Pekerjaan Yang Cocok Untuk Mahasiswa – Kuliah sambil bekerja adalah sesuatu yang tidak semua mahasiswa dapat menjalaninya karena membutuhkan manajemen waktu yang sesuai. Lagipula, kuliah sambil bekerja itu bukan hal yang salah lho… Bahkan banyak yang melakukannya untuk beberapa alasan, misalnya untuk menambah uang saku dan mendapatkan pengalaman berharga.
Apalagi jika pekerjaan ini ditekuni ketika liburan semester datang. wah tentu saja Grameds akan mendapatkan pundi-pundi rupiah di sela-sela liburan tersebut. Selain itu, pekerjaan sambilan tersebut nantinya dapat juga dimasukkan ke CV (Curriculum Vitae) yang berguna di dunia kerja kelak.
Lalu, apa saja ya pekerjaan sambilan yang cocok untuk para mahasiswa? Yuk simak ulasan berikut ini!

Table of Contents
10 Pekerjaan Yang Dapat Dijalani Mahasiswa
1. Guru Les
Pekerjaan sebagai guru les juga banyak diminati oleh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan mahasiswa untuk menambah uang saku sekaligus mendapatkan pengalaman mengajar. Bagi mahasiswa, terutama yang mengambil jurusan pendidikan, menjadi guru les dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat sebagai bekal untuk berkarier di bidang pendidikan.
Mata pelajaran yang diajarkan oleh guru les cukup beragam, mulai dari Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, hingga Bahasa Inggris. Selain mata pelajaran sekolah, privat bahasa juga menjadi pilihan bagi siswa yang ingin meningkatkan kemampuan berbahasa secara lebih terarah. Salah satu yang paling banyak dicari adalah privat Bahasa Inggris, baik untuk membantu memahami materi sekolah, meningkatkan kemampuan conversation, maupun mempersiapkan ujian.
Program privat Bahasa Inggris dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan siswa. Bagi siswa yang ingin mendapatkan pengalaman belajar Bahasa Inggris dengan percakapan yang lebih natural, tersedia pula pengajar native English speaker. Belajar bersama native English speaker dapat membantu siswa terbiasa mendengarkan pelafalan, kosakata, dan penggunaan Bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari.
Selain privat Bahasa Inggris, layanan privat bahasa juga dapat mencakup berbagai bahasa asing lainnya sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan pembelajaran secara privat, materi dan metode pengajaran dapat disesuaikan dengan kemampuan, tujuan belajar, serta jadwal masing-masing siswa.
Untuk menjadi guru les, seseorang dapat mengajar secara privat maupun bergabung dengan lembaga bimbingan belajar. Guru dapat menawarkan privat bahasa sesuai dengan keahlian yang dimiliki, sementara lembaga bimbingan belajar biasanya memiliki sistem dan jadwal mengajar yang lebih terstruktur. Jika bergabung dengan lembaga bimbingan belajar, sistem pembayaran umumnya dihitung berdasarkan jumlah jam mengajar atau kehadiran.
2. Admin Sosial Media
Di zaman yang serba digital ini, tentu saja keberadaan sosial media sangat dibutuhkan untuk berbagai aspek. Terutama untuk memasarkan produk di sebuah online shop.
Nah, bagi Grameds yang tergolong kreatif dan memiliki pengetahuan akan copywriting, tentu saja bisa menjadi mencoba pekerjaan admin sosial media ini.
Admin sosial media ini biasanya sangat diperlukan bagi online shop untuk memasarkan produknya, di perusahaan, startup, hingga UMKM.
3. Fotografer
Apabila Grameds memiliki hobi memotret, yuk coba pekerjaan sambilan sebagai fotografer!
Seringkali terdapat pemikiran bahwa pekerjaan ini hanya sekadar memfoto saja, padahal sebenarnya seorang fotografer juga membutuhkan teknik khusus supaya hasil potretnya terlihat apik lho…
Bagaimana cara untuk memperoleh pekerjaan ini? Yakni dengan bekerja secara sendirian atau bergabung di sebuah Wedding Organizer (WO). Memang kebanyakan WO itu membutuhkan fotografer profesional, tetapi tidak sedikit pula WO yang memperbolehkan seorang fotografer “newbie” untuk bergabung dan belajar bersama mereka.
4. Penulis
Pekerjaan ini tentu saja dapat dilakoni oleh mahasiswa dari jurusan apapun. Apa saja yang dapat diperoleh dari pekerjaan menulis selain pundi-pundi rupiah? Tentu saja ada banyak. Sebut saja dengan menulis, kita dapat memperluas wawasan, memperkaya perbendaharaan kata, melatih kemampuan untuk mengemukakan pemikiran secara sistematis, hingga menambah relasi antar penulis lain.
Penulis itu tidak harus selalu berhubungan dengan menulis buku, tetapi juga bisa dengan menulis artikel yang ada di internet. Bahkan, bisa juga dengan menulis review buku di blog pribadi.
5. Barista
Pekerjaan yang satu ini tengah digandrungi oleh kaum muda-mudi, baik itu yang masih kuliah dan menjadikannya sebagai pekerjaan sambilan atau sebagai pekerjaan tetap. Jangan dipikir bahwa pekerjaan barista itu hanya sekadar meracik minuman di cafe saja ya…
Ternyata seorang barista itu memiliki teknik dan cara tertentu untuk meracik bahan untuk menjadi minuman yang enak. Bahkan saat ini, banyak diadakan seminar kecil-kecilan yang membahas tentang bagaimana cara menjadi barista yang benar.
Biasanya, seorang barista akan dibayar per jam, per hari, atau per dua minggu, bergantung kedai kopi atau cafe yang mempekerjakannya. Selain itu, seorang barista harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik supaya dapat menarik pelanggan secara asyik.
6. Penerjemah
Bagi Grameds yang mempunyai kemampuan berbahasa asing di atas rata-rata, bisa lho menjadi seorang penerjemah!
Biasanya, pekerjaan ini dilakoni oleh mereka yang mengambil jurusan kuliah bahasa asing. Proyek yang diberikan juga biasanya berupa menerjemahkan buku, hasil penelitian, jurnal ilmiah, dan lain-lain.
Untuk upah, biasanya para penerjemah akan menghitung per lembar.
7. Reseller
Nah, bagi Grameds yang menyukai dunia bisnis, tentu saja mengawalinya dengan bekerja sebagai reseller di sela-sela perkuliahan.
Banyak lho produk yang bisa dijadikan sebagai barang reseller, misalnya jilbab, pakaian, aneka camilan, paket aplikasi berbayar, hingga album dan merchandise KPOP.
Untuk memasarkannya cukup mudah karena hanya bermodalkan smartphone saja dan promosinya juga melalui sosial media hingga platform khusus belanja online. Jika Grameds serius dan tekun dalam menjalani pekerjaan ini, tentu saja upah yang didapatkan tidak akan main-main!
8. Driver Transportasi Online
Sudah cukup lama, negara kita ini ramai akan keberadaan transportasi online, baik Grab, Gojek, Maxim, hingga Anterin. Keberadaan transportasi online tersebut tentu saja memudahkan masyarakat kita ini untuk memperoleh pekerjaan sebagai driver.
Apalagi untuk para mahasiswa yang telah memiliki kendaraan pribadi, baik itu motor atau mobil. Tidak perlu gengsi untuk menjadi seorang driver transportasi online ini karena ternyata pundi-pundi rupiah yang didapatkan sangatlah fantastis!
Namun, perlu diingat ya untuk menomorsatukan kegiatan kuliah terlebih dahulu. Jadi ketika masih ada jadwal kuliah, aplikasi tersebut dapat dimatikan sementara. Nah, setelah kuliah telah usai atau ada waktu kosong, baru menghidupkan aplikasi tersebut dan “berburu” penumpang.
9. Make Up Artist (MUA)
Pekerjaan ini sangat cocok bagi Grameds yang suka berdandan. Meskipun terlihat sepele, pekerjaan sebagai make up artist itu susah lho karena membutuhkan keterampilan khusus supaya riasan make up dapat terlihat menawan.
Berkaitan dengan upah, para make up artist pemula biasanya mematok harga sekitar Rp250.000 per orang. Nah, ketika pelanggan pertamamu itu puas dengan pulasan make up tersebut, nantinya namamu akan semakin besar sehingga upahnya juga akan semakin tinggi.
10. Freelance
Pekerja lepas atau freelance ini ternyata tidak bisa dianggap remeh lho. Meskipun tidak terikat dengan kontrak perusahaan, tetapi upah yang diberikan biasanya cukup fantastis!
Bagaimana cara mendapatkan pekerjaan freelance ini? Caranya cukup mudah, yakni dengan mencarinya di platform khusus, misalnya Freelancer, Fastwork, dan Sribulancer.
Pekerjaan yang ditawarkan juga beragam, ada sebagai penulis artikel, desain grafis, hingga illustrator. Nah, melalui pekerjaan freelance ini tentu saja nantinya dapat dimasukkan ke CV yang berguna untuk mendaftar pekerjaan nanti setelah lulus kuliah.
Nah, itulah sepuluh pekerjaan yang dapat dilakoni oleh para mahasiswa. Sebelum mengambil pekerjaan sambilan ini, perlu diingat untuk tetap menomorsatukan kegiatan perkuliahan ya… Jangan karena telah mendapatkan pundi-pundi rupiah yang lumayan, justru melupakan perkuliahan.



