in ,

13 Tanda-Tanda Mau Melahirkan Bagi Ibu Hamil dalam Waktu Dekat

Tanda-Tanda Mau Melahirkan – Ada banyak tanda-tanda melahirkan yang perlu diketahui oleh setiap ibu hamil. Dengan mengetahui hal ini, ibu lebih cepat tanggap untuk segera mendapatkan pelayanan medis yang tepat agar persalinan berjalan dengan baik.

Banyak ibu hamil bertanya-tanya bagaimana rasanya persalinan, berapa lama, dan bagaimana mengetahui apakah itu tanda-tanda melahirkan yang sebenarnya atau apakah itu hanya alarm palsu? Memang tidak mudah untuk memprediksi semua jawaban tersebut, karena setiap wanita dapat mengalami pengalaman yang berbeda.

Namun, hal yang sangat perlu ibu ketahui adalah berbagai tanda-tanda melahirkan yang perlu diwaspadai. Dengan begitu, ibu dapat dengan segera mendapatkan pertolongan dari ahli medis untuk melahirkan tanpa menunda-nunda saat waktunya sudah sangat dekat.

Pentingnya untuk mengetahui tanda-tanda melahirkan sehingga dapat segera melakukan penanganan yang tepat. Bagi calon orang tua baru, simak penjelasan berikut ini, ya!

Latar Belakang Kehamilan

Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida, sedangkan manusia di dalamnya disebut embrio (minggu-minggu awal) dan kemudian janin atau fetus (sampai kelahiran). Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut primigravida atau gravida 1. Seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida 0.

Dalam banyak masyarakat definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjadi tiga periode triwulan, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin. Triwulan pertama membawa risiko tertinggi keguguran (kematian alami embrio atau janin), sedangkan pada masa triwulan kedua perkembangan janin dapat dimonitor dan didiagnosa. Triwulan ketiga menandakan awal “viabilitas”, yang berarti janin dapat tetap hidup bila terjadi kelahiran awal alami atau kelahiran dipaksakan.

Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjadi tiga periode triwulan, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin. Triwulan pertama membawa risiko tertinggi keguguran (kematian alami embrio atau janin), sedangkan pada masa triwulan kedua perkembangan janin dapat dimonitor dan didiagnosa. Triwulan ketiga menandakan awal viabilitas, yang berarti janin dapat tetap hidup jika terjadi kelahiran awal alami atau kelahiran dipaksakan.

Tanda-Tanda Mau Melahirkan

Tanda-Tanda Mau Melahirkan Bagi Ibu Hamil

Melahirkan adalah proses yang dimulai dengan kontraksi rahim dan diakhiri dengan persalinan bayi. Jika ibu seperti kebanyakan ibu hamil lainnya, mungkin ibu benar-benar ingin tahu pasti tanda-tanda melahirkan. Hal ini penting untuk diketahui agar meningkatkan kewaspadaan jika waktu persalinan memang sudah dekat.

Ada beberapa jenis tanda-tanda melahirkan, yakni tanda yang bisa muncul satu bulan penuh sebelum hari perkiraan lahir, hingga tanda yang akan muncul mendekati waktu persalinan. Nah, berikut beberapa tanda-tanda melahirkan yang perlu diketahui, yaitu:

1. Bayi “Turun”

Salah satu tanda-tanda melahirkan yang biasanya terjadi pada kehamilan pertama, yaitu ibu mulai merasakan bayi turun ke panggul. Pertanda ini biasanya terjadi sekitar dua hingga empat minggu sebelum persalinan terjadi, meski tidak pasti.

Gejala ini jarang dirasakan wanita yang sudah melahirkan lebih dari sekali. Bayi yang menurun ke perut bawah ini dapat membuat ibu bernapas lebih lepas karena menjauhi paru-paru.

2. Leher Rahim Membesar

Saat akan melahirkan, pertanda lainnya yang perlu diketahui adalah adanya pembesaran pada rahim. Bagian intim wanita tersebut mulai melebar dalam hitungan hari atau minggu sebelum melahirkan. Dokter dapat menilai pelebaran yang terjadi melalui pemeriksaan internal untuk memperkirakan seberapa lama lagi persalinan terjadi.

3. Kram dan Nyeri Punggung Meningkat

Ibu mungkin saja merasakan tanda berupa kram dan nyeri di punggung bawah hingga selangkangan saat persalinan semakin dekat. Tanda-tanda melahirkan ini biasanya terjadi pada wanita yang baru pertama kali akan melahirkan. Hal ini terjadi akibat otot dan persendian akan meregang dan bergeser sebagai persiapan untuk kelahiran.

4. Sendi Terasa Lebih Longgar

Ibu juga dapat mengalami sendi yang terasa lebih longgar sebagai tanda-tanda melahirkan. Hal ini disebabkan hormon relaxin yang membuat ligamen sedikit mengendur. Sebelum melahirkan, beberapa wanita merasakan jika beberapa bagian sendi di tubuh terasa lebih rileks. Ini memang dibutuhkan untuk membuka panggul agar bayi lebih mudah untuk dilahirkan.

5. Diare

Diare juga termasuk salah satu tanda-tanda akan melahirkan pada wanita hamil. Hal ini sama seperti otot-otot lainnya yang mengendur, rektum juga mengalaminya. Dengan begitu, kondisi ini menyebabkan diare. Hal ini sangat normal dan seharusnya ibu perlu bahagia karena hari yang ditunggu-tunggu semakin dekat.

6. Berhenti Mengalami Penambahan Berat Badan

Kenaikan berat badan sering kali berkurang pada akhir kehamilan. Beberapa calon ibu bahkan kehilangan beberapa kilogram. Faktanya, hal ini normal dan tidak akan memengaruhi berat lahir bayi. Berat bayi masih bisa bertambah, tetapi bobot ibu turun karena tingkat cairan ketuban yang lebih rendah, lebih banyak buang air, bahkan mungkin akibat peningkatan aktivitas.

7. Sulit Tidur

Ibu juga dapat mengalami kesulitan untuk tidur sebagai tanda-tanda akan melahirkan. Perut yang semakin besar disertai kandung kemih yang terkompresi dapat membuat tidur menjadi sulit hingga persalinan terjadi. Oleh karena itu, saat ada waktu dan kesempatan untuk tidur, pastikan untuk melakukannya agar tubuh tetap sehat dan cukup energi saat melahirkan.

8. Lebih Sering Buang Air Kecil

Beberapa pekan atau hari sebelum persalinan, bayi akan turun ke rongga panggul ibu hamil. Kondisi ini akan membuat rahim menekan kandung kemih, sehingga ibu hamil akan lebih sering buang air kecil dibandingkan biasanya.

9. Perubahan Emosional

Biasanya ibu hamil akan merasakan perubahan dari segi emosional beberapa hari sebelum melahirkan, misalnya mudah marah atau moody, selayaknya masa-masa saat akan menstruasi.

10. Posisi Bayi Berubah

Sekitar 1–4 minggu sebelum persalinan dimulai, kalian mungkin merasa posisi janin dalam kandungan berubah. Bahkan terkadang, tanda-tanda melahirkan sudah dekat yang satu ini bisa berlangsung beberapa jam sebelumnya.

Posisi kepala bayi yang tadinya berada di atas dan kaki di bawah, kini malah sebaliknya. Ibaratnya, bayi secara perlahan mulai “merosot” atau turun ke panggul. Perubahan posisi bayi di dalam kandungan ini menjadi tanda-tanda yang cukup jelas bahwa proses melahirkan semakin dekat. Kondisi ini dikenal sebagai “pengenduran” yang menjadi tanda mau melahirkan.

Ini berarti bayi sedang mengatur ulang tubuhnya menjadi posisi kepala di bawah sebagai pertanda ciri ibu mau melahirkan. Bagi beberapa ibu yang baru mau melahirkan pertama kali, perubahan posisi ini mungkin terjadi di detik-detik akhir menjelang persalinan atau saat persalinan dimulai.

Tanda-Tanda Mau Melahirkan

11. Leher Rahim Terbuka

Ketika tubuh mempersiapkan untuk kelahiran bayi, tanda-tanda mau lahiran atau persalinan sudah dekat bisa terasa ketika leher rahim (serviks) mulai melebar dan menipis. Ciri-ciri ibu akan atau mau melahirkan ini umumnya mulai muncul pada beberapa minggu atau hari sebelum persalinan tiba.

Jadi, terbukanya leher rahim juga bisa dikatakan sebagai tanda awal akan melahirkan atau awal persalinan. Pada awal, pelebaran leher rahim ini biasanya masih berkembang dengan sangat lambat. Setelah tanda-tanda kalian mau melahirkan mulai masuk ke masa aktif, pelebaran serviks akan berlangsung dengan sangat cepat.

Selama pemeriksaan, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan dalam guna melihat apakah leher rahim kalian sudah mulai melebar. Proses pelebaran atau “bukaan” leher rahim ini diukur dalam skala sentimeter (cm) atau dengan memasukkan jari.

Jika 10 jari sudah dapat dimasukkan atau sekitar 10 cm lebarnya, artinya pembukaan sudah lengkap, sehingga kalian dan bayi sudah siap untuk menjalani proses persalinan. Lebar 10 cm atau 10 jari yang bisa masuk bisa disebut sebagai pembukaan penuh sebagai satu dari beberapa tanda-tanda mau melahirkan. Pembukaan lahiran sepenuhnya ini biasanya disertai dengan munculnya kontraksi secara teratur.

12. Leher Rahim Menipis

Selain mengalami pembukaan, serviks atau leher rahim juga akan mulai melebar dan menipis sebagai tanda-tanda menjelang persalinan normal. Semakin tipis leher rahim, otomatis akan semakin mudah untuk melebar dan membuka selama proses persalinan berlangsung nantinya.

Mengutip dari laman Mayo Clinic, mungkin ibu akan merasa sedikit tidak nyaman selama masa penipisan leher rahim. Kontraksi juga bisa muncul, tetapi masih dalam tingkat yang cukup ringan untuk menunjukkan tanda kelahiran atau persalinan.

13. Lebih Mudah Bernapas

Salah satu tanda ibu mau atau ingin melahirkan yakni jadi lebih mudah atau lega saat bernapas, entah melahirkan satu bayi maupun melahirkan anak kembar. Ketika bayi berubah ke posisi yang lebih rendah, ini akan meringankan tekanan pada diafragma ibu sehingga lebih mudah untuk bernapas.

Kemudahan ibu untuk bernapas sebagai tanda-tanda menjelang persalinan ini dilansir dari American Pregnancy Association. Namun, perubahan pada posisi bayi ini juga memberikan lebih banyak tekanan pada kandung kemih. Alhasil, kalian mungkin menjadi lebih sering bolak-balik ke kamar mandi meski baru saja buang air kecil.

13. Perubahan Energi dalam Tubuh

Perut yang makin hari makin membesar diiringi dengan sistem pencernaan yang semakin berantakan dapat membuat ibu sulit tidur nyenyak di malam hari. Ini yang kemudian membuat ibu cenderung lebih memilih untuk menutup mata dan tetap berbaring di tempat tidur meskipun matahari sudah bersinar terik.

Sebaliknya, beberapa ibu hamil lainnya justru merasakan adanya ledakan energi yang besar mendekati hari kelahiran sang buah hati sebagai tanda-tanda akan segera melahirkan. Saking kuatnya ciri-ciri energi tersebut, ibu hamil yang mau melahirkan mungkin merasa seperti ada keinginan kuat untuk membersihkan dan merapikan segala sesuatu yang tampak di depan mata.

Intinya, ciri mau melahirkan ini membuat ibu hamil merasa jadi lebih bersemangat untuk menjalani aktivitas sembari menanti waktu persalinan yang sesungguhnya tiba. Kedua tanda-tanda mau lahiran tersebut termasuk normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Tanda-Tanda Persalinan Semakin Dekat

Sementara itu, saat persalinan semakin dekat, sekitar beberapa hari atau bahkan beberapa jam, tanda-tandanya antara lain:

1. Kehilangan Sumbat Lendir dan Perubahan Keputihan

Tanda-tanda melahirkan yang semakin dekat yang pertama adalah hilangnya sumbat lendir atau sumbat gabus yang menutup rahim dari dunia luar. Pertanda ini dapat keluar dalam jumlah yang banyak dan terlihat mirip dengan lendir di hidung. Meski begitu, ada wanita yang tidak mengalaminya hingga waktunya melahirkan.

Keputihan yang semakin tebal dan pekat disertai jumlah yang terus meningkat juga dapat menjadi tanda jika melahirkan sudah semakin dekat. Jika keputihan sudah berwarna merah muda, disebut juga gejala berdarah, merupakan indikasi yang baik apabila persalinan akan segera terjadi.

2. Kontraksi Lebih Sering

Kontraksi adalah tanda tanda melahirkan yang aktif. Ibu dapat mengalami kontraksi Braxton Hicks (atau “kontraksi latihan”) selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan sebelum melahirkan. Ibu akan merasakan tekanan mereka saat otot-otot di rahim menegang sebagai persiapan untuk momen besar mereka yakni mendorong bayi keluar.

Lantas, bagaimana cara membedakan kontraksi palsu dan tidak? Perhatikan tanda-tanda nyata ini:

  • Jika ibu mengubah posisi, kontraksi persalinan tidak akan hilang, tetapi kontraksi palsu atau Braxton Hicks sering hilang.
  • Kontraksi nyata berkembang menjadi lebih sering dan menyakitkan seiring berjalannya waktu, dan sering kali jatuh ke dalam pola yang teratur. Masing-masing tidak selalu lebih menyakitkan atau lebih lama dari yang sebelumnya, tetapi intensitasnya cenderung meningkat seiring berjalannya waktu saat persalinan berlangsung.
  • Frekuensi tidak selalu meningkat dalam pola yang teratur, tetapi secara bertahap meningkat. Sementara kontraksi palsu datang dan pergi tanpa menjadi lebih intens dari waktu ke waktu.

3. Ketuban Pecah

Air ketuban pecah adalah tanda-tanda melahirkan yang paling akhir. Saat ini terjadi, kemungkinan besar ibu sudah harus dibawa ke tempat persalinan untuk langsung ditangani oleh ahli medis agar bayi dapat keluar dengan mudah. Meski begitu, mungkin saja ibu tidak mengalami ketuban pecah karena hal ini hanya terjadi sekitar 15 persen kelahiran.

Tanda-Tanda Mau Melahirkan

Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Mendekati Masa Persalinan

Ketika memasuki bulan ke-9 kehamilan, sebaiknya ibu hamil sudah menyiapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan selama persalinan. Jadi, saat air ketuban pecah atau terjadi kontraksi, ibu hamil bisa langsung bergegas ke rumah sakit sambal membawa perlengkapan tersebut.

Perlengkapan yang perlu ibu hamil bawa meliputi:

  • Tas berisi pakaian dan peralatan mandi.
  • Perlengkapan bayi.
  • Makanan ringan.
  • Bantal dan selimut yang nyaman.
  • Buku, majalah, atau barang lain yang bisa menemani ibu hamil menunggu persalinan.
  • Kamera video dengan baterai yang telah terisi penuh beserta charger, jika ibu hamil ingin mengabadikan momen melahirkan

Selain perlengkapan melahirkan, ibu hamil juga sudah harus memastikan siapa yang akan mendampingi selama persalinan. Ibu hamil bisa memilih suami, orang tua, saudara, atau teman. Pastikan mereka siap menemani Bumil saat persalinan dimulai.

Mengetahui tanda-tanda melahirkan sangat penting bagi para calon ibu, terutama yang berencana melahirkan secara normal, karena waktu melahirkan tidak dapat diatur dan tidak selalu sesuai dengan prediksi. Dengan begitu, ibu hamil bisa lebih siap dalam menghadapi persalinan.

Namun, jika ibu hamil tidak merasakan tanda-tanda melahirkan meskipun sudah melewati tanggal prediksi, segera periksakan diri ke dokter agar dapat ditentukan apakah persalinan perlu segera dilakukan atau tidak.


Selain mengenali tanda-tanda mau melahirkan di atas, jangan lupa untuk menanamkan kepercayaan diri Ibu saat melahirkan agar Ibu bisa tetap fokus. Setelah melahirkan, biasanya ibu akan menjalani proses inisiasi menyusui dini (IMD).

Itulah artikel terkait “13 Tanda-Tanda Mau Melahirkan Bagi Ibu Hamil dalam Waktu Dekat” yang bisa kalian gunakan sebagai referensi. Jika ada saran, pertanyaan, dan kritik, silakan tulis di kotak komentar bawah ini. Bagikan juga tulisan ini di akun media sosial supaya teman-teman kalian juga bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Untuk mendapatkan lebih banyak informasi, Grameds juga bisa membaca buku yang tersedia di Gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan dan pengetahuan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca. Semoga bermanfaat!

Parenting Life - Before After 01

Parenting 4.0 Mendiidk Anak Di Era Digital

Parenting 4.0 Mendiidk Anak Di Era Digital

Positive Parenting Membangun Karakter Positif Anak

Positive Parenting Membangun Karakter Positif Anak

Adaptive Parenting

Adaptive Parenting



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Widiastuty

Saya suka menulis terutama pada tema-tema parenting. Lewat tulisan, saya bisa mendapatkan informasi sekaligus menambah wawasan saya tentang dunia parenting.

Kontak media sosial Instagram saya Widiastuty