Biologi

12 Daftar Hewan Paling Berbahaya di Dunia

Written by Laeli Nur Azizah

Hampir semua hewan yang hidup di dunia ini mempunyai kekuatan alami yang bisa melindungi diri mereka sendiri dari serangan musuh, baik itu manusia ataupun hewan lainnya. Kekuatan tersebut bisa berupa gigi yang runcing, tenaga yang sangat kuat, dan juga racun ataupun bisa yang berasal dari organ tubuhnya. Banyak diantara kita yang menganggap bahwa racun sama dengan bisa. Walaupun mempunyai kesamaan, tapi pada dasarnya racun dan bisa adalah dua hal yang berbeda. Dimana racun merupakan zat yang bisa mengiritasi ataupun mematikan dengan cara menelan ataupun menyerapnya. Sementara bisa merupakan racun yang ada di dalam tubuh hewan-hewan seperti ular, lebah, dan juga kalajengking dengan cara menyuntikkannya ke dalam tubuh manusia atau hewan lain. Baik itu melalui gigitan ataupun sengatan ekornya.

Hewan yang memiliki racun ataupun bisa merupakan salah satu jenis hewan paling berbahaya di dunia. Sebab, tidak jarang racun dan bisa yang dikeluarkan dapat meregang nyawa manusia hanya dalam waktu yang singkat. Kira-kira apa saja ya hewan paling berbahaya di dunia? Yuk cari jawabannya di bawah ini.

Daftar Hewan Paling Berbahaya di Dunia

Banyak sekali hewan yang mempunyai tampilan lucu namun justru membahayakan makhluk hidup lain sampai bisa membunuh manusia. Di dunia ini, ternyata ada banyak sekali hewan yang hidup berdampingan dengan manusia. Hewan tersebut diantaranya sangat berbahaya sampai mematikan. Jangan pernah sekali-kali meremehkan hewan yang ada di bawah ini, antara lain:

1. Ubur-ubur Kotak

Hewan laut yang satu ini seringkali ditemukan mengambang atau bergerak secara perlahan di perairan Indo-Pasifik. Ini adalah invertebrata yang memiliki bentuk tubuh transparan dan hampir tidak bisa terlihat. Dimana hewan ini dianggap oleh National Oceanic and Atmospheric Administration sebagai salah satu hewan laut paling berbisa di dunia.

Ubur-ubur kotak ini mengandung sampai 15 tentakel yang mana masing-masing tentakelnya tumbuh sepanjang 10 kaki. Semua tentakel yang ada di tubuh ubur-ubur dilapisi dengan ribuan sel penyengat yang bernama nematocysts. Sel penyengat ini mengandung racun yang secara bersamaan bisa menyerang sistem saraf, jantung, dan juga sel-sel kulit.

Racun yang ada di dalamnya sangat kuat dan luar biasa. Sehingga banyak manusia yang menjadi korban keganasannya. Hampir setiap tahun, ada banyak orang yang mengalami syok, tenggelam, dan bahkan meninggal dunia karena gagal jantung akibat disengat oleh ubur-ubur kotak ini. Apabila ada yang selamat, biasanya mereka harus menjalani pengobatan yang cukup lama, hampir memakan waktu beberapa minggu.

2. Ular Viper

Salah satu hewan paling berbahaya di dunia berikutnya yaitu ular viper. Dimana ular ini mempunyai sisik yang berbentuk seperti gergaji dan seringkali hidup di beberapa wilayah yang pada, terutama di wilayah dengan iklim gurun. Kadang kala, mereka akan berkamuflase secara alami. Sehingga seringkali tidak terlihat oleh manusia.

Selain itu, ular jenis ini biasanya akan aktif di malam hari dan kerap mengeluarkan suara desisan sebagai salah satu bentuk pertahanan diri mereka. Suara tersebut berasal dari perilaku yang disebut dengan stridulasi, yaitu perilaku saat ular membentuk gulungan dan menggosok sisiknya bersama-sama. Ular viper ini juga sangat agresif dengan dua kali lipat dosis mematikan di setiap gigitannya.

3. Ikan Buntal

Ikan buntal atau yang juga dikenal sebagai blowfish biasanya hidup di laut tropis yang ada di seluruh dunia. Walaupun mereka termasuk hewan vertebrata paling beracun kedua di dunia, tapi mereka juga bisa dikatakan lebih berbahaya karena neurotoksin mereka ditemukan di kulit ikan, hati, jaringan otot, ginjal, dan juga gonad. Yang mana semuanya tidak boleh dikonsumsi oleh manusia.

Walaupun bertemu ikan ini di alam liar, tentu akan tetap berbahaya. Risiko kematian dari ikan buntal ini semakin meningkat ketika memakannya di negara-negara seperti Jepang. Ikan ini dinilai sebagai salah satu makanan yang lezat yang dikenal dengan sebutan fugu dan hanya bisa disiapkan atau dimasak oleh koki terlatih dan juga berlisensi resmi.

Tetrodotoxin adalah zat yang 1.200 kali lebih beracun dibandingkan dengan sianida dan bisa menyebabkan mati rasa pada bibir dan lidah, muntah, pusing, kesulitan bernapas, aritmia, kelumpuhan otot, dan juga kematian.

4. Mamba Hitam

Walaupun spesies seperti king cobra ataupun boomslang sangat berbahaya karena racun yang ada di dalam tubuhnya, tapi mamba hitam tetap lebih mematikan karena kecepatannya. Spesies yang satu ini bisa tumbuh sampai 14 kaki panjangnya dan merupakan salah satu spesies tercepat dari semua jenis ular yang ada di dunia. Mereka akan merayap dengan kecepatan mencapai 12,5 mil per jam.

Untungnya, mamba hitam ini umumnya akan menyerang ketika mereka merasa terancam. Akan tetapi, saat mereka melakukannya, mereka akan menggigit berulang kali dan memberikan cukup racun dalam satu gigitan, yang mana bisa membunuh sampai 10 orang sekaligus. Apabila seseorang tidak menerima antivenom korelatif dalam waktu 20 menit, maka gigitannya hampir 100 persen berakibat fatal karena bisa menyebabkan kematian.

5. Sydney Funnel-Web Spider

Beberapa jenis laba-laba memamerkan daya mematikannya dengan warna yang sangat mencolok, namun tidak untuk Sydney Funnel-Web Spider. Gigitan laba-laba ini bisa menyebabkan kematian hanya dalam kurun waktu 30 menit saja. Sebab, atraxotoxin di dalam racunnya akan menyebabkan sistem saraf manusia menjadi pendek. Sementara itu, jenis laba-laba ini sangat agresif dan taringnya bisa menembus kuku manusia. Bahkan juga bisa menembus sepatu manusia karena saking tajamnya.

6. Buaya Air Asin

Hewan paling berbahaya di dunia berikutnya adalah buaya air asin. Pembunuh ganas ini bisa tumbuh sampai 23 kaki panjangnya. Kemudian untuk beratnya bisa lebih dari satu ton dan diketahui bisa membunuh ratusan orang setiap tahunnya. Buaya jenis ini sangat berbahaya karena mereka adalah perenang yang handal di air asin ataupun air tawar dan juga bisa menyerang dengan sangat cepat.

7. Lalat Tsetse

Lalat yang satu ini seringkali dianggap sebagai lalat paling berbahaya di dunia. Jenis lalat ini biasanya ditemukan di Afrika Sub-Sahara, terlebih di seluruh negara di pusat benua. Sedangkan lalat jenis ini adalah serangga penghisap darah yang umumnya makan selama berjam-jam. Sebenarnya, teror dari hewan ini terletak pada protozoa yang mereka sebarkan. Parasit tersebut dikenal dengan nama Trypanosomes. Patogen mikroskopis ini merupakan sebuah agen penyebab penyakit tidur Afrika, yaitu sebuah penyakit yang ditandai dengan adanya gejala neurologis dan juga meningoensefalitis, termasuk juga perubahan perilaku, koordinasi yang buruk, dan gangguan dalam siklus tidur yang memberi nama penyakit tersebut.

Apabila tidak diobati, kondisi tersebut dapat berakibat sangat fatal. Walaupun tidak ada vaksin ataupun obat yang bisa mencegah infeksi, metode perlindungan termasuk menggunakan pakaian yang berwarna netral , sebab lalat jenis ini menyukai warna-warna gelap, menghindari semak-semak di siang hari, dan mengenakan perlengkapan yang diberi permetrin di daerah yang sangat terpencil.

8. Nyamuk

Dengan kecepatan yang hanya tiga milimeter pada ukuran yang paling kecil, nyamuk biasa bahkan lebih kecil daripada lalat tsetse, termasuk ke dalam hewan paling berbahaya di dunia. Beberapa jenis nyamuk juga bisa menyebabkan kematian yang tinggi pada manusia setiap tahunnya. Serangga jenis ini terlebih yang berasal dari genus Aedes, Anopheles,dan juga Culex, merupakan vektor utama dari penyakit seperti Chikungunya, malaria, ensefalitis, kaki gajah, demam kuning, virus West Nile, demam berdarah, dan lainnya.

Penyakit tersebut secara kolektif menimpa kurang lebih 700 juta manusia dan membunuh kurang lebih 725.000 orang setiap tahunnya. Seperti yang sudah dicatat oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau HO, lebih dari setengah populasi manusia sekarang ini memiliki risiko terkena penyakit yang disebabkan oleh nyamuk.

9. Katak Panah Racun Emas

Jenis katak yang satu ini mempunyai racun yang disebut dengan batrachotoxin yaitu racun yang sangat kuat yang bisa membunuh sepuluh pria dewasa dengan hanya menggunakan dua mikrogram racun atau yang setara dengan kepala peniti. Akan tetapi, apa yang membuat amfibi ini sangat berbahaya yakni karena kelenjar racunnya yang ada di bawah kulitnya. Dengan begitu, hanya dengan sentuhan saja, seseorang bisa mengalami beberapa masalah. Tapi sayangnya, penggundulan hutan yang terjadi sudah membuat populasi katak ini semakin menipis dan terancam punah.

10. Lebah Madu Afrika

Lebah madu Afrika atau yang dikenal dengan lebah pembunuh ini merupakan keturunan dari lebah Afrika yang ada di bagian selatan yang mana diimpor dari tahun 1956 oleh pata ilmuwan Brazil. Para ilmuwan itu mencoba untuk mengembangbiakkan lebah madu yang bisa beradaptasi dengan lebih baik di daerah tropis Amerika Selatan. Akibat sifat dari lebah madu Afrika yang terlalu defensif, mereka sangat mudah untuk bereaksi terhadap gangguan. Hewan berbahaya ini sangat brutal dalam menyakiti pengganggunya termasuk juga suara dan getaran dari kendaraan.

11. Ikan Synanceia

Hewan paling berbahaya di dunia berikutnya ini berjenis ikan yang memiliki bisa di antara semua ikan yang hidup di laut. Ikan Synanceia ini memiliki racun saraf yang sangat mematikan yang bisa berakibat sangat fatal untuk manusia. Racun yang sangat mematikan tersebut berada di sepanjang duri yang ada di bagian punggungnya. Sulit untuk mengetahui ikan ini, sebab dianggap sangat mirip dengan bentuk batu dan juga campuran pasir laut. Bisa dari ikan ini dapat mengakibatkan kematian apabila tidak segera ditangi dalam waktu dua jam.

12. Siput Air Tawar

Ternyata, jenis siput ini membawa cacing parasit. Sehingga bisa menginfeksi orang dengan melalui penyakit schistosomiasis. Penyakit ini bisa menyebabkan rasa sakit perut yang berkelanjutan dan penderitanya bisa mengeluarkan darah melalui kotoran ataupun urinnya. Adapun gejala yang terjadi bergantung pada area tubuh yang terkena saja. Menurut WHO, diperkirakan ada 20 ribu sampai 200 ribu kematian akibat schistosomiasis.



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien