in

15 Renovasi Setelah Membeli Rumah yang Biasa Harus Dilakukan!

Renovasi Setelah Membeli Rumah – Halo sobat Grameds, Tahukah Anda? Diam di rumah menjadi kebutuhan utama banyak orang. Rumah menjadi tempat tinggal yang terlindung dari cuaca buruk dan tempat berkumpulnya keluarga. Tidak hanya itu, rumah juga merupakan tempat istirahat, aktivitas sehari-hari dan tempat mengekspresikan identitas individu tersebut.

Rumah ini juga hadir dalam berbagai desain dan gaya arsitektur, tergantung pada preferensi kepemilikan individu. Tidak hanya desain eksteriornya saja yang berbeda, interior rumah setiap individu juga memiliki gaya tersendiri.

Berdasarkan laman Wikipedia, pengertian rumah pada umumnya adalah rumah yang digunakan sebagai tempat tinggal dalam jangka waktu tertentu. Rumah bisa menjadi tempat tinggal manusia atau hewan, tetapi istilah tempat tinggal hewan tertentu adalah kandang, sarang, atau kandang.

Pengertian rumah jika dilihat dari segi materiil dapat dipahami sebagai suatu bangunan tempat orang kembali setelah bepergian dan bertempat tinggal, tempat tidur dan istirahat untuk memulihkan jasmani dan rohani tanpa rasa lelah dalam melaksanakan tugas sehari-hari penghuninya.

Rumah itu adalah tempat tinggal yang terkenal. Namun bagi sebagian orang, rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga tempat berlindung dan tempat pulang dengan nyaman.

Membeli rumah adalah proses yang panjang. Setelah Anda menandatangani perjanjian pembelian rumah baru, inilah saatnya untuk menyesuaikannya dengan keinginan Anda.

Inilah keuntungan membeli rumah baru. Anda dapat memodifikasi tampilan tempat tinggal Anda sesuai dengan kebutuhan dan individualitas Anda. Namun, bagi sebagian pembeli rumah, terutama pembeli rumah pertama kali, peluang ini bisa sedikit membingungkan. Banyak kustomisasi yang Anda butuhkan untuk detail.

Seperti pemilihan countertops, keramik, material plafon hingga tata letak ruang. Anda bahkan dapat meminta transformasi struktural seperti kamar mandi atau garasi tambahan. Semuanya bisa disesuaikan dengan budget yang Anda inginkan.

Hal yang Harus Anda Lakukan Saat Renovasi Setelah Membeli Rumah Baru

renovasi setelah membeli rumah
kompas.com

1. Mengubah Struktur Bangunan

Saat Anda menandatangani kontrak, Anda dapat berbicara dengan pengembang untuk meminta modifikasi atau penambahan dokumen untuk memenuhi impian Anda. Pada umumnya pembeli akan merasa sedikit pusing saat menandatangani kontrak karena harus memeriksa banyak dokumen hukum.

Yang terpenting, setelah mengubah struktur bangunan, Anda bisa menambah ruangan, mengganti lampu, atau bahkan membuat pintu custom yang akan dihadirkan ke pengrajinnya. Semua perubahan ini akan menambah biaya Anda nanti dan akan dibayar segera setelah rumah selesai.

2. Upgrade Setelah Membeli

Setelah membeli rumah, kemungkinan besar Anda ingin mengubah rumah Anda. Misalnya, perubahan dekoratif seperti warna cat, lansekap, pencahayaan, pipa ledeng, lantai garasi, daftar langit-langit, perubahan interior. Namun, semua perubahan tersebut hanya dapat dilakukan oleh pemilik yang telah menyiapkan anggaran yang cukup.

Bahkan, Anda perlu memilih secara detail apa yang harus diubah sekarang dan mana yang akan direnovasi di masa depan. Renovasinya terlalu ribet tentunya akan memakan waktu yang lama, jadi kamu harus bersabar untuk mendapatkan rumah tersebut.

3. Manfaatkan Waktumu Sebaik Mungkin

Umumnya, Anda memiliki waktu 100 hari untuk memeriksa dan membuat perubahan pada bangunan setelah menandatangani kontrak. Selama waktu yang terbatas ini, Anda harus merinci modifikasi yang diperlukan untuk rumah Anda.

Tidak hanya bisa disampaikan dengan kata-kata, Anda juga bisa menyiapkan gambaran visual contoh renovasi yang diinginkan untuk pengrajin yang akan merenovasi. Anda juga perlu memahami keterbatasan waktu yang mereka miliki untuk bekerja dari rumah Anda, jadi manfaatkanlah sebaik-baiknya.

4. Rumah Contoh

Saat kita ingin merenovasi rumah baru sesuai dengan impian kita, seringkali kita melihat model rumah mewah. Anda harus ingat bahwa biaya renovasi tidak sedikit dan Anda akan membutuhkan anggaran yang signifikan. Jika Anda masih ingin menyesuaikan anggaran, itu bisa sedikit berbeda.

5. Siapkan Anggaran

Sekarang, mulailah menganggarkan untuk renovasi dan disiplin jangan sampai over budget. Coba kunjungi beberapa toko furniture terdekat untuk mendapatkan gambaran harga dan produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Untuk menghindari pengeluaran yang berlebihan, Anda juga dapat menghubungi konsultan desain di dalam toko atau pemasok desain interior yang Anda percaya. Beberapa tips, untuk menentukan anggaran renovasi yang ideal, bisa dihitung sekitar 12% dari harga rumah yang Anda beli.

6. Kebutuhan dan Keinginan

Coba untuk menjadi sedikit fleksibel. Ingat bahwa Anda memiliki anggaran pribadi dan tidak mungkin memenuhi semua keinginan yang diinginkan. Oleh karena itu, coba buat daftar “yang diinginkan” dan “yang dibutuhkan”. Dengan begitu Anda bisa berpikir seimbang dan menentukan di antara keinginan dan kebutuhan.

7. Nilai Jual Kembali

Sekali lagi, jangan biarkan renovasi Anda sia-sia. Pembeli rumah baru ingin rumah mereka mencerminkan selera dan gaya pribadi mereka. Namun, penting juga untuk mempertimbangkan nilai jual kembali. Usahakan pilih custom yang paling disukai banyak orang, jadi tidak masalah jika ingin dijual kembali.

8. Cari Vendor yang Terpercaya

Menemukan konsultan desain interior yang andal sangat penting. Mereka dapat memandu Anda melalui proses renovasi, menawarkan saran dan pilihan desain untuk bekerja sesuai anggaran Anda. Anda bahkan dapat meminta mereka untuk memilih furniture yang sesuai dengan anggaran mereka.

Hal yang Harus Anda Renovasi Saat Membeli Rumah Subsidi

renovasi setelah membeli rumah
liputan6.com

Rumah merupakan kebutuhan utama selain pakaian dan makanan. Membeli rumah merupakan dambaan setiap orang, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga. Namun, harga real estat yang tinggi sulit dicapai.

Terutama bagi kaum milenial. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian PUPR telah menyiapkan skema pembelian rumah bersubsidi agar harga dapat dipenuhi oleh masyarakat luas. Akhirnya, perumahan bersubsidi menjadi sangat populer. Perumahan bersubsidi adalah pilihan utama bagi banyak pembeli rumah pertama kali.

Namun, harga yang rendah membuat subsidi menjadi titik lemah. Sebelum akhirnya membeli rumah yang saya tempati sekarang, saya melakukan survey ke beberapa komplek perumahan.

Ada beberapa kompleks perumahan bersubsidi yang pernah saya lihat. Rumah subsidi seringkali terletak jauh dari pusat kota.

Saya melihat keseluruhan struktur rumah dan bahan yang digunakan untuk membangun rumah. Tapi aku sudah melangkah mundur dengan mantap. Kualitas tidak seperti yang diharapkan. Ada beberapa peringatan yang perlu diselesaikan sebelum Anda dapat mengambil alih rumah.

Nah, bagi pembaca yang mungkin ingin membeli rumah subsidi, mungkin artikel ini bisa membantu. Catatan ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi dan beberapa teman yang pernah membeli rumah subsidi. Saat membeli rumah bersubsidi, biasanya ada enam renovasi yang dibutuhkan yaitu:

1. Pembuatan Dapur

Pada umumnya bagian belakang rumah masih kosong. Tidak ada dapur. Ada ruang kecil yang didedikasikan untuk dapur. Paling hanya ada satu wastafel tanpa penutup. Untuk tinggal bersama keluarga, tentunya Anda membutuhkan dapur tempat Anda memasak.

2. Pembesaran Septic Tank

Volume septic tank yang kecil membutuhkan pemuaian agar tidak perlu dibongkar lagi di kemudian hari. Soalnya septic tank biasanya terletak di depan rumah (teras).

Saat membangun teras, jika Anda ingin memperluas septic tank, itu akan bekerja dua kali lipat. Oleh karena itu, lebih baik untuk memperbesar sekaligus sebelum menempatinya.

3. Pemasangan Kanopi Rumah

Pada bagian depan rumah subsidi sering dibiarkan kosong. Tidak ada iyup-iyupan atau tempat berteduh. Oleh karena itu, Anda harus memasang tenda untuk melindungi Anda dari hujan dan panas.

Kanopi mencakup beberapa pilihan bahan. Semakin mahal bahannya, semakin baik. Kenyamanan penting di sini. Beli awning murah dengan spandex biasa, resiko bunyi saat hujan. Berilah salah satu yang berkualitas baik, kokoh dan tidak bersuara.

4. Pembuatan Teras

Menghubungkan keadaan bagian depan rumah yang kosong saat ini, Anda perlu membuat teras sendiri. Apa pentingnya memiliki teras? Untuk membuat tempat bersantai dan menerima tamu.

Teras juga digunakan untuk mempercantik rumah. Kehadiran teras juga dapat membuat rumah Anda lebih luas sehingga lebih nyaman untuk ditinggali.

5. Menambah Kedalaman Sumur Bor sebagai Sumber Air.

Pengalaman saya, banyak rumah subsidi yang tidak memiliki sumber air. contoh PDAM. Inilah yang perlu Anda ketahui saat membeli rumah.

Air apa yang Anda gunakan dan dari mana asalnya? Biasanya pemilik akan menyarankan calon pembeli untuk menggunakan pompa. Namun, kedalaman yang tersedia tidak cukup.

Pada umumnya kedalaman preparasi hanya mencapai 8-10 meter. Untuk ukuran Jabodetabek, kedalaman ini tidak cukup untuk mendapatkan air apalagi air bersih. Solusinya kemudian adalah menambah kedalaman lubang bor. Secara umum, kedalaman harus ditingkatkan dari 30 menjadi 40 meter. Saat ini, banyak layanan pengeboran sumur lahir. Harga yang ditawarkan berkisar antara 6 hingga 8 juta rupiah.

6. Mengganti Pintu, Jendela, Keramik maupun Material lain (Kondisional)

Jika tidak selalu alias bersyarat. Tergantung kondisi rumah dan spesifikasi bangunan yang digunakan. Tapi saya sendiri pernah survey ke salah satu komplek perumahan subsidi dengan keadaan yang sangat meresahkan. Meski masih baru dan belum berpenghuni.

Kondisi material yang membuat pintu dan jendela mulai terkorosi oleh rayap. Lalu ada gerabah di sana-sini yang dibangkitkan. Kondisi membuat saya berpikir perlu perombakan besar-besaran.

7. Mengganti Pipa Air

Pipa yang ketinggalan zaman bukanlah sesuatu yang bisa diabaikan. Karena melebihi umurnya, pipa air lebih rentan terhadap kebocoran yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah.

Jika air tampak mengalir dengan buruk atau memiliki rasa yang tidak enak, pipa mungkin perlu diganti. Dengan merenovasi rumah lama, Anda tidak hanya memberikan diri Anda tempat tinggal yang nyaman, tetapi juga peluang baru untuk rumah yang sebelumnya terbengkalai.

Tips Membangun Rumah yang Baik Sebagai Tempat Tinggal

renovasi setelah membeli rumah
pexels.com

Membangun rumah selalu menjadi impian banyak orang. Karena membangun rumah sendiri dilakukan sesuai keinginan dan selera penghuninya sesuai keinginan. Namun, rintangan membangun rumah Anda sendiri akan menghabiskan lebih banyak energi dan uang daripada membeli rumah dari pengembang yang sudah ada.

Oleh karena itu, harus diingat bahwa proses perencanaan dan pengembangan harus benar-benar dilakukan dan diikuti dengan seksama. Jika tidak, kemungkinan besar jumlah uang yang harus Anda keluarkan sangat penting hanya untuk membangun bagian luar rumah. Mari kita lihat rahasia membangun rumah pertama yang bagus untuk tempat Anda sebagai berikut:

Mengetahui Keinginan dan Kebutuhan

Saat membangun rumah, Anda tentu memiliki banyak ekspektasi. Seperti desain rumah terbaik, konsep rumah minimalis, nuansa rumah mewah, fasilitas lengkap dan lain sebagainya. Tetapi semakin banyak keinginan yang Anda miliki, semakin sulit untuk memenuhinya satu per satu.

Hal ini dimungkinkan karena setiap keinginan memiliki kesulitan tersendiri dalam mewujudkannya. Jadi Anda akan menemui kesulitan-kesulitan tersebut saat membangun rumah. Cara terbaik untuk menangani ini adalah dengan memikirkan dengan hati-hati tentang kebutuhan paling dasar dan penting dari rumah Anda.

Luangkan waktu minimal 10 menit untuk menuliskan 5 kebutuhan dasar ini. Kemudian diskusikan dengan keluarga dan pastikan pendapat mereka juga berdasarkan kebutuhan yang dapat dipenuhi. Dengan cara ini Anda tahu pasti rumah seperti apa yang akan dibangun.

Bahas Desain Bersama Kontraktor

Setelah Anda mengetahui apa yang Anda butuhkan saat membangun rumah, saatnya mendiskusikannya dengan kontraktor Anda. Pastikan untuk menjelaskan secara detail konsep rumah yang diinginkan. Salah satu cara termudah adalah dengan memberikan contoh rumah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Dari konsep hingga fitur yang tersedia, kontraktor tahu persis seperti apa rumah yang Anda butuhkan.

Mengatur Dokumen Rumah dengan Baik

Salah satu bagian yang paling membingungkan dalam membangun rumah adalah dokumen. Biasanya, karena ukuran dokumen yang kecil atau tipis, dokumen dapat dengan mudah terjatuh, salah tempat, atau disimpan. Anda dapat memperbaikinya dengan membuat arsip khusus untuk bahan bangunan rumah.

Repository harus terpisah dan mudah ditemukan. Ketika Anda membutuhkan dokumen tertentu, Anda dapat menemukannya dengan mudah. Selain itu, pastikan Anda memiliki salinan dokumen tersebut agar tetap dapat digunakan meskipun ada yang hilang.

Tidak hanya dokumen fisik tetapi dokumen dalam email juga perlu disimpan dengan baik di folder khusus agar tidak tercampur dengan dokumen Anda yang lain.

Kunjungi Rumah Saat Dibangun

Melihat secara langsung proses pembangunan rumah membantu Anda untuk mengetahui apakah konsep yang diinginkan terealisasi dengan baik atau tidak. Pastikan Anda mengunjungi rumah yang sedang dibangun tersebut secara rutin. Komunikasikan dengan kontraktor masalah apa saja yang terjadi saat rumah dibangun, agar bisa segera diselesaikan secara cepat.

Fungsi Rumah Secara Umum

renovasi setelah membeli rumah
liputan6.com

Setiap makhluk hidup membutuhkan rumah. Pasalnya, rumah memiliki sejumlah keunggulan dan fungsi yang bermanfaat bagi manusia.

Setidaknya ada 5 kelebihan rumah yang bisa dirasakan penghuninya. Apa saja?

1. Tempat Tinggal

Fungsi utama rumah adalah untuk memenuhi kebutuhan dewan, yaitu tempat tinggal dan istirahat bagi penghuninya setelah melakukan berbagai aktivitas di luar.

Meski begitu, banyak pemilik rumah saat ini yang mengubah atau menambah sebagian rumahnya menjadi tempat usaha.

2. Tempat Berlindung dari Kondisi Alam

Rumah juga dapat melindungi penghuninya dari berbagai kondisi alam. Jika hujan atau panas di luar, orang-orang menjadikan rumah mereka sebagai tempat berteduh yang paling nyaman.

Saat menjadikan rumah sebagai tempat berteduh, Grameds mungkin juga harus memperhatikan atap rumah yang ada. Saat hujan, rumah tersebut awalnya merupakan tempat berteduh, namun Grameds mengalami kesulitan karena atapnya bocor.

3. Melakukan Banyak Aktivitas

Dengan melakukan sebagian besar aktivitasnya yang penting, manusia mengubah rumah menjadi tempat tinggal, seperti makan, tidur, mandi, dll. Karena itulah Grameds harus bisa menghiasi setiap sudut dan celah rumah agar selalu nyaman.

Apalagi jika Anda lelah dari aktivitas di luar seperti pergi bekerja atau sekolah sepanjang hari, akan sangat menyenangkan untuk pulang ke rumah yang bersih dan nyaman. Selanjutnya, istirahat di rumah akan menjadi hal yang paling ditunggu Grameds dibandingkan dengan istirahat dengan menghabiskan waktu jauh dari rumah.

4. Tunjukkan Identitas Penghuninya

Dimungkinkan untuk melihat identitas atau identitas seseorang bagaimana orang ini mengelola rumahnya, model rumah yang dibangunnya, dll.

Status sosial seseorang juga dapat dilihat dari jenis rumah yang dimiliki dan letak rumah orang tersebut. Semua akan menggambarkan identitas pemilik rumah. Maka tak heran jika banyak orang yang suka mengajak teman berkunjung ke rumahnya atau mengadakan acara di rumahnya untuk memamerkan status sosial orang tersebut, Grameds.

5. Tempat Berkumpul Keluarga

Saat melakukan aktivitas berhari-hari, tidak jarang sebuah keluarga jarang bertemu dan berkumpul, di saat-saat seperti ini, seringkali akhir pekan akan dijadikan tempat berkumpul dan berkumpul bersama keluarga. .

Oleh karena itu, selain sebagai tempat beristirahat, rumah juga merupakan tempat terbaik bagi keluarga Grameds untuk berkumpul setelah berhari-hari tidak berkomunikasi atau tinggal bersama.

Penulis: Ziaggi Fadhil Zahran

Baca juga artikel terkait:

Ingin Nuansa Baru? Ini Contoh Inspirasi Renovasi Rumah Subsidi Bagian Belakang

Desain Renovasi Rumah Subsidi Bagian Depan

17 Aplikasi Desain Rumah untuk Wujudkan Rumah Impianmu

19 Cara Mengusir Tikus agar Rumah Bersih dan Sehat

Rumah Tusuk Sate: Pengertian, Ciri-Ciri, Keuntungan, Mitos



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by ziaggi