Setelah Kita Bertemu – Hai Grameds, para pecinta buku! Kali ini Gramin akan mengulas sebuah novel romansa yang memiliki banyak penggemar. Kamu mungkin familiar dengan judul: Setelah Kita Bertemu, yang mulanya diunggah pada platform Wattpad dengan judul After We Meet Again.
Tema tentang cinta yang terhalang restu keluarga, menjadi payung besar yang disajikan dengan menarik oleh Pradnya Paramitha. Berbagai konflik yang rumit bisa kamu temukan dalam novel yang masuk dalam kategori bestseller ini. Banyak juga pelajaran yang diselipkan penulis sebagai pesan moral dari kisah ini.
Novel Setelah Kita Bertemu diterbitkan oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama pada 2 Juli 2025 dengan tebal 456 halaman. Sebelum melanjutkan membaca ulasannya, kita berkenalan lebih dekat terlebih dahulu dengan penulis buku ini yuk, Grameds.
Table of Contents
Profil Pradnya Paramitha – Penulis Novel Setelah Kita Bertemu
Pradnya Paramitha adalah penulis novel romansa, yang menyukai berbagai macam genre buku. Penulis yang satu ini dari dulu selalu memiliki impian untuk menjadi Panda Nanny dan menjadikan kegemarannya dalam menulis sebagai pekerjaan sehari-hari. Dia gemar membaca berbagai jenis tulisan, tetapi sering kali menyerah jika diminta untuk membaca koran. Dia sangat menyukai lagu-lagu dari Kunto Aji.
Pradnya Paramitha adalah pecinta kucing yang sedang berjuang untuk mengatasi alerginya terhadap bulu kucing. Selain itu dia juga merupakan penggemar berat dari kopi, sulit baginya untuk membayangkan hidup tanpa kopi.
Sinopsis Novel Setelah Kita Bertemu
Gadis Paragita Rasidi sudah lama terbiasa menjadi sosok yang tidak pernah benar-benar diprioritaskan dalam keluarganya. Ia pun tak lagi merasa perih ketika dibandingkan dengan kakaknya yang selalu tampil sempurna atau adiknya yang begitu membanggakan. Bagi Gadis, kebahagiaan keluarga adalah segalanya dan mengalah adalah hal yang ia anggap wajar, meski berarti harus merelakan mimpi yang sebenarnya ingin ia genggam.
Hingga suatu hari, Bhagaswara Narendra hadir dalam hidupnya. Kehadiran Bhaga perlahan membangkitkan kembali hal-hal yang selama ini Gadis sembunyikan jauh di dalam hati. Mimpi yang pernah ia tinggalkan, hasrat yang tak pernah ia wujudkan, dan keyakinan bahwa dirinya pun berhak dicintai. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Gadis kembali merasakan keinginan yang tulus. Namun, Bhaga ternyata memiliki keterkaitan dengan tragedi kelam keluarga Rasidi, tragedi yang dulu membuat Gadis menyingkirkan seluruh mimpinya. Kini, Gadis berdiri di titik penentu.
Apakah kali ini ia harus memihak pada dirinya sendiri meski berisiko melukai keluarganya? Ataukah ia kembali merelakan keinginannya sendiri seperti yang selalu ia lakukan?
Kelebihan dan Kekurangan Novel Setelah Kita Bertemu
Kelebihan Novel Setelah Kita Bertemu
Novel Setelah Kita Bertemu karya Pradnya Paramitha ini memiliki banyak sekali kelebihan yang menjadikan buku ini menarik untuk Grameds miliki dan baca.
- Premis yang seru
Novel ini tidak hanya menampilkan kisah romansa yang manis dan bikin baper, tetapi juga membawa dinamika konflik keluarga yang mendalam serta perjalanan tokohnya dalam belajar mencintai diri sendiri. Perpaduan tema-tema ini membuat ceritanya terasa hangat sekaligus emosional.
- Konflik menegangkan
Sejak awal, pembaca diajak menebak-nebak penyebab dari ketegangan antartokoh. Dan ketika rahasia itu akhirnya terungkap, sulit membayangkan bagaimana kedua tokoh utama bisa mendapatkan akhir yang bahagia. Pembaca dibuat ikut pusing dan ikut merasakan hopeless melihat rumitnya konflik yang mereka hadapi.
- Alur maju dan mundur
Penggunaan alur maju-mundur justru membuat cerita semakin menegangkan karena perlahan mengungkap tragedi di masa lalu. Meskipun alurnya bolak-balik, penulis menyajikannya dengan rapi sehingga pembaca tetap bisa mengikuti jalan ceritanya tanpa kebingungan.
- Buat penasaran
Penulis benar-benar ahli membangun rasa penasaran. Di awal, pembaca mungkin merasa belum sepenuhnya memahami alurnya dan muncul banyak pertanyaan, namun seiring berjalannya cerita semua teka-teki itu dijawab satu per satu secara logis dan tidak terkesan dipaksakan.
- Character development
Perkembangan karakter menjadi salah satu kekuatan terbesar novel ini. Ada rasa lega ketika akhirnya setiap tokoh mencapai titik di mana mereka mulai memperbaiki diri dan berusaha menciptakan keadaan yang lebih baik bagi hidup mereka.
- Detail yang berbeda
Bagi Grameds yang pernah membaca versi Wattpad-nya, versi novel ini layak dijadikan koleksi karena menghadirkan banyak detail baru yang membuat ceritanya semakin hidup. Tidak akan terasa membosankan karena sensasi dan puncak konflik di versi novel disajikan dengan cara yang berbeda.
- Penyampaian emosi berhasil
Penulis sukses menggambarkan luka, jeritan batin, dan sisi emosional tersembunyi yang dialami Gadis sebagai anak tengah dalam keluarga konglomerat. Setiap emosi yang dituangkan terasa kuat dan mampu menyentuh hati pembaca.
Kekurangan Novel Setelah Kita Bertemu
Novel Setelah Kita Bertemu karya Pradnya Paramitha memang bacaan yang sangat menarik dengan segala kelebihannya, akan tetapi buku ini masih memiliki kekurangan yaitu:
- Trigger Warning
Novel ini memuat tema yang cukup sensitif seperti trauma, keputusasaan, konflik keluarga yang berat, bahkan isu terkait percobaan bunuh diri. Pembaca yang sensitif terhadap topik-topik tersebut perlu mempertimbangkan hal ini sebelum membaca agar tetap merasa nyaman.
Pesan Moral Novel Setelah Kita Bertemu
Novel Setelah Kita Bertemu mengingatkan kita bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensinya tersendiri, karena hidup pada akhirnya adalah rangkaian pilihan. Kita tidak perlu meniru warna yang dipilih orang lain. Jika ada yang memilih menjadi merah; kita tetap bebas menjadi kuning, biru, atau warna apa pun yang mencerminkan diri kita.
Dunia ini luas dan tidak semuanya berputar di sekitar kita karena setiap orang memiliki peran dan takarannya masing-masing dalam hidup. Jangan sampai cahaya satu anak diredupkan demi memenuhi mimpi anak lain yang dianggap lebih membutuhkan perhatian.
Pada dasarnya, tidak ada manusia yang benar-benar ingin terus mengalah sepanjang hidupnya. Kesabaran pun ada batasnya dan setiap orang memiliki ruang tersendiri untuk merasa lelah. Cintai dulu dirimu sebelum berharap dicintai orang lain. Luka memang tidak hilang dalam sekejap dan selalu meninggalkan jejak, tetapi itu bukan alasan untuk memanfaatkan kelemahan orang lain.
Pada akhirnya, hanya diri kitalah yang benar-benar kita miliki. Jika akar diri telah kokoh, tidak ada siapa pun yang bisa merobohkan kita.
Sebagai pembaca, kita diajak menyelami perjalanan hidup Gadis yang memegang kunci penting dalam keseluruhan cerita. Banyak yang percaya kalau anak pertama menanggung beban besar untuk keluarga dan anak bungsu kerap kekurangan perhatian karena cinta orang tua sudah terbagi. Namun, bagaimana nasib anak tengah yang sering terjepit di antara keduanya.
Gadis tidak pernah kekurangan secara materi, tetapi ia diabaikan dalam keputusan penting keluarga. Menjadi seseorang yang suaranya tak pernah dianggap sangat menyakitkan, terutama ketika harus terus patuh, mengalah dan memendam luka tanpa mendapatkan kasih sayang yang seimbang.
Melalui kisah ini, pembaca diingatkan akan pentingnya memahami setiap anak secara utuh. Setiap anak memiliki karakter, kebutuhan batin dan keinginan yang berbeda dan semuanya berhak dipenuhi dengan porsi yang adil. Tujuannya agar mereka bertumbuh menjadi pribadi yang mampu mencintai dirinya sendiri dan tidak merasa kurang kasih sayang. Anak bukan hanya sosok yang harus menuruti kehendak orang tua, tetapi individu yang perlu dibekali keberanian untuk memilih jalan hidupnya sendiri serta memahami konsekuensi yang akan mereka hadapi.
Penutup
Novel Setelah Kita Bertemu adalah sebuah bacaan bergenre romansa yang kompleks. Di dalamnya kamu akan menemukan tema keluarga yang kental, dengan konflik yang mungkin banyak kamu temukan di dunia nyata. Novel ini sarat akan makna, yang menyangkal stereotip di mana uang menjadi segalanya. Ternyata walau kehidupan yang serba ada tidak menjadi jaminan untuk terlepas dari segala permasalahan. Dengan kata lain, secara tak langsung novel ini juga mengingatkan pembaca untuk selalu bersyukur.
Gimana Grameds, sudah penasaran ingin mengetahui kelanjutan kisah Gadis dan Bhaga? Yuk langsung saja dapatkan novel Setelah Kita Bertemu Karya Pradnya Paramitha ini hanya di Gramedia.com!
Penulis: Gabriel
Rekomendasi Buku
City Lite: Best Of Us
Aku nggak mengerti bahwa sebuah kisah cinta bisa seperti ini. Sungguh, dulu aku hanya gadis polos yang nggak pernah peduli pada cinta. Namun, lihat sekarang apa yang kulakukan. Galau habis-habisan menunggu orang yang tak pernah kuperhitungkan pulang ke Indonesia—seorang cowok yang menjadikanku pacarnya dua jam sebelum keberangkatannya ke Amerika. Gila, kan? Katanya dia akan sering-sering pulang, setidaknya 6 bulan sekali. Nyatanya, sudah hampir 2 tahun dan dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda dia mau pulang. Aku nggak tahu lagi, mungkin memang aku yang gila. Kupikir menunggu itu mudah. Baru kali ini aku sadar, bahwa menunggu dan bertahan tak semudah kelihatannya. Tiba-tiba aku tidak tahu apa sebenarnya dia layak ditunggu atau tidak. Dan saat sibuk bertanya-tanya, ada orang lain yang hadir, dan punya jawaban masuk akal.
Back to You : Even the Shortest Moments Can Stay in Our Hearts Forever
Grizella tahu sejak awal bahwa mencintai Nathan berarti mencintai dengan batas waktu. Grizella mendampingi Nathan melalui hari-hari penuh ketakutan, yang baik, yang langka, dan malam-malam sepi. Garis kehidupan yang dilukiskan oleh takdir kini merampas banyak hal dari Nathan—rencananya, juga harapan yang dibangunnya bersama Grizella.
Namun, satu yang tak pernah takdir ambil dari mereka berdua, yaitu cinta yang abadi. Hingga kepada Grizella dihadapkan oleh hari yang paling dia takutkan tanpa aba-aba. Hari di mana dunia mengajarkannya bahwa mencintai juga berarti melepaskan. Di tengah waktu yang sempit itulah mereka menulis kisah tentang keberanian, kehilangan, dan bentuk cinta yang dapat mengubah hidup seseorang selamanya.
Entice & Entrap: Ian Kalima
Cika, Cika, S.S tuh Sarjana Sastra atau Sarjana Sayang Kamu? Hahaha.
Miss Ladybug! Namaku masih lan Kalima ketika lihat Cika pertama kali dengan setelan mirip kepiknya. Lalu, lihat lagi Cika pakai baju hijau… Um, I swear green is her color. Aku mendadak berubah jadi lan Kasmaran.
She fell first, and I fell harder. Siapa sangka Cika yang ajak aku PDKT duluan. Tapi, ya, totally understandable, Sayangku. Guess I was born this charming. Hahaha. Semenjak aku bersama Cika, namaku berubah lagi jadi lan Kasayang. Kalau selesai, sudah jelas jadi lan Kasihan. Cika baik sekali, mungkin akulah yang jahat. Mungkin ini pun bukan lan yang aku inginkan. Namun, Cika.. kalau tanpamu aku ini hanyalah lan Kahampa. Tidak ada artinya.
- 7 Prajurit Bapak
- 101 Fabel Nusantara
- 23 Ways to Say I Love You
- 50 to 20: Pesan dari Paruh Perjalanan
- A Poem with Your Name
- Akasha: Record of Ragnarok
- Aku (AADC)
- Aku Putuskan untuk Mengubah Hidupku Hari Ini
- Alaia III
- Anonymous Crush 2
- Ayah, Berjuang Sendiri Itu, Capek!
- Barangkali Kita Memang Perlu Hari Patah Hati
- Berandal Bandung
- Black Powder War
- Bonjour Paris! La Fleur de L’amour
- Brisingr
- Dalam Bayang-Bayang Lenin
- Damn I Love Risol
- Destination Jakarta 2040
- Eldest
- Ensiklopedia Fakta Seru
- Finding My Bread
- Fotografer Memori
- Fourth Wing
- Give Yourself Some Space
- Hi Berlin
- Himam
- Hiu Sang Predator
- Hold Me, Never Let Go
- Hotel Magnifique
- I Can't Talk so Smoothly
- I Got a Cheat Skill in Another World and Became Unrivaled in the Real World, Too
- I'll Go To You When The Weather is Nice
- Kata Sandi
- Kembali ke Batavia
- Kost Pak Raden
- Kost Pak Raden
- Lentera Hati
- Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia
- Lima Sekawan: Rahasia di Pulau Kirrin
- Little Magacal Piya
- Look Back
- Maaf Aku Lahir ke Bumi
- Madonna in a Fur Coat
- Malam Sunyi Hercule Poirot
- Memorial Perfume Shop
- Monster Minister
- Moriarty The Patriot
- Musim Yang Tak Sempat Kita Miliki
- Mystery Basketball
- National Geographic Kids Bagaimana Benda Bekerja
- Pasar Bubrah
- Penyihir Dahsyat dari Oz
- Pemikiran Karl Marx
- Perawan Remaja Dalam Cengkeraman Militer
- Princess, Bajak Laut, dan Alien
- Psikoanalisis Sigmund Freud
- Pulih dari Trauma
- Renjana Azerbaijan
- Rinduku Sederas Hujan Sore Itu
- Ronggeng Dukuh Paruk
- Rumah Kecil Alie
- Rumah Tanpa Cahaya
- Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
- Setelah Kita Bertemu
- Sherlock Holmes: Koleksi Kasus 1
- Si Bungsu dan Luka
- Tanpa Ayah Tanpa Arah
- Tentang Sebuah Tempat di Wilayah Kinki
- The School of Life: An Emotional Education
- The Adventures of Tom Sawyer
- The Book Censor's Library
- The Dating Game
- The Enchanted Garden 1
- The Enchanted Garden 2
- The Humans
- The Tale of Dororo and Hyakkimaru
- The Otherwhere Post
- The Secret Life of Money
- This Is How You Heal
- This Is Me Letting You Go
- Tuan Musim Hujan
- What It Takes Asia Tenggara
- White Book
- White Nights
- Yotsuba





