in , , , ,

Review Novel The Monarch’s Vagary

The Monarch’s Vagary – Grameds, coba bayangkan jika pena di tanganmu bukan sekadar alat menulis, melainkan kunci takdir. Setiap kalimat yang lahir bukan hanya cerita, tapi keputusan yang harus kamu tanggung sendiri.

Bagaimana jika semua yang kamu tulis bisa menjadi kenyataan? Kelihatannya menyenangkan, kita bebas menulis apa pun yang diinginkan. Namun, bagaimana jika kenyataan itu baru terjadi setelah kamu menulis kisah menyedihkan? Lantas, kamu malah harus menjalani kehidupan yang penuh dengan kesedihan tersebut. Itulah yang dirasakan tokoh utama di novel ini yang bernama Seo Hae In.

Bagi kamu yang suka kisah fiksi klasik kerajaan, The Monarch’s Vagary ini layak masuk untuk jadi salah satu list bacaan kamu. Kisah yang ditulis Duskintherain ini mulanya ditulis di Wattpad sejak 2020, sebelum akhirnya diterbitkan oleh CV Haeba Group pada 15 Januari 2025 dengan tebal 568 halaman.

Sebagai karya ketiga Duskintherain, The Monarch’s Vagary telah dibaca 487 ribu kali di Wattpad per September 2025. Novel ini juga menempati berbagai peringkat atas, seperti peringkat 2 kategori Jeno, peringkat 3 kategori myth, peringkat 1 kategori monarch, peringkat 2 kategori klasik, dan peringkat 3 kategori fiksi sejarah.

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Kebiasaan Unik Raja-Raja di Dunia

The Monarch’s Vagary memiliki arti keanehan raja. Ya, raja juga seorang manusia yang bisa memiliki keanehan atau kebiasaan yang unik. Di dunia nyata, ternyata banyak juga raja-raja yang memiliki kebiasaan unik yang bikin orang-orang bingung dan kaget, lho. Siapa saja dan apa saja kebiasaan uniknya? Simak di bawah ini ya!

  • Raja Friedrich Wilhelm I – Mengumpulkan orang-orang tinggi

Prusia dikenal sebagai kerajaan yang menjadi cikal bakal terbentuknya negara Jerman modern. Pada masa Perang Napoleon hingga setelahnya, kekuatan militer Prusia terkenal sebagai salah satu yang paling disiplin dan tangguh di Eropa. Selain bidang militer, Prusia juga banyak dipuji karena kepemimpinan efektif rajanya, Friedrich Wilhelm I. Namun, sang raja juga tersohor karena kebiasaan unik yang dimilikinya. Ia diketahui memiliki sebuah proyek pribadi bernama “Raksasa Potsdam”, yaitu pasukan khusus yang hanya beranggotakan orang-orang dengan tubuh sangat tinggi. Untuk menunjukkan betapa seriusnya ia dalam menjalankan proyek tersebut, para anggota Raksasa Potsdam diberi seragam terbaik yang pernah ada di tubuh militer Prusia. Mereka juga digaji dengan bayaran tinggi, bahkan semakin tinggi tubuh seorang prajurit maka semakin besar pula upah yang akan diterimanya.

  • Raja Peter III of Russia – Obsesi terhadap boneka

Peter menikah dengan Catherine I yang saat itu baru berusia tujuh belas tahun. Sejak awal, banyak yang sudah menduga bahwa rumah tangga mereka tidak akan berjalan baik. Catherine dikenal sebagai wanita yang cerdas dan penuh perhitungan, sementara Peter lebih sering bersikap kekanak-kanakan dan keras kepala. Kekanak-kanakannya bahkan tampak dalam arti yang sesungguhnya. Bukannya menjalin hubungan romantis dengan istrinya, Peter justru sering mengajaknya bermain perang-perangan menggunakan boneka tentara yang memenuhi kamar mereka. Peter selalu mengambil peran utama dalam permainan itu dan menuntut Catherine untuk ikut serta. Sesekali, bila ada tikus yang menggigit salah satu bonekanya, Peter akan memberikan hukuman gantung pada hewan itu menggunakan alat eksekusi kecil yang ia buat sendiri.

  • Raja Edward II – Menggali parit

Dalam sejarah Inggris, Edward II sering digambarkan sebagai raja yang bermasalah karena terlibat banyak perselisihan dengan parlemen maupun para bangsawan. Akan tetapi, pada awal masa pemerintahannya, ia justru dianggap sebagai raja yang dekat dengan rakyat kecil. Pada masa itu, seorang raja Inggris dipandang sebagai wakil Tuhan sehingga banyak orang membayangkan Edward akan memiliki hobi yang mewah dan berjarak dari rakyat. Kenyataannya, Edward justru dikenal gemar melakukan pekerjaan fisik. Ia senang berenang, berlayar, memancing, mendirikan bangunan, bahkan menggali parit. Pernah pada suatu musim panas, Edward dilaporkan sengaja turun ke dalam parit untuk menggali bersama para petani yang lebih dulu bekerja di sana. Tindakan itu membuat para petani kagum sekaligus terkesan, meskipun para bangsawan yang mendampingi Edward menilai sikapnya tidak pantas. Menurut mereka, seorang raja tidak seharusnya merendahkan wibawanya dengan melakukan pekerjaan kasar bersama rakyat jelata.

Sinopsis Novel The Monarch’s Vagary

Seo Hae In tidak pernah membayangkan bahwa setiap kata yang ia tulis diam-diam sedang membangun semesta lain. Sebagai penulis ternama asal Korea Selatan yang baru saja merilis novel terbarunya dan bersiap menyambut adaptasi drama, hidupnya tampak berada di puncak. Namun sebuah kecelakaan mendadak merenggut semuanya. saat ia membuka mata kembali, dunia yang menyambutnya bukan rumah sakit, melainkan halaman-halaman kisah yang ia ciptakan sendiri.

Ia terbangun sebagai Avadiéra Everleigh, tokoh paling malang dalam novelnya The Monarch’s Vagary, sosok yang telah ia takdirkan untuk berakhir tragis. Kini, Seo Ha In harus menjalani kehidupan barunya setelah kematiannya, terperangkap dalam alur yang pernah ia tulis dengan tangannya sendiri. Bedanya, kali ini ia bukan sekadar penulis, melainkan karakter yang harus menanggung konsekuensi setiap konflik.

Namun mungkin justru di situlah letak peluangnya. Kehadirannya sebagai sang pencipta di dalam cerita membuka kemungkinan akan akhir yag berbeda, akhir yang tak pernah ia rencanakan sebelumnya. Sebuah kesempatan untuk menuliskan ulang takdir, bahkan jika itu berarti mengguncang seluruh jagat raya yang telah ia bangun. Inilah kisah tentang kehidupan kedua, tentang keberanian melawan garis semesta yang dulu ia ciptakan sendiri.

Kelebihan dan Kekurangan Novel The Monarch’s Vagary

Pros & Cons

Pros
  • Tampilan sampul yang cantik.
  • Narasi yang seru dan mengalir.
  • Menyajikan plot twist.
  • Karakter yang menarik hati.
  • Bikin rollercoaster emosi.
  • Bisa dibaca sendiri.
Cons
  • Nama tokoh dan istilah yang sulit diingat.
  • Novel yang tebal.

Kelebihan Novel The Monarch’s Vagary

Novel The Monarch’s Vagary karya Duskintherain memiliki banyak sekali kelebihan yang membuat novel ini wajib sekali untuk Grameds miliki dan baca.

  • Tampilan sampul yang cantik

Sampul buku ini terlihat begitu indah dengan nuansa yang menghadirkan kesan dongeng dan kerajaan. Kesan pertama yang diberikan benar-benar menarik, terutama bagi pembaca perempuan yang biasanya menyukai sentuhan visual yang anggun dan menawan.

  • Narasi yang seru dan mengalir

Penulis berhasil membawa pembaca larut dalam cerita melalui rangkaian kata-kata yang dipilih dengan cermat. Dunia fiksi yang diciptakan Seo Hae In terasa hidup berkat gaya bahasa yang pas, diselingi dengan percakapan ringan yang membuat suasana lebih dekat. Pemilihan kata yang tepat membuat alur bacaan terasa mengalir tanpa hambatan, menjadikan novel ini sulit untuk diletakkan begitu saja.

  • Menyajikan plot twist

Bagi pembaca yang sudah sempat menikmati versi Wattpadnya, tidak perlu khawatir akan menemukan jalan cerita yang sama. Novel The Monarch’s Vagary menghadirkan kejutan berupa plot twist baru yang tidak terduga. Hal ini membuat cerita terasa segar dan semakin menambah ketegangan serta daya tarik novel ini.

  • Karakter yang menarik hati

Tokoh-tokoh dalam novel ini ditulis dengan begitu hidup hingga sanggup membuat pembaca jatuh hati. Interaksi romantis di antara para karakter dibangun dengan penuh dinamika dan perjuangan, sehingga hubungan mereka terasa hangat sekaligus menghibur. Hal ini semakin memperkuat ikatan pembaca dengan para tokohnya.

  • Menciptakan roller coaster emosi

Sejak awal, cerita mampu membuat pembaca tersenyum-senyum sendiri, merasa gemas, terhibur, dan ikut hanyut dalam kebahagiaan yang digambarkan. Namun ketika cerita memasuki bagian akhir, suasana berubah drastis hingga memunculkan emosi yang lebih dalam seperti sedih, bingung, terkejut, bahkan marah. Membaca novel ini seperti menaiki rollercoaster emosi yang penuh kejutan.

  • Bisa dibaca sendiri

The Monarch’s Vagary merupakan buku kedua dari serial yang sama dengan novel The Major. Meski begitu, bagi pembaca yang belum membaca The Major tetap bisa langsung menikmati cerita dalam buku ini. Kedua kisah memang berada di satu semesta, tetapi masing-masing berdiri dengan alurnya sendiri sehingga tetap dapat dipahami dan dinikmati secara mandiri.

Kekurangan Novel The Monarch’s Vagary

Di samping banyaknya kelebihan yang ditawarkan Duskintherain pada buku The Monarch’s Vagary masih terdapat kekurangan yang dirasakan. 

  • Nama tokoh dan istilah sulit diingat

Beberapa tokoh dalam cerita ini memiliki nama yang panjang dan terdengar asing seperti Avadiéra Everleigh, Granger, atau Sephera. Bagi sebagian pembaca, deretan nama tersebut mungkin terasa rumit untuk diingat. Selain itu, penggunaan istilah kerajaan mulai dari gelar bangsawan hingga nama berbagai benda khas istana juga membuat pembaca harus berhenti sejenak untuk memahami maksud kalimat.

  • Novel yang tebal

Dengan jumlah halaman mencapai 568, novel ini tergolong tebal untuk sebuah bacaan fiksi. Bagi pembaca yang terbiasa dengan cerita singkat, ketebalan ini bisa terasa menantang. Ada kemungkinan rasa lelah muncul di bagian tengah ketika penulis masih berfokus membangun narasi dan konflik, sehingga dibutuhkan kesabaran lebih untuk tetap mengikuti alurnya hingga selesai. 

Selain itu, tidak ada hal yang mengganggu atau kurang di mata pembaca. 

Penutup

Seo Hae In tak pernah membayangkan bahwa dirinya akan terjebak hidup sebagai tokoh dalam novel yang ia ciptakan sendiri. Ia dipaksa menjalani alur kisah yang ia rancang, meski ternyata jalan itu penuh tantangan dan penderitaan. Ia bahkan sudah mengetahui bagaimana akhir dari cerita tersebut. Pertanyaannya, apakah ia sanggup mengubah takdir yang sudah dituliskan? Ikuti perjalanan Seo Hae In atau Avadiéra Everleigh dalam novel The Monarch’s Vagary karya Duskintherain yang bisa kamu dapatkan di Gramedia.com!  Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.

 

Rekomendasi Buku

1. The Major

  The Major

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Terlukis dalam sejarah lini masa, di sebuah kerajaan, pada suatu penjuru semesta, roman perihal bangsawan vampir yang berkuasa sebagai Mayor Jenderal, dan pertemuan dengan seorang puan anggun tak bernama. Romansa dua jiwa yang seolah sanggup bekukan jalannya dentang waktu pengiring alam raya.

2. Embrace of Endless Night 

Embrace of Endless Night

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Morana Castello hanyalah gadis yang baru saja merayakan debutante saat keluarganya dinyatakan bangkrut. Demi bertahan hidup, mereka harus melipir ke desa terpencil bernama Avenell. Mora dipaksa untuk keluar dari zona nyamannya, melakukan segala cara untuk mengisi perut, termasuk berburu di hutan hingga telapak tangannya dipenuhi luka serta kapalan. Tidak apa, asalkan ayah dan adiknya tidak kelaparan saat tengah malam.

Hingga pada suatu malam, Mora melakukan kesalahan besar dengan membunuh seekor burung gagak. Siapa yang menyangka burung gagak bermata merah itu merupakan hewan peliharaan sekaligus mata-mata milik mitos paling legendaris di tanah Elisora? Noir namanya. Orang-orang mengatakan bahwa dia adalah awal dan akhir, eksistensi yang dikutuk untuk melihat segalanya. Ada juga yang mengatakan bahwa Noir menjadikan hati gadis perawan sebagai makan siangnya demi menjaga fisik tetap awet muda.

3. On The Land of Sorrow

On The Land of Sorrow

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Vjërdam sudah jatuh ke tangan penjajah, dicabik-cabik tanpa sisa. Namun masih ada sekelompok orang gila yang rela mempertaruhkan nyawa mereka demi menyelamatkan negeri kecil itu, disebut Pasukan Pemberontak. Altanna Phoebe Eustashe, putri bangsawan yang terkenal anggun dan cerdas, termasuk ke dalam jejeran orang gila tersebut.

Nikolai Gracian Lucretius, jenderal terbaik dari Kekaisaran Enderville. Terkenal sebagai pembunuh berdarah dingin yang tidak pandang bulu. Setiap perperangan di bawah kepemimpinannya selalu berakhir dengan kejayaan. Segala hal dalam hidup Nik adalah kepastian Veni, vidi, vici. Dan hanya butuh beberapa pertemuan bagi keduanya untuk sadar, ada benang tak kasat mata yang mengikat mereka dalam skenario tragis. Keduanya menjadi tombak kehancuran untuk satu sama lain.

 

Written by Laura Saraswati