Geografi

Negara Paling Barat Di Dunia Beserta Profilnya!

Negara Paling Barat – Tahukah Grameds negara apa yang berada di bagian paling barat bumi? Apabila melihat peta dunia, negara yang terletak paling barat di dunia, yaitu Amerika Serikat dan Kiribati. Negara yang terletak paling barat dapat diketahui dengan melalui letak astronomis dari negara tersebut.

foto: live science

Hal ini bisa dilihat melalui garis lintang yang merupakan garis khayal pada peta atau globe yang sejajar dengan garis khatulistiwa. Perlu dipahami, bahwa wilayah dari Amerika Serikat sangatlah besar serta merupakan negara urutan ketiga terbesar di dunia. Amerika Serikat seperti namanya merupakan negara serikat, yang wilayahnya terbagi dari beberapa negara bagian.

Guam, merupakan salah satu negara dependensi dari Amerika Serikat menjadi titik paling barat dari dunia apabila dilihat berdasarkan petanya. Selain Amerika Serikat yang titik paling barat berada di Guam, ada juga negara Kiribati yang merupakan negara yang terletak paling barat di bumi. Kiribati ialah sebuah negara kepulauan yang berada di Samudera Pasifik.

Profil Negara Paling Barat di Dunia

1. Amerika Serikat

https://www.tataruang.id/

Dilansir dari Britannica, titik paling barat di dunia ada di wilayah dependensi Amerika Serikat, yakni Guam yang berlokasi di Orote Point. Letak astronomis dari Orote Point atau Orote Peninsula ialah 144°37’5.5″ BT (Bujur Timur). Meski demikian, apabila mengesampingkan statusnya sebagai negara dependensi, tentu selanjutnya akan berada di negara bagian.

Negara bagian Amerika Serikat yang berada paling barat ada di Alaska, tepatnya di Cape Wrangell di Pulau Attu. Jadi, apabila melihat pada titik astronomis negara paling barat di dunia adalah Amerika Serikat, baik itu dilihat dari wilayah negara bagiannya maupun negara dependensinya.

Amerika Serikat atau yang disingkat sebagai AS atau A.S. (bahasa Inggris: United States of America, disingkat USA atau U.S.A. atau United States, disingkat US atau U.S., yang arti harfiahnya: “Persatuan Negara Bagian-Negara Bagian Amerika”), dan secara umum dikenal sebagai Amerika saja, merupakan sebuah negara republik konstitusional federal yang terdiri dari lima puluh negara bagian serta sebuah distrik federal. Negara ini berada di bagian tengah Amerika Utara, yang merupakan lokasi dari empat puluh lima negara bagian yang terletak saling bersebelahan, dan distrik ibu kota Washington, D.C. Amerika Serikat berada diapit oleh Samudra Pasifik dan Atlantik pada bagian barat dan timur, berbatasan dengan Kanada di bagian utara, serta Meksiko di bagian selatan.

Dua negara bagian lainnya, yakni Hawaii dan Alaska, berada terpisah dari dataran utama Amerika Serikat. Negara bagian Alaska berlokasi di sebelah ujung barat laut Amerika Utara, berbatasan dengan Kanada pada bagian timur dan Rusia pada bagian barat, dan dipisahkan oleh Selat Bering. Sedangkan negara bagian Hawaii adalah sebuah kepulauan yang berlokasi di Samudra Pasifik. Amerika Serikat juga mempunyai beberapa teritori di Pasifik dan Karibia.

Dengan luas wilayah mencapai 3,79  juta mil persegi (9,83 juta km2) dan jumlah penduduk hingga 315 juta jiwa, Amerika Serikat menjadi negara yang paling luas seklaigus ketiga di dunia sekaligus terbesar ketiga menurut jumlah penduduk. Amerika Serikat merupakan salah satu negara multikultural dan multietnik di dunia sama halnya seperti Indonesia. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan adanya imigrasi besar-besaran dari berbagai penjuru dunia. Iklim dan geografi Amerika Serikat juga sangat banyak serta negara ini merupakan tempat tinggal bagi berbagai spesies flora dan fauna.

Penduduk asli Amerika yakni bangsa Indian mulai bermigrasi dari Asia ke daratan yang pada masa kini menjadi Amerika Serikat sejak 15.000 tahun yang lalu. Setelah tahun 1500 M, kedatangan bangsa Kaukasia dari Eropa serta banyaknya wabah penyakit secara perlahan mulai mengurangi jumlah populasi bangsa Indian. Migrasi dan Kolonisasi Bangsa Kaukasia dari Eropa dimulai pada sekitar tahun 1600-an, terutama dari bangsa Inggris. Amerika Serikat terbentuk dari tiga belas Koloni Inggris yang membentang di sepanjang daerah pesisir Atlantik, serta mengembangkan sistem ekonomi dan sistem politik demokratis tersendiri yang terpisah dari Kerajaan Inggris.

https://www.gramedia.com/products/dasar2-manajemen?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasiPerselisihan antara bangsa Inggris dan para kolonis Amerika menjadi penyebab terjadinya Revolusi Amerika. Pada tanggal 4 Juli 1776, delegasi dari 13 koloni Inggris memproklamirkan kemerdekaan yang menjadi sejarah awal dari berdirinya negara Amerika Serikat. Negara baru ini berhasil menaklukan bangsa Inggris dalam Perang Revolusi. Perang ini menjadi perang kemerdekaan pertama yang berhasil menang dari imperium Eropa.

Konstitusi yang berlaku pada masa kini pertama kali dirumuskan pada 17 September 1787; beberapa amendemen dilakukan pada kemudian hari dengan memodifikasi berbagai pasalnya, tetapi tetap tak mengubah isi teks aslinya. Sepuluh amendemen pertama yang dilakukan dengan cara yang kolektif dikenal dengan istilah Bill of Rights, disahkan pada tahun 1791 serta mengatur perihal kebebasan dan jaminan hak asasi.

Dengan dorongan dari doktrin “Manifest Destiny“, selama abad ke-19, Amerika Serikat memulai ekspansi besar-besaran ke daerah Amerika Utara lainnya, lalu menyingkirkan penduduk-penduduk asli, menduduki dan membeli teritori-teritori baru dengan bertahap, serta menjadikannya sebagai negara bagian yang baru. Perang Saudara yang terjadi pada 1861 – 1865 menyebabkan berkahirnya perbudakan di Amerika Serikat. Pada akhir abad ke-19, perekonomian nasional Amerika Serikat menjadi perekonomian yang paling maju di dunia. Kemenangan Amerika Serikat dalam Perang Spanyol-Amerika dan Perang Dunia I semakin memperjelas status Amerika Serikat sebagai kekuatan militer dunia.

Pasca Perang Dunia II, Amerika Serikat hadir sebagai negara adidaya baru dunia, menjadi negara pertama yang mengembangkan senjata nuklir, sekaligus menjadi salah satu anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Berakhirnya Perang Dingin serta runtuhnya Uni Soviet membuat Amerika Serikat menjadi satu-satunya negara adidaya di dunia.

Amerika Serikat tergolong sebagai negara maju pasca industri, serta merupakan negara yang memiliki perekonomian paling maju di dunia, dengan perkiraan PDB 2012 hingga $15,6 triliun  – 19% dari PDB global menurut pada kemampuan berbelanja pada tahun 2011. PDB per kapita AS merupakan yang paling besar nomor enam di dunia pada 2010. Majunya perekonomian Amerika Serikat didukung oleh tersedianya sumber daya alam yang melimpah, produktivitas yang tinggi, serta infrastruktur yang dikembangkan dengan baik.

Meskipun negara Amerika Serikat termasuk ke dalam golongan negara pasca-industri, Amerika Serikat tetap menjadi produsen paling besar di dunia. Amerika Serikat juga menjadi negara yang memiliki pengeluaran militer paling tinggi di dunia, serta menjadi yang terdepan dalam bidang ekonomi, budaya, serta politik, dan pemimpin dalam riset ilmiah serta inovasi teknologi.

Etimologi Amerika Serikat

Pada tahun 1507, kartografer yang berasal dari Jerman, Martin Waldseemüller membuat sebuah peta dunia yang di dalamnya terdapat kata “America” yang merujuk pada daerah di benua bagian barat. Penamaan ini dilakukan berdasarkan pada seorang penjelajah dan kartografer asal Italia yang bernama Amerigo Vespucci.

Dokumentasi pertama yang memiliki keterkaitan dengan penggunaan frasa “United States of America” berada di dalam sebuah esai anonim yang diterbitkan melalui surat kabar Virginia Gazette di Williamsburg, Virginia pada 6 April 1776. 2 bulan berikutnya yakni bulan Juni 1776, Thomas Jefferson memakai frasa “UNITED STATES OF AMERICA” dengan menggunakan huruf kapital dalam baris judul rancangan Deklarasi Kemerdekaan. Akan tetapi, dalam versi akhir dari Deklarasi Kemerdekaan, judul tersebut diubah menjadi “United States of America”. Pada 1977, Pasal Konfederasi secara resmi menyatakan: “Nama dari Konfederasi ini haruslah ‘The United States of America'”.

Bentuk pendek dari “United States” (Negara-Negara Serikat) juga sering kali dipakai sebagai bentuk standar dari negara ini. Bentuk umum lainnya, yakni “U.S.”, “USA”, dan “America”. Sebutan sehari-seharinya yaitu “U.S. of A.”, dan secara internasional terkadang hanya disebut dengan “the States”. “Columbia”, kata tersebut merupakan kata yang populer dan digunakan di dalam puisi dan lagu-lagu pada akhir 1700-an, diambil dari nama Christopher Columbus; kata ini menjadi dasar dari penamaan “Distrik Columbia”.

Sebutan standar yang kerap dogunakan untuk merujuk pada warga negara Amerika Serikat, yaitu “American”. “United States”, “American” dan “U.S.” juga dipakai untuk merujuk kepada berbagai hal yang memiliki hubungan dengan Amerika Serikat. Dalam bahasa Inggris sendiri, istilah “American” jarang dipakai untuk merujuk pada subjek yang tak memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat. Meskipun pada kenyataannya Amerika merupakan sebuah benua serta ada banyak negara lainnya di dalam benua tersebut, istilah “Amerika” ini secara umum dipakai hanya untuk merujuk pada segala hal yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat.

https://www.gramedia.com/products/dasar2-manajemen?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasiFrasa “United States” pada mulanya memiliki fungsi sebagai bentuk jamak untuk mendeskripsikan perihal perkumpulan negara-negara yang merdeka, misalnya dalam Amendemen Ketigabelas Konstitusi Amerika Serikat, yang disahkan pada tahun 1865, tertulis: “the United States are…”. Frasa ini lalu secara umum digunakan sebagai bentuk tunggal; misalnya, pasca berakhirnya Perang Saudara, dinyatakan sebagai: “the United States is…”. Bentuk tunggal ini lalu dipakai sebagai standar hingga masa kini, tetapi bentuk jamaknya masih tetap dipertahankan dalam idiom “these United States”. Perbedaan ini dianggap bukanlah merupakan kesalahan pemakaian kata, tetapi untuk menggambarkan perbedaan antara kumpulan negara-negara bagian (states) dengan sebuah negara yang berdaulat (country).

Dalam bahasa non-Inggris, penamaan negara ini kerap kali diterjemahkan dari frasa “United States” ataupun dari “United States of America”, dan secara umum juga dikenal sebagai “America”. Selain itu, inisial atau penyingkatannya terkadang juga dipakai. Misalnya, dalam bahasa Spanyol, sebutan umum untuk “United States” ialah “Estados Unidos” yang berasal dari kata “states” dan “united”, lalu disingkat dengan “EE.UU.”; huruf-huruf ganda yang menandakan bahwa kata ini dipakai dalam bentuk yang jamak di Spanyol. Dalam bahasa Indonesia, nama yang dipakai adalah Amerika Serikat, berasal dari frasa “United States of America”, dengan bentuk singkat AS, dan pada umumnya juga disebut dengan “Amerika” saja.

2. Kiribati

https://www.tribunnews.com/

Kiribati adalah sebuah negara kecil yang berada di Samudera Pasifik. Meskipun mempunyai wilayah yang relatif kecil yakni hanya 811 kilometer persegi, tetapi nyatanya Kiribati merupakan negara kepulauan. Negara Kiribati mempunyai 33 pulau di dalamnya, serta Pulau Banaba adalah titik negara Kiribati yang paling barat. Namanya ialah transliterasi “Gilberts” yang merupakan nama bahasa Inggris bagi kelompok kepulauan yang paling besar, Kepulauan Gilbert dalam bahasa Kiribati.

Pulau Banaba berada di di 169°32’13” BT (Bujur Timur). Jadi, titik paling barat di dunia pada negara Republik Kiribati beradai di Pulau Banaba yang sebagian besar wilayahnya berlokasi di bumi bagian barat

Kiribati telah merdeka dari Britania Raya sejak tahun 1979. Ibukotanya ialah Tarawa Selatan, yang pada masa kini menjadi daerah yang memiliki jumlah penduduk terpadat, terdiri dari banyak pulau kecil yang dihubungkan oleh serangkaian jalan lintas yang melingkupi sekitar setengah area atol Tarawa.

Kiribati merupakan anggota dari Komunitas Pasifik Selatan (SPC), Negara-Negara Persemakmuran, IMF, dan Bank Dunia, serta menjadi anggota penuh dari Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1999.

Kiribati dihuni oleh sebuah kelompok etnis Mikronesia yang menggunakan suatu jenis bahasa Oseanik yang sama selama kurang lebih 2.000 tahun sebelum melakukan hubungan dengan orang-orang dari bangsa Eropa. Pulau-pulau tersebut dinamakan dengan Kepulauan Gilbert pada tahun 1820 oleh seorang admiral asal Estonia yang bernama Adam von Krusenstern, dan kapten yang berkebangsaan Prancis, yakni Louis Duperrey; berasal dari nama Thomas Gilbert, yang menyeberangi kepulauan Kiribati pada tahun 1788.

Pada tahun 1892, Kepulauan Gilbert merupakan sebuah protektorat Britania Raya bersama dengan Kepulauan Ellice yang saling berdekatan. Keduanya, lalu menjadi koloni pada tahun 1916 dan pada akhirnya menjadi daerah otonomi di tahun 1971. Di tahun 1943, Pertempuran Tarawa terjadi di ibu kota Kiribati di pulau Tarawa.

Di tahun 1978, Kepulauan Ellice menjadi negara merdeka dengan Tuvalu, dan Kiribati juga menyusul merdeka pada 12 Juli 1979. Pasca kemerdekaan Kiribati, Amerika Serikat menarik seluruh klaim terhadap Pulau Phoenix dan semua pulau-pulau yang berada di Kepulauan Line (kecuali tiga pulau) yang lalu menjadi wilayah Kiribati.

Etimologi Kiribati

Nama Kiribati diadopsi pada saat kemerdekaan. Kiribati merupakan lafal pengucapan orang lokal dari kata Gilberts . Nama ini berasal dari kepulauan utama yang membentuk negara ini. Pada mulanya, pulau ini dinamai Kepulauan Gilbert yang diambil dari nama seorang penjelajah asal Inggris, yakni Thomas Gilbert. Thomas melihat banyak pulau pada tahun 1788 sembari memetakan rute luar dari Port Jackson ke daerah Guangzhou, Cina.

Kepulauan Kiribati diberikan nama Îles Gilbert (Kepulauan Gilbert), pada sekitar tahun 1820, oleh laksamana Rusia Adam von Krusenstern dan kapten Prancis Louis Duperrey. Kedua peta mereka, yang diterbitkan pada tahun 1820, ditulis dalam bahasa Prancis. Dalam bahasa Inggris, kepulauan tersebut kerap kali disebut sebagai Kingsmills pada abad ke-19, meskipun nama Kepulauan Gilbert semakin banyak dipakai, termasuk dalam Western Pacific Order in Council pada tahun 1877.

https://www.gramedia.com/products/dasar2-manajemen?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasiNama Gilbert sendiri dimasukkan ke dalam nama daro seluruh koloni Kepulauan Gilbert dan Ellice sejak tahun 1916, dan tetap dipertahankan pasca Kepulauan Ellice menjadi sebuah negara terpisah, yakni Tuvalu pada tahun 1976. Ejaan Gilberts dalam bahasa Gilbert yang berubah Kiribati bisa ditemukan dalam buku-buku berbahasa Gilbert yang dibuat oleh para misionaris.

Kerap kali diusulkan bahwa nama lokal untuk Kepulauan Gilbert adalah Tungaru (dilakukan oleh Arthur Grimble pada tahun 1989). Akan tetapi, nama Kiribati dipilih sebagai nama negara merdeka yang baru dengan melalui konsensus lokal yang alasannya, yaitu nama tersebut lebih terdengar modern serta sebagai pengakuan atas dimasukannya pulau-pulau seperti Kepulauan Phoenix dan Kepulauan Line yang sebelumnya tak pernah dianggap menjadi bagian dari rantai kepulauan Tungaru (atau Gilberts).

Pengucapannya berbeda: Kiribas merupakan pengucapan resmi karena ti dalam bahasa Gilbert berbunyi s.Kiribati. Negara tersebut dihuni oleh sebuah kelompok etnis Mikronesia yang berbicara dengan menggunakan suatu jenis bahasa Oseanik yang sama selama 2.000 tahun sebelum mengadakan hubungan dengan orang-orang Eropa. Pulau-pulau tersebut dinamakan Kepulauan Gilbert pada tahun 1820 oleh seorang admiral Estonia, Adam von Krusenstern, dan kapten berkebangsaan Prancis, Louis Duperrey; berasal dari nama Thomas Gilbert, yang menyeberangi kepulauan ini pada tahun 1788.

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien