in ,

12 Urutan Nonton Gintama yang Benar, Seru, Absurd, dan Penuh Humor!

urutan nonton gintama – Halo, Grameds! Kalau kamu sedang mencari tontonan anime yang lucu, absurd, tapi tetap punya cerita yang kuat? Jika iya, Gintama adalah pilihan yang tepat.

Anime yang satu ini nggak hanya menghadirkan humor receh, tetapi juga sarat akan kritik sosial, pop culture, hingga konflik yang menguras air mata. Anime karya Hideaki Sorachi ini berlatar di Edo, Jepang, yang telah dikuasai oleh makhluk asing bernama Amanto. 

Berikut adalah urutan nonton Gintama yang benar, yang bisa kamu ikuti supaya nggak kehilangan esensi humor dan ceritanya, Grameds. Yuk, simak untuk daftar lengkapnya!

Sinopsis Gintama

Gintama berlatar di Edo versi alternatif, di mana Jepang telah ditaklukkan oleh ras alien bernama Amanto. Setelah kedatangan mereka, tatanan masyarakat berubah drastis: pedang dilarang, teknologi alien merajalela, dan status samurai perlahan menghilang. 

Namun di tengah perubahan itu, masih ada sosok-sosok yang berusaha hidup dengan caranya sendiri.

Salah satunya adalah Gintoki Sakata, mantan samurai perang yang kini menjalani hidup sebagai pekerja serabutan. Bersama Shinpachi Shimura dan Kagura, ia menjalankan agensi Yorozuya yang menerima pekerjaan apa saja demi bertahan hidup. 

Dari pekerjaan remeh hingga konflik besar yang melibatkan nasib Edo, ketiganya selalu terlibat dalam situasi kacau yang penuh humor.

Urutan Nonton Gintama yang Disarankan

Berikut adalah urutan nonton Gintama yang disarankan, Grameds, biar kamu nggak kehilangan esensi humor dan ceritanya.

1. Gintama (Season 1–4) – 2006

Anime Gintama pertama kali tayang pada 4 April 2006. Seri awal ini terdiri dari 4 season dengan total 201 episode, dan berakhir pada 25 Maret 2010.

Di fase ini, penonton diperkenalkan dengan dunia Edo versi Gintama, karakter Yorozuya, Shinsengumi, serta berbagai tokoh ikonik lain. Mayoritas episode berisi komedi episodik, tetapi perlahan diselipkan latar belakang kelam masa lalu Gintoki dan konflik besar yang akan berkembang di masa depan.

Sebelum lanjut ke seri berikutnya, kamu bisa menonton film pertamanya sebagai transisi cerita.

  1. Gintama: The Movie (2010)

Film ini menyoroti Kotaro Katsura, sahabat lama Gintoki, yang diserang oleh sekelompok ronin misterius. Rekannya, Elizabeth, meminta bantuan Yorozuya untuk menemukan Katsura.

Meski dikemas sebagai film, nuansa humornya tetap kental dengan sentuhan aksi yang lebih serius. Film ini juga memperkuat dinamika persahabatan Gintoki dan Katsura, Grameds.

  1. Gintama’ (2011)

Gintama’ merupakan lanjutan langsung dari seri sebelumnya, mencakup episode 202 hingga 252 dengan total 50 episode.

Pada fase ini, Gintama mulai lebih berani mengangkat isu sensitif seperti identitas gender, konflik sosial, hingga invasi alien parasit. 

  1. Gintama: Yorinuki Gintama-san on Theater 2 (2012)

Bagian ini menampilkan salah satu arc paling absurd: Hijikata Toushirou mendapatkan pedang terkutuk yang mengubahnya menjadi seorang otaku garis keras.

Situasi ini dimanfaatkan oleh Itou Kamotarou untuk mencoba menggulingkan Hijikata dari Shinsengumi. 

  1. Gintama: Ench?sen (2012)

Setelah Gintama’ berakhir, Ench?sen hadir pada 26 Maret 2012 dengan 13 episode.

Cerita berfokus pada kepergian Gintoki dari Yorozuya. Tanpa pemimpin, Shinpachi dan Kagura merasa kehilangan arah. Arc ini menyentuh sisi emosional hubungan mereka bertiga, membuktikan bahwa di balik komedinya, Gintama punya kedalaman karakter yang kuat.

  1. Gintama Movie 2: Kanketsu-hen – Yorozuya yo Eien Nare (2013)

Dikenal secara internasional sebagai Gintama: The Final Chapter: Be Forever Yorozuya, film ini sempat dianggap sebagai akhir dari Gintama.

Ceritanya mengikuti Gintoki yang terlempar ke masa depan alternatif di mana Edo telah berubah drastis. 

  1. Gintama° (2015)

Seri ini dibuka dengan adegan permintaan maaf Gintoki karena sebelumnya mengira Movie 2 adalah akhir cerita.

Petualangan kembali berlanjut ketika warga Edo tiba-tiba berhenti bergerak. Penyebabnya adalah perangkat alien rusak yang mengacaukan waktu. 

  1. Gintama. (2017) – Live Action

Berbeda dari seri animenya, Gintama. (2017) adalah versi live action. Film ini mengadaptasi konflik manusia melawan Amanto, menampilkan visual nyata dari dunia Gintama.

Menariknya, versi live action tetap mempertahankan humor absurd khas Gintama, sesuatu yang jarang berhasil dilakukan adaptasi anime ke film.

  1. Porori-hen (2017)

Porori-hen adalah seri filler resmi yang dibuat khusus untuk menghadirkan humor murni. Arc ini tidak diadaptasi dari manga dan sengaja dibuat untuk bersenang-senang.

Episode-episode Porori-hen cocok ditonton santai karena fokusnya benar-benar pada komedi dan penuh dengan interaksi-interaksi konyol tiap karakternya.

  1. Shirogane no Tamashii-hen (2018)

Arc ini menandai fase klimaks cerita Gintama. Utsuro, antagonis utama, berusaha menghancurkan Bumi.

Gintoki, Shinpachi, Kagura, Shinsengumi, hingga warga Edo bersatu menghadapi ancaman terbesar. Di sinilah Gintama berubah dari yang awalnya anime komedi menjadi epik peperangan yang dipenuhi dengan aksi.

  1. Gintama: The Semi-Final (2021)

Setelah perang besar berakhir, Edo mulai pulih. Namun, konflik kecil dan misteri baru muncul.

Gintoki terlihat menyamar dengan cara konyol demi menghindari musuh. Meski hanya terdiri dari episode singkat, bagian ini menjadi jembatan menuju akhir cerita Gintama.

  1. Gintama: The Final (2021)

Sebagai penutup resmi, Gintama: The Final menggabungkan humor khas Gintama dengan isu nyata seperti pandemi Covid-19.

Film ini penuh meta-jokes, sindiran industri, dan perpisahan emosional dengan karakter-karakter yang sudah menemani penonton selama lebih dari satu dekade.

Kenapa Urutan Nonton Gintama Penting?

Gintama memang sering terlihat seperti anime lepas tanpa arah, tetapi sebenarnya memiliki alur yang saling terhubung, Grameds. 

  • Alur cerita makin kompleks seiring waktu

Meski banyak episode komedi lepas, Gintama punya arc serius yang saling terhubung. Menonton berurutan membantu memahami konflik besar dan perkembangan ceritanya.

  • Perkembangan karakter terasa jelas

Karakter seperti Gintoki, Shinpachi, dan Kagura berkembang secara perlahan. Urutan yang benar bikin perubahan sikap, trauma, dan pilihan-pilihan yang mereka ambil terasa masuk akal.

  • Banyak callback dan lelucon internal

Gintama sering mengulang joke atau referensi dari episode lama. Kalau lompat-lompat, Grameds bisa kehilangan konteks dan lucunya jadi nggak kena.

  • Arc serius punya dampak emosional

Beberapa arc penting punya bobot emosional tinggi. Menontonnya sesuai urutan bikin momen sedih dan epiknya lebih terasa.

  • Film dan spesial saling terkait

Film dan episode spesial biasanya melanjutkan atau menutup cerita tertentu. Urutan yang tepat mencegah spoiler dan kebingungan.

Fakta Menarik tentang Anime Gintama

  • Sering memparodikan anime lain

Gintama dikenal berani menyindir dan memparodikan anime populer seperti Dragon Ball, Naruto, One Piece, hingga anime dari Shonen Jump sendiri, Grameds.

  • Break the-fourth-wall humor

Karakter Gintama kerap menyadari bahwa mereka berada dalam sebuah anime, bahkan bercanda soal rating, jadwal tayang, dan staf produksi.

  • Opening dan ending yang nggak selalu normal

Lagu opening atau ending sering tiba-tiba dipotong, diganti, atau dijadikan bahan lelucon di tengah episode.

  • Arc serius yang berkualitas

Meski dikenal sebagai anime komedi, beberapa arc serius Gintama justru dianggap sebagai yang terbaik dalam genre action dan drama.

  • Karakter sampingan yang punya peran besar

Banyak karakter di Gintama yang awalnya hanya muncul sebagai figuran dan pelengkap dalam cerita, nggak jarang berkembang menjadi tokoh penting dalam cerita.

Hal yang Membedakan Gintama dengan Seri Anime Lain

  • Perpaduan komedi dan tragedi

Gintama bisa berpindah dari humor konyol ke cerita-cerita yang emosional tanpa terasa janggal.

  • Tidak terikat satu genre

Anime ini bebas berpindah dari komedi, aksi, drama, hingga satire sosial dalam satu rangkaian cerita.

  • Karakter yang terus berkembang

Karakter di anime Gintama berkembang secara perlahan dan konsisten, Grameds, membuat penonton memiliki keterikatan emosional yang kuat dengan setiap karakter yang ada.

  • Berani menertawakan diri sendiri

Gintama sering menjadikan kelemahan, status, bahkan kemungkinan tamatnya sendiri sebagai bahan humor dalam cerita.

  • Cerita terasa dekat dengan penonton

Banyak lelucon dan konflik Gintama menyentuh realitas hidup yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari pekerjaan hingga krisis identitas yang dialami oleh banyak orang, khususnya orang-orang dewasa yang sedang mengalami quarter life crisis.

Kesimpulan

Gintama adalah salah satu anime yang nggak bisa dilabeli hanya dengan satu genre saja, Grameds. Gintama adalah jenis anime dengan campuran beberapa genre mulai komedi, aksi, drama, hingga satire dalam satu paket lengkap. 

Grameds, jika kamu mengikuti 12 urutan nonton Gintama dengan benar, kamu bisa menikmati seluruh perjalanan Gintoki Sakata dan kawan-kawan secara lebih maksimal.

Rekomendasi Buku Terkait

  1. Komik: Jingga dan Senja

Komik: Jingga dan Senja

 

button cek gramedia com

Tari dan Ari tidak sengaja bertemu saat upacara di sekolah. Ari tertarik pada Tari dan melakukan segala cara untuk mendekati si adik kelas. Ternyata nama mereka mirip, karena Tari dan Ari sama-sama lahir saat matahari terbenam. Tetapi, keduanya memiliki pribadi yang sangat bertolak belakang. Tari pemberani dan selalu ceria, tapi keras kepala. Sedangkan Ari cowok berandalan yang sering ikut tawuran. “Perang” pun sering terjadi di antara mereka, karena Tari menganggap Ari kasar dan sok penting. Situasi makin panas ketika Angga mulai mendekati Tari. Cowok itu dari SMA lain yang merupakan musuh bebuyutan sekolah mereka.

2. Komik: Touche

Komik: Touche 

button cek gramedia com

Riska bukan siswi SMA biasa. Dia memiliki kemampuan membaca perasaan orang lain hanya melalui sentuhan. Pak Yunus, guru pengganti di sekolahnya, mengetahui hal ini dan memperkenalkannya pada Indra dan Dani yang memiliki kemampuan seperti itu juga. Lalu Pak Yunus diculik dan penculiknya hanya meninggalkan kode dari puisi kuno. Riska, Indra, dan Dani harus memecahkan kode itu untuk menyelamatkan sang guru. Yang tidak mereka ketahui, setelah memecahkan kode, ada kejutan lain yang menanti. 

3. Komik: Omen

Omen - Komik  

button cek gramedia com

Punya saudara kembar identik pasti asyik? Menurut Erika Guruh sih tidak. Seumur hidup, dia selalu dibandingkan dengan Eliza, adik kembarnya yang nyaris sempurna.  Gawatnya lagi, dia dan Eliza naksir cowok yang sama. Ini bikin Erika di-bully teman-teman Eliza. Untunglah ada Ojek, cowok aneh seperti pengangguran, yang rajin menemaninya. Dia juga tahu-tahu berteman dengan Valeria, si cewek cupu. Lalu, insiden mengerikan menimpa Eliza, dan Erika menjadi tersangka utama. Erika mulai meragukan diri sendiri. Apakah sebenarnya dia memang psikopat yang tega mencelakai adik kembarnya sendiri? Apakah selama ini Eliza yang sungguhan anak baik dan dialah si penjahat? Apakah dia memang pantas dijuluki Omen? 

 

 

Written by Laura Saraswati