in

10 Makanan Khas Banten Terpopuler yang Menggugah Selera!

GenPi.co

Makanan Khas Banten – Banten merupakan salah satu provinsi yang terletak di pulau Jawa. Provinsi ini sebenarnya pernah menjadi bagian dari provinsi Jawa Barat. Kemudian, pada tahun 2000, terjadi pemekaran wilayah, sehingga terbentuklah provinsi Banten. Pemekaran wilayah itu berdasarkan keputusan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000. Ibukota dan pusat pemerintahannya berada di Kota Serang.

Eits, tapi kali ini kita bukan membahas tentang wilayah Banten, melainkan akan membahas makanan khas Banten. Apakah kamu sudah tahu makanan khas Banten apa saja? Simak ulasan lengkapnya, Grameds.

Makanan Khas Banten dan Resepnya

Berikut ini adalah 10 khas makanan khas Banten beserta resepnya.

1. Pecak Bandeng Khas Banten

Makanan Khas Banten
Kulinear

Pecak bandeng merupakan salah makanan dari Serang, Banten. Makanan ini biasanya dibuat untuk para petani yang sedang beristirahat di siang hari. Makanan ini hanya terdiri dari dua bahan utama, yaitu ikan pecak dan ikan bandeng.

Jika Anda pecinta makanan pedas, maka wajib untuk mencicipi pecak bandeng ini. Sebab, pecak itu sendiri adalah nama sambal yang dilengkapi dengan irisan jeruk nipis. Lalu, rasanya yang pedas dipadukan dengan bandeng yang gurih. Selain itu, makanan ini juga seringkali dibumbui dengan bumbu asinan khas Banten.

Bahan-bahan:

  • 1 ekor ikan bandeng
  • 1 buah jeruk nipis
  • garam secukupnya
  • 4 siung bawang putih
  • 6 siung bawang merah
  • 5 buah cabai rawit
  • 5 buah cabai merah
  • 1 cm jahe
  • 1 buah tomat merah
  • 1 buah jeruk limau
  • 1/2 sdt terasi bakar
  • garam dan penyedap secukupnya

Cara membuatnya:

  1. Pertama, ikan dicuci sampai bersih, lalu buang sisiknya, keluarkan isi perutnya dan tarik tubuh ikan bandeng dengan memegang kedua ujung kepala dan ekor agar lebih lentur.
  2. Lumuri ikan bandeng dengan perasan jeruk dan sedikit garam untuk menghilangkan amisnya. Bilas setelah 15 menit.
  3. Bakar ikan hingga matang, angkat. Bakar atau sangrai bumbu pecak hingga matang kecuali jeruk limau, angkat.
  4. Haluskan bumbu pecak, peras jeruk limau di atasnya. Tuang sedikit air panas. Tes rasa, jika sudah asem asin pedas gurih, siramkan pecak ke atas ikan bandeng.
  5. Pecak Bandeng Khas Banten siap dihidangkan!

2. Nasi Bakar Sumsum Khas Banten

Makanan Khas Banten
DetikFood

Nasi bakar sumsum menjadi salah satu makanan khas Serang yang harus Grameds coba! Nasi bakar sumsum ini sudah sangat dikenal oleh masyarakat Banten.

Nasi yang sudah dibungkus oleh daun pisang kemudian dibakar. Tekstur sumsum yang lumer akan meresap ke dalam nasi yang ditambah dengan beragam rempah, sehingga membuat rasa nasi bakar ini sangat gurih dan lezat. Bahkan, aroma rempahnya yang harum memiliki sensasi rasa pedas yang akan membuat Moms ketagihan.

Tertarik mencoba? Berikut resep dan tata cara pembuatan yang bisa Grameds coba!

Bahan-bahan:

  • 500 gr nasi
  • 3 batang serai
  • 6 lembar daun jeruk
  • 6 buah cabai rawit
  • 1 sdt garam
  • daun kemangi secukupnya
  • minyak secukupnya
  • 5 siung bawang putih
  • 10 butir bawang merah
  • 5 buah cabai keriting
  • 1 sdt lada
  • 300 gr sumsum sapi
  • 100 ml air
  • 4 siung bawang putih
  • 4 batang serai
  • 4 lembar daun jeruk
  • 2 cm jahe
  • minyak goreng secukupnya

Cara membuatnya:

  1. Tumis bumbu halus hingga harum. Memarkan serai, masukkan ke dalam bumbu halus bersama daun jeruk dan cabai rawit yang sudah dikerat-kerat. Tumis hingga bumbu matang.
  2. Masukkan nasi, aduk rata dengan bumbu. Masak hingga sedap. Angkat.
  3. Untuk sumsum, panaskan minyak. Tumis bawang putih yang sudah dicincang, masukkan serai dan jahe yang sudah dimemarkan bersama daun jeruk.
  4. Jika sudah harum, masukkan sumsum tulang dan tumis hingga lembek. Masukkan Air dan beri sedikit garam. Aduk rata, angkat.
  5. Ambil daun pisang, tata nasi secukupnya. isi dengan sumsum tulang. Balut dengan nasi lagi. Bungkus daun pisang. Lakukan hingga habis.
  6. Bakar selama 10-15 menit atau hingga daun pisang terbakar sedap.
  7. Angkat dan sajikan nasi bakar sumsum khas Banten.

3. Ketan Bintul Khas Banten

Makanan Khas Banten
Kepo.co

Seperti namanya, bahan utama untuk membuat ketan bintul adalah beras ketan. Untuk membuatnya, beras ketan ini ditumbuk sampai hancur dan umumnya diberi tambahan bumbu seperti garam dan gula sesuai selera. Lalu, ketan yang sudah ditumbuk ditaruh di nampan yang dilapisi dengan daun kelapa.

Tertarik mencoba? Berikut resep dan tata cara pembuatan yang bisa Grameds coba!

Bahan-bahan:

  • 250 gram ketan beras
  • 125 ml santan kental
  • 1 sdt garam
  • 1 lembar daun pandan
  • 1/2 buah kelapa setengah tua
  • 3 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 3 buah cabai merah
  • 2 buah cabai rawit merah
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 batang serai
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula merah

Cara membuatnya:

  1. Rendam beras ketan selama semalam agar empuk. Cuci dan tiriskan beras. Kukus selama 20 menit atau hingga matang.
  2. Tuang santan di panci, masukkan garam dan daun pandan. Masak hingga matang, sambil diaduk agar tidak pecah. Angkat.
  3. Campurkan santan dengan ketan. Aduk hingga santan meresap ke dalam ketan. Di atasnya taburi kelapa parut.
  4. Kukus lagi selama 20 menit, angkat selagi panas dan aduk rata dengan kelapa di atasnya. Tumbuk dengan ulekan yang sudah dibalut plastik hingga lembut. Bentuk ketan, sisihkan.
  5. Campurkan kelapa parut dengan bumbu halus, gula, garam, daun jeruk dan serai yang sudah dimemarkan.
  6. Sangrai kelapa parut hingga matang dan kering.
  7. Potong-potong ketan dan sajikan dengan taburan serundeng. Ketan bintul siap dinikmati.

4. Opak Khas Banten

Makanan Khas Banten
Seneng Piknik

Makanan khas Banten ini sering ditemukan di beberapa daerah di luar Banten.Makanan ini sangat renyah, sehingga cocok dijadikan sebagai camilan. Makanan yang renyah ini terbuat dari dari tepung beras atau singkong yang sudah dicampur dengan air, dibumbui, dan ditumbuk hingga berbentuk adonan lunak.

Selain itu, opak juga bisa terbuat dari tepung beras ketan atau tepung tapioka. Jika Grameds ingin mencobanya, kini sudah banyak penjual opak dengan berbagai jenis yang bisa jadi pilihan.

Tertarik mencoba? Berikut resep dan tata cara pembuatan yang bisa Grameds coba!

Bahan-bahan:

  • 250 gram singkong parut
  • 50 gram tepung kanji
  • 1/2 sdt garam 500 gram minyak goreng, untuk menggoreng
  • 150 ml air

Cara membuatnya:

  1. Campurkan singkong, tepung kanji, air, dan garam. aduk rata hingga menjadi adonan
  2. Siapkan Loyang, Cetak adonan berbentuk bulat lonjong, lalu pipihkan
  3. Panaskan dandang pengukus yang sudah terisi air, kukus adonan selama 5 menit, lalu diangkat
  4. Jemur adonan dibawah terik matahari selama 2 sampai dengan 3 hari sampai kering
  5. Goreng adonan satu persatu sampai berwarna kekuningan, angkat dan tiriskan
  6. Opak Singkong siap disajikan.

5. Kue Jojorong Khas Banten

Makanan Khas Banten
Piknikdong

Kue yang satu ini banyak dijual di pasar tradisional dan sering dijadikan sebagai menu sarapan masyarakat Banten. Kue ini sangat dikenal dengan teksturnya yang lumer dan rasanya yang manis gurih.

Jika kita lihat sekilas, kue jojorong seperti bubur sumsum berwarna putih dan bertekstur lembut. Namun, perbedaannya adalah rasa gurih yang terdapat dalam bubur tersebut dipadukan dengan manisnya gula merah cair. Cara penyajiannya juga unik, yaitu dengan menggunakan daun pisang sehingga aromanya semakin melekat.

Tertarik mencoba? Berikut resep dan tata cara pembuatan yang bisa Grameds coba!

Bahan-bahan:

  • 250 gr gula merah
  • 50 gr gula pasir
  • 200 gr tepung beras
  • 3 sdm tepung tapioka
  • 1000 ml santan kental sedang2 sdt garam
  • 1/4 sdt vanili bubuk
  • 500 ml
  • 3 sdm tepung beras
  • 1/2 sdt garam
  • daun pisang secukupnya
  • tusuk lidi secukupnya

Cara membuatnya:

  1. Campurkan gula merah dan gula pasir, sisihkan.
  2. Masak santan untuk lapisan putih hingga matang, jangan sampai mendidih.
  3. Campur semua bahan di dalam wadah. Tuang santan dan aduk rata hingga tidak ada yang bergerindil dan mengental halus.
  4. Campurkan semua bahan santan, masak hingga matang mengental. Angkat.
  5. Ambil wadah takir, taruh gula secukupnya. Tuang lapisan putih menutupi gula jangan sampai penuh. Kukus selama 15 menit.
  6. Buka tutup kukusan, tuang dengan santan. Kukus lagi selama 10 menit hingga matang. Angkat.
  7. Sajikan kue jojorong khas Banten selagi hangat agar gulanya meleleh di mulut

6. Sate Bandeng Khas Banten

Makanan Khas Banten
Dapur Umami

Biasanya, sate terbuat dari daging ayam atau atau daging kambing. Namun, lain halnya dengan sate khas Banten, yaitu sate bandeng. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang gurih membuat sate ini berbeda dengan sate-sate lainnya. Terlebih lagi, makanan khas Banten untuk oleh-oleh ini juga bisa bertahan sampai 3 hari lamanya.

Tertarik mencoba? Berikut resep dan tata cara pembuatan yang bisa Grameds coba!

Bahan-bahan:

  • 2 ekor Ikan bandeng (masing-masing 500 gr)
  • 50 gr Kelapa parut, sangrai
  • 1 sdt Garam
  • 1 sdt Micin
  • ½ sdm Air asam
  • 2 btr Telur, kocok
  • 100 ml Santan kental
  • 2 sdm Minyak untuk menumis
  • Daun pisang untuk membungkus
  • Bambu untuk penjepit
  • 4 bh Cabai merah keriting
  • ½ sdt Ketumbar
  • ¼ sdt Jintan
  • 1 cm Jahe
  • 1 cm Lengkuas
  • 1 cm Kunyit, bakar
  • 7 siung Bawang merah
  • 4 siung Bawang putih

Cara membuatnya:

  1. Bersihkan dan pukul-pukul badan bandeng hingga keluar daging dari mulutnya.
  2. Bersihkan duri yang ada di dagingnya, lalu sangrai daging sampai 1/2 matang, sisihkan
  3. Patahkan tulang ikan, lalu keluarkan dari badan, balikkan kulit ikan dan bersihkan.
  4. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum. Campur dan aduk sampai rata daging ikan bersama bumbu yang telah dihaluskan, kelapa sangrai, garam, air asam, dan santan kental. Tambahkan telur.
  5. Masukkan 3/4 daging berbumbu ke dalam kantung ikan bandeng lalu dijepit dengan bilah kayu (bambu)
  6. Panggang sambil dibolak-balik. Oleskan sisa daging berbumbu ke badan ikan. Bakar/panggang terus hingga matang.

7. Angeun Lada Khas Banten

Makanan Khas Banten
Ayojalanjalan

Angeun lada merupakan salah satu makanan khas Banten yang biasanya dijadikan sebagai menu saat merayakan hari-hari besar. Angeun artinya sayur dan lada artinya adalah pedas. Apabila Grameds suka makanan pedas, bisa dipastikan akan ketagihan makan angeun lada.

Bahan utama dalam membuat angeun lada adalah babat sapi, campuran sayur, dan daun walang yang membuat aromanya menjadi khas. Selain itu, cita rasa yang gurih dan pedas membuat angeun lada sering dijadikan menu wajib saat merayakan hari Idul Fitri. Umumnya, angeun lada akan dicampurkan ketupat agar semakin mengenyangkan.

Tertarik mencoba? Berikut resep dan tata cara pembuatan yang bisa Grameds coba!

Bahan-bahan:

  • 500 gr daging sapi
  • 1 batang serai
  • 1 lembar daun salam
  • 2 lembar daun walang
  • 2 cm lengkuas
  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 12 buah cabai merah
  • 4 buah kemiri
  • 2 cm jahe
  • 2 cm kunyit
  • 2 cm kencur
  • 1/2 sdt merica butir
  • 1 sdt kaldu bubuk
  • garam dan gula secukupnya

Cara membuatnya:

  1. Rebus daging sapi hingga matang, kemudian tiriskan dan potong-potong daging. Lalu, saring air rebusannya ambil secukupnya sebagai kaldu.
  2. Sangrai dulu bumbu hingga sedap lalu haluskan. Ikat simpul daun walang.
  3. Memarkan serai dan lengkuas.
  4. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun salam, daun walang dan serai. Tumis hingga bumbu matang.
  5. Masukkan daging, tumis sebentar hingga bumbu agar meresap.
  6. Tuang air kaldu, masak terus hingga daging empuk. Tes rasa, jika sudah pas, angkat dan sajikan.
  7. Angeun lada siap dinikmati bersama nasi hangat.

8. Leumeung Khas Banten

Fakta Banten

Makanan khas Banten ini terbuat dari beras ketan dan santan. Keunikan dari makanan ini adalah sering disajikan bersama telur asin sebagai bahan pelengkapnya. Rasanya yang khas, seperti gurih, manis, asin, dan dilengkapi dengan aroma yang khas membuat Grameds harus mencoba kue satu ini!

Tertarik mencoba? Berikut resep dan tata cara pembuatan yang bisa Grameds coba!

Bahan-bahan:

  • 1 kg beras ketan
  • 1 liter santan kelapa
  • 1 tangkai daun pisang, ambil daunnya
  • Garam halus secukupnya
  • 2 batang buluh bambu

Cara membuatnya:

  1. Ambil 1 kg beras ketan dan masukkan beras ketan ke dalam wadah, lalu cuci beras ketan kemudian keringkan dan tiriskan.
  2. Persiapkan wadah tempat rendaman, rendam beras ketan dalam air kurang lebih selama 3 sampai 4 jam, lalu cuci dan tiriskan.
  3. Setelah selesai proses rendam beras ketan. Persiapkan santan dan garam dapur, kemudian masukkan santan dan garam tersebut ke dalam wadah yang berisi beras ketan yang telah dicuci dan direndam.
  4. Siapkan bambu yang sudah dibersihkan bagian dalamnya, lalu lapisi bagian dalam bambu dengan daun pisang.
  5. Masukkan beras ketan yang telah diberi santan ke dalam bambu. Namun, jangan terlalu penuh. Kira-kira 3/4 bagiannya saja ya. Lalu tutupi bagian atas bambu dengan daun pisang.
  6. Nyalakan api bisa menggunakan kayu bakar atau arang untuk membakar bambu yang sudah berisi adonan, bakar adonan leumeung sampai matang. Namun, kamu harus membolak-balikan bambu sesekali agar matang secara merata.
  7. Angkat leumeung lalu sajikan.

9. Pasung Merah Khas Banten

GenPi.co

Kue pasung merah adalah makanan khas Banten. Keunikan kue ini memang terletak dari cara penyajiannya, yaitu disajikan dengan cara disusun, sehingga membentuk sebuah lingkaran. Selain itu, kue ini juga sering disajikan pada upacara adat atau tasyakuran.

Tertarik mencoba? Berikut resep dan tata cara pembuatan yang bisa Grameds coba!

Bahan-bahan:

  • 500 ml santan kental sedang
  • 500 g tepung sagu
  • 250 g gula merah
  • 150 g tepung beras
  • 125 ml air
  • 50 g gula pasir
  • 1000 ml santan kental sedang
  • 125 ml air
  • 50 g gula merah
  • 50 g gula pasir
  • 50 g tepung beras
  • 25 g tepung sagu
  • 1/4 sdt garam

Cara membuatnya:

  1. Campurkan semua bahan hingga tidak ada yang bergerindil. Sisihkan.
  2. Cairkan gula merah dan gula pasir dengan air, dipanaskan di atas api agar cepat, setelah larut biarkan dingin.
  3. Campurkan santan dengan garam dan tepung, aduk rata.
  4. Tuang air gula, aduk rata.
  5. Saring di wadah lain untuk menghindari adonan yang masih belum larut.
  6. Tuang air gula ke dalam adonan, aduk rata hingga tercampur rata.Siapkan daun pisang atau daun jati seperti contong.
  7. Panaskan kukusan. Tata dengan cara ditegakkan, bisa ditata di dalam mangkuk-mangkuk agar bisa berdiri.
  8. Isi dengan adonan. Kukus selama 30 menit atau hingga matang.
  9. Angkat dan sajikan kue pasung khas Banten selagi hangat karena teksturnya lebih empuk dan kenyal.

10. Rabeg Khas Banten

GenPi.co

Rabeg bisa dikatakan sebagai salah satu makanan khas Banten yang sudah ada di Jakarta sejak lama. Makanan yang satu ini terbuat dari daging domba serta diberi kuah dengan bumbu yang khas, seperti rasa kaldu dan warna kaldunya, sehingga kamu akan tertarik untuk mencobanya.

Tertarik mencoba? Berikut resep dan tata cara pembuatan yang bisa Grameds coba!

Bahan-bahan:

  • 1 kg daging bertulang (saya pakai daging kambing)
  • secukupnya air (sekitar 1 liter)
  • 1 batang kayu manis (sekitar 4 cm)
  • secukupnya garam
  • 5 lembar daun salam
  • 5 sdm kecap manis/sesuai selera
  • 20 buah cabe rawit utuh
  • 2 sdm gula merah (iris halus)
  • 1 buah tomat (iris-iris)
  • 1 sdm cuka (optional,hanya untuk mempertajam rasa)
  • 10 siung bawang merah
  • 7 siung bawang putih
  • 2 buah cabe merah besar
  • 10 buah cabe merah keriting/cabe rawit merah/sesuai selera
  • 1 ruas jari jahe (sekitar 2cm)
  • 1 sdm merica butiran
  • 1 buah biji pala

Cara membuatnya:

  1. Siapkan kuali besar, masukkan daging kambing, tambahkan semua bahan yg di haluskan, daun salam, kayu manis dan air masak dengan api kecil hingga mendidih
  2. Bila sudah mendidih, masukkan cabe rawit utuh,garam, gula merah, kecap manis dan bumbu kambing bubuk, aduk rata (bumbu kambing bubuk ini saya pakai untuk menggantikan klabet (fenugreek) (bumbu kambing ini biasa beli di tempat yg jual bumbu2 rempah masakan padang)
  3. Masak sampai daging empuk dan kuah mengental,cicipi, menjelang diangkat, tambahkan 1 buah tomat dan 1 sdm cuka untuk mempertajam rasa nya
  4. Angkat, sajikan, hidangkan bersama nasi putih hangat, acar, dan emping goreng.

Itulah beberapa rekomendasi makanan khas Banten yang lengkap dengan resepnya. Setelah mengetahui makanan khas Banten dan resepnya, apakah kamu tertarik untuk mencobanya di rumah?

Grameds bisa mendapatkan lebih banyak mengenai resep masakan dengan membaca buku yang sudah tersedia di gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Yufi Cantika Sukma Ilahiah

BACA JUGA:

  1. 17 Makanan Khas Indonesia yang Mendunia
  2. 21 Rekomendasi Makanan Khas Solo yang Wajib Kamu Coba! 
  3. 9 Makanan Khas Jakarta yang Wajib Dicoba!
  4. 10 Makanan Khas Batam Terenak Penggugah Selera
  5. 12 Rekomendasi Makanan Khas Lombok yang Wajib untuk Dicoba! 
  6. 10 Makanan Khas Jawa Timur yang Terkenal Kelezatannya


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ananda