in , ,

Siapa Itu Houthi? Mengenal Asal-Usul, Tujuan, dan Konfliknya di Yaman!

Siapa Itu Houthi – Halo, Grameds! Nama “Houthi” mendadak ramai menghiasi headline berita dunia. Dari blokade kapal kargo di Laut Merah yang bikin perdagangan global senut-senut, hingga konflik panas yang menyeret Iran dan Arab Saudi—kelompok satu ini mendadak jadi kunci dari peta geopolitik Timur Tengah.

Tapi, siapa sebenarnya Houthi? Apakah mereka cuma sekadar kelompok pemberontak bersenjata, atau ada agenda politik dan keagamaan besar di baliknya?

Yuk, bedah rekam jejak, asal-usul, dan alasan mengapa nama Houthi bisa mengguncang keamanan dunia di artikel ini!

Siapa Itu Houthi?

Houthi adalah gerakan politik, keagamaan, dan militer yang berasal dari wilayah utara Yaman. Kelompok ini secara resmi dikenal dengan nama Ansar Allah, yang berarti “Para Pendukung Allah”. Nama Houthi sendiri berasal dari nama keluarga al-Houthi yang berperan dalam perkembangan gerakan tersebut.

Kelompok ini berakar dari komunitas Zaidiyah, salah satu cabang Syiah dalam Islam yang memiliki sejarah panjang di Yaman. Pada awal perkembangannya, gerakan Houthi berfokus pada kebangkitan identitas keagamaan dan budaya masyarakat Zaidiyah di wilayah utara Yaman.

Namun, gerakan tersebut kemudian berkembang menjadi kekuatan politik dan militer. Houthi menentang pemerintah pusat Yaman dan terlibat dalam sejumlah konflik bersenjata sebelum akhirnya merebut ibu kota Sanaa pada 2014.

Saat ini, Houthi menguasai Sanaa dan sebagian besar wilayah barat laut Yaman. Kelompok ini juga memiliki kemampuan militer berupa rudal dan pesawat nir awak atau drone yang digunakan dalam konflik di dalam maupun di luar Yaman. 

Sejarah Kemunculan Kelompok Houthi

Untuk memahami siapa itu Houthi, Grameds perlu mengetahui bagaimana kelompok ini terbentuk dan berkembang menjadi salah satu kekuatan utama di Yaman.

  • Akhir 1980-an hingga 1990-an: Munculnya gerakan keagamaan

Gerakan yang menjadi cikal bakal Houthi berkembang di wilayah utara Yaman. Fokus awalnya adalah mempertahankan dan menghidupkan kembali tradisi keagamaan serta budaya Zaidiyah di tengah perubahan sosial dan politik.

  • Awal 2000-an: Mulai terlibat dalam konflik politik

Di bawah pengaruh Hussein Badreddin al-Houthi, gerakan ini semakin aktif mengkritik pemerintah Yaman. Pada 2004, bentrokan bersenjata antara pengikut Houthi dan pemerintah mulai terjadi secara serius.

  • 2011–2013: Memperluas pengaruh politik

Setelah gelombang demonstrasi Arab Spring mengguncang Yaman pada 2011, situasi politik negara tersebut semakin tidak stabil. Houthi memanfaatkan kondisi ini untuk memperluas pengaruh dan kekuasaannya di wilayah utara.

  • 2014: Merebut ibu kota Sanaa

Houthi berhasil mengambil alih Sanaa pada 2014. Peristiwa ini menjadi titik penting dalam perkembangan konflik Yaman karena pemerintah yang diakui secara internasional kehilangan kendali atas ibu kota.

  • 2015 dan seterusnya: Konflik semakin meluas

Pada 2015, koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi melakukan intervensi untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Konflik pun semakin kompleks dan menimbulkan dampak kemanusiaan yang besar. 

Apa Tujuan Kelompok Houthi?

Tujuan Houthi berkaitan dengan kekuasaan politik, pengaruh di Yaman, serta pandangan mereka terhadap negara-negara lain di kawasan Timur Tengah. Namun, tujuan dan tuntutan kelompok ini dapat berubah sesuai perkembangan konflik dan proses negosiasi.

Secara umum, beberapa hal berikut membantu menjelaskan kepentingan Houthi.

  • Mempertahankan kekuasaan di wilayah yang dikuasai

Houthi berusaha mempertahankan kendali atas Sanaa dan wilayah lain yang berada di bawah pengaruhnya. Penguasaan wilayah tersebut memberikan mereka kekuatan politik, ekonomi, dan militer.

  • Memengaruhi pemerintahan dan masa depan Yaman

Houthi ingin memiliki peran besar dalam menentukan arah politik Yaman. Hal ini membuat mereka bersaing dengan pemerintah yang diakui secara internasional dan kelompok-kelompok politik maupun militer lainnya.

  • Menentang pengaruh negara-negara yang dianggap sebagai lawan

Houthi menentang campur tangan pihak luar yang mereka anggap mengancam kepentingannya. Dalam perkembangannya, kelompok ini juga terlibat dalam ketegangan regional dengan Arab Saudi, Amerika Serikat, dan Israel.

  • Menunjukkan dukungan terhadap Palestina

Sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023, Houthi menyatakan serangan terhadap Israel dan sejumlah kapal di Laut Merah sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina. Tindakan tersebut kemudian memperluas konflik Houthi dari persoalan domestik Yaman menjadi isu keamanan internasional. 

Apa Hubungan Houthi dengan Iran?

Houthi memiliki hubungan politik dan militer dengan Iran. Iran mendukung kelompok tersebut, termasuk melalui bantuan yang menurut berbagai laporan mencakup persenjataan, teknologi, pendanaan, dan pelatihan militer.

Hubungan ini membuat Houthi kerap disebut sebagai salah satu sekutu Iran di Timur Tengah. Keduanya memiliki sejumlah kepentingan yang sejalan, terutama dalam menentang pengaruh Amerika Serikat dan Israel di kawasan tersebut.

Meski begitu, Houthi nggak bisa sepenuhnya dianggap sebagai kelompok yang hanya menjalankan perintah Iran. Gerakan ini memiliki sejarah, kepentingan politik, dan basis kekuatan sendiri di Yaman. Para pengamat juga membedakan tradisi keagamaan Zaidiyah yang dianut Houthi dari Syiah Dua Belas Imam yang menjadi tradisi utama di Iran.

Dengan demikian, hubungan Houthi dan Iran mencakup dukungan serta kesamaan kepentingan, tetapi keduanya bukan organisasi yang sama. 

Mengapa Houthi Berkonflik dengan Arab Saudi?

Konflik Houthi dengan Arab Saudi berkaitan dengan perebutan kekuasaan di Yaman dan persaingan pengaruh di kawasan Timur Tengah.

Pada 2014, Houthi merebut Sanaa dan menggoyahkan posisi pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Setahun kemudian, Arab Saudi memimpin intervensi militer untuk mendukung pemerintah tersebut dan melawan perluasan kekuasaan Houthi.

Arab Saudi juga memandang perkembangan kekuatan Houthi sebagai persoalan keamanan karena Yaman berbatasan langsung dengan wilayah selatan negara tersebut. Dukungan Iran terhadap Houthi semakin memperumit hubungan kedua pihak.

Konflik yang berlangsung selama bertahun-tahun menimbulkan serangan udara, pertempuran darat, kerusakan infrastruktur, serta penderitaan bagi warga sipil. Walaupun sempat terjadi penurunan intensitas konflik setelah gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2022, ketegangan kembali meningkat pada 2026. 

Mengapa Houthi Menyerang Kapal di Laut Merah?

Laut Merah merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan kawasan Eropa dan Asia melalui Terusan Suez. Banyak kapal dagang menggunakan jalur ini untuk mengangkut barang dan energi antarnegara.

Sejak November 2023, Houthi melancarkan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah dan menembakkan rudal serta drone ke arah Israel. Kelompok ini menyatakan bahwa serangan tersebut berkaitan dengan dukungan mereka terhadap Palestina dalam perang di Gaza.

Namun, serangan terhadap pelayaran komersial menimbulkan dampak yang lebih luas daripada konflik di Yaman dan Gaza. Sejumlah perusahaan pelayaran mengalihkan rute kapal untuk menghindari risiko serangan. Akibatnya, perjalanan dapat menjadi lebih panjang, biaya pengiriman meningkat, dan rantai pasok internasional terganggu.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa kelompok yang beroperasi di satu negara pun dapat memengaruhi perdagangan dunia apabila memiliki kemampuan untuk mengganggu jalur pelayaran penting. 

Apa Dampak Konflik Houthi bagi Masyarakat Yaman?

Di balik perebutan kekuasaan dan persaingan politik, masyarakat Yaman menjadi salah satu pihak yang paling terdampak oleh konflik berkepanjangan.

  • Krisis pangan dan kebutuhan pokok

Konflik dapat menghambat distribusi bahan makanan dan meningkatkan biaya kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini membuat keluarga yang sudah mengalami kesulitan ekonomi semakin rentan.

  • Kerusakan fasilitas umum

Pertempuran dan serangan militer dapat merusak jalan, fasilitas kesehatan, sekolah, serta infrastruktur penting lainnya. Kerusakan tersebut menyulitkan masyarakat memperoleh layanan dasar.

  • Terbatasnya akses layanan kesehatan

Kekurangan obat-obatan, bahan bakar, tenaga medis, dan fasilitas kesehatan dapat menghambat penanganan pasien, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

  • Pengungsian dan kehilangan tempat tinggal

Sebagian warga terpaksa meninggalkan rumah demi menghindari pertempuran. Mereka menghadapi tantangan untuk mendapatkan tempat tinggal yang aman, makanan, air bersih, dan perlindungan.

Situasi kemanusiaan di Yaman juga dapat memburuk ketika jalur distribusi bantuan terputus akibat pertempuran. Karena itu, penyelesaian konflik dan akses bantuan kemanusiaan menjadi persoalan penting bagi keselamatan warga sipil. 

Bagaimana Situasi Houthi pada 2026?

Hingga Oktober 2026, Houthi masih menjadi kekuatan politik dan militer utama di wilayah barat laut Yaman, termasuk ibu kota Sanaa. Namun, konflik dengan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional kembali meningkat, bersamaan dengan ketegangan yang melibatkan Arab Saudi dan aktor-aktor regional lainnya.

Laporan Reuters pada Oktober 2026 menyebutkan adanya peningkatan serangan dan pertempuran di Yaman. Situasi di sekitar Taiz juga memburuk, menghambat akses terhadap bahan bakar, air, makanan, dan bantuan medis bagi masyarakat setempat.

Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa konflik Houthi bukan hanya persoalan masa lalu. Kondisi politik dan keamanan di Yaman masih dapat berubah, sementara dampaknya berpotensi meluas ke keamanan kawasan dan jalur perdagangan internasional.

Siapa Pemimpin Kelompok Houthi?

  • Abdul-Malik al-Houthi

Ia merupakan pemimpin utama Houthi yang mengambil alih kepemimpinan setelah kakaknya, Hussein Badreddin al-Houthi, meninggal pada 2004. Di bawah kepemimpinannya, Houthi berkembang menjadi kekuatan politik dan militer yang berpengaruh di Yaman.

  • Hussein Badreddin al-Houthi

Ia adalah tokoh yang berperan penting dalam pembentukan gerakan Houthi pada awal perkembangannya. Pemikiran dan gerakannya menjadi salah satu dasar bagi kelompok yang kemudian dikenal sebagai Ansar Allah.

Apa Perbedaan Houthi dan Al-Qaeda di Yaman?

  • Perbedaan latar belakang

Houthi berakar dari gerakan keagamaan dan politik komunitas Zaidiyah di Yaman, sedangkan Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) merupakan organisasi militan ekstremis Sunni yang berafiliasi dengan jaringan Al-Qaeda internasional.

  • Perbedaan tujuan dan pendekatan

Houthi berupaya mempertahankan kekuasaan politik dan wilayah yang mereka kuasai di Yaman. Sementara itu, AQAP memiliki agenda jihad bersenjata transnasional dan pernah melakukan serangan terhadap pemerintah serta sasaran internasional.

  • Hubungan dalam konflik Yaman

Kedua kelompok bukan sekutu. Mereka pernah terlibat dalam pertempuran satu sama lain, mencerminkan rumitnya konflik yang melibatkan berbagai kelompok bersenjata di Yaman.

Mengapa Konflik Houthi Sulit Diselesaikan?

Berikut adalah beberapa alasan mengapa konflik di Houthi sulit diselesaikan, Grameds.

  • Banyak pihak yang terlibat

Konflik Yaman bukan hanya pertentangan antara Houthi dan pemerintah. Ada pula kelompok politik dan militer lain, serta negara-negara regional yang memiliki kepentingan berbeda.

  • Perbedaan kepentingan politik

Houthi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional memiliki perbedaan pandangan mengenai kekuasaan dan masa depan pemerintahan negara tersebut. Perbedaan ini membuat kesepakatan politik sulit dicapai.

  • Dampak persaingan regional

Hubungan Houthi dengan Iran dan konflik dengan negara-negara lain membuat persoalan domestik Yaman berkaitan dengan persaingan geopolitik yang lebih luas. Karena itu, upaya perdamaian memerlukan negosiasi yang melibatkan berbagai pihak.

Kesimpulan

Houthi adalah gerakan politik, keagamaan, dan militer yang berasal dari wilayah utara Yaman serta dikenal dengan nama Ansar Allah. Kelompok ini berkembang sejak dekade 1990-an, merebut ibu kota Sanaa pada 2014, dan kemudian menjadi salah satu pihak utama dalam konflik Yaman.

Hubungan Houthi dengan Iran, perseteruan dengan Arab Saudi, serta serangan terhadap kapal di Laut Merah membuat kelompok ini memiliki pengaruh yang melampaui wilayah Yaman. Di sisi lain, konflik berkepanjangan juga menimbulkan dampak besar bagi masyarakat sipil.

Rekomendasi Buku Terkait

Pahlawan Kebanggaan Indonesiaku, Kisah Heroik Perjuangan Pahlawan Bangsaku

Pahlawan Kebanggaan Indonesiaku, Kisah Heroik Perjuangan Pahlawan Bangsaku

 

 

Indonesia memiliki banyak pahlawan bangsa yang begitu hebat. Mere Soepratman pada zamannya demi mempertahankan tanah kelahirannya. Sayangnya, dewasa ini pahlawan bangsa itu sering terlupakan. Anak-anak kurang begitu tahu siapa pahlawan bangsa yang mereka kagumi? Anak-anak zaman now lebih tahu pahlawan atau superhero dari film luar. Selain, perjuangannya yang luar biasa, ada banyak hal yang bisa kita ambil sebagai pelajaran moral dan motivasi bagi anak-anak untuk kehidupan sehari-hari. Di antaranya, adalah untuk pantang menyerah. Di buku ini, penulis membuat buku pahlawan nasional yang berbeda dari biasanya. Jika biasanya buku pahlawan berisi biografi dan sejarah singkat, penulis menceritakan betapa heroik para pahlawan nasional kita dengan masih bersumber pada kisah nyatanya. Semoga dengan adanya buku ini, dapat memberikan warna baru pada buku pahlawan yang ada di pasaran. Dan, anak-anak sebagai generasi masa depan bangsa menyukai buku ini. Selamat membaca. Merdeka!

 Buku Pintar Mengenal Pahlawan Indonesia

Buku Pintar Mengenal Pahlawan Indonesia 

Buku “Buku Pintar Mengenal Pahlawan Indonesia” memuat tentang profil pahlawan nasional Indonesia. Ada lebih dari 150 pahlawan Indonesia yang dibahas dalam buku setebal 420 halaman ini, yang dikategorikan ke dalam 6 bab utama, di antaranya Pahlawan Masa Penjajahan Belanda dan Jepang, Pahlawan Proklamasi, Pahlawan Revolusi Kemerdekaan, dan lain-lain. Pembahasan setiap pahlawan meliputi profil singkat, riwayat hidup, perjalanan perjuangannya untuk Indonesia, serta jasanya untuk bangsa. Buku “Buku Pintar Mengenal Pahlawan Indonesia” akan mengajak pembaca untuk mengenal pahlawan-pahlawan yang telah berjasa, yang beberapa namanya mungkin terdengar asing. Buku ini juga akan menambah rasa nasionalisme dan kecintaan pembaca terhadap tanah air.

 Sang Patriot: Kisah Seorang Pahlawan Revolusi 

Sang Patriot: Kisah Seorang Pahlawan Revolusi

 

 

Sosok Pierre Andries Tendean kerap disebut setiap harinya, entah sebagai nama jalan, gedung ataupun simbol militer. Kisah-kisah hidupnya berseliweran di blog dunia maya, baik yang berbasis fakta maupun kisah-kisah fiksi karangan semata. Sesungguhnya, sosok asli si pemilik nama jarang diungkap lebih detail dalam biografi resmi ataupun literatur sejarah di negeri ini. Saat gugur dalam peristiwa satu, pangkat yang rendah bila dibandingkan dengan enam kompatriotnya yang gugur waktu itu. Pierre gugur saat menjabat sebagai ajudan Menko Hankam/Kasab Jenderal Abdul Haris Nasution. 

 

Written by Laura Saraswati