in

20 Rekomendasi Mainan Anak Untuk Bermain dan Belajar

Rekomendasi 20 Mainan untuk Anak – Bermain merupakan momen yang menyenangkan untuk anak-anak. Kita bisa menyebutnya dunia anak adalah dunia bermain. Beragam permainan memiliki peran penting dalam pertumbuhan anak. Untuk itu, peranan orang tua menjadi penting dalam memilih permainan untuk si buah hati baik anak laki-laki maupun anak perempuan.

Mainan yang diberikan kepada anak dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengasah keterampilan, kreativitas, dan media belajar.

Mainan anak laki-laki misalnya, banyak yang berhubungan dengan kemampuan mekanik dan spasial, seperti mobil-mobilan, robot, catur, lego, dan lain sebagainya. Sedangkan anak perempuan, cenderung menyukai karakter boneka.

Karena secara genetik anak perempuan lebih menyukai wajah, sedangkan anak laki-laki dilahirkan dengan massa otot yang lebih besar.

Namun, ada beberapa mainan anak laki-laki yang bisa dimainkan anak perempuan juga, lho. Berikut Gramedia rekomendasikan permainan untuk buah hati Bunda.

10 Mainan Anak Laki-laki

1. Catur

mainan anak catur

Mainan catur bagus untuk mengajarkan cara berpikir kritis dan menganalisa situasi bagi si anak. Permainan menggunakan pion ini mengajarkan agar si anak tidak manja dalam proses berpikir.

Buah hati bunda akan berusaha untuk berpikir kritis dalam menganalisa tindakan lawan serta mengatur strategi untuk mengalahkan lawan mainnya. Jika bunda ingin menghilangkan sifat manja pada si buah hati, tidak ada salahnya mengajari anak untuk bermain permainan satu ini. Dengan mengajari si buah hati permainan ini, nantinya buah hati bunda akan terbiasa belajar dan berpikir mandiri.

2. Lego

Mainan konstruksi yang terbuat dari plastik ini sangat digemari anak-anak. Tidak hanya sekedar mainan, lego juga memiliki nilai edukasi untuk anak-anak lho, bun.

Lego terdiri dari bricks dengan beberapa bulatan di permukaannya. Anak-anak bisa meningkatkan kemampuan motoriknya melalui kegiatan menempel bricks satu dengan bricks yang lain dengan tepat.

Permainan ini juga mengasah kreativitas anak-anak bunda dan melatihnya untuk berusaha memecahkan masalah ketika sedang stuck dalam menyusunnya. Permainan ini juga asyik jika dimainkan bersama teman-teman si buah hati, lho.
Dengan bermain ramai-ramai, maka si anak akan belajar bekerja sama dan sosialisasi dengan teman-temannya. Bentuknya yang beragam dan berwarna juga membantu si buah hati bunda belajar mengenal warna dan bentuk.

3. Rubik

mainan anak

Permainan yang tidak kalah seru berikutnya adalah rubik. Rubik yang memiliki bentuk kubus berukuran 3x3x3 ini terkadang membuat pemainnya bingung untuk menyelesaikannya.

Rubik yang biasanya terbuat dari plastik atau kayu dengan 26 bagian kecil yang dapat berputar pada poros ini pertama kali dibuat oleh profesor arsitektur Hungaria bernama Erno Rubik pada tahun 1978 silam, lho.

banner-promo-gramedia

Setiap sisi dari kubus memiliki sembilan permukaan dan terdiri dari enam warna yang berbeda, antara lain merah, kuning, hijau, putih, biru, dan jingga.
Permainan ini memang tergolong permainan yang unik karena memiliki teka-teki sehingga membuat pemainnya tertantang untuk menyelesaikannya. Oleh sebab itu, permainan ini cocok untuk meningkatkan kemampuan otak pada si anak.

4. Mobil-mobilan

mainan anak mobil-mobilan

Mobil-mobilan ialah mainan yang sering diberikan orang tua kepada anak laki-lakinya. Mainan ini memang mudah dijumpai di pusat perbelanjaan hingga toko-toko di pinggir jalan.

Mainan ini beragam ukuran, dari yang berukuran besar bisa dinaiki hingga ukuran mini. Untuk orang tua yang ingin membelikan si buah hati mainan satu ini, tidak perlu khawatir, permainan ini juga memberikan manfaat untuk si buah hati lho. Diantaranya, kemampuan kognisi.

Anak-anak belajar mengenai hubungan sebab akibat seperti saat mobil-mobilannya jatuh di jalur penghubung, dengan hal itu si buah hati bunda belajar menandai bagian-bagian dasar dari mobil.

Kemampuan bicara, anak-anak akan belajar mengenali kosakata bagian-bagian dari mobil seperti menyebut roda, stir, pintu, kunci, sabuk pengaman, dan lain-lain.

Selain itu, anak-anak juga belajar meningkatkan kemampuan motoriknya seperti kemampuan ketangkasan tangan saat memperbaiki mobil-mobilannya apabila ada bagian yang rusak.

Jadi, bunda tidak perlu ragu lagi untuk membeli permainan satu ini untuk si buah hati, ya.

5. Ular tangga

Ular tangga merupakan permainan papan untuk anak-anak yang dimainkan oleh dua orang atau lebih. Papan permainan dibuat kotak-kotak kecil dan di beberapa kotak terdapat gambar ular dan tangga.

Seiring berkembangnya zaman, papan permainan ini semakin beragam, ada yang membuatnya dengan kotak raksasa sehingga orang dewasa juga bisa memainkannya.

Permainan ini bagus untuk anak-anak karena bisa digunakan sebagai alternatif mengembangkan kemampuan anak dalam mengenal konsep bilangan atau meningkatkan kecerdasan logika matematika. Ditambah gambar dan warnanya yang beragam juga membuat anak semakin tertarik untuk bermain permainan satu ini.

 

6. Hulahop

Beberapa penelitian menyebutkan, permainan hulahop diketahui mampu memberikan peningkatan kemampuan motorik kasar pada anak-anak. Melalui permainan hulahop anak-anak dapat melakukan gerakan secara fisik dan keseimbangan serta koordinasi antar anggota tubuh menggunakan otot besar dengan menggunakan sebagian atau seluruh anggota tubuh.

Melalui permainan ini pula, anak-anak dapat bergerak secara lentur. Contoh, untuk bunda yang masih memiliki anak yang baru merangkak, bunda bisa menyediakan hulahop dengan membentuknya mirip terowongan, maka si anak akan bergerak melewati terowongan hulahop tersebut.

Hulahop juga bisa dimainkan dengan cara menggoyangkan di pinggang dan pinggul dengan ritme yang teratur jangan sampai jatuh. Gerakan menggoyangkan hulahop ini tidak mudah, karena perlu koordinasi otot yang tepat. Mainan ini akan membuat anak-anak aktif menggerakkan otot pada tubuhnya.

 

7. Monopoli

mainan monopoli

Permainan ini masih diminati anak-anak hingga sekarang. Anak-anak atau si pemain harus bergerak di atas papan dengan aktivitas membeli atau menjual, mengembangkan properti yang dimiliki dengan membangun rumah dan hotel dengan menggunakan uang palsu ala monopoli.

Mainan monopoli ini tergolong mainan yang edukatif untuk anak-anak. Anak-anak bisa belajar huruf alfabet yang ada papan, bisa meningkatkan kecerdasan spasial anak, bisa meningkatkan kecerdasan interpersonal dengan berinteraksi dengan teman sebayanya dan melatih berkomunikasi serta meningkatkan kecerdasan intrapersonal karena anak belajar mengetahui kapan gilirannya bermain dan bergantian dengan lawan mainnya. Hal ini menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawabnya menyelesaikan tugas.

 

banner-promo-gramedia

8. Robot

robot mainan untuk anak cowok

Robot menjadi salah satu mainan intelektual yang bagus untuk merangsang perkembangan kecerdasan anak. Mainan ini sering dipakai sebagai sarana belajar science, technology, engineering, dan mathematic.

Dewasa ini, robot tidak hanya menjadi teman bermain, anak-anak juga mulai merakit robotnya sendiri. Beberapa sekolah juga sudah mengembangkan robotic sebagai materi pembelajaran. Nah, manfaat mainan ini untuk anak-anak diantaranya, dapat meningkatkan imajinasi anak. Buah hati bunda akan membayangkan berbagai adegan yang menarik saat ia bermain robot. Apalagi jika ia dapat merakit robotnya sendiri, tentu itu akan menambah imajinasi anak lebih tinggi.

Manfaat selanjutnya adalah menstimulasi kemampuan anak untuk berpikir logis dan sistematis, bun. Anak-anak yang merakit robotnya biasanya akan mempelajari cara menghidupkan robot agar bisa berjalan atau berbunyi hingga mengubah bentuknya.

Hal ini tentu mengasah kemampuan berpikir si anak. Anak-anak belajar berpikir logis dan sistematis karena mengikuti langkah-langkah yang membuat mainan robot tersebut dapat berjalan atau berfungsi dengan tepat.

Oh iya, bun, pastikan juga anak-anak memilih figur robot yang bisa dijadikan contoh seperti robot yang memerangi kejahatan, sehingga anak-anak bisa mencontoh sifat baik yang dicontohkan si robot.

 

9. Sepak Bola dan Basket

pengertian sepak bola

Menurut beberapa penelitian, benda berbentuk bulat cenderung lebih mudah dikenali oleh anak-anak. Pada umumnya, anak-anak memiliki rasa penasaran yang tinggi untuk mengenali benda-benda di sekelilingnya. Yups, salah satunya adalah bola. Bisa berupa bola sepak atau bola basket.

Anak-anak dapat menggerakkan tangan dan kakinya ketika bermain bola sehingga melatih perkembangan otot dan motorik mereka. Selain itu, anak-anak dapat menggelindingkan bola dengan tangan atau kakinya sehingga anak-anak bergerak lebih aktif.

Dengan bermain bola, anak-anak juga belajar mengenai perpindahan dan pergerakan yang tentunya bermanfaat karena menjadikan anak melakukan aktivitas fisik yang bagus untuk meningkatkan kecerdasan.

 

10. Sepatu roda

sepatu roda

Sepatu roda menjadi salah satu permainan yang menantang, lho. Tidak hanya bermain, dengan sepatu roda anak-anak juga bisa berolahraga. Ini menjadi hal yang seru untuk anak-anak.

banner-promo-gramedia

Bersepatu roda juga memiliki beragam manfaat lho untuk tumbuh kembang dan kesehatan anak. Dengan mainan ini, anak-anak berlatih keseimbangan dan koordinasi badan. Si kecil harus dapat menyeimbangkan badan di atas sepatu roda agar tidak terjatuh.

Bersepatu roda juga memperlancar aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh anak. Hal ini memperkecil risiko terkena penyakit jantung pada si anak. Pasalnya, ketika bermain sepatu roda, jantung bisa berdenyut sebanyak 140 hingga 180 denyut tiap menitnya.

Manfaat selanjutnya adalah dapat membakar kalori agar metabolisme dalam tubuh anak berjalan maksimal. Anak-anak juga dapat meningkatkan rasa percaya dirinya karena berhasil menaklukkan tantangan mulai dari menyeimbangkan tubuh sampai berseluncur. Jika anak-anak bermain ramai-ramai dengan temannya tentu akan meningkatkan kemampuan bersosialisasinya.

 

10 Mainan untuk Anak Perempuan

1. Puzzle

bongkat pasang permainan anak

Bunda ingin melatih kecerdasan otak anak dengan menyenangkan? Yups, cobalah mainan puzzle. Puzzle atau mainan bongkar pasang adalah permainan edukatif untuk anak-anak dari zaman dahulu dan tetap disukai hingga sekarang, lho.

Puzzle memiliki beberapa manfaat untuk si buah hati, bun. Diantaranya, melatih memori, mengasah keterampilan motorik halus anak, mengasah kemampuan memecahkan masalah, serta meningkatkan rasa percaya diri anak.

Melatih memori si buah hati karena anak-anak akan mencoba untuk mengingat kembali potongan pola, kata-kata, maupun gambar agar bisa terpasang sesuai dengan yang lain.

Ketika bermain puzzle, si buah hati bunda diminta memasang dan memindahkan potongan pola, kata-kata maupun gambar ke lubang tertentu yang sesuai, hal itu akan mengasah keterampilan motorik halus pada si buah hati. Hal ini juga akan memudahkan si buah hati bunda dalam belajar menulis dan menggambar.

Saat si buah hati bunda bermain puzzle, ia pasti akan melihat bahwa ada langkah-langkah yang perlu diambil untuk menuntaskannya, hal ini juga menjadikan anak belajar untuk menyelesaikan masalah. Mainan ini juga mendorong anak lebih percaya diri pada si buah hati bunda dalam mengatasi berbagai tantangan.

 

2. Plastisin Lilin

Orang tua harus kreatif memilih mainan untuk si buah hati supaya tidak bosan ketika bermain di rumah. Dan yang perlu diperhatikan lagi adalah pilihlah permainan yang memiliki nilai edukasi seperti plastisin lilin, atau ada yang menyebutnya playdough.

Meskipun terlihat mainan yang sederhana, ada sensasi membentuk, menempel, menggulung, dan menarik yang bisa dirasakan anak-anak saat bermain plastisin ini. Tidak hanya asyik dimainkan, mainan satu ini memiliki beragam manfaat untuk anak-anak bunda, lho.

Pertama, merangsang kekuatan otot jari dan motorik halus pada anak. Dengan bermain plastisin dan memainkannya sesuka hati, membentuk menjadi bentuk tertentu akan membangun kekuatan otot di jari dan tangan anak. Otot jari tersebut nantinya akan berguna untuk pengembangan keterampilan motorik halus seperti menggunting, memotong, dan menulis.

Kedua, meningkatkan kemampuan literasi dan berhitung pada si anak. Bermain plastisin lilin bisa menjadi sarana untuk menarik anak-anak untuk belajar, terutama belajar membaca dan berhitung. Dengan membentuknya menjadi angka atau huruf, anak-anak dapat mengenali huruf dan angka sehingga dapat belajar berhitung, membaca, berbicara, mengenal bentuk, serta memberikan deskripsi sesuatu.

 

3. Boneka

boneka dan mainan anak

Mainan satu ini memang menjadi favorit anak-anak perempuan. Selain harganya yang terjangkau, mainan ini juga mudah didapatkan mulai dari toko-toko besar hingga penjual di pinggir jalan. Selain bermain, anak-anak juga mempelajari banyak hal lho, bun.

Bermain boneka mengajarkan anak sifat tanggung jawab. Contoh saja ketika anak-anak bermain boneka, terkadang ia belajar memainkan peran ibu. Anak-anak belajar mempraktikkan kembali kebiasaan ibu. Anak-anak lebih mudah mengetahui bagaimana caranya menyiram bunga, merawat hewan peliharaan, dan lainnya sehingga mengembangkan sifat tanggung jawab si anak.

Manfaat berikutnya adalah meningkatkan kemampuan berbahasa. Anak-anak menjadi sering berbicara dengan bonekanya, apalagi jika mainnya bersama teman-temannya. Kemampuan berbahasa anak menjadi lebih luas dan kosakatanya semakin bertambah.

 

4. Bola Bekel

Permainan bola bekel ini biasanya dimainkan minimal dua orang. Bunda perlu menyiapkan bola karet yang memiliki warna atau motif menarik dan biji bekel dari kuningan yang berjumlah enam sampai sepuluh dan memiliki empat sisi berbeda. Anak-anak biasanya bermain bola bekel ini dengan berkumpul di salah satu rumah temannya pada waktu sore atau libur sekolah.

Mainan bola bekel ini bermanfaat untuk melatih gerak motorik dan keterampilan anak seperti mengatur ritme antara waktu pemantulan bola dan pengambilan biji bekel. Anak-anak juga belajar koordinasi antara kecepatan tangan dan penglihatan serta melatih konsentrasi.

 

5. Masak-masakan

Dari sekian banyak mainan anak perempuan, masak-masakan kerap menjadi salah satu favorit anak perempuan. Anak-anak bisa bermain permainan satu ini dengan teman sebayanya atau dengan orang tuanya. Mainan masak-masakan ini selain sebagai sarana belajar, juga mampu mengembangkan kecerdasan kognitif, sosial, dan emosional pada anak.

Mainan ini memperkaya imajinasi dan kreativitas si anak. Contohnya, anak-anak berimajinasi memiliki restoran, menjadi chef handal, dan lain-lain.

Kreativitas anak juga semakin meningkat saat anak-anak belajar memotong sayur untuk menciptakan masakan sendiri. Mainan ini juga meningkatkan kemampuan bahasa dan komunikasi pada si anak.

Ketika bermain masak-masakan seperti menggunakan alat-alat dapur, berbagai jenis masakan, anak-anak menjadi bertambah kosakatanya. Dengan bermain peran, anak-anak menjadi belajar mengekspresikan dirinya sambil bercerita tentang simulasi yang mereka mainkan.

 

6. Finger Painting

Mainan satu ini termasuk mainan yang asyik dimainkan anak bersama orang tuanya. Anak-anak dan bunda bisa menggunakan cat yang dijual di pasaran atau bisa membuat sendiri di rumah.

Menurut situs Ikatan Dokter Anak Indonesia, aktivitas finger painting akan memperkuat otot-otot jari dan tangan anak sehingga mengembangkan keterampilan motorik halusnya.

Tidak hanya itu, bun, masih ada beberapa manfaat lain untuk si buah hati antara lain si buah hati belajar mengenal warna dan belajar mencampurkan menjadi warna baru, melatih panca indera si anak seperti sentuhan, penglihatan, penciuman, dan rasa, mengembangkan koordinasi tangan dan mata si anak, mengekspresikan perasaan anak melalui bentuk atau lukisan, serta mengembangkan kreativitas dan imajinasi si anak.

 

7. Dress Up

Anak-anak biasanya mengidolakan tokoh atau karakter kartun tertentu dan ingin mencoba seperti tokoh tersebut. Bunda bisa mewujudkan impiannya itu melalui mainan dress up.

Bunda bisa meminta anak untuk memakai kostum tertentu untuk dipakai si buah hati agar penampilannya semakin cantik seperti berpura-pura menjadi karakter Cinderella atau menjadi seorang putri.

Mainan ini juga menambah kedekatan bunda bersama dengan anak-anak sehingga bunda bisa melihat langsung ekspresi buah hatinya dan kemampuan berimajinasi pun semakin meningkat.

 

8. Make Up Kit

Pada umumnya, anak-anak perempuan suka dengan mainan make up. Permainan menyenangkan seperti ini bisa bunda lakukan di rumah bersama buah hati. Bunda bisa mengajari cara berdandan kepada si buah hati. Namun, perlu diingat, pilihlah make up yang aman untuk ya, bun.
Seperti diterangkan oleh pakar kulit dr. Lynn Chiam dari Children and Adult Skin Hair laser Clinic, bahwa kulit anak cenderung lebih tipis sehingga fungsi penghalangnya tidak sebesar kulit orang dewasa.

Oleh karena itu, saat kulit anak terpapar bahan kimia pada make up, tentu saja bisa menimbulkan berbagai risiko seperti kemerahan, gatal, hingga iritasi.

Hal inilah yang perlu diingat oleh para bunda untuk lebih berhati-hati memilih make up kit untuk anak. Setelah menggunakan make up, pastikan untuk segera dibersihkan ya! Supaya kulit si buah hati bunda tetap sehat dan terawat.

 

9. Congklak

Mainan satu memiliki banyak sebutan di berbagai daerah di Indonesia. Mainan ini tergolong mudah didapatkan dan harganya pun murah. Anak-anak bisa menghabiskan waktu bermain di rumah dengan mainan ini. Sangat disayangkan, mainan ini sudah jarang dimainkan oleh anak-anak. Meski sudah jarang dimainkan, mainan ini memiliki beberapa manfaat lho.

Bermain congklak dapat melatih saraf motorik anak. Saat anak-anak memindahkan biji congklak, si anak perlu menggerakkan tangannya untuk mengambil dan memasukkan biji-biji ke luban congklak, hal ini dapat menstimulasi saraf motorik halus pada anak.

Hal ini berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata dan tangan si anak. Selain itu, anak-anak juga belajar berhitung lho, bun.

Biasanya untuk yang baru belajar mainan ini, saat bermain diperbolehkan menghitung tiap biji congklak yang ada di lubang kecil sebelum dijalankan. Hal ini juga dapat merangsang anak untuk belajar berhitung sambil bermain.

 

10. Little Helper

Bunda pasti menginginkan buah hatinya menjadi anak yang rajin dan menyukai kebersihan. Mainan ini cocok untuk mengajarkan anak-anak untuk mengajarkan kebersihan sejak dini.

Biasanya, satu set little helper ini berisi sapu, ember, sikat, kain pel, dan serok. Mainan edukatif ini memberikan manfaat untuk si kecil karena dapat menstimulasi perkembangan anak.

Melatih kemampuan motorik halus anak, seperti ketika anak-anak mengambil mainan, meraba, dan memegang dengan jarinya, sedangkan untuk motorik kasar anak, didapat dari menggerakkan mainannya dan mengangkatnya. Kemudian, anak juga belajar warna dan bentuk. Bentuk dan warnanya yang beragam mengajarkan anak mengenali lebih banyak bentuk seperti segi empat, bulat, lonjong, dan lain-lain.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Nah, itu dia rekomendasi dari Gramedia untuk mainan anak laki-laki dan perempuan. Bunda tidak perlu bingung lagi memilih mainan untuk si buah hati. Untuk itu, alangkah baiknya membelikan anak dengan mainan yang edukatif ya, bun. Selamat bermain dengan buah hati kesayangan.

 

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ahmad