Biologi IPA

Pengertian dan Fungsi Nukleus Pada Tumbuhan

Fungsi Nukleus Pada Tumbuhan – Pernahkah Grameds mendengar mengenai istilah nukleus? Nukleus dapat ditemukan di dalam tubuh dari manusia, tumbuhan, dan hewan. Meski nukleus dapat ditemukan di berbagai jenis mahluk hidup, tetapi dalam artikel kali ini, akan dobahassecara khusus mengenai nukleus yang ada pada tumbuhan.

istockphoto.com

Nukleus atau yang disebut juga sebagai inti sel merupakan organel yang bisa ditemukan dalam sel eukariotik. Struktur dari nukleus sendiri memiliki 4 buah penyusun yang terdiri dari membran inti, nukleoplasma, kromosom, dan nukleous. Nukleus memiliki kegunaan untuk menjaga kesatuan berbagai gen yang ada sekaligus untuk mengontrol aktivitas sel dengan cara mengelola ekspresi gen. Kata nukleus ini berasal dari bahasa latin yang artinya adalah karnel atau kacang.

Bentuk dari nukleus , yakni kasar dan bulat, dan jika dalam sel hewan nukleus berada di bagian tengah sel. Diameter dari nukleus dapat dikatakan kecil karena hanya memiliki ukuran sebesar 10 mikrometer.

Nukleus disebut juga sebagai pusat perintah atau yang mengatur seluruh kegiatan dari sel-sel lainnya. Selain itu, nukleus memiliki kandungan Deoxyribonucleic Acid atau yang lebih populer kita sebut sebagai DNA.

Fungsi Nukleus

1. Penyimpanan Informasi Genetik

Fungsi nukleus yang pertama, yakni untuk menyimpan berbagai informasi genetik. Hal ini dapat terjadi karena membran inti yang ada pada nukleus dapat menyimpan serta mempertahankan DNA yang ada di dalamnya. Seluruh informasi pada mahluk hidup akan tersimpan di nukleus sehingga tiap penelitian memerlukan nukleus untuk mengidentifikasi informasi genetik dari mahluk hidup tersebut.

2. Sebagai Pengontrol Pertumbuhan Sel

Selain mengontrol seluruh kegiatan dari sel sel lain, nukleus yang ada pada tumbuhan juga memiliki fungsi untuk mengatur pertumbuhan sel-sel lain yang ada di dalam tubuh tumbuhan. Di dalam tumbuhan, ada hingga beribu-ribu atau bahkan berjuta-juta sel dan seluruh sel tersebut diatur oleh nukleus supaya dapat bekerja dengan baik.

https://www.gramedia.com/products/dasar2-manajemen?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi3. Tempat Replikasi dan Transkripsi

Nukleus berfungsi sebagai tempat replikasi dan transkripsi artinya nukleus menjadi tempat bagi DNA untuk melakukan replikasi. Pasca DNA tersebut selesai menjalani proses replikasi, selanjutnya akan terjadi proses mitosis.

Replikasi DNA merupakan proses penggandaan rantai ganda DNA. Pada sel, replikasi DNA terjadi sebelum proses pembelahan sel. Prokariota sevara terus-menerus melakukan replikasi DNA. Pada eukariota, waktu terjadinya replikasi DNA telah diatur, yakni pada fase S siklus sel atau sebelum mitosis atau meiosis I.

Penggandaan tersebut menggunakan enzim DNA polimerase yang dapat membantu pembentukan ikatan antara nukleotida-nukleotida yang menyusun polimer DNA. Proses replikasi DNA bisa juga dilakukan in vitro dalam proses yang disebut sebagai reaksi berantai polimerase (PCR).

Sedangkan mitosis merupakan peristiwa pembelahan sel yang dapat menghasilkan dua sel anak dengan kromosom yang berjumlah sama seperti sel induknya.

4. Sebagai Pengendali Metabolisme

Nukleus juga mempunyai fungsi untuk mengendalikan metabolisme dari tubuhnya. Pengendalian metabolisme ini dapat dilakukan karena di dalam nukleus terdapat proses yang bisa untuk menghasilkan protein. Dengan mengendalikan metabolisme, nukleus membantu tumbuhan supaya tetap hidup dengan baik.

Struktur Nukleus

kehidupankita.com

1. Membran Inti

Membran inti merupakan selaput pembungkus nukleus yang berguna untuk melapisi inti sel. Bagian sel ini mempunyai fungsi untuk melindungi serta memisah organ sel satu dengan organ sel yang lainnya.

Membran inti mempunyai pori-pori yang dapat berguna sebagai tempat untuk keluar masuknya molekul.

2. Nukleolus

Nukleolus atau yang kerap kalu disebut sebagai anak inti. Fungsi dari nukleolus ini, yaitu sebagai wadah untuk memproduksi ribosom yang memiliki kegunaan untuk memproduksi protein dalam sel.

Nukleolus sendiri memiliki bulat, padat, dan berwarna gelap. Nukleolus tak mempunyai selaput pelindung pada bagian luarnya.

https://www.gramedia.com/products/dasar2-manajemen?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi3. Nukleoplasma

Nukleoplasma tersusun dari protein, enzim, air, ion dan asam inti. Dalam nukleoplasma memiliki sifat seperti gel, ada kromatin atau benang-benang yang dapat menyerap warna serta mempunyai peran penting dalam proses pembelahan sel.

Nukleoplasma merupakan cairan kental yang ada di dalam nukleus. Fungsi dari nukleoplasma sendiri, yaitu untuk mengolah berbagai enzim.

Struktur Penyusun Sel Tumbuhan Lainnya

Selain nukleus, sel tumbuhan juga terdiri dari berbagai struktur yang dibungkus dengan dinding sel. Mengutip dari buku Dasar – Dasar Fisiologi Tumbuhan karya Linda Advinda, berikut penjelasan mengenai sel tumbuhan

1. Dinding Sel

Sel tumbuhan mempunyai dua tipe dinding sel, yakni sel primer dan sekunder. Dinding sel memiliki fungis untuk melindungi sel tumbuhan, mempertahankan bentuk sel, serta mencegah absorbsi air dengan berlebihan.

Dinding sel sekunder pada umumnya memiliki ukuran yang lebih tebal apabila dibandingkan dengan dinding sel primer karena dinding sel memberi perlindungan serta dukungan terhadap sel.

2. Membran Plasma

Membrane plasma berguna untuk melindungi sitoplasma dan inti sel. Sitoplasma merupaan bagian sel yang kompleks. Di dalam sitoplasma terkandung banyak molekul yang diantaranya, yakni suspense kolou dan organel-organel sel.

Membran sel sendiri membungkus berbagai organ penting di dalam sel. Membran plasma sendiri memiliki fungsi untuk mengatur aliran zat-zat terlarut masuk dan keluar sel, serta mengatur osmosis. Struktur dari membran plasma terdiri atas lapisan rangkap lipid dengan bagian hidrofilik.

3. Mitokondria

Mitokondria merupakan organel sel yang dipakai sebagai tempat respirasi pada makhluk hidup. Respirasi sendiri merupakan proses perombakan maupun katabolisme untuk menghasilkan tenaga atau energi yang penting bagi keberlangsungan proses kehidupan.

Mitokondria dapat ditemukan dalam sel yang mempunyai aktivitas metabolisme tinggi dan membutuhkan ATP dalam jumlah yang banyak. Struktur mitokondria sendiri dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Mitokondria dikelilingi oleh dua lapisan membran.

4. Ribosom

Ribosom merupakan partikel yang berukuran lebih kecil dari mitokondria dan hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Ribosom dapat dijumpai serta tersebar di dalam sitoplasma atau menempel di bagian luar retikulum endoplasma (RE). Ribosom tersusun atas protein dan RNA.

https://www.gramedia.com/products/dasar2-manajemen?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi5. Retikulum Endoplasma

Retikulum Endoplasma (RE) merupakan sistem angkutan atas berbagai macam molekul yang ada di dalam sel dan bahkan antar sel dengan melalui plasmadesmata. RE mempunyai struktur yang serypa dengan kantung berlapis-lapis yang disebut sebagai cisternae. RE pada tumbuhan terdiri dari dua jenis, yakni halus dan kasar.

6. Plastida

Plastida merupakan organel sel yang paling besar pada sel tumbuhan. Plastida memiliki bentuk lensa bikonveks yang terdapat pada seluruh sel tumbuhan. Plastida mempunyai bentuk serta ukuran yang bervariasi. Berdasarkan pada warnanya plastida terdiri dari leukoplas, kloroplas, dan kromoplas.

7. Badan Golgi

Badan golgi pada mulanya ditemukan oleh ahli histologi dan patologi yang berkebangsaan Italia dengan nama Camillo Golgi. Pada sel tumbuhan, badan golgi disebut sebagai diktisom.

8. Vakuola

Sel tumbuhan dewasa berisi vakuola. Vakuola berisi cairan serta mengandung ion anorganik terlarut, asam organik, gula, enzim, dan senyawa metabolit sekunder yang lainnya. Vakuola dalam sel tumbuhan menempati 80-90 % dari total volume sel.

Sekian, penjelasan mengenai fungsi dan struktur nukleus pada tumbuhan serta struktur penyusun sel tumbuhan yang dapat Grameds pelajari. Semoga bermanfaat.

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien