in ,

25 Rekomendasi Makanan Khas Palembang yang Wajib Dicoba!

makanan khas palembang – Halo, Grameds! Kalau bicara soal kuliner Nusantara, Palembang selalu punya tempat istimewa di hati para pencinta makanan. Makanan khas Palembang identik dengan olahan ikan, kuah gurih, rasa asam pedas yang segar, serta penggunaan rempah yang kuat. 

Dari pempek legendaris hingga hidangan tradisional yang mulai jarang ditemui, semuanya mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Sumatra Selatan.

Artikel ini akan membahas makanan khas Palembang yang wajib kamu coba saat berkunjung. Yuk, Grameds, simak untuk mengetahui apa saja daftar rekomendasinya!

Ciri Khas Makanan Khas Palembang

  • Ikan sebagai Bahan Utama

Letak Palembang yang dekat dengan Sungai Musi membuat ikan air tawar seperti tenggiri, gabus, dan patin menjadi bahan utama dalam banyak masakan. Ikan digunakan sebagai sumber protein utama dan diolah dengan berbagai teknik.

  • Perpaduan Rasa Asam dan Gurih

Kuliner Palembang dikenal dengan keseimbangan rasa asam dan gurih. Bahan seperti asam jawa, nanas, dan cuka alami sering digunakan untuk menciptakan sensasi segar yang khas.

  • Sambal dan Kuah Pelengkap

Hampir setiap makanan khas Palembang memiliki pendamping berupa sambal atau kuah bercita rasa kuat. Contohnya adalah cuko pada pempek yang menjadi ciri utama dan penentu kenikmatan.

  • Menonjolkan Keseimbangan Rasa

Makanan Palembang tidak mengutamakan rasa pedas ekstrem, melainkan menekankan keseimbangan antara asam, manis, gurih, dan sedikit pedas.

Rekomendasi Makanan Khas Palembang

Berikut adalah daftar rekomendasi makanan-makanan khas Palembang yang wajib kamu coba.

1. Pempek

Pempek terbuat dari daging ikan (biasanya tenggiri atau gabus) yang dihaluskan lalu dicampur tepung sagu, air, dan garam. Disajikan dengan kuah cuko berbahan gula aren, asam jawa, bawang putih, dan cabai. Rasanya gurih dari ikan dan segar-asam dari kuahnya.

2. Pempek Kapal Selam

Isi utamanya sama seperti pempek, tetapi bagian tengahnya diisi telur ayam utuh. Saat digoreng dan dipotong, kuning telur yang lembut berpadu dengan adonan ikan.

3. Pempek Lenjer

Pempek berbentuk panjang tanpa isian. Kandungan ikannya lebih terasa karena tidak ada telur atau tambahan lain di dalamnya.

4. Pempek Adaan

Pempek bulat kecil yang digoreng langsung tanpa direbus. Biasanya ditambahkan bawang merah dan santan, sehingga teksturnya lebih empuk dan aromanya harum.

5. Tekwan

Berisi bola-bola ikan kecil, disajikan dalam kuah kaldu udang. Pelengkapnya antara lain soun, jamur kuping, bengkuang, dan daun bawang. Rasanya ringan dan gurih.

6. Model

Model menggunakan tahu isi adonan ikan, lalu disiram kuah kaldu udang seperti tekwan. Perpaduan tahu lembut dan isian ikan jadi ciri utamanya.

7. Laksan

Laksan adalah pempek yang disajikan dengan kuah santan kental berbumbu bawang putih, ketumbar, dan kunyit. Rasanya gurih dan creamy.

8. Celimpungan

Mirip laksan, tetapi menggunakan pempek besar dan kuah santan kuning lebih encer. Biasanya dimakan sebagai hidangan utama.

9. Pindang Patin

Menggunakan ikan patin, dimasak dengan kuah asam pedas dari asam jawa, nanas, cabai, bawang, dan kemangi. Rasanya segar dan tidak amis.

10. Pindang Tulang

Bahan utamanya tulang iga sapi. Kuahnya sama seperti pindang ikan, tetapi lebih gurih karena lemak dari tulang.

11. Burgo

Terbuat dari tepung beras dan sagu, dibentuk lembaran tipis lalu digulung. Disiram kuah santan gurih dengan taburan bawang goreng.

12. Lakso

Menggunakan mie tebal dari tepung beras, disajikan dengan kuah santan berbumbu ikan. Teksturnya kenyal dan mengenyangkan.

13. Ragit

Ragit berbentuk seperti martabak tipis dari tepung terigu dan telur, disajikan dengan kuah kari ayam atau sapi.

14. Martabak HAR

Martabak telur tanpa lipatan, berisi telur dan daun bawang, lalu disiram kuah kari kental khas Palembang.

15. Nasi Minyak

Nasi dimasak dengan minyak samin, rempah-rempah, dan kaldu, menghasilkan aroma harum dan rasa gurih. Biasanya disajikan dengan daging.

16. Nasi Uduk Palembang

Terbuat dari beras, santan, dan daun pandan, rasanya lebih ringan dibanding nasi uduk Jawa.

17. Kue Srikaya

Kue manis dari telur, santan, dan gula, dikukus hingga lembut seperti puding. Rasanya legit dan creamy.

18. Kemplang

Kerupuk ikan dari adonan ikan dan sagu yang dipanggang, menghasilkan rasa gurih dan aroma khas asap.

19. Kerupuk Ikan

Terbuat dari ikan dan tepung tapioka, digoreng hingga mengembang. Biasanya jadi pelengkap makanan utama.

20. Sate Wak Wok

Sate daging sapi dengan bumbu kacang encer, disajikan hangat dengan lontong atau nasi.

21. Malbi

Daging sapi dimasak dengan kecap manis, bawang, dan rempah, menghasilkan rasa manis gurih mirip semur.

22. Gulo Puan

Krim kental dari susu kerbau yang dimasak lama. Teksturnya lembut dan rasanya gurih-manis alami.

23. Sambal Tempoyak

Sambal dari durian fermentasi, dicampur cabai dan bawang. Rasanya asam, pedas, dan aromanya sangat kuat.

24. Ikan Salai

Ikan yang diasap terlebih dahulu, lalu dimasak kembali dengan sambal atau kuah pindang.

25. Kue Maksuba

Kue lapis legit dari banyak telur, mentega, dan gula, dipanggang berlapis-lapis. Teksturnya padat dan sangat legit.

Filosofi di Balik Makanan Khas Palembang

  • Bagian dari Tradisi dan Upacara Adat

Bagi masyarakat Palembang, makanan bukan sekadar pengisi perut, tetapi memiliki makna budaya. Berbagai hidangan khas disajikan dalam acara adat, pernikahan, dan perayaan keagamaan sebagai simbol penghormatan dan rasa syukur.

  • Simbol Kemakmuran dan Penghormatan

Hidangan seperti nasi minyak dan maksuba melambangkan kemakmuran, kehormatan, serta penghargaan kepada tamu yang datang, terutama dalam acara resmi dan sakral.

  • Mencerminkan Nilai Kebersamaan

Kuliner Palembang sering disantap bersama keluarga besar. Tradisi makan bersama ini menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan dan ikatan sosial dalam kehidupan masyarakat Palembang.

Waktu Terbaik Menikmati Kuliner Palembang

  • Pagi Hari (Sarapan)

Hidangan seperti burgo, lakso, dan laksan paling cocok disantap di pagi hari karena teksturnya lembut dan mengenyangkan untuk memulai aktivitas.

  • Siang hingga Sore Hari

Pempek bisa dinikmati kapan saja, baik sebagai camilan maupun makanan utama, sehingga fleksibel untuk disantap siang atau sore hari.

  • Malam Hari

Martabak HAR dan sate wak wok lebih nikmat disantap malam hari karena rasanya yang gurih dan porsinya yang mengenyangkan.

  • Bulan Ramadan

Saat Ramadan, Palembang menawarkan beragam takjil khas yang jarang ditemukan di hari biasa, menjadikannya waktu istimewa untuk menjelajahi kuliner lokal.

Tips Menikmati Makanan Khas Palembang

  • Makan di Warung Tradisional atau Pasar Lokal

Untuk merasakan cita rasa autentik, sebaiknya kamu mencoba langsung kuliner Palembang di warung tradisional atau pasar lokal, karena racikannya biasanya masih mengikuti resep asli.

  • Cicipi Sambal dan Kuah Khasnya

Jangan ragu mencoba sambal dan kuah khas Palembang, seperti cuko, karena di situlah identitas rasa Palembang yang sesungguhnya terasa.

  • Sesuaikan Tingkat Asam dan Pedas

Beberapa makanan Palembang memiliki rasa asam dan pedas yang cukup kuat. Jika belum terbiasa, kamu bisa meminta versi yang lebih ringan tanpa mengurangi kenikmatannya.

Kesimpulan

Grameds, makanan khas Palembang merupakan perpaduan sempurna antara sejarah, budaya, dan cita rasa. Semoga daftar rekomendasi makanan khas Palembang ini bisa menjadi panduan kulinermu saat berkunjung ke Palembang, ya!

Rekomendasi Buku Terkait

  1. Resep Lezat Dari Kursus Masak Sedap 

Resep Lezat Dari Kursus Masak Sedap

button cek gramedia com

Majalah Sedap merupakan salah satu majalah yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena membahas dunia kuliner yang lezat dan bergizi. Saking terkenalnya majalah sedap ini, banyak sekali pembaca yang menginginkan tim majalah sedap untuk menggelar kursus membuat kue atau masakan lainnya di kota mereka. Namun sayangnya hal tersebut sulit untuk dilakukan karena Indonesia sangat luas. Oleh sebab itu, buku ini hadir. Resep Lezat Dari Kursus Masak Sedap adalah buku kumpulan resep yang diambil ketika Majalah Sedap sedang mengadakan kursus. Buku ini cocok dibaca oleh semua lapisan masyarakat. Walaupun kamu sudah pernah mengikuti kursus yang diadakan Majalah Sedap, namun buku ini tetap dibutuhkan karena memuat informasi baru. Apalagi untuk kamu yang belum pernah mengikuti kursus Majalah Sedap, buku ini wajib dimiliki. Resep Lezat Dari Kursus Masak Sedap adalah buku kumpulan resep yang ditulis oleh Samindra. Buku ini berisi berbagai kumpulan resep yang bisa kamu coba di rumah. Dengan mencoba resep yang ada di dalam buku ini, kamu akan mendapatkan masakan yang lezat seperti sedang di restoran tanpa harus membayar mahal. Selain untuk konsumsi sehari-hari, resep yang ada di dalam buku ini juga bisa kamu jadikan sebagai jualan agar bisa menjadi tambahan pemasukan.

2. Resep Simple Frida 

Resep Simple Frida

button cek gramedia com

Frida Rezania. Ia aktif berbagi resep camilan unik hingga resep masakan sehari-hari. Selain sederhana, resep wanita yang akrab disapa Mak Frida ini juga digemari karena cita rasanya yang menggoyang lidah. Frida aktif berbagi resep masakan sejak pertengahan 2015. Frida awalnya iseng berbagi resep. Ia tak punya latar belakang pendidikan memasak. Semasa kecil, sarjana pertanian dari Institut Pertanian Bogor ini sesekali membantu sang ibu memasak di dapur. Barulah ketika menikah, Frida belajar dengan bantuan blog memasak dan terjun langsung ke dapur. Hasil masakannya ia bagikan ke akun Instagram bernama @fridajoincoffee. Sebagai pecinta kopi, Frida menamai akun Instagram miliknya dengan menyebut kopi. Namun isinya bukan tentang resep membuat minuman kopi, melainkan berbagai resep masakan. Frida menerangkan proses memasak resepnya juga dengan sederhana. Terkadang, ia memasukkan sedikit humor agar lebih dekat dengan 392 ribu pengikutnya. Frida menyebut dirinya dengan sebutan Mak dan memanggil para ibu lain dengan sebutan yang sama.

 

3. Resep Lengkap Jitu untuk Usaha Katering 

Resep Lengkap Jitu untuk Usaha Katering

button cek gramedia comResep Lengkap Jitu untuk Usaha Katering Penulis buku ini adalah pengusaha Katering Cindelaras yang berdiri sejak tahun 1994, selain itu 15 tahun lebih aktif sebagai pengajar kursus boga, serta menjabat sebagai Ketua Ikaboga (Ikatan Ahli Boga) Indonesia. Jasa boga adalah dunia yang ditekuninya selama hampir 30 tahun. Buku ini dilengkapi tips perhitungan biaya bagi pemula bisnis katering agar tepat menentukan harga jual dan pentingnya cadangan biaya. Menu favorit mewakili selera konsumen usaha katering yang menjadi rahasia dapur pun penulis bagikan dalam buku ini, sebanyak 55 resep yang terbagi atas 10 kategori yaitu: Aneka Nasi, Hidangan Pembuka, Hidangan Berkuah, Hidangan Daging, Olahan Ayam, Olahan Ikan & Seafood, Sayuran, Pasta, Snack Asin, Puding & Snack Manis. Bagi Anda yang berniat memulai usaha jasa boga atau katering, buku ini dapat menjadi inspirasi dan referensi. 

 

Written by Laura Saraswati