in , , ,

Review Novel Archipelagos: Wizarding School in Nusantara

Archipelagos: Wizarding School in Nusantara – Grameds tentu sudah sering menonton atau membaca cerita tentang sekolah penyihir. Sebut saja karya terkenal seperti Harry Potter, The School for Good and Evil, dan A Deadly Education, beberapa karya populer dari tema tersebut yang menghadirkan dunia penuh imajinasi nan indah serta membekas bagi banyak pembaca.

Akan tetapi, pernahkah kamu membayangkan bagaimana jadinya jika sekolah bernuansa seperti itu hadir di Indonesia?

Gagasan tersebut diwujudkan dalam karya berjudul Archipelagos: Wizarding School in Nusantara karya Sleepinigloo. Cerita ini awalnya ditulis di platform Wattpad dan telah dibaca sebanyak 632 kali hingga Maret 2026.

Karya tersebut kemudian diadaptasi menjadi novel yang diterbitkan oleh Bumi Aksara pada 1 Juli 2023 dengan ketebalan 310 halaman.

Sebelum membahas isi buku ini lebih jauh, mari terlebih dahulu mengenal Sleepinigloo sebagai penulisnya.

Profil Sleepinigloo – Penulis Novel Archipelagos: Wizarding School In Nusantara

Sleepinigloo, yang memiliki nama asli Andi Muhammad Akbar dan akrab dipanggil Akbar, memiliki kegemaran membaca novel fantasi terjemahan. Ia juga senang menonton film bergenre thriller dan fantasi, serta menyukai aktivitas berpetualang baik secara virtual maupun melalui imajinasi.

Saat ini, Akbar sedang menempuh pendidikan di Jurusan Manajemen di Universitas Negeri Makassar. Ia memiliki cita-cita untuk menjadi penulis terkenal, konsultan bisnis atau manajer keuangan, sekaligus dosen.

Sinopsis Novel Archipelagos: Wizarding School In Nusantara

button cek gramedia com

Di wilayah Nusantara terdapat sebuah sekolah sihir yang berdiri di pulau tersembunyi di pusat Segitiga Masalembo. Sekolah tersebut bernama Archipelagos. Cerita ini mengikuti perjalanan tujuh anak yang berasal dari dunia luar dan memiliki latar belakang masalah yang berbeda.

Mereka adalah Nala, penyihir api; Bastian, penyihir udara; Drio, penyihir tanah; Tanra, penyihir air; Ayu, penyihir tanaman; Sanja, penyihir binatang; dan Lexan, penyihir senjata.

Ketujuh anak tersebut menerima surat yang membawa mereka ke Archipelagos. Di sana mereka merasakan kehidupan baru yang penuh kebahagiaan di dunia yang sebelumnya tidak pernah mereka bayangkan.

Namun, keadaan berubah ketika guru mereka, Encik Mina, memberitahu bahwa mereka memiliki misi khusus sebagai Orang Terpilih untuk mengalahkan Berong, sosok jahat yang melakukan eksperimen demi memperoleh kehidupan abadi.

 

Kelebihan dan Kekurangan Novel Archipelagos: Wizarding School in Nusantara

Pros & Cons

Pros
  • Perpaduan fantasi, mitologi, dan nuansa romansa.
  • Konsep cerita yang terasa segar.
  • Menyajikan budaya nusantara.
  • Plot twist di tengah cerita.
  • Banyak informasi menarik.
Cons
  • Alur cerita terasa terlalu cepat.
  • Terlalu banyak informasi yang kurang relevan.
  • Beberapa bagian cerita kurang terjelaskan dengan baik.

Kelebihan Novel Archipelagos: Wizarding School in Nusantara

Novel Archipelagos: Wizarding School in Nusantara karya Sleepinigloo adalah novel fantasi yang mampu menyihir banyak pembaca di seluruh dunia berkat keajaiban yang disajikannya.

  • Perpaduan fantasi, mitologi, dan nuansa romansa

Archipelagos: Wizarding School in Nusantara menghadirkan kisah fantasi yang diperkaya dengan unsur mitologi dan sentuhan romansa. Sampul novelnya tampak memikat dan berhasil memberi kesan pertama yang kuat bagi pembaca.

Bagian pembuka cerita juga terasa menarik karena langsung membawa pembaca masuk ke dunia fantasi bernuansa Nusantara. Narasi yang disajikan mampu memancing imajinasi dengan berbagai elemen magis dan keunikan latar cerita yang terasa berbeda dari kisah fantasi pada umumnya.

  • Konsep cerita yang terasa segar

Salah satu kekuatan novel ini terletak pada konsepnya yang terasa baru dan berbeda. Penulis menghadirkan beragam jenis kekuatan sihir yang dimiliki para tokohnya dengan cukup detail.

Riset yang dilakukan juga terlihat dari bagaimana dunia sihir dalam cerita dibangun. World building yang disusun membuat pembaca lebih mudah membayangkan lingkungan dan sistem yang ada di sekolah sihir tersebut.

  • Menyajikan budaya nusantara

Cerita dalam novel ini tidak hanya menyuguhkan petualangan fantasi, tetapi juga memperkenalkan berbagai unsur budaya Nusantara. Pembaca dapat menemukan referensi mengenai batik, aksara kuno seperti Lontara dari budaya Bugis, serta penggunaan bahasa Sanskerta.

Selain itu, beberapa kisah rakyat Nusantara juga turut disinggung, sehingga menambah warna budaya dalam cerita.

  • Plot twist di tengah cerita

Di tengah alur cerita, pembaca akan menemukan beberapa kejutan yang cukup menarik. Plot twist yang muncul mampu memberikan dinamika baru dalam cerita dan membuat pembaca semakin penasaran dengan kelanjutan kisah para tokohnya.

  • Banyak informasi menarik

Selain mengikuti alur cerita, pembaca juga memperoleh berbagai informasi tambahan yang cukup menarik. Novel ini memperkenalkan sejumlah jajanan khas serta beberapa mitos yang berkembang di Indonesia.

Hal tersebut membuat pengalaman membaca terasa lebih berwarna sekaligus menambah wawasan budaya.

 

Kekurangan Novel Archipelagos: Wizarding School in Nusantara

Meskipun Novel Archipelagos: Wizarding School in Nusantara karya Sleepinigloo menawarkan banyak kelebihan, buku ini tetap tidak luput dari kekurangan yang terasa mengganjal.

  • Alur cerita terasa terlalu cepat

Salah satu hal yang cukup terasa saat membaca novel ini adalah ritme cerita yang bergerak sangat cepat. Perpindahan dari satu adegan ke adegan berikutnya berlangsung tergesa, sehingga beberapa momen penting terasa kurang mendapat ruang untuk berkembang secara maksimal.

  • Terlalu banyak informasi yang kurang relevan

Novel ini juga memuat cukup banyak penjelasan yang tidak selalu berhubungan langsung dengan perkembangan plot utama. Penyajian informasi yang terlalu padat dalam satu waktu membuat fokus cerita terkadang terasa kabur.

Padahal, world building yang luas sebenarnya dapat menjadi kekuatan cerita jika disajikan secara lebih terukur.

  • Beberapa bagian cerita kurang terjelaskan dengan baik

Pada beberapa bagian, terdapat momen yang terasa kurang tuntas dijelaskan. Situasi yang seharusnya memberi ruang bagi sudut pandang tokoh utama justru sering dipotong oleh dialog karakter lain.

Akibatnya, suasana yang sedang dibangun tidak sempat berkembang dengan baik dan penjelasan terasa terlalu cepat muncul, sehingga mengurangi kedalaman adegan.

 

Sihir di Indonesia

Di Indonesia, istilah sihir memiliki makna yang kompleks dan tidak hanya berkaitan dengan dunia fiksi. Konsep ini berhubungan erat dengan tradisi budaya, kepercayaan spiritual masyarakat, serta sering muncul dalam berbagai karya populer seperti Harry Potter.

Dalam praktiknya, pemahaman tentang sihir di Indonesia terbentuk dari perpaduan antara mitologi lokal, tradisi turun-temurun, dan interpretasi modern dalam budaya populer.

  1. Sihir dalam Tradisi dan Budaya Indonesia

Dalam masyarakat Indonesia, konsep sihir sering dikaitkan dengan praktik perdukunan dan berbagai bentuk mistisisme yang telah berkembang jauh sebelum kedatangan agama-agama besar. Praktik tersebut menjadi bagian dari kepercayaan tradisional yang masih dikenal hingga sekarang.

  • Praktisi (Dukun): Dalam tradisi masyarakat Indonesia, dukun sering dipandang sebagai sosok utama dalam praktik yang berkaitan dengan dunia gaib. Mereka dipercaya memiliki kemampuan supranatural yang memungkinkan mereka berkomunikasi dengan roh, membantu proses penyembuhan penyakit tertentu, hingga melakukan berbagai ritual yang berkaitan dengan guna-guna.
  • Jenis Ilmu Gaib Umum:

Santet: Santet dikenal sebagai praktik ilmu gaib yang dipercaya dapat mencelakai seseorang secara fisik melalui perantara kekuatan supranatural.

Daerah Banyuwangi kerap disebut dalam berbagai cerita masyarakat sebagai salah satu wilayah yang memiliki tradisi santet yang cukup kuat.

Pelet: Ilmu gaib yang dipercaya dapat memengaruhi perasaan atau pikiran seseorang. Dalam berbagai cerita masyarakat, praktik ini sering dikaitkan dengan usaha membuat seseorang jatuh cinta atau terikat secara emosional kepada orang lain.

Pesugihan: Ritual yang diyakini dilakukan untuk memperoleh kekayaan dengan cara instan. Dalam kepercayaan masyarakat, praktik ini biasanya melibatkan perjanjian dengan makhluk gaib sebagai syarat untuk mendapatkan kekayaan tersebut.

Debus: Kesenian bela diri tradisional yang berasal dari Banten. Pertunjukan ini menampilkan kemampuan tubuh yang tampak kebal terhadap senjata tajam maupun api, yang diyakini diperoleh melalui doa, latihan spiritual, serta unsur kepercayaan tertentu.

  • Kepercayaan Regional:

Bali: Di Bali terdapat kisah legenda tentang pertarungan antara Barong yang melambangkan kekuatan kebaikan dan Rangda yang merepresentasikan kekuatan gelap atau sihir hitam.

Selain itu, masyarakat juga mengenal sosok Leak yang sering muncul dalam cerita mistis setempat.

Kalimantan: Masyarakat di Kalimantan memiliki cerita mengenai makhluk bernama Kuyang. Sosok ini digambarkan sebagai manusia yang mempelajari ilmu hitam hingga mampu memisahkan kepalanya dari tubuh untuk mencari darah manusia.

Papua & Indonesia Timur: Di wilayah Papua dan beberapa daerah Indonesia timur dikenal istilah Suanggi. Dalam kepercayaan setempat, Suanggi dianggap sebagai penyihir jahat yang ditakuti karena diyakini memiliki kemampuan mencelakai orang lain melalui kekuatan gaib.

 

  1. Representasi dalam “Wizarding World” (Harry Potter)

Dalam dunia sihir yang digambarkan dalam seri Harry Potter karya J. K. Rowling, Indonesia tidak dijelaskan secara rinci.

Meski begitu, beberapa elemen dalam lore cerita tetap mengaitkan wilayah ini dengan dunia sihir.

Makhluk Gaib: Beberapa makhluk magis dalam cerita tersebut disebut berasal dari kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Contohnya adalah Acromantula yang digambarkan sebagai laba-laba raksasa dan sering dikaitkan dengan hutan tropis seperti yang terdapat di Kalimantan.

Selain itu terdapat juga Occamy, makhluk sihir yang dalam lore cerita berasal dari wilayah Asia.

Sekolah Sihir (Fan Theory): Dalam cerita resmi tidak disebutkan adanya sekolah sihir di Indonesia yang diakui oleh International Confederation of Wizards. Namun, dalam komunitas penggemar muncul berbagai gagasan mengenai sekolah sihir fiktif bernama Palapa School of Witchcraft and Wizardry yang dibayangkan tersembunyi di pegunungan atau hutan terpencil di Indonesia.

 

  1. Pandangan Agama dan Hukum

Di Indonesia, praktik sihir dipandang dari dua sudut utama:

  • Agama: Dalam pandangan banyak tokoh agama dan lembaga keagamaan di Indonesia, praktik sihir umumnya dianggap sebagai sesuatu yang dilarang. Hal ini karena praktik tersebut sering dikaitkan dengan kesyirikan atau kerja sama dengan makhluk gaib seperti jin dan setan.
  • Hukum: Dari sisi hukum, praktik sihir sulit dibuktikan secara konkret karena tidak memiliki bukti fisik yang jelas. Meski demikian, pemerintah Indonesia pernah membahas kemungkinan pengaturan mengenai santet dalam rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau RKUHP.

Tujuan pembahasan tersebut adalah untuk menindak orang yang mengaku memiliki kekuatan gaib untuk mencelakai orang lain, sekaligus mencegah tindakan main hakim sendiri terhadap mereka yang dituduh sebagai dukun santet.

 

Penutup

Archipelagos: Wizarding School in Nusantara karya Sleepinigloo adalah karya fiksi hiburan yang mengangkat budaya Nusantara dan nilai yang dijunjung, termasuk tolong menolong, kesabaran, kebaikan dan persahabatan.

Karya yang satu ini menjadi salah satu bentuk terobosan baru karya anak bangsa yang membuka pintu bagi penulis lainnya untuk merambah fiksi secara lebih luas.

Bila kamu tertarik untuk masuk ke dunianya, novel Archipelagos: Wizarding School in Nusantara karya Sleepinigloo bisa kamu dapatkan di Gramedia.com.

Untuk mendukung kamu #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.

 

Penulis: Gabriel

 

Rekomendasi Buku

A Deadly Education (The Scholomance #1)

A Deadly Education

Scholomance bukan sekadar sekolah sihir—tempat itu adalah labirin kematian yang menelan siapa pun yang lengah. Tidak ada guru atau aturan yang jelas, hanya insting, sihir, dan keberuntungan yang menentukan siapa yang masih hidup sampai akhir tahun pelajaran.

Galadriel “El” Higgins sudah terbiasa dicurigai. Kekuatannya besar, gelap, dan mudah disalahpahami. Dia berusaha menjaga jarak dari semua orang, karena di Scholomance, memiliki sekutu sama berbahayanya dengan memiliki musuh.

Namun, bertahan sendirian juga bukan pilihan. Ketika Orion Lake—pahlawan yang selalu muncul di waktu yang tepat—terus menyelamatkannya, hidup El berubah menjadi lebih rumit. Popularitas membawa perhatian dan perhatian berarti ancaman. Perlahan, El mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang jauh lebih berbahaya daripada para monster yang mengintai di setiap sudut, yakni masa depan yang mungkin menuntutnya memilih siapa dirinya sebenarnya.

 

Harry Potter And The Cursed Child 1 & 2

Harry Potter And The Cursed Child 1 & 2 

Sementara Harry bergulat dengan masa lalu yang menolak untuk tinggal di tempatnya, putra bungsunya, Albus, harus berjuang dengan beban warisan keluarga yang tidak pernah dia inginkan.

Saat masa lalu dan masa kini melebur secara tidak menyenangkan, ayah dan anak mengetahui kebenaran yang tidak menyenangkan. Terkadang, kegelapan datang dari tempat yang tidak terduga.

 

The School for Good and Evil 1

The School for Good and Evil 1

Sophie dan Agatha digadang-gadang akan menjadi murid Sekolah Kebaikan dan Kejahatan, tempat anak-anak dididik menjadi pahlawan dan penjahat dalam dongeng.

Dengan gaun merah muda, sepatu kaca, dan ketaatannya, Sophie yakin akan menjadi lulusan terbaik Sekolah Kebaikan. Sementara Agatha, dengan rok hitam, kucing nakal, dan segala kebenciannya, sangat wajar jika dia menjadi murid Sekolah Kejahatan.

Namun, Sophie malah masuk ke Sekolah Kejahatan dan Agatha masuk ke Sekolah Kebaikan. Mereka menganggap ini sebuah kesalahan! Mereka mencoba melakukan segala agar bisa masuk sekolah impian masing-masing.

Apa yang akan mereka lakukan? Apakah yang mereka lakukan sudah benar? Ataukah ini justru petunjuk yang akan mengungkap siapa mereka sebenarnya?