in , ,

Ekspatriat Adalah: Arti, Keuntungan, dan Cara Menjadi Ekspat

Ekspatriat Adalah – Pernahkah kamu melihat orang Indonesia yang bekerja di kantor cabang perusahaan di luar negeri atau bertemu warga negara asing yang bekerja di Indonesia?

Kalau pernah, bisa jadi kamu sudah punya gambaran kecil soal istilah ekspatriat atau expat.

Istilah ini sebenarnya sering muncul dalam dunia kerja internasional. Akan tetapi, banyak orang menganggapnya sama dengan imigran, tenaga kerja asing, atau hanya orang yang tinggal di luar negeri.

Padahal, setiap istilah punya arti yang berbeda sehingga penting untuk memahami maknanya sebelum kamu merencanakan karier di lingkungan kerja internasional.

Apa Itu Ekspatriat?

Ekspatriat adalah seseorang yang tinggal di negara lain selain negara asalnya, baik untuk bekerja, menjalankan tugas tertentu, atau alasan lain.

Cambridge Dictionary juga mendefinisikan expatriate sebagai seseorang yang tidak tinggal di negara asalnya. Jadi, pekerjaan memang salah satu alasan umum, tapi bukan satu-satunya alasan seseorang disebut ekspatriat.

Istilah ekspatriat berasal dari bahasa Inggris expatriate, dan bentuk singkat yang sering dipakai sehari-hari adalah expat. Dalam bahasa Indonesia, ekspatriat berarti orang yang tinggal di luar negara asalnya.

Perbedaan Ekspatriat dan Imigran

Ekspatriat dan imigran sama-sama orang yang tinggal di luar negara asalnya, jadi kedua istilah ini sering tertukar. Namun, alasan pindah, tujuan tinggal, dan hubungan dengan negara asal bisa berbeda.

Aspek Ekspatriat Imigran
Tujuan Tinggal di Negara Lain Sering berkaitan dengan pekerjaan, penugasan, pendidikan, atau tujuan tertentu Umumnya berpindah ke negara lain untuk membangun kehidupan di negara tujuan
Lama Tinggal Dapat bersifat sementara maupun jangka panjang, tergantung keadaan Sering berkaitan dengan rencana menetap lebih lama atau permanen
Rencana untuk Kembali ke Negara Asal Dalam penugasan kerja, biasanya masih memiliki kemungkinan kembali ke negara asal Tidak selalu memiliki rencana untuk kembali dan dapat memilih menetap di negara tujuan

Pekerjaan yang Dapat Ekspatriat Ambil

Dalam dunia kerja, ekspatriat bisa menjalankan berbagai pekerjaan, terutama yang butuh keahlian khusus atau pengalaman yang bisa dipakai di lingkungan internasional.

Perusahaan multinasional, sekolah, organisasi, dan instansi pemerintah bisa menempatkan tenaga profesional di negara lain sesuai kebutuhan.

1. Manajer dan Eksekutif Perusahaan

Manajer atau eksekutif bisa ditugaskan ke negara lain untuk mengelola kantor cabang, memimpin tim, atau memastikan strategi perusahaan berjalan sesuai standar global.

Posisi ini biasanya butuh pengalaman memimpin dan pemahaman yang kuat tentang bisnis yang dijalankan.

2. Tenaga Profesional

Tenaga profesional seperti dokter, insinyur, arsitek, atau ahli tertentu bisa bekerja di luar negeri sesuai kemampuan dan izin yang berlaku. Mereka biasanya dibutuhkan karena punya keahlian yang diperlukan perusahaan atau institusi di negara tujuan.

3. Spesialis Teknologi dan IT

Bidang teknologi menawarkan banyak peluang internasional bagi programmer, software engineer, data specialist, dan profesional keamanan siber.

4. Konsultan

Konsultan dapat ditugaskan ke berbagai negara untuk membantu perusahaan menyelesaikan masalah bisnis, teknologi, keuangan, sumber daya manusia, atau operasional.

5. Akademisi dan Peneliti

Universitas dan lembaga penelitian bisa merekrut atau mengundang akademisi dan peneliti dari negara lain untuk mengajar, melakukan penelitian, atau menjalankan proyek akademik.

6. Tenaga Profesional di Bidang Lainnya

Selain pekerjaan itu, ekspatriat bisa bekerja di berbagai bidang seperti pemasaran, keuangan, desain, komunikasi, energi, manufaktur, sampai industri kreatif.

Keuntungan Menjadi Ekspatriat

Menjalani karier sebagai ekspatriat bisa memberikan pengalaman yang berbeda dari bekerja di dalam negeri. Selain mendapatkan pengalaman profesional, kamu juga punya kesempatan mengembangkan kemampuan pribadi lewat kehidupan di lingkungan baru.

1. Mendapatkan Pengalaman Kerja Internasional

Bekerja di negara lain membuat kamu langsung menghadapi sistem kerja dan budaya profesional yang berbeda. Pengalaman ini bisa membantumu memahami cara bekerja dalam tim multikultural dan memperkaya catatan profesional.

2. Berpeluang Mendapatkan Kompensasi Kompetitif

Beberapa posisi internasional menawarkan gaji yang menarik, terutama untuk pekerjaan yang butuh keahlian khusus atau pengalaman tertentu. Namun, besarannya tetap tergantung pada negara tujuan, perusahaan, posisi, pengalaman, dan biaya hidup di sana.

3. Mengembangkan Skill dan Kompetensi

Lingkungan kerja internasional bisa mendorong kamu mengembangkan kemampuan profesional lebih luas. Kamu juga bisa belajar cara berkomunikasi, memecahkan masalah, dan bekerja dengan rekan dari budaya berbeda.

4. Memperluas Networking Global

Bekerja di luar negeri memberi kamu kesempatan bertemu kolega, klien, dan profesional dari berbagai negara. Hubungan ini bisa menjadi jaringan profesional yang berguna untuk peluang kerja dan kerja sama di masa depan.

5. Mengenal Budaya dan Lingkungan Baru

Tinggal di negara lain membuat kamu bisa mengenal kebiasaan, bahasa, makanan, dan cara hidup yang berbeda secara langsung. Pengalaman ini bisa memperluas wawasan dan membantu kamu melihat berbagai masalah dari sudut pandang yang lebih beragam.

6. Membuka Peluang Karier Internasional

Pengalaman kerja di berbagai negara bisa menjadi modal untuk mencari kesempatan profesional lain di masa depan. Kamu juga bisa membangun catatan yang menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional.

Tantangan yang Dihadapi Ekspatriat

Di balik peluang menarik, hidup sebagai ekspatriat juga butuh kesiapan menghadapi lingkungan yang berbeda.

Kamu perlu mempertimbangkan beberapa tantangan berikut sebelum memutuskan membangun karier di luar negeri.

  • Beradaptasi dengan Budaya Baru: Perbedaan norma, kebiasaan, dan cara berkomunikasi bisa membuat proses adaptasi terasa sulit, terutama saat awal tinggal di negara tujuan.
  • Menghadapi Biaya Hidup yang Berbeda: Biaya tempat tinggal, transportasi, makanan, dan kebutuhan sehari-hari bisa sangat berbeda dari Indonesia sehingga kamu perlu membuat anggaran dengan baik.
  • Berjauhan dari Keluarga: Tinggal jauh dari keluarga dan teman dalam waktu lama bisa menimbulkan rasa rindu dan butuh kesiapan emosional yang kuat.
  • Menghadapi Hambatan Bahasa: Perbedaan bahasa bisa menyulitkan komunikasi sehari-hari dan pekerjaan, terutama jika kamu belum terbiasa menggunakan bahasa di negara tujuan.
  • Memahami Aturan Pajak dan Administrasi: Ekspatriat perlu memahami aturan visa, izin kerja, pajak, dan administrasi lain yang berlaku di negara tempat tinggal agar bisa menjalani aktivitas secara legal.
  • Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Kerja: Setiap negara bisa punya gaya komunikasi, hierarki, standar profesional, dan kebiasaan kerja yang berbeda sehingga kamu perlu terbuka untuk beradaptasi.

Skill yang Perlu Dimiliki Seorang Ekspatriat

Menjadi ekspatriat butuh lebih dari kemampuan teknis karena kamu juga akan menghadapi lingkungan dan budaya yang berbeda. Beberapa kemampuan berikut bisa membantu kamu beradaptasi dan bekerja lebih baik.

  • Kemampuan Bahasa Asing: Membantu kamu berkomunikasi dengan rekan kerja, klien, maupun masyarakat setempat.
  • Kemampuan Beradaptasi: Membuat kamu lebih siap menghadapi perubahan lingkungan, budaya, dan sistem kerja.
  • Komunikasi Lintas Budaya: Membantu menghindari kesalahpahaman saat bekerja dengan orang dari latar belakang berbeda.
  • Kompetensi Profesional: Keahlian utama tetap menjadi modal penting untuk mendapatkan dan mempertahankan pekerjaan internasional.
  • Manajemen Keuangan: Membantu kamu mengatur penghasilan dan biaya hidup selama berada di luar negeri.
  • Kemandirian: Membuat kamu lebih siap mengurus berbagai kebutuhan tanpa selalu bergantung pada orang lain.

Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Bekerja sebagai Ekspatriat?

Sebelum pergi ke negara tujuan, kamu harus memastikan kebutuhan kerja dan kehidupan sehari-hari sudah siap dengan baik. Persiapan yang baik bisa membantu mengurangi masalah saat kamu mulai tinggal dan bekerja di tempat baru.

  • Paspor dan Visa Kerja: Pastikan paspormu masih berlaku dan kamu punya visa atau izin kerja yang cocok dengan pekerjaan dan negara tujuan.
  • Kontrak dan Dokumen Pekerjaan: Periksa kontrak kerja, surat tugas, detail gaji, dan dokumen lain supaya kamu mengerti hak dan kewajiban sebelum berangkat.
  • Dana Darurat: Siapkan uang simpanan untuk menghadapi hal tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, kebutuhan kesehatan, atau terlambat menerima gaji.
  • Tempat Tinggal: Cari informasi tentang tempat tinggal yang aman dan sesuai dengan budget sebelum kamu mulai tinggal di negara tujuan.
  • Asuransi dan Kesehatan: Pastikan perlindungan kesehatan dan asuransi yang kamu punya cocok dengan kebutuhan selama tinggal di luar negeri.
  • Informasi tentang Negara Tujuan: Pelajari budaya, biaya hidup, transportasi, aturan lokal, dan kebiasaan masyarakat supaya kamu lebih mudah menyesuaikan diri setelah tiba.

Bagaimana Cara Menjadi Ekspatriat?

Menjadi ekspatriat bukan pekerjaan yang bisa dipilih lewat satu cara khusus karena kesempatan itu biasanya datang lewat pekerjaan atau tugas internasional.

Kamu bisa membangun peluang itu secara bertahap dengan meningkatkan kemampuan dan mencari pekerjaan yang bersifat internasional.

1. Melamar Pekerjaan di Perusahaan Internasional

Kamu bisa mencari lowongan dari perusahaan besar yang punya kantor atau kegiatan di banyak negara.

2. Bekerja di Perusahaan Asing di Indonesia

Memulai karier di perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia juga bisa menjadi cara untuk mengenal lingkungan kerja internasional.

3. Mendapat Penugasan ke Kantor Cabang di Luar Negeri

Karyawan yang sudah bekerja di perusahaan besar bisa mendapat tugas untuk mengerjakan proyek atau operasi di negara lain.

4. Mengikuti Program atau Rekrutmen Internasional

Beberapa perusahaan atau lembaga membuka program perekrutan yang memang untuk menempatkan pekerja di luar negeri.

5. Membangun Keahlian yang Dibutuhkan di Negara Tujuan

Keahlian yang banyak dibutuhkan di dunia bisa meningkatkan peluangmu mendapatkan pekerjaan di luar negeri.

Ekspatriat Adalah Pekerja di Luar Negeri? Pahami Istilahnya Sebelum Berkarier Global

Ekspatriat adalah istilah yang biasanya berarti seseorang yang tinggal di negara selain negaranya sendiri.

Jadi, menjadi ekspatriat bukan hanya soal bekerja di negara lain, tapi juga soal kemampuan menyesuaikan diri, memahami lingkungan baru, dan menjalani kehidupan dengan budaya berbeda.

Jika kamu sedang mempertimbangkan karier di luar negeri, jangan hanya melihat besar gaji atau menariknya hidup di negara tujuan.

Persiapkan kemampuan profesional, bahasa, kondisi keuangan, dan pemahaman tentang aturan kerjanya agar pengalaman itu bisa menjadi langkah positif untuk masa depanmu!

 

Penulis: Ivory Ayeisha

 

Rekomendasi Buku tentang Dunia Kerja

1. Etiket Bekerja: Menjadi Likeable Person di Tempat Kerja

Etiket Bekerja

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Buku ini mengajakmu memahami bahwa kesuksesan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan prestasi, tetapi juga oleh sikap, etika, serta cara berinteraksi dengan orang lain.

Melalui pembahasan yang praktis, kamu akan belajar membangun reputasi yang baik, menjadi pribadi yang dipercaya rekan kerja, dan memperluas peluang karier melalui hubungan profesional yang sehat dan positif.

2. SOLID SKILLS: Fondasi Kesuksesan Karier di Masa Depan Dunia Kerja

Solid Skills

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Jika kamu ingin memiliki karier yang berkembang di tengah persaingan dunia kerja yang terus berubah, buku ini dapat menjadi panduan yang tepat.

Vicario Reinaldo membagikan lima keterampilan penting yang sering kali tidak diajarkan secara formal, tetapi sangat dibutuhkan untuk meraih promosi, beradaptasi dengan perubahan industri, dan membuka peluang karier yang lebih luas di masa depan.

3. Happy @ Work – Lingkungan Kerja Asyik, Produktivitas Naik

Happy at Work

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Melalui buku ini, kamu akan memahami bagaimana lingkungan kerja yang positif dapat memengaruhi motivasi, produktivitas, hingga kesejahteraan seseorang dalam bekerja.

Selain membahas cara membangun hubungan yang harmonis dengan rekan kerja, buku ini juga menawarkan berbagai strategi praktis untuk menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman, mengelola stres, dan meningkatkan semangat kerja dalam jangka panjang. 

4. Perkara Nyari Kerja: Tentang Karier, Diri, dan Kesempatan

Perkara Nyari Kerja

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Buku ini hadir sebagai panduan bagi kamu yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja atau ingin mengembangkan karier ke tahap berikutnya.

Kamu akan diajak memahami tren industri di era digital, membangun jaringan profesional, menyusun CV dan portofolio yang menarik, hingga mempersiapkan diri menghadapi wawancara kerja dan peluang karier baru dengan lebih percaya diri. 

5. Jangan Membuat Masalah Kecil di Tempat Kerja Jadi Masalah Besar

Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Buku karya Richard Carlson ini membantumu menghadapi berbagai situasi di tempat kerja dengan cara yang lebih tenang, menyenangkan, dan tetap produktif, terutama ketika berhadapan dengan tenggat waktu, pekerjaan menumpuk, rapat yang melelahkan, atau atasan yang sulit dihadapi.

Melalui berbagai kiat praktis, kamu akan diajak mengubah cara memandang persoalan sehari-hari, seperti tidak membesar-besarkan tekanan pekerjaan, berdamai dengan kekacauan, hingga memberikan waktu untuk berhenti sejenak, sehingga kehidupan kerja terasa lebih efisien sekaligus membawa pengaruh positif pada kehidupan pribadi.

 

Written by Dzikri N. Hakim