in

Cara Membuat Donat Anti Gagal & Resep Terbaiknya!

Unsplash.com

Cara Membuat Donat Anti Gagal  – Donat jadi cemilan favorit semua orang. Kalau kamu tidak percaya, coba deh tanya temen-temen kamu, ada tidak diantara mereka yang tidak suka donat? Jawabannya hampir seratus persen pasti bilang suka, malah mungkin ada yang jawab kalau donat merupakan cemilan favoritnya.

Memiliki tekstur empuk, dan rasa yang cukup manis membuat donat selalu digemari banyak orang. Apalagi donat juga tidak seberat roti, sehingga cocok untuk dijadikan cemilan di sela waktu makan.

Di Indonesia sendiri, mencari donat untuk cemilan tidak sulit dilakukan. Biasanya kamu bisa mencari cemilan satu ini di toko roti atau juga toko kue. Selain kedua toko itu, donat juga bisa didapatkan di banyak kafe atau bahkan toko yang khusus menjual donat dengan berbagai jenis topping.

Donat-donat ini dijual dengan harga beragam, tergantung dengan ukuran, kualitas, dan juga toppingnya. Biasanya sih, toko kue menjual donat per box. Satu box terdiri dari lima sampai enam donat dengan topping beragam.

Tapi kalau kamu tidak mau boros, kamu bisa kok bikin donat sendiri di rumah. Meski enak, cara membuat donat anti gagal sebenarnya tidak susah. Bahannya juga sederhana, sehingga bisa dibuat sendiri di rumah. Penasaran? Berikut cara membuat donat anti gagal yang bisa kamu coba di rumah!

Cara Membuat Donat anti gagal

Cara Membuat Donat Anti Gagal Toping Meses

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 250 gram tepung terigu protein
  • 3 sendok makan gula pasir
  • 1 butir telur
  • 2 sendok makan peres mentega
  • ¼ sendok teh garam
  • Vanili bubuk secukupnya
  • 1 sendok teh ragi instan
  • ½ gelas air
  • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
  • Mentega secukupnya untuk olesan
  • Meses coklat secukupnya untuk topping

Cara membuat donat anti gagal:

Pertama siapkan wadah, masukkan telur, mentega, gula pasir, garam, dan vanili bubuk. Aduk semua bahan hingga tercampur dengan menggunakan whisk.

Jika bahan-bahan cair sudah tercampur dengan baik, tambahkan tepung terigu dan juga ragi instan ke dalam wadah. Aduk sebentar, lalu tambahkan air secara bertahap. Aduk hingga semua bahan tercampur rata, sisihkan.

Siapkan alas di atas meja, lalu taburi dengan tepung terigu. Pindahkan adonan dari wadah, ke alas yang sudah dilapisi tepung terigu. Uleni memanjang, lalu potong menjadi beberapa bagian. Pastikan setiap adonan memiliki ukuran yang sama.

Uleni setiap adonan, bentuk bulat dan lubangi bagian tengahnya. Lakukan hingga semua adonan habis. Diamkan adonan selama 1 jam atau sampai mengembang.

Jika adonan sudah mengembang, siapkan wajan dan tuang minyak goreng. Panaskan minyak dengan api sedang, lalu masukkan adonan satu per satu. Goreng adonan hingga satu bagian berwarna kuning keemasan, lalu balik. Goreng sisi yang satunya hingga kuning keemasan, angkat dan tiriskan. Lakukan hingga adonan habis.

Donat sudah dingin, olesi bagian atasnya dengan mentega, lalu taburi meses coklat yang banyak. Ulangi langkah ini hingga semua donat dilapisi coklat, sajikan!

Tips Membuat Donat Anti Gagal yang Empuk

Cara Membuat Donat anti gagal
Unsplash.com

Pada dasarnya, setiap orang memiliki resep masing-masing dalam membuat donat yang empuk dan enak. Mulai dari cara yang mudah sampai cara yang ribet juga ada. Buat kamu yang masih pemula, cara membuat donat di atas sangat cocok untuk kamu praktikan di rumah. Pasalnya, dibandingkan dengan cara membuat donat yang lain, cara satu ini jauh lebih mudah untuk ditiru.

Selain itu, bahan-bahan yang dibutuhkan juga jauh lebih sedikit dan bisa ditemukan dimana-mana. Selain mengikuti cara membuat donat anti gagal yang sudah di atas sebelumnya, untuk hasil terbaiknya, kamu juga bisa meniru tips-tips membuat donat di bawah ini!

1. Perhatikan bahan yang kamu gunakan

Untuk membuat donat yang sempurna, maka kamu membutuhkan bahan-bahan dan juga takaran yang tepat. Gak banyak yang tahu kalau setiap bahan memiliki fungsi tersendiri dalam membuat donat mengembang dan tetap empuk.

Untuk donat sendiri sebaiknya menggunakan tepung terigu protein rendah karena tepung jenis ini lebih mudah mengembang.

Penggunaan ragi jelas adalah hal yang wajib. Ragi akan membuat adonan mengembang dengan sempurna. Sebenarnya ragi bisa dibeli dalam jumlah banyak di toko kue, namun kalau kamu hanya membuat roti atau donat sesekali, kamu sebaiknya membeli ragi instan sekali pakai. Ini karena ragi harus disimpan dengan baik agar kualitasnya tidak menurun. Kalaupun kamu sudah terlanjur membeli ragi dalam jumlah banyak, sebaiknya simpan di wadah tertutup rapat agar kualitasnya tetap bagus.

Untuk membuat donat, kamu bisa menggunakan margarin atau mentega. Namun untuk hasil maksimal, kamu lebih baik menggunakan mentega. Mentega akan memberikan tekstur yang lembut ketimbang penggunaan margarin.

2. Menambahkan kentang

Salah satu hal yang istimewa dari donat asli Indonesia adalah, penambahan umbi-umbian pada adonan donat. Biasanya, kita menggunakan kentang. Ini karena kentang sangat lembut, dan membuat tekstur donat jadi lebih lembut.

Meski begitu, takaran kentang dan tepung juga harus disesuaikan. Gunakan takaran 1:½ untuk membuat donat yang sempurna. Selain kentang, kamu juga bisa menggunakan ubi atau labu. Dua jenis umbi-umbian ini bukan hanya akan membuat tekstur adonan jadi lebih lembut, tetapi juga menambahkan rasa pada donatnya nanti.

3. Menambahkan ragi di waktu yang tepat

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, ragi sangat penting dalam proses pembuatan donat karena fungsinya sebagai pengembang. Tanpa adanya ragi, donat akan jadi bantet dan rasanya tidak akan enak.

Namun penggunaan ragi pada donat juga sangat tricky. Pasalnya, kamu bukan hanya harus menggunakan ragi dengan kualitas yang masih bagus, tetapi juga tahu kapan waktu yang tepat untuk menambahkan ragi pada adonan.

Perlu diketahui, ragi tidak akan mengembang jika kamu mencampurkannya atau memasukkannya dengan garam secara bersamaan. Untuk itu, kamu wajib memasukkannya secara terpisah. Misalnya mencampur garam dengan telur dan juga mentega terlebih dahulu, lalu diaduk.

Baru kemudian kamu bisa menambahkan tepung terigu dan juga ragi. Dengan trik ini, ragi akan bekerja dengan sempurna.

4. Waktu fermentasi yang sesuai

Ragi memang dapat menjamin adonan kamu dapat dengan sempurna, selama kamu tidak mencampurnya dengan garam secara langsung dan juga menggunakan ragi yang berkualitas baik.

Namun ini tidak membuat ragi jadi bahan ajaib yang akan membuat adonan kamu mengembang dalam waktu sekejap.

Sama seperti dalam pembuatan roti, dalam membuat donat, adonan juga membutuhkan waktu untuk fermentasi. Biasanya pada donat sendiri, waktu fermentasinya berlangsung selama 30 menit sampai 1 jam.

Selama waktu ini, kamu harus mendiamkan adonan terlebih dahulu, dan kadang-kadang menutupnya dengan serbet agar adonan bisa mengembang dengan baik.

5. Proses menggoreng juga harus diperhatikan

Menggoreng donat sekilas mungkin terlihat mudah. Namun menggoreng pun, tetap harus ada triknya. Untuk menggoreng donat, minyak yang kamu gunakan jelas harus merupakan minyak baru dan bukannya minyak bekas.

Ini karena minyak bekas akan membuat rasa maupun warna donat berbeda dan tidak terlihat menarik. Selain itu, goreng donat dengan panas yang pas. Hindari menggoreng dengan minyak yang terlalu panas, karena itu akan membuat bagian luar donat gosong sementara bagian dalamnya masih mentah.

Goreng donat dengan minyak berjumlah banyak dan api sedang. Fungsinya tentu saja supaya donat matang sempurna hingga bagian dalam, dan warnanya juga cantik. Oh ya, jangan lupa membalik donatnya ya supaya tidak gosong sebelah dan warna kuning keemasannya merata.

Cara Membuat Donat anti gagal

Jenis-Jenis Donat dari Berbagai Negara

Cara Membuat Donat
Unsplash.com

Donat bukan hanya populer di Indonesia, melainkan juga seluruh dunia. Uniknya, meski sama-sama donat, namun baik bentuk, rasa, bahan, dan penampilannya bisa berbeda-beda di setiap negara. Berikut ini beberapa jenis donat dari berbagai negara di dunia yang perlu kamu coba!

1. Churros dari Spanyol

Jenis donat pertama yang akan kita bahas adalah churros. Donat satu ini berasal dari Negeri Tango, Spanyol. Berbeda dengan donat yang biasa kita lihat, churros tidak berbentuk bulat dengan lubang ditengah, melainkan berbentuk memanjang.

Meski bentuknya berbeda, rasa maupun teksturnya sama dengan donat biasa. Bagian luarnya garing, sedangkan bagian dalamnya empuk. Orang Spanyol biasanya menyantap donat ini saat sarapan. Biar lebih nikmat, churros disantap dengan saus coklat sebagai celupan.

2. Berliner Pfannkuchen dari Jerman

Kalau donat satu ini, dari namanya aja udah ketahuan. Sesuai dengan namanya, Berliner Pfannkuchen adalah kue donat khas Jerman. Lagi-lagi, sama seperti churros, Berliner Pfannkuchen ini sama sekali tidak mirip dengan donat yang biasa kita lihat atau kita makan sebelumnya.

Alih-alih donat biasa, Berliner Pfannkuchen justru lebih mirip bombolone dari Italia. Bentuknya bulat tanpa ada lubang di bagian tengah. Nah, kalau donat biasa diberi topping, donat khas Jerman ini diberi isian. Biasanya sih coklat, tapi bisa juga diisi dengan selain buah. Biar lebih enak, donat satu ini dilumuri dengan gula halus di seluruh bagiannya.

Meski bentuk maupun isiannya berbeda, namun bahan-bahan dan cara membuat donat khas Jerman ini sebenarnya tidak jauh beda kok sama donat Indonesia.

3. Youtiao dari Tiongkok

Kalau donat Jerman dan Spanyol saja sudah unik, apalagi dengan donat khas Tiongkok ini. Yup, tidak mau kalah dari negara lain, Tiongkok juga punya donat istimewa asli negaranya.

Donat dari Tiongkok ini memiliki bentuk memanjang seperti churros. Sudah bentuknya yang sama sekali tidak mirip donat, youtiao juga memiliki tekstur yang jauh banget dari donat atau roti.

Tekstur donat khas Tiongkok ini lebih ringan, dengan bagian dalam berongga. Rasanya pun, tidak ada manis-manisnya sama sekali. Bukannya manis, youtiao ini justru punya rasa yang gurih banget.

Oh ya, untuk donat yang satu ini, kamu tidak perlu jauh-jauh terbang ke Tiongkok untuk mencicipinya. Pasalnya, donat satu ini juga banyak ditemukan di Indonesia, dan dikenal dengan nama cakwe yang disajikan dengan saus kacang atau bis ajuga jadi topping bubur ayam.

4. Sfenj dari Maroko

Cara Membuat Donat
GettyImages

Setelah melihat donat berbentuk aneh dari Jerman, Spanyol, dan juga Tiongkok, Maroko juga punya donat khas negaranya sendiri, namanya sfenj. Untuk donat satu ini, bentuknya mirip banget dengan donat Indonesia maupun Amerika. Bulat, dengan lubang dibagian tengahnya.

Bedanya dengan donat favorit orang Indonesia adalah, sfenj pinggirannya tidak rata dan ukurannya jauh lebih besar dari donat yang biasa kita makan. Sekilas, sfenj ini mirip sekali dengan kue Ali yang merupakan kue khas Betawi.

Selain itu, sfenj juga tidak diberi tambahan topping, melainkan disiram dengan madu plus taburan gula halus. Rasanya? Manis dan legit, pokoknya enak, deh!

5. Zeppole dari Italia

Beberapa waktu yang lalu, bombolone menjadi salah satu cemilan yang populer di Indonesia. Saking ramainya, tidak sedikit YouTuber yang membagikan resep untuk membuatnya. Bombolone sendiri merupakan donat khas Italia dan memiliki penampilan mirip sekali dengan donat khas Jerman.

Namun bombolone nyatanya bukan satu-satunya donat khas yang dimiliki oleh Italia. Selain suka menyantap bombolone, orang Italia juga sangat menyukai zeppole. Berbeda dengan bombolone yang berukuran besar dan bundar serta mirip dengan roti, zeppole lebih mirip kue soes asal Indonesia.

Donat satu ini bagian dalamnya berongga dan biasanya diberi isian macam-macam, namun yang paling umum isiannya berupa krim custard. Biar lebih nikmat, zeppole juga diberi topping krim dan taburan gula halus. Gimana, udah kebayang belum enaknya donat satu ini?

6. Oliebollen dari Belanda

Dalam bahasa Belanda, oliebollen berarti “bola minyak”. Pada dasarnya, oliebollen ini sama seperti donat Indonesia. Bahan-bahannya pun tidak jauh berbeda seperti tepung terigu, ragi, telur, susu, dan bahan-bahan lainnya yang bisa kita temukan dimana-mana. Namun yang membuat donat kita dan donat Belanda berbeda adalah bentuknya.

Dibandingkan dengan donat biasa yang berbentuk bundar, oliebollen bentuknya tidak beraturan. Selain bentuk yang seadanya, oliebollen juga punya isian yang istimewa. Bukan coklat seperti kebanyakan roti atau donat lainnya, oliebollen diisi dengan irisan apel, dan taburan gula halus.

Di Belanda sendiri, oliebollen bukan hanya menjadi cemilan sehari-hari, tetapi juga menjadi hidangan wajib saat perayaan Tahun Baru. Biasanya donat satu ini dimakan pada malam hari, menjelang momen pergantian tahun.

7. Gulab jamun dari India

Kalau kamu liburan ke India, jangan lupa nyobain gulab jamun. Berbeda dengan donat lain yang ukurannya lebih besar, gulab jamun berukuran kecil. Warnanya coklat, dengan tekstur yang menyerupai roti.

Uniknya, donat satu ini tidak disajikan dengan topping maupun isian, lho! Alih-alih diisi aneka topping, gulab jamun justru disajikan dengan kuah yang terbuat dari sirup gula. Di India sendiri, gulab jamun bukanlah donat biasa.

Meski kamu selalu bisa menemukannya di penjual makanan di pinggir jalan, gulab jamun lebih sering disajikan dalam acara besar seperti pesta atau perayaan keagamaan.

Cara Membuat Donat

Meski penampilannya sederhana, donat sebenarnya merupakan cemilan yang istimewa. Cemilan satu ini sangat populer dimana-mana, bahkan beberapa negara memiliki donat khasnya sendiri.

Buat kamu yang punya kesempatan untuk jalan-jalan ke negara di atas, jangan lupa untuk mencicipi aneka jenis donat yang mereka punya.

Tapi kalau kamu penggemar donat namun belum punya kesempatan untuk mengunjungi negara-negara tersebut, kamu bisa membeli donat di aneka toko kue, toko roti, kafe, atau kafe yang khusus menjual aneka donat. Selain itu, jangan lupa juga membuat donat sendiri di rumah.

Walaupun rasanya enak banget, cara membuat donat sebenarnya cukup mudah. Kamu bisa mengikuti resep di atas dan juga beberapa tips yang sudah dibahas. Biar makin enak, jangan lupa menambahkan aneka topping favorit kamu, mulai dari meses coklat, keju, gula tabur, atau selai buah-buahan juga sebenarnya oke banget, lho! Selamat mencoba!

Demikian ulasan mengenai cara membuat donat anti gagal topping meses dan macam-macam donat dari berbagai negara. Grameds yang mau mengetahui cara lain membuat donat dan aneka cemilan lainnya, bisa mengunjungi gramedia.com untuk mendapatkan buku-buku terkait. Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia selalu memberikan produk terbaik, agar kamu memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Siti Marliah

BACA JUGA:

  1. [17 Resep] Cara Membuat Donat Berbagai Jenis dan Rasa
  2. 5 Buku Resep Kreasi Kue Lebaran Kekinian. Cobain, Yuk!
  3. Pengertian Pastry, Jenis Pastry, dan Perbedaannya dengan Bakery
  4. Best Seller Buku Resep Masakan (Rumahan, Sehari-Hari, Keluarga)
  5. Rekomnedasi Buku Resep Masakan Rumahan untuk Bunda di Rumah


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ananda