kritik. Perpaduan semua itu akan memberikan kesan bahwa orang percaya diri adalah orang yang elegan, memiliki leadership yang baik, dan rendah hati.

Namun orang yang over confidence akan tampil dengan berani, mempunyai rencana, namun tidak siap menerima kritik. Ketika disanggah, ia akan cenderung memaksakan argumen, walaupun tampak tidak logis, dan menyembunyikan sesuatu. Hal ini menyebabkan seseorang yang terlalu percaya diri tampak menakutkan.

Lalu bagaimana membedakannya? Tanyakan pada hati. Jika kamu tampak terlalu keras berusaha agar dinilai sebagai seseorang yang percaya diri, maka bisa jadi kamu terlalu percaya diri. Jika hatimu bereaksi dengan negatif, bisa jadi kepercayaan dirimu sudah over dan harus dikendalikan.

Referensi Buku yang Membahas tentang Percaya Diri

1. Rahasia Menjadi Pribadi Memikat, Berpengaruh dan Percaya Diri

 

2. Satu Hari Menjadi Lebih Percaya Diri

 

3. Percaya Diri Harga Mati

Baca juga artikel terkait “Tips Meningkatkan Percaya Diri” :

Penulis : Haresti Amrihani

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ahmad