Finding My Bread – Grameds, pernah nggak sih kamu berhenti sebentar lalu bertanya, “Ini benar jalan yang aku pilih, atau cuma jalan yang kebetulan ada?” Pertanyaan itu sering muncul pelan, tapi bisa menggaung panjang, apalagi kalau menyangkut bisnis dan passion.
Kalau kamu seorang pebisnis, apakah usaha yang kamu jalani sekarang benar-benar sesuai dengan passion-mu? Bagi yang bukan pebisnis, apakah perkerjaanmu saat ini sejalan dengan apa yang kamu cintai atau sekadar sesuatu yang bisa kamu kerjakan? Banyak sahabat Grameds mungkin ingin membangun bisnis sendiri berdasarkan passion agar bisa menjalaninya sepenuh hati. Sebab bekerja tanpa ketulusan dan terus menerus mengeluh tentu melelahkan. Passion bukan hanya tentang hobi, melainkan tentang siapa diri kamu sebenarnya. Buku yang akan dibahas dalam artikel ini bisa menjadi salah satu bacaan yang memberi insight tentang relasi antara bisnis dan passion.
Buku Finding My Bread karya Song Seong-rye, yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia pada 26 Juni 2022, hadir sebagai bacaan 200 halaman yang ringan namun mencerahkan. Direkomendasikan oleh Ade Sri Ishak (@irseda), Founder Goodiebake Gluten-Free Cakery, buku ini mengingatkan pentingnya mencintai pekerjaan dan meyakini bisnis sendiri. Sementara itu, Saskhya Aulia Prima, M. PSI., Psikolog dan Co-founder, menilai kisah Sunny di dalamnya menunjukkan bahwa passion bukan sekadar hal yang menyenangkan, tetapi juga berisi tantangan, kekhawatiran, dan perjuangan untuk benar-benar menjalaninya.
Table of Contents
Profil Song Seong-rye – Penulis Buku Finding My Bread
Sunny Song atau yang biasa dikenal Song Seong-rye adalah seorang pecinta roti dan dessert. Namun, sejak lahir ia harus menghadapi alergi gluten yang membuatnya tidak bisa menikmati roti berbahan tepung terigu yang banyak dijual di pasaran. Alih-alih menyerah pada keterbatasan tersebut, ia justru memilih untuk menciptakan roti yang bisa ia makan sendiri. Sampai pada akhirnya, ia berhasil memiliki toko sendiri di kawasan Hannam-dong yang bernama Sunny Bread
Perjalanan tokonya semakin menarik perhatian publik ketika suatu hari seorang pencuri datang, bukan untuk membawa kabur uang, melainkan duduk dan menyantap roti dengan lahap selama empat jam penuh. Kisah unik itu membuat toko kecilnya masuk ke dalam liputan berita, dan sejak saat itu namanya semakin dikenal luas. Selain mengelola toko, ia juga menuliskan pengalamannya dalam buku berjudul Sunny Bread Gluten-free Homebaking. Buku tersebut kemudian diterbitkan dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit POP dengan judul Finding My Bread, yang menghadirkan kisah perjuangannya dalam membangun impian sekaligus resep-resep roti bebas gluten yang menjadi karya khasnya.
Sinopsis Buku Finding My Bread
Sunny menapaki jalan menuju pekerjaan impiannya. Meski ia memiliki alergi terhadap terigu, ia justru mendirikan toko roti bebas gluten. Dorongan terbesarnya sederhana, yaitu agar ia bisa menikmati roti tanpa batasan. Namun, perjalanan hidup Sunny tidak selalu mulus. Kisahnya bak menaiki roller coaster, penuh tikungan, tanjakan, dan turunan yang membuat siapa pun yang mendengarnya ikut berdebar. Ada masa-masa ketika Sunny meragukan dirinya sendiri dan kehilangan rasa percaya diri. Meski begitu, ia tidak pernah benar-benar menyerah, karena pekerjaan inilah yang paling ia cintai dan membuatnya terus bertahan.
Kelebihan dan Kekurangan Buku Finding My Bread
Kelebihan Buku Finding My Bread
Buku Finding My Bread karya Song Seong-rye menawarkan banyak kelebihan yang menjadikan buku ini direkomendasikan untuk kamu yang ingin membangun bisnis.
- Kisah nyata yang realistis
Buku Finding My Bread karya Song Seong-rye menghadirkan sebuah kisah nyata yang terasa sangat membumi tentang perjuangan menjalani bisnis sesuai dengan passion. Banyak orang beranggapan bahwa menemukan pekerjaan sesuai minat adalah jalan menuju kebahagiaan tanpa cela, padahal kenyataannya setiap pekerjaan selalu memiliki suka dan dukanya. Melalui pengalaman Sunny, pembaca diajak menyadari bahwa pekerjaan impian pun tetap sebuah pekerjaan yang penuh tantangan dan tidak selalu berjalan mulus.Â
- Cara bercerita yang kaya rasa
Perjalanan Sunny dalam membangun bisnis diceritakan dengan begitu hangat dan penuh warna. Ada kebahagiaan, semangat yang membara, hingga momen haru yang menyentuh hati. Membaca buku ini terasa seperti berkunjung ke rumah Sunny sendiri lalu disuguhi roti hangat hasil tangannya. Inilah yang membuat buku ini begitu istimewa dan mampu menjadi teman bagi siapa saja yang sedang berjuang meraih mimpi serta mempertahankannya di tengah rintangan.
- Memberikan insight dan harapan
Kisah yang tertuang dalam buku ini ibarat sebuah bocoran berharga yang bisa dijadikan bekal bagi pembaca yang ingin membangun usaha suatu hari nanti. Tidak hanya memberikan gambaran nyata tentang jatuh bangunnya sebuah bisnis, tetapi juga menyelipkan pesan penuh harapan bahwa hidup sehat tetap dapat berjalan seiring dengan kebahagiaan menikmati makanan lezat.
- Bacaan yang ringan
Meskipun sarat makna, buku ini dirangkai dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Gaya tutur yang mengalir membuat pembaca betah menelusuri setiap halaman. Ditambah lagi, buku ini dilengkapi ilustrasi indah serta resep hidangan vegan di bagian akhir, sehingga tidak hanya memberikan bacaan tetapi juga menghadirkan pengalaman interaktif yang bisa langsung dipraktikkan.
- Dapat memberikan motivasi
Buku ini menghadirkan dorongan kuat untuk berani mengambil langkah, sekecil apa pun langkah itu. Sunny memulai semuanya dari pekerjaan serabutan yang penuh kegagalan, tetapi ia tidak pernah berhenti mencoba. Hal terpenting dari kisahnya adalah keberanian untuk terus maju sekalipun berkali-kali jatuh, serta kejujuran mengakui kekurangan dirinya agar bisa berubah menjadi lebih baik.
Kekurangan Buku Finding My Bread
Di samping banyaknya kelebihan yang ditawarkan Song Seong-rye pada buku Finding My Bread ini, masih ada hal yang dinilai sebagai kekurangan buku ini.
- Ada bagian repetitif
Meski menghadirkan begitu banyak kelebihan, bukan berarti buku ini tidak memiliki kekurangan sama sekali. Ada bagian menjelang akhir yang terasa repetitif sehingga membuat alur agak berputar dan cenderung membuat pembaca sedikit lelah. Namun, kekurangan ini masih dapat dimaklumi karena secara keseluruhan buku tetap memberikan pengalaman membaca yang menyenangkan dan penuh makna.
Selain itu, tidak ada hal yang mengganggu atau kurang di mata pembaca.Â
Resep Vegan Chocolate Banana Bread Gluten Free
Setelah membaca buku Finding My Bread, dijamin kamu pasti pengen coba roti buatan Sunny yang vegan dan gluten free. Gramin mau kasih 1 resep yang bisa kamu coba buat dengan mudah juga di rumah. Makanan yang satu ini, cocok untuk jadi cemilan saat membaca buku ini!
Bahan-bahan yang perlu kamu siapkan, yaitu:
- 3-4 buah pisang matang ukuran sedang sampai besar
- 50 gr tepung almond
- 110 gr rolled oats
- 75 gr coconut sugar
- 60 ml non-diary milk (coconut milk / oat milk / almond milk)
- 50 gr cacao powder
- 1/2 tsp sea salt
- 2 tsp baking powder
- 6 sdm coconut oil
- 1 sdm bubuk flaxseed yang dilarutkan dengan 3 sdm air hangat
- Choco chip (tidak wajib; bisa diganti topping lain)
Cara buatnya:
- Panaskan oven di suhu 180 derajat celcius.
- Larutkan bubuk flaxseed dengan 3 sdm air hangat, aduk sampai rata, dan biarkan selama 10 menit
- Di wadah yang cukup besar, campurkan rolled oat, tepung almond, baking powder, cacao powder, sugar, dan garam pada satu wadah. Pastikan tepung sudah diayak.
- Di wadah berbeda, hancurkan pisang dengan garpu, lalu tuang non-dairy milk, minyak, dan larutan flaxseed
- Campurkan bahan kering dan bahan basah, lalu tuang ke dalam loyang (25×10 cm)
- Taburkan choco chip sebagai topping (bisa diganti topping lain)
- Masukkan loyang ke dalam oven
- Panggang adonan selama 40 menit
- Setelah matang, angkat dan biarkan kue dingin sebelum dipotong
- Kue siap disajikan.
Resep yang satu ini dijamin bisa kamu praktikkan dengan mudah dan rasanya juga sudah pasti enak! Dan yang pasti, lebih sehat juga lho!
Penutup
Buku Finding My Bread menyadarkan kita bahwa seringkali kita merasa hidup orang lain tampak lebih indah, seolah rumput di halaman tetangga selalu lebih hijau. Padahal yang kita lihat hanyalah sepotong kecil dari perjalanan mereka, bukan keseluruhan usaha, lelah, dan pengorbanan yang dibutuhkan untuk merawat rumput itu agar tumbuh subur. Begitu pula dengan pencapaian orang lain yang sering kali hanya tampak dari permukaannya.
Sunny sendiri pernah hidup dalam bayang-bayang rasa minder. Ia merasa kalah cantik, kalah cerdas, dan kalah dalam hal kreativitas dibandingkan orang-orang di sekitarnya. Namun, suatu saat ia berani menatap dirinya sendiri dengan jujur, mengakui bahwa cara berpikir seperti itu hanya akan membuatnya terjebak dalam kesedihan yang tak berujung. Ia memilih untuk berubah. Ia berhenti mengukur dirinya dengan ukuran orang lain, dan mulai berfokus pada langkah-langkah kecil yang bisa ia lakukan untuk maju.
Dalam setiap percobaan yang gagal, terutama saat roti buatannya tidak berhasil, Sunny menemukan pelajaran baru. Ia menolak menyerah pada mimpinya, karena ia tahu inilah jalan hidup yang benar-benar ia cintai. Perjuangannya menjadi pengingat bahwa mimpi bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah, melainkan hasil dari keberanian untuk jujur pada diri sendiri, kegigihan untuk bangkit meski jatuh berulang kali.
Menarik banget ya Grameds perjalanan Sunny membangun bisnis sesuai dengan passionnya. Apakah kamu mau mengikuti jejak Sunny juga? Kalau iya, buku Finding My Bread karya Song Seong-rye ini sangat direkomendasikan untuk kamu. Buku ini bisa kamu dapatkan di Gramedia.com ya! Di bawah ini, Gramin juga sudah menyiapkan rekomendasi karya best seller lainnya yang direkomendasikan untuk buku panduan memulai bisnis. Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.
Rekomendasi Buku
1. Ide Bisnis Modal Tipis di Bawah 500k
 Â
- Apa kamu sudah jenuh dengan rutinitas pekerjaanmu saat ini?
- Apa kamu ingin menambah penghasilan secara strategis dan praktis?
- Apa kamu ingin memulai karier sebagai seorang wirausahawan yang sukses?
Tak perlu khawatir. Ini adalah momen yang tepat, karena kamu bisa berjumpa dengan buku sederhana ini. Di dalam buku bertajuk Ide Bisnis Modal Tipis di bawah 500K ini, kamu tidak hanya dapat mendalami bagaimana memulai bisnis yang baik dengan modal secukupnya, tetapi kamu juga dapat menganalisis potensi dan strategi bisnis dari contoh yang sudah dipaparkan oleh penulis secara komprehensif dan praktis.
2. Negosiasi Bisnis Ala Steve Jobs: Kupas Tuntas Trik Sukses Negosiasi Kelas Dunia
Â
Negosiasi merupakan salah satu hal yang paling penting dalam berbisnis. Negosiasi adalah situasi dimana kedua belah pihak saling mempengaruhi atau bertransaksi untuk kepentingan yang menguntungkan bagi satu sama lain dalam berbisnis. Tujuan dari negosiasi adalah mencari win-win solution supaya tidak ada salah satu pihak yang dirugikan dalam proses bisnis.
Kemampuan negosiasi akan membawa kita menjadi pebisnis andal, seperti contohnya Steve Jobs. Salah satu tokoh teknologi paling penting di dunia pada masa awal abad 21 adalah Steve Jobs, pendiri sekaligus CEO Apple. Jobs merupakan pionir dari berbagai produk berteknologi tinggi berbasis komputasi. Bersama Apple, Steve Jobs telah membuat banyak lompatan besar di bidang teknologi yang banyak mengubah wajah dunia.
3. Bisnis Ala Milenial
Anda masih kuliah tapi ingin membangun bisnis? Atau Anda hanya seorang lulusan Sekolah Menengah Atas atau lulusan Sekolah Menengah Kejuruan yang ingin membangun usaha Anda sendiri? Bingung bagaimana cara memulainya? Tenang. Jangan khawatir. Buku Bisnis Ala Milenial ini akan memberitahukan caranya untuk Anda. Buku ini berisi panduan untuk Anda dalam memulai bisnis sendiri. Materi dalam buku ini sangat cocok diterapkan bagi para generasi milenial maupun anak kos. Mulai dari bisnis jasa, bisnis online, bisnis produk dan juga bisnis jasa. Buku ini akan menuntun Anda secara step by step dalam membangun bisnis Anda sendiri.
Dengan penjelasan yang mudah dimengerti, diharapkan Anda dapat menerapkan langkah-langkah yang dipaparkan buku ini sehingga Anda bisa membangun bisnis Anda sendiri dan mengembangkannya hingga sukses.
- 7 Prajurit Bapak
- 101 Fabel Nusantara
- 23 Ways to Say I Love You
- 50 to 20: Pesan dari Paruh Perjalanan
- A Poem with Your Name
- Akasha: Record of Ragnarok
- Aku (AADC)
- Alaia III
- Anonymous Crush 2
- Ayah, Berjuang Sendiri Itu, Capek!
- Barangkali Kita Memang Perlu Hari Patah Hati
- Berandal Bandung
- Black Powder War
- Bonjour Paris! La Fleur de L’amour
- Brisingr
- Dalam Bayang-Bayang Lenin
- Damn I Love Risol
- Destination Jakarta 2040
- Eldest
- Ensiklopedia Fakta Seru
- Finding My Bread
- Fotografer Memori
- Fourth Wing
- Give Yourself Some Space
- Hi Berlin
- Himam
- Hiu Sang Predator
- Hold Me, Never Let Go
- Hotel Magnifique
- I Can't Talk so Smoothly
- I Got a Cheat Skill in Another World and Became Unrivaled in the Real World, Too
- I'll Go To You When The Weather is Nice
- Kata Sandi
- Kembali ke Batavia
- Kost Pak Raden
- Kost Pak Raden
- Lentera Hati
- Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia
- Lima Sekawan: Rahasia di Pulau Kirrin
- Little Magacal Piya
- Look Back
- Maaf Aku Lahir ke Bumi
- Madonna in a Fur Coat
- Malam Sunyi Hercule Poirot
- Memorial Perfume Shop
- Monster Minister
- Moriarty The Patriot
- Musim Yang Tak Sempat Kita Miliki
- Mystery Basketball
- National Geographic Kids Bagaimana Benda Bekerja
- Penyihir Dahsyat dari Oz
- Pemikiran Karl Marx
- Perawan Remaja Dalam Cengkeraman Militer
- Princess, Bajak Laut, dan Alien
- Psikoanalisis Sigmund Freud
- Pulih dari Trauma
- Renjana Azerbaijan
- Rinduku Sederas Hujan Sore Itu
- Ronggeng Dukuh Paruk
- Rumah Kecil Alie
- Rumah Tanpa Cahaya
- Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
- Sherlock Holmes: Koleksi Kasus 1
- Si Bungsu dan Luka
- Tanpa Ayah Tanpa Arah
- Tentang Sebuah Tempat di Wilayah Kinki
- The School of Life: An Emotional Education
- The Adventures of Tom Sawyer
- The Book Censor's Library
- The Dating Game
- The Enchanted Garden 1
- The Enchanted Garden 2
- The Humans
- The Tale of Dororo and Hyakkimaru
- The Otherwhere Post
- The Secret Life of Money
- This Is How You Heal
- This Is Me Letting You Go
- What It Takes Asia Tenggara
- White Book
- White Nights
- Yotsuba





