Hubungan Internasional

Daftar Negara Anggota NATO dan Sejarahnya

anggota nato
Written by M. Hardi

Anggota Nato – Konflik Rusia dan Ukraina terus terjadi secara berkepanjangan bahkan terdapat banyak negara di dunia yang kemudian mengutuk ancaman perang dunia ketiga yang terjadi. Ketegangan dua negara bekas Uni Soviet ini sendiri kemudian menimbulkan efek domino ke seluruh negara-negara di daratan Eropa saat ini.

Oleh sebab itu, banyak negara yang terkena dampak dari konflik dua negara tersebut. Dampak yang paling dirasakan adalah dampak ekonomi yang di mana terjadi kelangkaan beberapa bahan dan beberapa bahan lainnya mengalami kenaikan.

Menurut beberapa sumber, terjadinya invasi tersebut disebabkan karena keinginan Ukraina untuk menjadi negara anggota NATO. Nato itu sendiri terdiri dari beberapa negara yang menjadi anggotanya.

Lalu apa yang dimaksud dengan North Atlantic Treaty Organization (NATO)? Anggota NATO ada berapa negara apa saja? Untuk mengetahui kedua hal itu dan beberapa hal terkait NATO lainnya, kamu bisa simak penjelasan lebih lengkapnya dalam artikel ini.

anggota nato

Sumber: jakpost.net

Sejarah NATO

NATO merupakan singkatan dari bahasa Inggris, yaitu North Atlantic Treaty Organization. Sementara itu, dalam Bahasa Indonesia NATO disebut juga sebagai Pakta Pertahanan Atlantik Utara, yang didalamnya meliputi wilayah Kanada, Eropa, dan Amerika Serikat.

Kemunculan berbagai negara anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO) sendiri tak lepas dari selesainya Perang Dunia ke-2. Setelah perang dingin selesai, barulah muncul berbagai organisasi tingkat militer regional dan tak terkecuali organisasi North Atlantic Treaty Organization (NATO).

Gagasan pencetusan NATO sendiri tidak lain dilakukan oleh negara Perancis dan Inggris. Kedua negara tersebut mendirikan NATO karena merasa khawatir akan adanya ketegangan antara dua kubu politik utama, yaitu Blok Barat serta Blok Timur.

Kemudian, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa bagian barat yang lain khawatir mengenai ekspansi Uni Soviet di Eropa Timur. Proses pembentukan North Atlantic Treaty Organization (NATO) sendiri ini berawal dari perjanjian Dunkirk pada tahun 1947 di antara Inggris dan Perancis. Meski demikian, dalam perkembangannya negara anggota NATO didominasi oleh negara-negara Blok Barat dengan aliran liberal.

Menuju tahun 1949, 12 negara anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO) bersepakat menandatangani pembentukan NATO yang dilaksanakan di Washington DC, Amerika Serikat. 12 negara North Atlantic Treaty Organization (NATO) ini diantaranya adalah Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Perancis, Belgia, Luksemburg, Italia, Belanda, Portugal, Denmark, Islandia, dan Norwegia.

Tujuan Pembentukan NATO

Pembentukan NATO pada mulanya dilakukan sebagai langkah membendung berbagai paham komunisme di berbagai wilayah Atlantik Utara. Namun, kemudian North Atlantic Treaty Organization (NATO) berupaya menciptakan situasi aman serta damai di kawasan Atlantik Utara, dengan tujuan untuk melindungi negara Eropa serta Amerika Utara dari berbagai pengaruh komunisme serta agar dapat berperan aktif menjaga perdamaian dunia.

Permasalahan akan pertahanan dan keamanan negara anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO) juga harus saling dibantu antar negara anggota. Prinsip dasarnya sendiri adalah demokrasi. Dalam menjalankan organisasi, North Atlantic Treaty Organization (NATO) menerapkan sistem yang demokratis dalam mengambil keputusan.

Prinsip negara anggotanya juga berkaitan langsung dengan kebebasan, karena North Atlantic Treaty Organization (NATO) akan sangat menghargai pendapat serta menerima segala perbedaan seluruh negara-negara yang telah menjadi anggotanya. Selain itu, terdapat berbagai prinsip solidaritas, yang berarti North Atlantic Treaty Organization (NATO) juga harus selalu menjaga solidaritas untuk negara anggotanya agar mampu menghadapi berbagai permasalahan serta tetap berprinsip, sehingga terbentuklah hubungan keamanan yang baik di antara negara-negara di Atlantik Utara.

Cara Menjadi Negara Anggota NATO

North Atlantic Treaty Organization (NATO) membuka peluang sebesar-besarnya kepada berbagai Negara di Eropa yang ingin bergabung ke dalam organisasi ini. Ada beberapa langkah serta persyaratan untuk menjadi negara anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO) secara lengkap antara lain:

Calon Negara Anggota Harus Berada di Benua Eropa

Calon negara anggota harus berada di Eropa, serta mengikuti prinsip demokratis dalam pemerintahannya, negara yang mendaftar juga harus bersedia berkomitmen serta berkontribusi dalam keamanan Atlantik Utara.

Berkeinginan untuk Mengikuti Program NATO

Syarat menjadi anggota NATO selanjutnya adalah calon anggota harus mengikuti M.A.P atau program North Atlantic Treaty Organization (NATO) berupa saran, bantuan, serta dukungan praktis yang disesuaikan juga dengan berbagai kebutuhan suatu individu dari negara yang bergabung langsung dengan North Atlantic Treaty Organization (NATO).

Perhelatan Pembicaraan

Dalam pembicaraan ini, kemudian akan dibahas mengenai komitmen, hak, serta kewajiban anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO).

Mau untuk Menandatangani Perjanjian

Seperti organisasi internasional lainnya yang memiliki perjanjian apabila ingin menjadi anggotanya. Begitu juga, calon negara anggota NATO harus menandatangani serta ratifikasi Accession Protocols.

Calon Negara Anggota Harus Mengadopsi serta Mengesahkan RUU Ratifikasi

Calon anggota harus mengadopsi serta mengesahkan RUU ratifikasi untuk kemudian bergabung dengan North Atlantic Treaty Organization (NATO). Jika RUU ini disahkan, maka negara tersebut telah resmi menjadi negara North Atlantic Treaty Organization (NATO).

Selain itu, anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO) juga dapat mengajak negara lain untuk dapat bergabung sebagai anggotanya juga. Untuk mengundang negara lain, maka harus melalui Dewan Atlantik Utara berdasarkan konsensus di antara semua Sekutu.

Daftar Negara Anggota NATO ( North Atlantic Treaty Organization) Terlengkap

anggota nato

Sumber: static.dw.com

  1. Anggota Nato 1: Negara Amerika Serikat
  2. Anggota Nato 2: Negara Inggris
  3. Anggota Nato 3: Negara Perancis
  4. Anggota Nato 4: Negara Belgia
  5. Anggota Nato 5: Negara Belanda
  6. Anggota Nato 6: Negara Luksemburg
  7. Anggota Nato 7: Negara Italia
  8. Anggota Nato 8: Negara Kanada
  9. Anggota Nato 9: Negara Portugal
  10. Anggota Nato 10: Negara Islandia
  11. Anggota Nato 11: Negara Denmark
  12. Anggota Nato 12: Negara Norwegia
  13. Anggota Nato yang Bergabung pada Perang Dingin: Negara Yunani (1952)
  14. Anggota Nato yang Bergabung pada Perang Dingin: Negara Turki (1952)
  15. Anggota Nato yang Bergabung pada Perang Dingin: Negara Jerman Barat (1955)
  16. Anggota Nato yang Bergabung pada Perang Dingin: Negara Spanyol (1982)
  17. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur: Negara Jerman Timur (1990)
  18. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur: Negara Ceko (1999)
  19. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur: Negara Polandia (1999)
  20. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur: Negara Hongaria (1999)
  21. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur: Negara Bulgaria (2004)
  22. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur: Negara Estonia (2004)
  23. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur Negara Latvia (2004).
  24. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur Negara Lithuania (2004).
  25. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur Negara Rumania (2004).
  26. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur Negara Slovakia (2004)
  27. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur Negara Slovenia (2004)
  28. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur Negara Albania (2004)
  29. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur Negara Montenegro (2017)
  30. Negara Anggota NATO yang Juga Mantan Blok Timur Negara Makedonia Utara (2020).

Sementara itu, dibawah ini adalah Mitra Negara Anggota NATO di luar benua Eropa:

  1. Mitra Negara Anggota NATO: Negara Afghanistan
  2. Mitra Negara Anggota NATO: Negara Australia
  3. Mitra Negara Anggota NATO: Negara Irak
  4. Mitra Negara Anggota NATO: Negara Jepang
  5. Mitra Negara Anggota NATO : Negara Kolombia
  6. Mitra Negara Anggota NATO: Negara Korea Selatan
  7. Mitra Negara Anggota NATO: Negara Mongolia
  8. Mitra Negara Anggota NATO : Negara Pakistan
  9. Mitra Negara Anggota NATO: Negara Selandia Baru,

Itulah beberapa negara anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO) yang perlu kamu ketahui sebagai bagian dari pertahanan di wilayah Atlantik Utara.

Pakta Pertahanan Atlantik Utara

Pakta Pertahanan Atlantik Utara adalah sebuah organisasi aliansi militer antar banyak negara yang terdiri dari 2 negara di Amerika Utara, serta 29 negara Eropa, dan 1 negara Eurasia dengan tujuan menjaga keamanan bersama serta didirikan pada tahun 1949 dan sebagai bentuk dukungan kepada Persetujuan Atlantik Utara dan ditandatangani di Washington, DC pada 4 April 1949. North Atlantic Treaty Organization (NATO) pada mulanya bertujuan untuk menekan pengaruh ideologi komunis dari Uni Soviet serta aliansinya yaitu Pakta Warsawa pada era Perang Dingin.

Pasal utama persetujuan ini sendiri adalah Pasal V, yang berbunyi: “Para anggota setuju bahwa setiap serangan bersenjata kepada salah satu atau lebih dari mereka di Eropa atau di Amerika Utara akan dianggap sebagai serangan kepada semua anggota.” Selanjutnya, mereka setuju bahwa jika serangan bersenjata ini terjadi, maka setiap anggota dapat menggunakan hak mempertahankan diri secara pribadi atau bersama-sama seperti yang tertuang Pasal ini diberlakukan.

Jika sebuah anggota Pakta Warsawa melancarkan serangannya kepada para sekutu Eropa dari PBB, hal ini kemudian akan dianggap sebagai serangan kepada seluruh anggota (termasuk Amerika Serikat sendiri), yang memiliki kekuatan militer terbesar dalam persekutuan tersebut serta akan memberikan aksi pembalasan terbesar. Meski demikian, kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya serangan dari Eropa Barat nyatanya tidak menjadi kenyataan.

Pasal ini baru mulai digunakan untuk pertama kalinya dalam sejarah pada 12 September 2001, sebagai tindak balasan kepada peristiwa serangan teroris 11 September 2001 kepada AS yang terjadi sehari sebelumnya. Namun, sejak bubarnya Pakta Warsawa dan pecahnya Uni Soviet, mereka kemudian membentuk organisasi penerus Pakta Warsawa yaitu untuk mengimbangi NATO dan bernama CSTO.

CSTO atau merupakan suatu Organisasi Traktat Keamanan Kolektif. Sedangkan, dalam bahasa Inggris, CSTO merupakan singkatan dari Collective Security Treaty Organization. Adapun yang bergabung pada organisasi CSTO merupakan beberapa mantan negara pecahan Uni Soviet serta beberapa mantan negara pengikut Organisasi Pakta Warsawa.

Rencana Aksi Keanggotaan (Membership Action Plan)

Langkah terbesar yang dilakukan dalam melakukan formalisasi proses adalah untuk mengundang anggota baru bisa datang pada pertemuan puncak Washington 1999. Saat terjadi disetujuinya mekanisme Rencana Aksi Keanggotaan (MAP) merupakan tahap awal bagi para anggota NATO saat ini. Selain itu, MAP tersebut juga bertujuan untuk meninjau aplikasi formal calon anggota secara teratur.

Partisipasi suatu negara dalam MAP sendiri memerlukan penyajian laporan tahunan tentang kemajuannya dalam lima ukuran berbeda, yaitu:

  1. Kesediaan dalam menyelesaikan sengketa teritorial internasional, etnis ataupun masalah eksternal dengan cara damai.
  2. Berkomitmen terhadap supremasi hukum serta hak-hak asasi manusia (HAM) dan kontrol demokratis angkatan bersenjata.
  3. Memiliki kemampuan untuk berkontribusi pada pertahanan serta suatu misi organisasi
  4. Pengabdian sumber daya yang cukup pada angkatan bersenjata agar dapat memenuhi komitmen keanggotaan.
  5. Dapat menjaga keamanan informasi sensitif, serta dapat memberikan perlindungan yang memastikan kompatibilitas legislasi domestik dengan kerjasama North Atlantic Treaty Organization (NATO).

North Atlantic Treaty Organization (NATO) juga memberikan umpan balik serta saran yang dilakukan secara teknis untuk setiap negara serta melakukan evaluasi mengenai kemajuannya secara individual. Anggota NATO itu sendiri juga berkomintmen apabila ada anggotanya yang diserang oleh negara lain, maka negara anggota lainnya akan ikut membantu.

Bagi negara yang ingin menjadi anggota NATO melalui jalur undangan, maka biasanya akan melewati beberapa tahapan, yaitu:

  1. Setelah setiap anggota NATO setuju bahwa suatu negara (yang akan mendapatkan undangan menjadi anggota NATO) memenuhi persyaratan.
  2. Kemudian, North Atlantic Treaty Organization (NATO) dapat memberikan undangan kepada negara tersebut untuk memulai pembicaraan aksesi.
  3. Proses aksesi terakhir, setelah diundang, maka melibatkan lima langkah menuju penandatanganan protokol aksesi serta penerimaan dan ratifikasi protokol oleh pemerintah anggota NATO saat ini.

Buku-Buku Terkait

Perantau Ilmu Amerika-Eropa

Dimulai dari keinginan menempuh pendidikan, para pencerita dalam buku ini mendarat di benua biru. Sebagai mahasiswa Indonesia di Amerika dan Eropa, mereka mendapatkan tantangan yang di luar ekspektasi, Untuk memulai perjalanannya banyak hal yang harus dipersiapkan dan menguras tenaga. Belum lagi kondisi di sekitar yang belum tentu mendukung.

Ada banyak pilihan dalam hidup pula yang harus diambil, hingga mempertanyakan apakah impian harus dikorbankan atau tetap melaju. Ketika semua hal tersebut dijawab, tantangan baru hadir. Tak hanya sekadar iklim dan kendala bahasa.

Mereka menghadapi masyarakat dengan kultur belajar yang progresif dan masyarakat yang lugas serta tegas dalam bicara. Mereka menjadi minoritas dan dipaksa untuk beradaptasi demi bertahan hidup. Bahkan mereka menghadapi masalah kesehatan hingga keuangan. Namun dari semua tantangan tersebut, para mahasiswa ini tumbuh menjadi pribadi baru. Indonesia.

https://www.gramedia.com/products/perantau-ilmu-amerika-eropa?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/perantau-ilmu-amerika-eropa?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Sejarah Dunia Yang Disembunyikan

https://www.gramedia.com/products/sejarah-dunia-yang-disembunyikan?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/sejarah-dunia-yang-disembunyikan?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Banyak orang mengatakan bahwa sejarah ditulis oleh para pemenang. Hal ini sama sekali tak mengejutkan alias wajar belaka. Tetapi, bagaimana jika sejarah—atau apa yang kita ketahui sebagai sejarah—ditulis oleh orang yang salah? Bagaimana jika semua yang telah kita ketahui hanyalah bagian dari cerita yang salah tersebut?

Dalam buku kontroversial yang sangat tersohor ini, Jonathan Black mengupas secara tajam penelusurannya yang brilian tentang misteri sejarah dunia. Dari mitologi Yunani dan Mesir kuno sampai cerita rakyat Yahudi, dari kultus Kristiani sampai Freemason, dari Karel Agung sampai Don Quixote, dari George Washington sampai Hitler, dan dari pewahyuan Muhammad hingga legenda Seribu Satu Malam, Jonathan menunjukkan bahwa pengetahuan sejarah yang terlanjur mapan perlu dipikirkan kembali secara revolusioner.

Dengan pengetahuan alternatif ihwal sejarah dunia selama lebih dari 3.000 tahun, dia mengungkap banyak rahasia besar yang selama ini disembunyikan. Buku ini akan membuat Anda mempertanyakan kembali segala sesuatu yang telah diajarkan kepada Anda. Dan, berbagai pengetahuan baru yang diungkapkan sang penulis benar-benar akan membuka dan mencerahkan wawasan Anda.

Konflik Bersejarah – Enam Hari Yang Mengguncang Dunia

Mei 1967, Timur Tengah kembali memanas ketika Presiden Nasser dari Mesir mengusir pasukan penjaga perdamaian PBB yang telah menjaga perbatasan Mesir dan Israel sejak tahun 1957 dan mengirim sejumlah besar pasukan ke Sinai. Tindakan keras Nasser tersebut disambut gembira oleh bangsa Arab, yang percaya bahwa waktunya telah tiba untuk menyingkirkan Israel, negeri Zionis yang didirikan dengan mencaplok sebagian Palestina.

Namun, antusiasme mereka segera dibungkam oleh sebuah bencana yang ternyata jauh lebih besar dari pada kekalahan pada tahun 1948. Enam Hari yang Mengguncang Dunia menceritakan salah satu peperangan yang paling berhasil serta menentukan dalam sejarah modern. Sebuah kisah tentang kepahlawanan dan tragedi dalam peperangan berlarut-larut antara bangsa Arab dan Israel yang menimbulkan dampak traumatis dan konflik tiada ujung hingga masa kini.

https://www.gramedia.com/products/conf-konflik-bersejarah-enam-hari-yang-mengguncang-dunia?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/conf-konflik-bersejarah-enam-hari-yang-mengguncang-dunia?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Demikian penjelasan mengenai North Atlantic Treaty Organization (NATO), mulai dari sejarah, tujuan pembentukan, cara menjadi anggota, dan daftar 30 negara yang menjadi anggota NATO.

Kamu juga bisa menemukan berbagai macam buku yang berkaitan dengan sejarah atau konflik dunia di Gramedia.com. Gramedia selalu memberikan produk terbaik, agar kamu memiliki informasi #LebihDenganMembaca. Semoga bermanfaat ya!

Penulis: Sofyan

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien