in

7 Fakta Menarik Ikan Remora serta Manfaat dari Keberadaan-Nya!

Greeners.co

Ikan Remora – Di dunia ini ada banyak sekali keanekaragamaan makhluk hidup, terutama makhluk hidup yang berada di bawah laut. Sebab, ada banyak makhluk hidup laut yang belum diketahui terutama yang berada di palung-palung atau bagian laut paling dalam dan sulit dijangkau oleh manusia. Salah satu kehidupan laut yang menarik dan sudah banyak diteliti adalah kehidupan dari ikan remora dan hubungannya dengan makhluk laut lainnya seperti ikan hiu.

Ikan remora atau Suckerfish dalam bahasa Inggris merupakan spesies ikan yang berasal dari famili Echeneidae dan memiliki keunikan yaitu hidup di perairan hangat. Ikan remora memiliki kepala gepeng dengan sedikit tekstur di permukaannya. Ia biasa menempel di tubuh ikan-ikan besar seperti ikan dan ikan paus.

Selain memiliki bentuk kepala yang unik, ikan remora diketahui memiliki delapan spesies di seluruh dunia seperti Remora osteochir, Remora australis, Remora remora, Remora albescens dan lainnya. Lebih lanjut tentang ikan remora, simak penjelasannya pada artikel ini ya!

Kehidupan Ikan Remora

Ikan Remora
kompasiana.com

Para peneliti mengungkapkan bahwa perilaku ikan remora yang selalu menempel pada tubuh hewan-hewan besar yang ada di laut, seperti ikan paus biru maupun hiu. Ikan remora atau dikenal pula dengan Echeneidae memiliki cakram penghisap bertenaga yang ada pada kepalanya dan menempel pada tubuh hiu maupun hewan besar lainnya. Saat ini, ada sebuah studi baru yang mendokumentasikan ikan penghisap yang hidup menumpang di bawah permukaan laut.

Dilansir dari Phys, ditemukan bahwa ikan remora memiliki keahlian untuk menavigasi hydrodynamics dengan stabil dan kuat seperti navigasi pada kapal di kedalaman 100-ft seperti seekor paus biru.

Tim peneliti internasional yang mempelajari tentang lingkungan dari paus biru menemukan rahasia di balik ikan remora yang berhasil menumpang di atas tubuh ikan paus balin yang ukurannya lebih dari 30 kali ukuran ikan remora untuk melintasi lautan dengan cara yang aman.

Ikan remora akan memilih wilayah dengan aliran paling stabil dan optimal pada tubuh paus untuk ditumpangi, contohnya seperti pada belakang lubang sembur ikan paus, di mana ketahanan tarikan paus akan berkurang hingga 84 persen.

Hanya dengan cara memanfaatkan perilaku selancar serta skimming pada permukaan tubuh paus saja, maka ikan remora dapat bebas bergerak untuk memberi makan serta bersosialisasi bahkan ketika inangnya berenang dengan kecepatan hingga 5 meter per detiknya.

Cek di Balik Pena : Baby Chaesara

Para peneliti juga menemukan bahwa penelitian dari ikan remora ini mewakili analisis dinamis dari seluruh tubuh paus dengan resolusi yang tinggi. Studi ini juga berpotensi untuk digunakan sebagai dasar untuk lebih memahami perilaku, penggunaan energi serta kesehatan dari ekologi spesies secara keseluruhan. Selain itu, penemuan ini juga dapat meningkatkan penandaan serta pelacakan paus dan hewan-hewan migrasi lainnya dalam penelitian lebih lanjut.

Hiu, paus ataupun hewan berbadan besar lainnya seperti sebuah pulau terapung bagi ikan remora dan pada dasarnya, tubuh hewan besar ini bagai ekosistem kecil milik ikan remora yang menumpang pada badan ikan-ikan besar.

Ikan remora secara unik berinteraksi pada suatu lingkungan dan menggunakan dinamika aliran yang berbeda dengan paus demi keuntungan mereka.

Melalui penelitian lebih lanjut, para peneliti pun mengetahui bahwa ikan remora memiliki cakram penyedot yang sangat kuat, sehingga mereka mampu menempel di mana saja bahkan pada ujung ekor ikan besar. Meskipun pada bagian ekor ikan adalah bagian yang tarikannya paling kuat, tetapi ikan remora mampu berpegangan kuat pada bagian yang memiliki tarikan atau arus paling kuat, mereka tetapi suka melakukan perjalanan yang mudah.

Tujuannya adalah untuk menghemat energi dan membuat hidup menjadi lebih mudah ketika ikan remora meluncur serta menumpang di atas permukaan ikan paus. Ikan remora juga memanfaatkan fisik paus dengan cara berselancar di dalam lapisan tipis pada cairan yang mengelilingi tubuh paus atau cairan yang disebut sebagai lapisan batas.

Dalam ruang sempit antara ikan remora dan ikan paus, ketika ada cairan yang disalurkan ke ruang sempit, maka ikan remora akan bergerak dengan kecepatan lebih tinggi, tetapi ia memiliki tekanan yang lebih rendah. Apabila tidak, maka ikan remora akan mendorong tubuhnya menjauh.

Ikan remora mampu berenang ke arus bebas untuk mengambil makanan serta kembali pada lapisan atas tubuh inangnya. Akan tetapi, untuk melakukan hal ini, ikan remora akan membutuhkan lebih banyak energi untuk berenang di arus bebas.

Ikan Remora

Fakta-Fakta Seputar Ikan Remora

Ikan Remora
kompas.com

Setelah mengetahui kehidupan ikan remora di laut yang unik dan menarik, Grameds juga perlu mengetahui bahwa ikan remora memiliki fakta-fakta lainnya selain bentuk kepala serta cakramnya yang sangat kuat untuk menempel pada permukaan hewan besar. Apa saja fakta ikan remora? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Ada delapan spesies ikan remora

Remora adalah ikan pada famili Echeneidae yang memiliki karakteristik suka menempel pada tubuh ikan yang berukuran lebih besar dengan menggunakan penghisap unik pada bagian dahinya.

Famili dari Echeneidae ini terdiri dari tiga genus dengan total delapan spesies yang ada di seluruh dunia, di antaranya adalah Remora brachyptera atau Spearfish remora, Remora albescens atau White suckerfish, Remora osteochir atau Marlin sucker, Remora australis atau Whale sucker dan Remora remora atau Shark sucker. Menurut Animal Network, ikan remora berkerabat dekat dengan ikan lemadang atau ikan mahi-mahi.

2. Memiliki penghisap pada dahi yang tumbuh dari sirip punggungnya

Salah satu ciri khas dan keunikan dari ikan remora ialah bentuk dahinya yang pipih. Ikan remora menggunakan penghisap pada bagian dahinya untuk menempel pada tubuh inangnya seperti ikan hiu, ikan pari maupun ikan paus.

Menurut laman Wired, penghisap unik tersebut sebenarnya adalah sirip punggung yang telah termodifikasi dengan sedemikian rupa. Apabila tulang sirip punggung pada ikan umumnya tumbuh secara vertikal, maka sirip pada ikan remora justru membelah ke bagian kanan hingga kiri dan akhirnya menjadi pipih.

Tulang-tulang tersebut kemudian dikelilingi oleh pinggiran yang fungsinya seperti segel untuk mengunci serta membentuk alat penghisap yang sangat efektif dan bahkan memiliki kekuatan tinggi.

3. Sangat ahli menumpang pada ikan besar, hingga kesulitan untuk berenang sendiri

Ikan remora tidak hanya menempel pada inangnya, mereka memiliki strategi untuk menempel dan bepergian dengan inangnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa ikan remora akan mencari tempat di mana arus aliran lebih pelan, sehingga mereka dapat bertahan. Meskipun sebenarnya isapan pada dahi ikan remora cukup kuat, tetapi apabila mereka menempel pada bagian tubuh dengan arus besar sekalipun.

Penghisap pada dahi ikan remora sangat kuat, hingga mereka mampu terus menempel pada tubuh inang meskipun inangnya berenang dengan sangat cepat di dalam air. Bahkan, ikan remora akan tetap menempel pada tubuh inangnya walaupun ikan inang berbenturan atau menggesekan tubuh pada bebatuan.

Apabila ingin melepaskan diri dari sang inang, ikan remora hanya perlu melepaskan pegangannya tanpa melukai tubuh sang inang. Uniknya, karena terlalu sering menempel dan menumpang berenang pada inang ke sana kemari, ikan remora menjadi memiliki ekor yang lemah, sehingga kesulitan untuk berenang sendirian. Selain itu, ikan remora juga perlu arus air yang cukup kuat untuk dapat bernapas melalui insangnya.

4. Digunakan untuk menangkap ikan besar serta penyu

Rupanya, ikan remora sering digunakan oleh para nelayan untuk menangkap ikan-ikan besar serta penyu. Hanya saja, ikan remora ini bukan dijadikan sebagai umpan. Melansir dari Animar Diversity, para nelayan akan menggunakan ikan remora untuk menangkap ikan besar dengan cara mengikatkan benang atau tali pada ekor ikan remora, kemudian ikan tersebut akan dilepaskan ke dalam air.

Ikan remora yang telah dilepaskan kemudian akan berenang dan menempel pada tubuh ikan besar ataupun penyu. Setelah ikan remora menempel inangnya, para nelayan akan menangkap inang ikan remora dengan cara menarik ikan remora dengan hati-hati.

5. Fosil pertama ikan remora yang ditemukan telah berumur jutaan tahun

Fakta selanjutnya adalah tentang umur dari fosil ikan remora. Opisthomyzon adalah fosil dari ikan remora pertama yang ditemukan pada tahun 1886 lalu. Menurut National Geographic, fosil ikan tersebut berumur kurang lebih 30 juta tahun.

Opithomyzon adalah spesies yang telah punah dan bercabang dari asal mula garis keturunan ikan remora saat ini. Seperti halnya ikan remora, fosil ini juga memiliki penghisap pada bagian dahinya yang masih belum berkembang dengan utuh.

6. Cara berkembang biak ikan remora yang masih belum diketahui

Mengingat ikan remora menghabiskan sebagian besar dari waktunya untuk menempel pada tubuh inang, bagaimana cara ikan remora berkembang biak pun masih menjadi misteri dan belum diketahui hingga saat ini. Jadi, cara berkembang biak ikan remora dinilai masih misterius. Masih belum diketahui dengan tepatnya, bagaimana serta di mana ikan remora berkembang biak dan bagaimana perkembangan ikan remora sejak ia larva.

Ikan Remora

7. Hubungan ikan remora dengan ikan hiu yang disebut sebagai simbiosis mutualisme masih dipertanyakan

Seperti yang diketahui, bahwa hubungan dari ikan remora dengan ikan hiu dianggap sebagai simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan. Akan tetapi pendapat ini rupanya masih diragukan lho Grameds.

Menurut seorang ahli biologi dari Boston College yaitu Christopher Kenaley, ikan remora memberi kesulitan bagi beberapa inangnya. Beberapa kesulitan tersebut adalah sebagai berikut ini.

  • Parasit pada tubuh inang diduga dimakan oleh ikan remora, lebih mungkin jatuh sendiri tanpa perlu dimakan oleh ikan remora.
  • Ikan remora dapat memperlambat laju atau pergerakan dari si inang di dalam air, meskipun hal ini tidak terlalu signifikan.
  • Hasil studi mengungkapkan bahwa lumba-lumba akan lebih sering melompat ke udara, apabila ada ikan remora yang menempel pada tubuhnya dan menjadi taktik umum bagi lumba-lumba untuk merontokan parasit yang menempel pada tubuhnya.

Jadi, pendapat bahwa hubungan ikan remora dengan ikan besar seperti hiu masih dipertanyakan. Apakah benar simbiosis mutualisme, ataukah simbiosis komensalisme atau parasitisme.

Manfaat dari Ikan Remora

Ikan Remora
greeners.co

Ikan remora memiliki panjang tubuh maksimum yang mencapai 30 hingga 90 cm dengan tubuh yang ringan. Ikan remora pada umumnya akan lebih memilih untuk menempel pada ikan hiu sebagai inangnya, sebab pada umumnya ikan hiu akan berenang lebih lambat, sehingga ikan remora akan lebih mudah mengikuti ikan hiu dibandingkan ikan besar lainnya.

Ikan remora memiliki sirip dorsal atau sirip punggung yang berbentuk oval, struktur dari organ penghisapnya seperti saluran atau kanal yang terbuka serta mampu menghisap kulit laut yang lebih besar dengan kuat.

Alat penghisap yang dimiliki oleh ikan remora, berbentuk oval atau seperti piringan. Penghisap ini berada di atas kepalanya dan bagian pinggirnya lebih tebal dibandingkan bagian lainnya. Sementara itu, bagian lain lebih empuk, sehingga dahi ikan remora ini mampu menghisap kuat.

Selain itu, ada tonjolan kecil yang berbentuk seperti sisik. Ketika lipatan naik, maka tonjolan tersebut pun akan menyentuh dan mencengkram permukaan hewan yang ditempeli oleh ikan remora.

Isapan serta cengkraman dari ikan remora, membuat ikan ini dapat terus menempel pada hewan lain dengan kuat, meskipun inangnya berenang dengan sangat cepat.

Dikarenakan keunikan dari ikan remora dan beberapa hal yang belum terpecahkan hingga kini, maka para peneliti pun semakin tertarik untuk meneliti dan menemukan lebih jauh tentang ikan remora.

Namun, apakah Grameds tahu bahwa ikan remora sebenarnya bisa dikonsumsi? Apabila dikonsumsi, ikan remora memiliki beberapa manfaat yang baik untuk tubuh. Berikut beberapa manfaat dari ikan remora.

1. Meningkatkan kinerja dari fungsi otak

Dengan kandungan omega 3 serta DHA yang tinggi pada ikan remora, sehingga banyak orang mengkonsumsi atau bahkan membuat ekstrak ikan remora, sehingga bisa digunakan sebagai suplemen seperti membuat minyak ikan remora. Minyak ikan remora baik bagi perkembangan saraf otak, sehingga kinerja otak pun dapat meningkat dengan baik.

2. Mengatasi alzheimer

Manfaat kedua dari ikan remora adalah dapat mengatasi alzheimer. Minyak dari ikan remora dapat mengatasi alzheimer, alzheimer merupakan penyakit yang disebabkan oleh penurunan dari pikir dengan drastis, penderita dari alzheimer biasanya mengalami gangguan ingatan hingga bahkan delusi. Untuk mengatasi alzheimer dan melakukan pencegahannya, Grameds dapat mengkonsumsi ikan remora secara langsung atau mengkonsumsi minyak ikan remora.

3. Obat rematik

Kandungan dari omega 3 yang ada pada ikan remora, rupanya memiliki manfaat yang lebih besar bagi tubuh. Apabila Grameds memiliki riwayat sakit rematik sebelumnya atau sering mengalami nyeri pada bagian persendian, maka Grameds bisa rutin mengkonsumsi minyak ikan remora ataupun mengkonsumsi daging ikan remora untuk meredakan nyeri pada bagian persendian serta mengobati penyakit rematik.

4. Obat kanker

Tahukah Grameds, bahwa daging dari ikan remora dapat digunakan sebagai obat tradisional sebagai pencegahan penyakit kanker serta penyembuhan kanker stadium awal. Hal ini karena daging ikan remora mampu mengatasi serta mencegah zat-zat radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh penderita kanker.

5. Menghilangkan depresi

Selain dapat mengobati segala macam penyakit, gizi yang ada dalam ikan remora juga mampu menenangkan sistem saraf. Sehingga, apabila Grameds sedang merasa stres atau bahkan depresi, salah satu cara meredakannya adalah dengan mengkonsumsi ikan remora yang dimanfaatkan sebagai bahan-bahan olahan makanan.

Ikan remora memang memiliki banyak keunikan dan para peneliti belum berhasil mengungkapkan seluruh rahasia atau misteri dari ikan remora. Bagi Grameds yang tertarik dengan ikan remora atau biota laut lainnya, Grameds dapat mencari informasinya dengan membaca buku.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, gramedia.com menyediakan buku-buku berkualitas dan original seperti buku tentang biota laut yang berisi tentang penjelasan ikan remora atau makhluk hidup laut lainnya. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

BACA JUGA:

  1. Ikan Mola: Ikan Unik yang Beratnya Bisa Setara Mobil 
  2. Mengenal Jenis Ikan Channa Atau Gabus dan Tips Merawatnya 
  3. Budidaya Ikan Koi: Sejarah, Jenis, Makanan & Pembiakan 
  4. Panduan Budidaya Ikan Mas & Jenis Ikan Mas 
  5. Mengenal Ciri dan Karakteristik Ikan Nila serta Manfaat Mengonsumsi Ikan Nila 


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Novi Veronika

Saya semakin mencintai dunia menulis ini karena membuat saya semakin bisa mengembangkan ide dan kreativitas, serta menyalurkan hobi saya ini. Selain hal umum, saya juga menyukai tulisan tentang pendidikan dan juga administrasi perkantoran.