Yotsuba&! – Grameds, pernah kebayang dunia dilihat dari mata anak kecil yang menganggap ayunan, AC, sampai hujan deras itu peristiwa maha agung? Dari situlah Yotsuba&! bekerja. Pelan, tapi cukup membuat hatimu menghangat.
Manga asal Jepang ini ditulis dan diilustrasikan oleh Kiyohiko Azuma, dan mulai terbit pada Januari 2003 di majalah bulanan Dengeki Daioh yang diterbitkan oleh ASCII Media Works. Sejak awal perilisannya, seri ini berkembang hingga dikompilasi menjadi 16 volume.
Kisah dalam manga ini berfokus pada kehidupan sehari-hari seorang gadis kecil bernama Yotsuba. Ia digambarkan sebagai anak yang penuh rasa ingin tahu dan selalu bersemangat mempelajari berbagai hal baru di sekelilingnya. Menariknya, beberapa karakter yang muncul dalam Yotsuba&! pertama kali diperkenalkan melalui manga one-shot karya Azuma yang berjudul Try! Try! Try!.
Untuk pasar internasional, lisensi bahasa Inggrisnya sempat dipegang oleh ADV Manga yang merilis lima volume pada 2005 sampai 2007. Setelah rencana volume keenam tertunda, pada ajang New York Comic Con 2009, Yen Press mengumumkan perolehan lisensi resmi untuk Amerika Utara, mencetak ulang lima volume pertama dengan terjemahan baru, lalu melanjutkan ke volume-volume berikutnya. Popularitas Yotsuba&! terus bertahan berkat ilustrasi yang detail dan cerita yang ringan serta hangat. Di Indonesia, manga ini juga tersedia dalam edisi Bahasa Indonesia terbitan Elex Media Komputindo, dengan volume ke-15 dicetak pada 24 Maret 2023, menandai perjalanan panjangnya yang masih dinantikan para penggemar.
Table of Contents
Profil Kiyohiko Azuma – Penulis Komik Yotsuba &! 15
Kiyohiko Azuma adalah seorang mangaka asal Jepang yang lahir pada 27 Mei 1968. Pada tahun 1999 hingga 2002, ia menulis Azumanga Daioh, sebuah manga komedi empat panel (yonkoma) yang kemudian diadaptasi menjadi serial anime oleh studio J.C. Staff. Setelah menyelesaikan karya tersebut, pada tahun 2003 Azuma melanjutkan kiprahnya dengan menciptakan Yotsuba&!, sebuah manga bergenre slice-of-life yang menceritakan keseharian seorang gadis kecil berusia lima tahun. Manga ini dipublikasikan secara berkala di majalah Dengeki Daioh.
Baik manga maupun adaptasi anime Azumanga Daioh menuai banyak pujian berkat humornya yang ringan dan berpusat pada tingkah laku karakter-karakter yang eksentrik. Azuma sendiri kerap disebut sebagai seorang maestro dalam format empat panel karena kemahirannya dalam gaya seni dan penguasaan ritme komedi. Sementara itu, Yotsuba&! juga mendapat sambutan luas dari para penggemar maupun kritikus. Seri ini dipuji karena kekuatan visual, kualitas penulisan, serta kehangatan karakter utamanya, hingga berhasil memperoleh beragam penghargaan serta nominasi di dunia manga.
Pada Mei 2000, Azuma mendirikan Yotsuba Studio di kawasan Nerima, Tokyo, bersama dengan rekannya Hideki Satomi. Meski jarang mengungkapkan sisi pribadi, pada tahun 2011 ia pernah menulis di blognya bahwa dirinya merasa canggung ketika membeli perabotan anak-anak untuk dijadikan referensi menggambar, mengingat ia sendiri tidak memiliki anak.
Sinopsis Komik Yotsuba &! 15
Dalam volume kelima belas, Yotsuba bersama Ena, Miura, dan sang ayah memulai sebuah perjalanan kecil menuju pantai dengan tujuan sederhana, yaitu mencari batu. Namun karena Yotsuba memiliki bayangan khusus mengenai batu yang ia inginkan, pencarian ini membawa mereka harus menempuh perjalanan lebih jauh hingga ke kota sebelah dengan menggunakan mobil. Dari sini muncul pertanyaan, apakah usaha mereka kali ini akan membuahkan hasil? Batu seperti apa yang pada akhirnya akan ditemukan oleh Yotsuba dalam petualangannya?
Kelebihan dan Kekurangan Komik Yotsuba &! 15
Kelebihan Komik Yotsuba &! 15
Komik Yotsuba &! 15 karya Kiyohiko Azuma Memiliki banyak kelebihan yang menjadikannya Komik yang wajib untuk dimiliki.
- Cerita dan ilustasi menarik
Seri komik yang kini telah mencapai volume ke-16 ini terus berhasil memikat hati para pembacanya. Ditambah dengan Ilustrasinya yang sederhana mampu menghadirkan karakter-karakter yang lucu, menggemaskan, sekaligus penuh kehidupan dalam keseharian mereka.
- Alur cerita yang ringan
Petualangan Yotsuba bersama keluarganya ke pantai menjadi contoh bagaimana komik ini menyajikan alur cerita yang ringan. Dengan cerita yang ringan dan ilustrasi yang jernih, alurnya mudah dipahami oleh siapa saja, bahkan oleh pembaca anak-anak sekalipun.
- Diselengi dengan humor yang pas
Setiap halaman komik ini selalu berhasil menghadirkan senyum, bahkan tawa lepas. Humor yang disajikan terasa natural, terkadang konyol tetapi tetap menyenangkan dan tidak berlebihan.
- Memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan
Yotsuba&! memberikan sensasi membaca yang benar-benar menyenangkan. Kisah karya Kiyohiko Azuma ini seakan-akan menjadi kejutan yang penuh dengan pesona serta meninggalkan kesan membaca yang menyenangkan dan menghibur.
- Penggambaran karakter yang mendetail dan relevan
Yotsuba ditampilkan bukan hanya sebagai anak yang menggemaskan, tetapi juga naif dan terkadang menyebalkan, persis seperti anak kecil pada umumnya. Kepolosannya yang penuh rasa ingin tahu membuat ia kadang bertingkah lucu, namun di saat lain bisa menguji kesabaran. Penggambaran ini justru menjadikan karakter Yotsuba terasa lebih nyata dan relevan.
Kekurangan Komik Yotsuba &! 15
- Sedikit repetitif
Meskipun Yotsuba&! menghadirkan cerita yang ringan, ilustrasi yang menawan, serta humor yang menghibur, bagi sebagian pembaca, terutama yang terbiasa dengan alur cerita kompleks atau penuh konflik, kisah yang ditampilkan bisa terasa agak repetitif. Fokus utama pada keseharian Yotsuba dengan petualangan kecil dan kejadian sederhana kadang menimbulkan kesan berputar di sekitar pola yang sama
5 Rekomendasi Pantai Wisata di Indonesia
Pada volume ke-15, Yotsuba dan keluarganya berkunjung ke pantai untuk mencari batu. Melihat betapa indahnya ilustrasi pantai di komik tersebut, rasanya jadi ingin liburan juga ya, Grameds. Nah, Gramin sudah siapkan beberapa rekomendasi pantai cantik di Indonesia yang bisa masuk ke daftar tujuan wisata kamu. Yuk, simak bersama!
- Pink Beach, Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur
Pantai berpasir pink ini menjadi salah satu yang paling unik di dunia. Warna pink pada pasirnya diyakini berasal dari pecahan terumbu karang berwarna merah muda yang terbawa ombak lalu bercampur dengan pasir putih. Fenomena ini membuat Pink Beach hanya ada tujuh di dunia, dan salah satu yang paling memukau ada di Indonesia, tepatnya di Labuan Bajo, Flores.
- Pantai Pasir Timbul, Raja Ampat, Papua Barat
Pesona Raja Ampat memang sudah mendunia, tetapi Pantai Pasir Timbul punya daya tarik yang spesial. Fenomena pasir timbul, pada saat itu, hamparan pasir akan muncul di tengah laut, berpadu dengan gradasi air yang menawan. Pastikan kamu datang pada waktu yang tepat agar tidak melewatkan keindahan langka ini.
- Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali
Jika Pantai Kuta, Sanur, atau Seminyak sudah terlalu ramai bagi kamu, Pantai Kelingking yang berlokasi di Nusa Penida bisa jadi pilihan. Daya tarik utamanya adalah tebing batu yang menjulang indah, begitu menakjubkan hingga membuat siapa pun bersyukur melihatnya. Jangan lupa abadikan momen dengan berfoto di tebing ikonik ini lalu bagikan ke media sosialmu.
- Pantai Ora, Maluku Tengah
Disebut-sebut sebagai Bora-Boranya Indonesia, Pantai Ora punya pesona yang tidak kalah dengan destinasi tropis kelas dunia seperti Maldives atau Bora-Bora di Polinesia Prancis. Keindahan bawah lautnya pun memikat, bahkan bisa disandingkan dengan Bunaken maupun Raja Ampat.
- Pantai Pangandaran, Jawa Barat
Untuk yang tinggal di sekitar Jawa Barat, Pantai Pangandaran bisa jadi destinasi paling dekat sekaligus menyenangkan. Pantai ini terkenal dengan pemandangan matahari terbit dan terbenam yang menawan, ditemani deburan ombak yang tenang. Aktivitas di sini juga beragam, mulai dari olahraga air hingga berkunjung ke objek wisata sekitar seperti Goa Parat dan Goa Punggung. Fasilitas di kawasan ini pun lengkap, mulai dari penginapan hingga hotel berbintang, sehingga liburanmu akan terasa lebih nyaman.
Penutup
Yotsuba&! volume 15 menampilkan kisah penuh rasa ingin tahu dari seorang gadis kecil yang berpetualang bersama keluarganya. Cerita ini seakan membawa kita kembali ke masa kanak-kanak, ketika kita juga pernah merasakan pengalaman sederhana yang terasa begitu seru, meski dalam suasana dan tempat yang berbeda. Membaca komik ini akan membuat Grameds tersenyum, bernostalgia, sekaligus merasa terhibur. Gramin yakin kisahnya akan meninggalkan kesan hangat setelah selesai dibaca oleh kalian.
Komik Yotsuba &! 15 karya Kiyohiko Azuma bisa kamu pesan dengan mudah di Gramedia.com! Kamu juga bisa dapatkan komik-komik recommended lainnya di Gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.
Penulis: Gabriel
Rekomendasi Buku
1. Hai, Miiko 21
Hari Natal, banyak makanan enak! Cake, sup tomat,ayam goreng, salad..
Tapi minuman susu dingin saja bikin gigi ngilu tak karuan! Kayaknya pesta natal kali ini bakal berantakan!
Seri ini cocok sejalan dengan Yotsuba&! karena sama-sama mengangkat keseharian dari sudut pandang polos dan jujur. Miiko menghadapi masalah sederhana dengan reaksi yang heboh tapi tulus, persis seperti Yotsuba yang bisa mengubah momen biasa menjadi petualangan penuh warna. Hangat, ringan, dan penuh ekspresi yang bikin senyum muncul tanpa sadar.
2. Haikyu!!: Fly High! Volleyball! 35
Karasuno berusaha menebus kesalahan di set kedua, sementara Nekoma berusaha menguras stamina lawan dengan rally panjang. Dalam kepungan rapat Nekoma, Hinata menemukan kekuatan baru tidak terduga!
Meski bertema olahraga, volume ini tetap punya semangat yang selaras dengan Yotsuba&! Rasa ingin tahu, energi meluap dan kegembiraan saat menemukan kemampuan diri sendiri. Hinata, seperti Yotsuba, melihat dunia dengan antusiasme nyaris tak habis. Bedanya satu di lapangan voli satu di halaman rumah. Tapi keduanya sama-sama merayakan proses tumbuh dengan cara yang menyenangkan dan penuh kejutan.
- 7 Prajurit Bapak
- 101 Fabel Nusantara
- 23 Ways to Say I Love You
- 50 to 20: Pesan dari Paruh Perjalanan
- A Poem with Your Name
- Akasha: Record of Ragnarok
- Aku (AADC)
- Alaia III
- Anonymous Crush 2
- Ayah, Berjuang Sendiri Itu, Capek!
- Barangkali Kita Memang Perlu Hari Patah Hati
- Berandal Bandung
- Black Powder War
- Bonjour Paris! La Fleur de L’amour
- Brisingr
- Dalam Bayang-Bayang Lenin
- Damn I Love Risol
- Destination Jakarta 2040
- Eldest
- Ensiklopedia Fakta Seru
- Fourth Wing
- Hi Berlin
- Himam
- Hiu Sang Predator
- Hold Me, Never Let Go
- Hotel Magnifique
- I Can't Talk so Smoothly
- I Got a Cheat Skill in Another World and Became Unrivaled in the Real World, Too
- I'll Go To You When The Weather is Nice
- Kata Sandi
- Kembali ke Batavia
- Kost Pak Raden
- Kost Pak Raden
- Lentera Hati
- Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia
- Lima Sekawan: Rahasia di Pulau Kirrin
- Little Magacal Piya
- Look Back
- Maaf Aku Lahir ke Bumi
- Madonna in a Fur Coat
- Malam Sunyi Hercule Poirot
- Memorial Perfume Shop
- Monster Minister
- Moriarty The Patriot
- Musim Yang Tak Sempat Kita Miliki
- Mystery Basketball
- Penyihir Dahsyat dari Oz
- Pemikiran Karl Marx
- Perawan Remaja Dalam Cengkeraman Militer
- Princess, Bajak Laut, dan Alien
- Psikoanalisis Sigmund Freud
- Pulih dari Trauma
- Renjana Azerbaijan
- Rinduku Sederas Hujan Sore Itu
- Ronggeng Dukuh Paruk
- Rumah Kecil Alie
- Rumah Tanpa Cahaya
- Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
- Sherlock Holmes: Koleksi Kasus 1
- Si Bungsu dan Luka
- Tanpa Ayah Tanpa Arah
- Tentang Sebuah Tempat di Wilayah Kinki
- The School of Life: An Emotional Education
- The Adventures of Tom Sawyer
- The Book Censor's Library
- The Dating Game
- The Enchanted Garden 1
- The Enchanted Garden 2
- The Humans
- The Tale of Dororo and Hyakkimaru
- The Otherwhere Post
- This Is How You Heal
- This Is Me Letting You Go
- What It Takes Asia Tenggara
- White Book
- White Nights
- Yotsuba




