in

10 Tips Trading Saham, Resiko, dan Perbedaan dengan Investasi

energepic.com/pexels.com

Tips Trading Saham – Saham di era sekarang ini menjadi salah satu produk pasar modal yang kerap kali berseliweran. Banyak orang yang melakukan trading dan investasi saham karena dianggap memberikan hasil yang menguntungkan.

Walau demikian, Grameds perlu memahami cara trading saham investasi saham agar dapat memperoleh keuntungan yang berlipat. Trading saham banyak dipilih oleh masyarakat karena hanya dengan jangka waktu yang singkat, Grameds dapat memperoleh keuntungan.

Orang yang melakukan trading saham umumnya disebut sebagai trader. Sebelum menjadi trader, Grameds perlu memahami cara trading saham yang benar.

Tips Trading Saham Untuk Pemula

tips trading saham
Burak The Weekender/pexels.com

Sudah tahu tips trading saham yang tepat? Berikut ini  merupakan tips trading saham bagi trader pemula:

1. Mempelajari Saham

Mempelajari berbagai jenis, risiko, serta keuntungan merupakan adalah hal pertama dan yang paling utama sebelum terjun ke dunia trading saham. Grameds juga wajib memahami terlebih dahulu mengenai singkatan-singkatan yang digunakan dalam dunia saham.

Meski begitu, jangan khawatir sudah banyak sekali artikel yang membahas mengenai saham atau Grameds dapat membaca maupun menonton berbagai konten saham yang ada di platform media sosial seperti Twitter dan Youtube.

2. Memilih Perusahaan Sekuritas

Sebelum melakukan trading saham, Grameds wajib memilih perusahaan sekuritas atau yang biasa disebut sebagai broker saham sebagai perantara dalam jual beli saham. Grameds harus memilih perusahaan sekuritas yang menyediakan trading saham sekaligus yang memiliki persentase harga rendah.

3. Membuka Rekening Efek

Setelah memilih perusahaan sekuritas yang sesuai, Grameds bisa membuka rekening efek dengan cara mengisi formulir secara daring di perusahaan sekuritas maupun dengan mendatangi langsung ke salah satu cabangnya.

4. Memilih Periode Trading Saham

Tips trading saham berikutnya ialah Grameds memilih periode trading saham. Untuk memperoleh keuntungan yang maksimal Grameds dapat memilih trading saham dengan jangka pendek, tetapi meskipun jangkanya pendek, risiko kerugiannya cukup besar.

5. Menentukan Indeks Saham Yang Tepat

Bursa Efek Indonesia (BEI) mempunyai 22 jenis indeks saham yang berbeda. Grameds harus memilih jenis indeks saham yang dapat digunakan untuk trading dan juga indeks dengan kualitas terbaik seperti IDX30 yang berisi 30 s

aham dengan kualitas tinggi yang dimiliki oleh perusahaan profesional.

Di Balik Pena: Curahan Hati Natasha Rizky dalam Buku “Kamu Tidak Istimewa”

6. Pelajari Aplikasi Online Trading

Tips trading saham berikutnya adalah Grameds wajib mempelajari berbagai fitur di aplikasi trading saham yang akan Grameds pakai. Grameds harus memahami betul mengenai analysis, top stock, stock  screener, dan berbagai istilah lainnya.

7. Mulai Dengan Modal Kecil

Memang trading saham akan lebih menguntungkan jika dilakukan dengan modal yang besar. Walau demikian, bagi Grameds yang masi pemula dan baru mencoba trading saham lebih baik memulai dengan modal yang kecil, supaya ketika terjadi kerugian, modal Grameds tidak habis banyak. Hal tersebut juga berguna untuk meminimalisir kesalahan dalam bermain trading saham.

Alangkah baiknya, dalam melakukan trading forex tidak dilakukan secara sembarangan agar tidak mengalami kerugian yang terlalu besar. Maka dari itu, Grameds perlu untuk mengetahui lebih dalam tentang trading forex. Buku Mahir Online Trading Forex Dengan Meta Trader Trading Platform cocok untuk kamu jadikan sebagai panduan dalam bermain trading forex.

8. Membeli Saham Ketika Harga Rendah

Grameds dapat mencoba untuk membeli saham dengan harga yang rendah atau ketika menyentuh titik support. Meski begitu, saham yang rendah bukan berarti saham tersebut merupakan saham yang buruk. Bisa saja hari ini Grameds membelinya dengan harga yang rendah, kemudian di keesokan harinya harga saham tersebut sudah naik.

9. Lakukan Analisis Saham

Langkah berikutnya ialah Grameds harus melakukan analisis saham, memahami indikator dan segala hal yang berkaitan dengan trading saham. Sehingga, saat Grameds sudah dapat menganalisis saham dengan benar, Grameds juga dapat memiliki strategi yang tepat seperti kapan waktu yang pas untuk membeli maupun menjual saham.

10. Rutin Melihat Perkembangan Saham

Tip trading saham yang terakhir ialah Grameds harus rutin dan aktif untuk memerhatikan perkembangan saham di bursa efek, karena hal tersebut lah yang membedakan trading dengan investasi saham. Dengan rutin melihat perkembangan saham, Grameds akan dapat menemukan saham yang dijual dengan harga rendah.

Risiko Trading Saham

Trading Saham menjadi istilah yang populer belakangan ini. Tak sekadar menjadi kata yang semakin ramai, makin banyak juga orang yang mengajak teman dan kerabatnya untuk turut melakukan trading saham.

Meski begitu, tidak banyak orang yang telah memahami apa sebenarnya pengertian trading saham dan seperti apa risiko yang dapat muncul dari aktivitas ini.

Adapun, saham adalah instrumen pasar keuangan atau tanda penyertaan modal individu maupun badan usaha dari suatu perusahaan, sementara trading adalah proses transaksi dengan jangka pendek di pasar finansial.

Dengan begitu, trading saham adalah salah satu kegiatan jual beli saham dalam jangka pendek yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan maksimal. Tidak hanya investor yang telah berpengalaman, Grameds yang masih pemula pun juga dapat melakukan trading saham.

Kendati demikian, sebelum memulai trading saham, yang penting untuk dipelajari ketika melakukan trading saham ialah analisis teknikal. Bagi Grameds yang hendak melakukan trading saham, ada berbagai aplikasi yang dapat digunakan.

Analisis teknikal adalah salah satu teknik analisis yang dipakai untuk mengamati berbagai pola seperti data pasar, harga saham, serta volume transaksi saham. Teknik ini digunakan dengan tujuan untuk menganalisis harga berdasarkan data perusahaan di masa lalu, di mana data tersebut akan digunakan sebagai analis untuk melihat suatu pola harga atau trend yang terjadi. Analisis teknikal ini umumnya digunakan untuk trading saham atau investasi jangka pendek.

Sebelum mulai melakukan trading saham, ada berbagai hal yang wajib Grameds perhatikan. Pertama, Grameds harus memahami seperti apa profil risiko Grameds. Hal tersebut wajib dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar toleransi Grameds terhadap risiko yang mungkin terjadi.

Selain itu, Grameds juga wajib melihat periode trading saham. Hal tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan saham yang hendak dibeli. Berikutnya, menentukan sekuritas, mengingat bahwa setiap transaksi jual beli saham, Grameds akan dikenai biaya broker.

Walaupun dapat memberikan keuntungan yang maksimal, kegiatan trading saham ini tidak terlepas dari risiko. Ingat, dengan keuntungan tinggi yang akan diperoleh, risiko yang akan diperoleh dari trading pun juga tinggi.

Risiko yang tinggi ini disebabkan karena trader biasanya memilih saham kelas tiga atau saham yang baru melantai di bursa. Saham-saham tersebut dipilih karena memiliki harga yang cenderung lebih murah dari saham blue chip, tetapi berpotensi untuk mengalami fluktuasi yang tinggi. Meski begitu, harga yang tinggi ini juga akan bergantung pada sentimen pasar.

Perbedaan Investasi dan Trading Saham

Meski tampak sama, tetapi trading saham dan investasi saham merupakan instrumen investasi yang berbeda. Apabila trading saham adalah kegiatan jual beli saham dengan jangka pendek yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan maksimal, investasi saham adalah kegiatan menanam modal ke perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, kemudian saham tersebut diperjualbelikan.

Jika dalam trading saham Grameds lebih aktif untuk menganalisa pasar serta memutuskan waktu dan harga terbaik untuk melakuakn transaksi saham. Dalam investasi saham, Grameds lebih pasif karena Grameds hanya melakukan investasi di mana Grameds tidak menjalankan usaha tersebut secara langsung, tetapi menginvestasikan dana, kemudian perusahaan yang bersangkutan akan mengelolanya.

Apakah kamu sudah tahu perbedaan tentang trading vs investing? Kedua perbedaan itu, bisa kamu temukan jawabannya pada buku Trading vs InvestingBuku ini, sangat tepat untuk kamu jadikan sebagai referensi agar lebih paham membedakan antara trading dan saham.

tips trading saham

Tidak hanya itu, ada banyak hal lain yang menjadi pembeda dalam trading saham dengan investasi saham. Mulai dari prinsip, di mana investor saham cenderung mempunyai prinsip buy and hold. Penggunaan prinsip tersebut disebabkan karena tujuan berinvestasi saham ialah untuk jangka yang panjang. Sementara, trader saham memiliki prinsip buy and sell, karena saham tersebut dibeli pada waktu tertentu dan dijual kembali dalam jangka waktu pendek.

Apabila trader saham cenderung memakai analisa teknikal karena didasarkan pada harga historis di pasar saham. Berbeda juga dengan investor saham yang cenderung memakai analisis fundamental.

Analisis fundamental ii dilakukan berdasarkan pada kondisi perusahaan, ekonomi, dan industri terkait. Dengan analisa tersebut, investor dapat mengetahui saham dari perusahaan mana yang harus dibeli. Analisa fundamental ini dipakai untuk melakukan investasi jangka panjang.

Tingkat risiko dari trading saham dan investasi juga berbeda. Trading saham memiliki resiko yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan investasi saham mengingat investor saham lebih selektif untuk menanamkan modalnya dalam sebuah perusahaan. Umumnya, mereka memilih untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang sudah memiliki blue chip, di mana perusahaan tersebut memiliki fundamental yang baik

Cara Kerja Trading Saham

Trading saham merupakan pilihan yang tak kalah popular dari investasi saham. Bisnis trading saham sendiri mempunyai arti sebagai kegiatan membeli dan menjual saham dengan memanfaatkan fluktuasi harga pasar dalam tiap harinya. Berikut beberapa poin yang harus dipahami dari cara kerja trading saham:

1. Jangka Waktu Pendek

Perbedaan trading saham dengan investasi ialah jangka waktu; di mana pada investasi berfokus pada waktu dengan tempo jangka panjang sedangkan trading merupakan transaksi jangka pendek. Hal tersebut membuat adanya perbedaan strategi, prinsip, dan tindakannya. Hal tersebut berarti, transaksi saham seorang trader tidak relatif panjang seperti seorang investor.

2. Lebih Condong ke Analisa Teknikal daripada Fundamental

Bila pada investasi saham Grameds bersikap lebih pasif sedangkan pada trading saham Grameds akan lebih aktif. Hal tersebut dikarenakan sebagai trader saham, Grameds wajib memberikan waktu untuk menganalisa pasar serta memutuskan harga dan waktu terbaik untuk melakukan transaksi saham.

Analisis yang harus digunakan juga harus dapat mengimbangi jangka waktu yang dipilih. Hal tersebut berarti trader harus dapat menemukan solusi terbaik dengan jangka waktu lebih cepat daripada yang dipakai seorang investor, yakni analisis teknikal.
Tips Trading Saham

Analisis tersebut bisa membantu trader untuk melihat pergerakan saham dalam jangka waktu pendek. Hal itu disebabkan karena trading lebih sensitif terhadap kondisi dan sentimen pasar ketimbang fundamental perusahaan.

Maka dari itu, analisis yang dipakai harus lebih mendetail dan teliti terhadap segala faktor resiko. Karena hanya dengan begitu, Grameds dapat memperoleh capital gain terbaik dari selisih harga yang terjadi ketika Grameds membeli saham dan saat menjualnya.

3. Menggunakan Prinsip Buy and Sell

Cara kerja trader saham ialah dengan membeli saham pada harga tertentu, kemudian akan menjualnya dalam jangka waktu yang relatif pendek asalkan nilai saham sudah berada dalam range yang diinginkan oleh trader.

Jadi seorang trader tak akan terlalu lama menahan aset saham yang telah dibelinya serta langsung menjualnya dengan secepat mungkin saat melihat kesempatan untuk dapat menjualnya dengan harga lebih tinggi dari harga beli sebelumnya.

Trader biasanya mengharapkan keuntungan yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan investasi biasa.

Demikian, pembahasan kita tentang trading saham, setelah Grameds membaca artikel ini sampai selesai, apakah tertarik untuk melakukan trading saham? Jika iya, sebaiknya, cari buku-buku panduan dalam trading saham terlebih dahulu agar tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.

Jika ingin mencari berbagai macam buku tentang saham, maka bisa mencarinya buku di gramedia.com. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Rujukan:

  • https://www.prudential.co.id/id/pulse/article/cara-mudah-trading-saham-untuk-pemula/
  • https://rhbtradesmart.co.id/article/7-tips-trading-saham-paling-ampuh/

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rosyda N F

Bicara tentang ekonomi tak akan ada habisnya dan selalu mengikuti perkembangan zaman.