in

Ketahui 8 Aturan Nunchi, Seni Membaca Pikiran dan Perasaan dari Korea

Photo by Kseniya Petukhova on Unsplash

Pernah dengar istilah nunchi? Bukan, bukan alat untuk membuka gembok ya, itu kunci.

Dalam bahasa Korea, istilah Nunchi berarti ‘tilikan-mata’, atau seni waskita dalam menilai pikiran dan perasaan orang lain untuk menciptakan keserasian, kepercayaan, dan kedekatan.

Dapat diartikan nunchi adalah sebuah seni membaca pikiran dan perasaan. Nunchi sering dibilang sebagai sebuah kesaktian orang Korea, meski ini sama sekali tak ada hubungannya dengan hal supranatural.

Bukan sulap, bukan sihir, ternyata nunchi dapat kamu pelajari sendiri lho!

Namun sebelum mempelajarinya lebih jauh, kamu perlu mengetahui delapan aturan nunchi di bawah ini terlebih dahulu.

1. Pertama, kosongkan pikiran

Langkah pertama yang dapat kamu lakukan adalah, sisihkan berbagai praduga supaya mampu mengamati dengan tajam. Mengosongkan pikiran ini dapat berarti apa saja.

Bisa dimulai dari dua menit memejamkan mata dan memusatkan perhatian pada pernapasan kita sebelum memasuki ruangan, hingga mengingatkan diri di dalam hati untuk ‘berdiam di ruangan’, saat merasa bahwa pikiran kita mulai berputar-putar tak karuan.

2. Sadarilah Efek Pengamat Nunchi

Ada konsep dalam fisika kuantum yang dinamakan Efek Pengamat, yang menyatakan bahwa kita mengubah berbagai hal hanya dengan mengamatinya.

Hal yang sama berlalu ketika kita memasuki sebuah ruangan, kita dapat mengubah suasana hanya dengan berada di sana.

Pakar nunchi akan memberitahumu bahwa daripada membuat keributan sewaktu memasuki ruangan, pertama-tama hormatilah ruangan yang anda baru masuki itu.

Tindakan ini selaras dengan aturan nunchi pertama, yaitu kosongkan pikiran, amati dengan tajam sekeliling terlebih dahulu.

3. Bila kamu baru saja tiba di sebuah ruangan, ingatlah bahwa semua orang sudah berada di sana lebih lama daripada dirimu.

Bersikaplah sebagai pribadi yang selalu waspada dan adaptif dengan apa yang sedang berlangsung di sekitar kita. Perhatikan mereka untuk mengumpulkan informasi.

Memiliki nunchi yang cepat artinya mampu menilik pandang apa yang sedang terjadi di ruangan itu begitu kita tiba, dan melanjutkan penajaman insting, karena segalanya terus berubah.

4. Jangan lewatkan kesempatan untuk tutup mulut

Bila kamu bisa sabar menunggu, sebagian besar pertanyaanmu akan terjawab tanpa harus mengajukan satu patah kata pun.

Percaya atau tidak, bahwa kita akan lebih banyak belajar dengan menyimak ketimbang dengan berbicara lho!

Orang yang paling lantang dalam negosiasi tidak selalu jadi pemenang. Berdiamlah dan beri ruang agar jawaban yang dicari semakin mendekatimu.


Baca juga: Buku-Buku Richard Carlson Ini Bikin Permasalahan Hidupmu Jadi Lebih Mudah


5. Tata krama ada karena suatu alasan

Satu aturan penting dalam hal tata krama dan nunchi, adalah tata krama ada untuk membuat semua orang merasa nyaman dan bukannya membuat diri kita merasa lebih unggul karena kita tahu yang terbaik.

Memberitahu orang lain secara lantang tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat pertemuan di meja makan bukanlah nunchi yang baik.

6. Bacalah apa yang tersirat

Orang tidak selalu mengatakan apa yang mereka pikirkan, dan itu adalah hak prerogatif mereka.

Bila kamu mempunyai nunchi yang baik, kamu akan dengan mudah menyadari dengan begitu banyak isyarat yang ada di sekitar kita.

Karena tidak semua orang nyaman untuk berkomunikasi langsung secara to the point.

7. Jika kamu melakukan kesalahan secara tak disengaja, terkadang itu sama buruknya dengan kesalahan yang sengaja kamu lakukan

Contoh dari poin ini seperti pertanyaan “Kamu kurusan ya sekarang? Kayaknya dulu nggak gini deh?”

Terdengar biasa memang, seperti sebuah pujian positif. Namun sebenarnya, menanyakan pertanyaan ini adalah menandakan nunchi yang amat buruk.

Bisa saja berat badan seseorang turun karena stres atau penyakit, atau sedang berkabung. Pertanyaan ini tidak pantas untuk ditanyakan, meski kamu sebenarnya tidak berniat untuk berkomentar buruk.

Salah satu manfaat mengasah nunchi adalah, kamu akan mendapati bahwa peluangmu untuk menyinggung orang lain secara tidak sengaja menjadi berkurang.

8. Jadilah orang yang gesit dan cepat

Bila seseorang sangat ahli dalam menggunakan nunchi, orang Korea tidak mengatakan bahwa mereka ‘punya nunchi yang baik’, namun lebih ke ‘punya nunchi yang cepat’.

Ungkapan ‘biar lambat asal selamat’ tak berlaku di dalam nunchi. Menjadi pihak yang benar terkadang tidak berguna jika kamu tidak cepat atau lamban.


Baca juga: Quotes Bijak dari Biksu Korea Ternama tentang Cinta & Kehidupan


Lalu, bagaimana caranya menerapkan nunchi dengan baik? Apa saja penghambat dalam menerapkan nunchi? Apakah nunchi bisa diterapkan di tempat kerja?

Kamu dapat menemukan menemukan jawabannya dalam buku yang ditulis oleh Euny Hong yang berjudul Nunchi: Seni Membaca Pikiran dan Perasaan Orang Lain.

Yuk ketahui rahasia hidup bahagia dan sukses ala orang Korea dengan buku ini!

Temukan lagi banyak buku self-improvement lain yang dapat kamu baca, hanya di Gramedia Digital!

 

banner-promo-gramedia
nunchi seni membaca pikiran dan perasaan orang lain_gramedia digital
Beli e-book-nya sekarang

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien