Strategi Baru Tiongkok – Selama puluhan tahun, dunia menyaksikan laju ekonomi Tiongkok yang melesat dan sulit diabaikan. Di satu sisi kekuatannya mengundang decak kagum, di sisi lain strateginya memicu perdebatan. Rasa penasaran inilah yang coba dijawab oleh Keyu Jin, ekonom asal Tiongkok, melalui sebuah buku yang mengupas cara Negeri Tirai Bambu membangun ekonominya dengan jalur yang tak lazim.
Dalam buku Strategi Baru Tiongkok: Melampaui Sosialisme dan Kapitalisme yang informasinya telah dirangkum Gramedia, Keyu Jin menegaskan bahwa Tiongkok berhasil mencatat kemajuan besar tanpa harus meniru “jalan Barat”. Inovasi dan lompatan teknologinya justru menantang anggapan bahwa pembangunan hanya bisa berlanjut jika mengikuti sistem ekonomi dan keyakinan politik Barat. Buku ini secara tegas menawarkan pandangan positif terhadap peran kuat negara dalam mengarahkan mekanisme ekonomi Tiongkok.
Buku berjudul asli The New China Playbook ini diterbitkan dalam versi Bahasa Indonesia oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama pada 31 Desember 2025, dengan ketebalan 384 halaman.
Table of Contents
Profil Keyu Jin – Penulis Buku Strategi Baru Tiongkok: Melampaui Sosialisme dan Kapitalisme
Keyu Jin merupakan ekonom asal Tiongkok dengan latar akademik kuat di bidang ekonomi. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Harvard pada 2004 dan meraih gelar doktor di bidang yang sama pada 2009. Karier akademik nya berkembang di London School of Economics, tempat ia mengajar sebagai dosen ekonomi sejak 2009 hingga 2017, lalu menjabat sebagai profesor madya dari 2017 sampai 2024. Sejak 2025, Jin melanjutkan kiprahnya sebagai profesor keuangan di Hong Kong University of Science and Technology.
Keahlian Jin berfokus pada kebijakan makroekonomi dan keuangan, dengan perhatian khusus pada isu ketidakseimbangan global, harga aset dunia, model pertumbuhan ekonomi Tiongkok, dampak kebijakan satu anak, serta fenomena tingginya tingkat tabungan di Tiongkok. Setelah meraih gelar PhD, ia langsung bergabung sebagai staf pengajar di Departemen Ekonomi London School of Economics dan secara bertahap menempati posisi akademik yang lebih senior sebelum akhirnya pindah ke Hong Kong.
Sinopsis Buku Strategi Baru Tiongkok: Melampaui Sosialisme dan Kapitalisme
Bagaimana sebuah negara yang pernah dililit kemiskinan mampu menjelma menjadi kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia hanya dalam beberapa dekade? Pertanyaan inilah yang menjadi pintu masuk buku ini dalam mengulas perpaduan khas antara sosialisme dan kapitalisme yang melahirkan apa yang kerap disebut sebagai keajaiban ekonomi Tiongkok.
Melalui pembahasan yang komprehensif, buku ini menguraikan berbagai strategi yang membentuk ekonomi Tiongkok modern, mulai dari peran aktif negara dalam mendorong inovasi, kebijakan keterbukaan yang sukses menarik modal global, hingga pengaruh budaya dan cara pandang yang mewarnai pengambilan kebijakan ekonomi. Selain nilai strategis dari sisi geopolitik, pemahaman ini juga menawarkan manfaat ekonomi yang nyata.
Dengan mengenali lebih dalam cara kerja sistem ekonomi Tiongkok, perusahaan multinasional dapat membaca peluang pasar baru, investor dapat menimbang risiko dan potensi keuntungan secara lebih cermat, dan para pembuat kebijakan memperoleh perspektif penting untuk membangun kerja sama. Buku ini tidak hanya membantu memahami Tiongkok, tetapi juga memberi gambaran tentang arah masa depan perekonomian global.
Kelebihan dan Kekurangan Buku Strategi Baru Tiongkok: Melampaui Sosialisme dan Kapitalisme
Kelebihan Buku Strategi Baru Tiongkok: Melampaui Sosialisme dan Kapitalisme
Buku Strategi Baru Tiongkok: Melampaui Sosialisme dan Kapitalisme karya Keyu Jin menjadi buku inspirasi bagi para pelaku ekonomi, termasuk mereka yang memegang kendali besar dalam negara.
- Ditulis oleh akademisi berpengalaman
Buku ini ditulis oleh seorang ekonom Tiongkok yang juga berprofesi sebagai profesor keuangan dengan rekam jejak akademik yang solid dan latar pendidikan dari institusi bergengsi.
Kredibilitas penulis tercermin dari analisis yang disusun berdasarkan riset mendalam serta pengalaman panjang di dunia akademik.
- Pembahasan sistem keuangan yang mendalam.
Salah satu kelebihan buku ini terletak pada pembahasan panjang dan menarik mengenai sistem keuangan Tiongkok. Jin mengulas persoalan rendahnya imbal hasil dan tingginya volatilitas saham yang tercatat di bursa Tiongkok, belum matangnya pasar modal dan institusi keuangan, hingga meningkatnya praktik shadow banking seperti produk manajemen kekayaan dan skema pembiayaan pemerintah daerah.
- Menantang narasi Barat
Buku ini secara kritis membantah pandangan Barat yang kerap meramalkan runtuhnya ekonomi Tiongkok dengan bertumpu pada asumsi lama. Jin menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi Tiongkok justru bertumpu pada kapasitas negara yang kuat serta kemampuannya menyesuaikan kebijakan dengan konteks sejarah dan budaya sendiri.
- Perspektif generasi baru Tiongkok
Melalui tulisannya, Jin menghadirkan sudut pandang generasi muda Tiongkok yang lebih terbuka, berjiwa wirausaha, dan siap berkompetisi di tingkat global. Perspektif ini memberi warna segar dalam memahami arah perkembangan ekonomi Tiongkok ke depan.
- Bacaan penting
Buku ini layak dibaca oleh siapa pun yang ingin memahami ekonomi politik Tiongkok secara komprehensif. Meski judulnya menekankan strategi baru; sebagian besar isi buku membahas sejarah dan evolusi ekonomi politik Tiongkok, sementara bagian akhir memberi gambaran tentang perubahan yang sedang berlangsung dan implikasinya di masa depan.
- Penyajian yang jelas dan mudah dipahami
Keyu Jin dikenal sebagai penulis yang jernih dalam berpikir dan menulis. Penjelasan dalam buku ini disampaikan secara lugas, langsung pada inti persoalan, serta relatif mudah dipahami, bahkan bagi pembaca non spesialis.
- Kaya akan pembelajaran
Pembaca akan menemukan banyak pelajaran berharga, baik terkait dinamika ekonomi Tiongkok maupun cara negara tersebut merancang strategi pembangunan jangka panjang.
Kekurangan Buku Strategi Baru Tiongkok: Melampaui Sosialisme dan Kapitalisme
Meskipun buku ini memiliki banyak sekali kelebihan, bukan berarti buku ini tidak memiliki kekurangan. Hal yang masih dirasa kurang dari buku ini adalah:
- Pendekatan budaya yang terlalu disederhanakan
Dalam beberapa bagian, penulis cenderung menjadikan konsep budaya Tiongkok dan praktik dinasti kuno sebagai penjelasan serba guna atas fenomena ekonomi yang sulit diurai secara analitis.
Pendekatan ini terkesan menyederhanakan persoalan dan kurang kritis, sehingga berpotensi melemahkan kedalaman analisis pada isu-isu tertentu.
Mengenal Model Ekonomi Tiongkok
Tiongkok kini dikenal sebagai penganut konsep Ekonomi Pasar Sosialis, sebuah sistem campuran yang memadukan mekanisme pasar dengan peran negara yang kuat melalui perencanaan terpusat. Memasuki 2026, model ini tengah mengalami perubahan besar, dari pola pertumbuhan yang bertumpu pada pembangunan infrastruktur menuju pendekatan yang oleh Beijing disebut sebagai Pembangunan Berkualitas Tinggi.
Pilar Utama Model Ekonomi Tiongkok adalah sebagai berikut.
- Peran Negara (State-Led)
Pemerintah pusat memainkan peran kunci dalam menentukan arah pembangunan melalui Rencana Lima Tahun. Pada periode 2026 hingga 2030, Tiongkok mulai menjalankan Rencana Lima Tahun ke-15 yang menitikberatkan pada kemandirian teknologi serta penguatan rantai pasok dalam negeri.
- Ekonomi “Dua Kecepatan”
Perekonomian Tiongkok menunjukkan dinamika dua arah, di mana sektor manufaktur berteknologi tinggi seperti kendaraan listrik dan energi terbarukan berkembang pesat, sementara sektor tradisional, terutama properti, justru mengalami perlambatan yang cukup tajam.
- Investasi pada Manusia
Jika sebelumnya pembangunan lebih diarahkan pada infrastruktur fisik seperti jalan dan bangunan, kebijakan ekonomi pada 2026 mulai bergeser ke investasi pada manusia. Langkah ini diwujudkan melalui penguatan sistem jaminan sosial, peningkatan kualitas pendidikan, serta layanan kesehatan, dengan tujuan mendorong konsumsi domestik.
- Tekno-Nasionalisme
Melalui berbagai inisiatif, termasuk program Made in China 2025, Tiongkok berupaya menguasai sektor teknologi canggih guna mengurangi ketergantungan pada teknologi Barat dan memperkuat posisi strategisnya di tingkat global.
Penutup
Buku Strategi Baru Tiongkok: Melampaui Sosialisme dan Kapitalisme hadir sebagai panduan komprehensif yang akan mengajak Grameds untuk melihat ekonomi Tiongkok dari sudut pandang yang lebih jernih dan berimbang. Alih-alih mengulang stereotip dan ramalan keruntuhan yang kerap beredar, Keyu Jin membedah logika di balik kebijakan, sejarah, serta pilihan strategis yang membentuk kebangkitan ekonomi Tiongkok.
Melalui analisis yang tajam, buku ini akan membantu Grameds untuk memahami mengapa Tiongkok menempuh jalannya sendiri dan apa makna pilihan tersebut bagi perekonomian global. Bukan sekadar menjelaskan keberhasilan masa lalu, buku ini juga membuka ruang refleksi tentang arah masa depan ekonomi dunia. Inilah bacaan yang mendorong rasa ingin tahu, sekaligus mengajak Grameds untuk berpikir ulang tentang bagaimana kekuatan ekonomi modern sebenarnya dibangun.
Buku Strategi Baru Tiongkok: Melampaui Sosialisme dan Kapitalisme karya Keyu Jin sangat direkomendasikan bagi praktisi ekonomi di Indonesia dan seluruh dunia. Buku ini bisa kamu dapatkan di Gramedia.com! Gramin juga sudah menyiapkan buku-buku lainnya yang tak kalah menarik dan tentunya menambah wawasan kamu.
Yuk langsung saja dapatkan buku-buku terbaik hanya di Gramedia.com! Sebagai teman untuk mendukungmu #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.
Penulis: Gabriel
Rekomendasi Buku
Talking to My Daughter About the Economy 2025
Kenapa ada begitu banyak ketimpangan? Dalam buku ringkas ini, Yanis Varoufakis menjawab pertanyaan anak perempuannya yang begitu sederhana, tapi juga begitu menggusarkan itu.
Dengan menggunakan analogi dari cerita-cerita klasik maupun populer, mulai dari Oedipus, Frankenstein, hingga The Matrix, ia menjelaskan apa itu ekonomi dan kenapa ekonomi punya daya yang dahsyat dalam membentuk hidup kita. Ia juga mengajak kita untuk merebut kembali ekonomi dari tangan para ekonom yang menurutnya hampir selalu keliru. Sebab, ia yakin, semakin ilmiah model ekonomi kita, semakin lemah relasinya dengan ekonomi nyata.
Geostrategi dan Intelijen Ekonomi
Buku ini memberikan uraian yang terstruktur dan sistematik mengenai Geostrategi dan Intelijen Ekonomi dan sudut pandang yang baik. Buku ini sangat menarik jika dibaca dan diaplikasikan karena kemakmuran dengan kekuatan Alam (Geo) untuk kepentingan ekonomi dan sosial dengan menerapkan strategi – strategi bernegara merupakan cita-cita dan tujuan melalui proses pembangunan yang terukur dan tercipta.
Trade War 2.0: Navigasi Korporasi dan Transformasi Rantai Pasok Global
Buku Trade War 2.0 – Navigasi Korporasi dan Transformasi Rantai Pasok Global menyajikan peta strategis atas dinamika baru rantai pasok dunia yang kian ditentukan oleh faktor geopolitik, digitalisasi, dan perubahan struktur produksi global.
Dengan pendekatan yang menyatukan data empiris, kerangka strategi, serta narasi geopolitik yang tajam, buku ini mengajak pembaca memahami bagaimana Trade War generasi baru telah mengubah logika efisiensi global menjadi logika ketahanan regional dan kolaborasi strategis.
- 7 Prajurit Bapak
- 101 Fabel Nusantara
- 1965 Pada Masa Kini
- 23 Ways to Say I Love You
- 50 to 20: Pesan dari Paruh Perjalanan
- A Poem with Your Name
- Akasha: Record of Ragnarok
- Aku (AADC)
- Aku Putuskan untuk Mengubah Hidupku Hari Ini
- Alaia III
- Anonymous Crush 2
- Ayah, Berjuang Sendiri Itu, Capek!
- Barangkali Kita Memang Perlu Hari Patah Hati
- Berandal Bandung
- Black Powder War
- Bonjour Paris! La Fleur de L’amour
- Brisingr
- Dalam Bayang-Bayang Lenin
- Damn I Love Risol
- Destination Jakarta 2040
- Eldest
- Ensiklopedia Fakta Seru
- Finding My Bread
- Fotografer Memori
- Fourth Wing
- Give Yourself Some Space
- Hi Berlin
- Himam
- Hiu Sang Predator
- Hold Me, Never Let Go
- Hotel Magnifique
- I Can't Talk so Smoothly
- I Got a Cheat Skill in Another World and Became Unrivaled in the Real World, Too
- I'll Go To You When The Weather is Nice
- Kata Sandi
- Kembali ke Batavia
- Kost Pak Raden
- Kost Pak Raden
- Langit Mengambil
- Lentera Hati
- Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia
- Lima Sekawan: Rahasia di Pulau Kirrin
- Little Magacal Piya
- Look Back
- Maaf Aku Lahir ke Bumi
- Madonna in a Fur Coat
- Malam Sunyi Hercule Poirot
- Memorial Perfume Shop
- Monster Minister
- Moriarty The Patriot
- Musim Yang Tak Sempat Kita Miliki
- Mystery Basketball
- National Geographic Kids Bagaimana Benda Bekerja
- Pasar Bubrah
- Penyihir Dahsyat dari Oz
- Pemikiran Karl Marx
- Perawan Remaja Dalam Cengkeraman Militer
- Princess, Bajak Laut, dan Alien
- Psikoanalisis Sigmund Freud
- Pulih dari Trauma
- Rahasia Selma
- Renjana Azerbaijan
- Rinduku Sederas Hujan Sore Itu
- Ronggeng Dukuh Paruk
- Rumah Kecil Alie
- Rumah Tanpa Cahaya
- Seekor Anjing Mati di Bala Murghab
- Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
- Setelah Kita Bertemu
- Sherlock Holmes: Koleksi Kasus 1
- Si Bungsu dan Luka
- Strategi Baru Tiongkok
- Tanpa Ayah Tanpa Arah
- Tentang Sebuah Tempat di Wilayah Kinki
- The School of Life: An Emotional Education
- The Adventures of Tom Sawyer
- The Book Censor's Library
- The Dating Game
- The Enchanted Garden 1
- The Enchanted Garden 2
- The Humans
- The Monarchs Vagary
- The Tale of Dororo and Hyakkimaru
- The Otherwhere Post
- The Secret Life of Money
- This Is How You Heal
- This Is Me Letting You Go
- Tuan Musim Hujan
- What It Takes Asia Tenggara
- White Book
- White Nights
- Yotsuba





