in ,

Review Komik Look Back Karya Tatsuki Fujimoto

Look Back – Look Back atau Rukku Bakku merupakan manga web one-shot asal Jepang yang ditulis sekaligus diilustrasikan oleh Tatsuki Fujimoto. Karya ini pertama kali dirilis melalui platform Sh?nen Jump+ milik Shueisha pada Juli 2021.

Ceritanya berfokus pada Ayumu Fujino, seorang anak yang gemar menggambar manga dan terdorong untuk terus berkembang setelah bertemu dengan teman sekelasnya yang pendiam namun berbakat. Hubungan yang terjalin di antara keduanya membentuk perjalanan emosional tentang persaingan, persahabatan, dan pencarian makna dalam berkarya.

Popularitas manga ini kemudian melahirkan dua adaptasi, yaitu film anime garapan Studio Durian yang tayang pada Juni 2024, serta film live-action produksi K2 Pictures yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026 ini.

Profil Tatsuki Fujimoto – Penulis Komik Look Back 

Tatsuki Fujimoto dikenal sebagai mangaka Jepang yang namanya melambung berkat seri Chainsaw Man. Ia lahir pada 10 Oktober 1992 di Nikaho, Prefektur Akita, Jepang. Minatnya pada dunia menggambar sudah tumbuh sejak kecil. Karena keterbatasan fasilitas pendidikan seni di daerah tempat tinggalnya, Fujimoto mengikuti kelas melukis yang juga dihadiri oleh para lansia, termasuk kakek dan neneknya, serta banyak berlatih menggunakan cat minyak. Pendidikan formalnya ditempuh di Universitas Seni dan Desain Tohoku, Yamagata, dengan fokus pada seni lukis gaya Barat, hingga akhirnya lulus pada tahun 2014.

Sepanjang kariernya, Fujimoto telah menerima berbagai penghargaan bergengsi. Ia meraih Penghargaan Manga Sh?gakukan kategori Sh?nen pada 2020 melalui Chainsaw Man, serta Penghargaan Harvey sebagai manga terbaik pada periode 2021-2022. Selain Chainsaw Man dan Look Back, ia juga menghasilkan beragam karya lain, baik berupa serial panjang maupun cerita pendek, yang menunjukkan ciri khasnya dalam meramu emosi, absurditas, dan refleksi mendalam tentang kehidupan.

Sinopsis Komik Look Back  

button cek gramedia com

Di sebuah desa kecil, Fujino yang merasa yakin dengan bakat menggambarnya berkenalan dengan Kyomoto, seorang siswi yang jarang masuk sekolah. Keduanya tumbuh dengan keyakinan bahwa mereka akan selalu saling menyemangati dan berjalan bersama, hingga sebuah kejadian tak terduga mengubah segalanya.

Komik one-shot ini menghadirkan cerita tentang masa muda yang membekas, dirangkai melalui garis gambar, sapuan kuas, dan coretan pena yang penuh makna.

Kelebihan dan Kekurangan Komik Look Back  

Pros & Cons

Pros
  • Ilustrasi yang hidup.
  • Mengungkap makna mendalam.
  • Alur cerita yang orisinal.
  • Penggambaran proses berkarya yang khas.
  • Penuh dengan emosi.
Cons
  • Banyak tafsir tanpa jawaban jelas.
  • Perkembangan karakter kurang mendalam.

Kelebihan Komik Look Back  

Komik Look Back karya Tatsuki Fujimoto ini memiliki banyak sekali kelebihan yang membuat buku ini wajib sekali untuk Grameds miliki dan baca.

  • Ilustrasi yang hidup

Gaya visual dalam Look Back tampil beragam dan kuat dalam membangun suasana. Setiap karakter digambar dengan ciri khas yang jelas, didukung ekspresi wajah yang tajam dan emosional.

Fujimoto sekali lagi menunjukkan kepiawaiannya dalam menyampaikan perasaan tokoh hanya melalui tatapan dan gestur sederhana, sehingga karakter terasa dekat dan nyata.

  • Mengungkap makna mendalam

Judul Look Back menemukan relevansinya ketika Fujino merenungkan kemungkinan mengulang hidup dan memperbaiki keputusan masa lalu. Cerita ini merefleksikan proses kreatif seorang seniman yang terus meninjau, mengoreksi, dan memaknai ulang karyanya.

Lebih dari sekadar kisah tentang menggambar, manga ini turut membahas dedikasi, motivasi, serta peran seni sebagai jembatan yang menghubungkan manusia satu sama lain.

  • Alur cerita yang orisinal

Cerita dalam Look Back terasa matang, segar, dan sulit ditebak. Alurnya disusun dengan cermat sehingga pembaca terus terlibat hingga akhir.

Setiap bagian memiliki tujuan emosional yang jelas dan tidak terasa membosankan untuk diikuti.

  • Penggambaran proses berkarya yang khas

Fujimoto memperlihatkan perjalanan kreatif secara apa adanya. Mulai dari persaingan, kerja keras, rasa tertinggal, hingga perkembangan kemampuan dari waktu ke waktu.

Proses ini menunjukkan betapa keras dan menantangnya dunia penciptaan seni, terutama saat harus berhadapan dengan kemajuan orang lain.

  • Penuh dengan emosi

Cerita ini mampu menguras perasaan pembaca. Nuansanya menyedihkan sekaligus hangat, dengan fokus pada hal-hal kecil yang sering dianggap sepele.

Look Back menggambarkan betapa rapuhnya hidup dan bagaimana kehilangan bisa datang secara tiba-tiba, meninggalkan ruang kosong yang sulit diisi.

 

Kekurangan Komik Look Back 

Di samping banyak kelebihannya, komik Look Back juga masih menyisakan beberapa kekurangan, yaitu:

  • Banyak tafsir tanpa jawaban jelas

Look Back meninggalkan cukup banyak pertanyaan tanpa penjelasan yang tegas. Sebagian pembaca mungkin merasa bingung terhadap makna cerita atau pesan utama yang ingin disampaikan.

Meski tidak membosankan, alur narasinya terasa kurang lugas bagi mereka yang mengharapkan penuturan cerita yang lebih jelas dan terarah.

  • Perkembangan karakter kurang mendalam

Pertumbuhan dua tokoh utamanya terasa kurang dieksplorasi. Hubungan mereka seolah tidak berkembang secara signifikan, sehingga potensi pembelajaran dan perubahan karakter tidak tergarap maksimal.

Hal ini bisa menimbulkan rasa kecewa, meskipun akhir cerita yang dramatis dan emosional tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian pembaca.

 

Langkah-Langkah Membuat Komik

Komik merupakan media komunikasi visual yang menyampaikan cerita melalui rangkaian gambar diam yang tersusun dalam panel-panel berurutan. Setiap panel biasanya dilengkapi dengan teks berupa dialog, narasi, atau efek suara untuk membantu membangun alur cerita.

Dengan perpaduan unsur visual dan verbal, komik menjadi mudah dipahami, menghibur, sekaligus efektif dalam menyampaikan pesan, informasi, maupun hiburan. Bentuknya pun beragam, mulai dari komik strip singkat hingga buku komik berseri yang panjang.

Pembuatan komik dilakukan melalui proses bertahap, dimulai dari perencanaan ide hingga visualisasi akhir. Setiap tahap saling berkaitan agar cerita dan gambar dapat menyatu dengan baik serta memberikan pengalaman membaca yang nyaman bagi pembaca.

Langkah-langkah Membuat Komik:

  • Menentukan Ide, Genre, dan Judul: Langkah awal adalah menentukan gagasan utama cerita. Pilih genre yang sesuai, seperti fantasi, komedi, atau drama, kemudian tetapkan pesan yang ingin disampaikan. Setelah itu, buat judul yang menarik dan mewakili isi cerita.
  • Menyusun naskah dan alur cerita: Tuliskan garis besar cerita dari awal hingga akhir. Cerita kemudian dibagi menjadi beberapa adegan yang akan ditempatkan dalam panel-panel komik. Pada tahap ini juga disiapkan dialog, narasi, serta deskripsi singkat setiap adegan.
  • Rancang Karakter: Ciptakan tokoh-tokoh dengan karakter yang jelas, baik dari segi sifat, latar belakang, maupun penampilan visual. Karakter yang kuat akan membantu cerita terasa lebih hidup dan meyakinkan.
  • Buat Sketsa Layout & Gambar: Tentukan susunan panel pada setiap halaman sesuai dengan alur cerita. Buat sketsa kasar menggunakan pensil untuk menggambar karakter, latar, dan posisi balon teks agar tidak saling bertabrakan.
  • Buat Outline (Tebalkan Garis): Setelah sketsa selesai, tebalkan garis menggunakan pena atau alat gambar khusus. Langkah ini bertujuan memperjelas bentuk gambar. Sisa garis pensil kemudian dihapus agar tampilan lebih rapi.
  • Pewarnaan (Opsional): Pewarnaan dapat dilakukan untuk menambah daya tarik visual komik. Tahap ini bersifat opsional, tergantung gaya dan kebutuhan cerita.
  • Menambahkan Balon Teks & Dialog: Masukkan dialog dan narasi ke dalam balon teks yang telah direncanakan. Pastikan teks mudah dibaca dan mendukung alur cerita.
  • Buat Sampul (Cover): Buat sampul yang menarik dengan menampilkan judul, ilustrasi utama, nama pembuat komik, serta elemen visual lain yang relevan.
  • Susun Halaman: Periksa kembali susunan halaman untuk memastikan alur cerita mengalir dengan baik dan tidak membingungkan pembaca.

Dengan memahami pengertian serta langkah-langkah pembuatan komik di atas, Grameds kini memiliki gambaran dasar tentang bagaimana sebuah cerita visual dapat diciptakan dari ide sederhana hingga menjadi karya utuh.

Prosesnya memang membutuhkan ketekunan, kreativitas, dan kesabaran, tetapi setiap tahap memberikan ruang untuk mengekspresikan imajinasi dan gaya masing-masing.

Bagi Grameds yang tertarik mencoba membuat komik sendiri, panduan ini bisa menjadi langkah awal untuk mulai berkarya. Siapa tahu, dari coretan sederhana hari ini, lahir cerita menarik yang kelak bisa dinikmati banyak pembaca.

 

Penutup

Sebagai sebuah karya, Look Back tidak hanya menawarkan cerita tentang proses tumbuh dewasa dan keberanian untuk melanjutkan hidup, tetapi juga meninggalkan kesan emosional yang mendalam bagi pembacanya. Antusiasme luar biasa sejak hari pertama publikasi membuktikan bahwa kisah ini mampu menyentuh banyak orang dari berbagai latar belakang.

Dengan kualitas cerita dan visual khas Tatsuki Fujimoto, manga ini mengajak pembaca untuk merenung, menoleh ke belakang, lalu bertanya pada diri sendiri tentang pilihan, kehilangan, dan makna berkarya. Pertanyaannya kini: sejauh mana Look Back akan menyentuh pengalaman pribadi Grameds saat membacanya? Tentu, kamu harus menemukannya sendiri lewat kisahnya.

Komik Look Back bisa kamu dapatkan di Gramedia.com ya. Sebagai perjalananmu untuk #TumbuhBersama, kami selalu siap menyediakan informasi terbaik dan terlengkap untuk kamu. Selamat membaca!

 

Rekomendasi Buku

Goodbye, Eri

Goodbye, Eri

“Rekam aku sebelum aku mati.”

Yuta mulai membuat film atas permintaan ibunya yang sakit. Setelah kematian ibunya, Yuta yang ingin bunuh diri, bertemu dengan seorang gadis cantik misterius bernama Eri. Mereka mulai membuat film bersama. Namun, Eri menyimpan sebuah rahasia.

Inilah kisah remaja mengenai film, di mana realitas dan kreativitas saling terkait dan meledak!

 

AKASHA : Chainsaw Man 01

Chainshaw Man 01

Denji, pemuda super miskin yang dikejar banyak utang, bekerja sebagai pemburu iblis bersama iblis bernama Pochita. Hari-harinya sebagai manusia kasta terbawah berubah total setelah sebuah pengkhianatan brutal. Meski Denji menyimpan iblis dalam tubunya setelah insiden tersebut, dia tetap harus memburu iblis agar bisa bertahan hidup!?

 

Spy x Family 01

Spy x Family 01

button cek gramedia com

Keluarga Forger punya rahasia. Sang ayah adalah agen rahasia terhebat. Sang ibu adalah pembunuh. Sang anak memiliki kemampuan untuk membaca pikiran. Meski mereka hanya keluarga palsu yang saling menyimpan rahasia dari satu sama lain, ternyata ada kehangatan di sana. Komik ini merupakan salah satu komik populer yang paling banyak di-request dengan penulisan format premium.

 

Penulis: Gabriel