in

Review Buku Why? Light And Sound: Cahaya Dan Suara

Buku Seri Why?– Pernah kepikiran nggak, kalau semua hal keren yang kamu lihat dan dengar… ternyata hanya hasil dari dua pemain utama yang sering diremehkan: cahaya dan suara?

Seri “Why? Light and Sound adalah kumpulan komik edukasi sains populer asal Korea Selatan yang diterbitkan oleh Yearimdang. Buku-buku dalam seri ini dikemas dengan cara yang seru dan penuh warna, menghadirkan cerita yang hidup untuk menjawab rasa penasaran anak-anak tentang berbagai topik ilmiah. Mulai dari alam semesta, tubuh manusia, teknologi, hingga tokoh-tokoh terkenal. Nggak heran kalau seri ini menjadi “teman belajar rahasia” bagi banyak guru, orang tua, dan siswa SD sampai SMP di Indonesia.

Salah satu judulnya, Why? Light and Sound, diterbitkan oleh Elex Media Komputindo pada 31 Mei 2017 dengan ketebalan 159 halaman. Buku ini mengupas fakta-fakta menarik tentang cahaya dan suara, dua elemen yang diam-diam menjadi fondasi dari berbagai keajaiban teknologi, mulai dari efek audio yang memukau hingga visual komputer yang terasa hidup. Menonton film menjadi terasa lebih “wah” ketika kita sadar ada sains di balik tiap kilau dan dentingnya.

Menariknya, nggak banyak yang benar-benar menyadari bahwa keindahan yang kita nikmati di layar itu berasal dari seni mengolah cahaya dan suara. Coba bayangkan dunia tanpa keduanya… sunyi dan gelap, kan? Dari sinilah buku ini mengajak kamu menyelami rahasia di balik dua elemen sederhana yang ternyata membentuk hampir seluruh pengalaman kita sehari-hari. Yuk, kita bongkar pelan-pelan lewat pembahasan di bawah ini!

 

button cek gramedia com

Sinopsis Buku Why? Light And Sound: Cahaya Dan Suara

Sinar matahari yang terang menyilaukan dari atas kepala, serta suara klakson mobil yang bising, menjadi bagian dari keseharian kita. Kehidupan manusia tidak pernah lepas dari cahaya dan suara. Tanpa cahaya, kita tidak dapat melihat apa yang ada di sekitar dan akan kesulitan bergerak dalam gelap. Tanpa suara, kita tidak bisa berbagi cerita dengan teman maupun menikmati alunan musik.

Selain matahari, terdapat berbagai sumber cahaya lainnya. Api yang menyala menghasilkan cahaya, begitu pula beberapa makhluk hidup seperti kunang-kunang dan jenis ikan tertentu. Petir dan lampu listrik juga menjadi sumber cahaya buatan. Di sisi lain, suara hadir di mana-mana, mulai dari kicauan burung, pantulan bola basket, hingga lantunan suara penyanyi opera. Semua itu dapat kita dengar berkat adanya gelombang suara.

Cahaya dan suara yang memungkinkan kita melihat dan mendengar merupakan anugerah Tuhan yang sangat penting dalam kehidupan. Meski demikian, sering kali kita belum memahami sifat dan karakteristiknya. Lalu, bagaimana jika sekarang kita mulai mengungkap bersama berbagai rahasia menarik tentang cahaya dan suara melalui buku ini.

Kelebihan dan Kekurangan Buku Why? Light and Sound: Cahaya Dan Suara

Pros & Cons

Pros
  • Format komik yang menarik.
  • Ilustrasi cantik.
  • Edukatif.
  • Bahasa mudah dimengerti.
Cons
  • Membosankan bagi beberapa pembaca

Kelebihan Buku Why? Light And Sound: Cahaya Dan Suara

Buku Why? Light and Sound karya Youngsun Cho ini memiliki banyak sekali kelebihan yang membuat buku ini wajib sekali untuk Grameds miliki dan baca.

  • Format komik yang menarik

Penyajian materi dalam bentuk komik membuat buku ini terasa lebih hidup dan menyenangkan untuk dibaca. Ditambah dengan alur cerita yang ringan dapat membantu anak memahami konsep sains dengan lebih mudah, sekaligus membuat informasi yang disampaikan lebih melekat di ingatan dibandingkan buku pelajaran biasa atau konvensional.

  • Ilustrasi cantik

Kualitas ilustrasi dalam seri Why? sudah tidak perlu diragukan lagi. Gambar-gambarnya disajikan dengan detail yang menarik dan penuh warna, sehingga mampu menarik perhatian pembaca sejak halaman pertama. Selain mempercantik tampilan, ilustrasi ini juga berperan sebagai sarana visual yang membantu anak memahami materi dengan lebih baik.

  • Edukatif

Why? Light and Sound menyuguhkan beragam pengetahuan seputar cahaya dan suara yang disampaikan secara mendalam namun tetap mudah dipahami. Buku ini tidak hanya memperkenalkan konsep baru yang belum dipelajari di sekolah, tetapi juga memperluas wawasan anak terhadap materi pengetahuan umum yang sudah mereka kenal.

  • Bahasa mudah dimengerti

Sebagai buku terjemahan dari Korea, Why? Light and Sound hadir dengan pilihan bahasa yang sederhana dan jelas. Gaya bahasanya tidak terlalu kaku, sehingga nyaman dibaca oleh anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah pertama tanpa membuat mereka merasa kesulitan memahami isi cerita.

Kekurangan Buku Why? Light And Sound: Cahaya Dan Suara

Buku Why? Light and Sound karya Youngsun Cho memang bacaan yang sangat menarik dengan segala kelebihannya, akan tetapi pembaca memiliki saran yang bisa menjadikan buku ini lebih baik lagi.

  • Membosankan bagi beberapa pembaca

Dengan ketebalan 159 halaman yang membahas berbagai fakta tentang cahaya dan suara, buku ini mungkin terasa cukup panjang bagi beberapa anak. Selain itu, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berjalan membuat tidak semua informasi terbaru dapat dimuat dalam satu buku. Akan lebih menarik jika tersedia edisi lanjutan atau pembaruan yang menyesuaikan dengan minat generasi anak masa kini serta memuat temuan-temuan baru. Catatan ini lebih merupakan masukan dari pembaca agar buku ini semakin relevan dan menarik di masa depan.

 

Pengertian Cahaya dan Suara

Cahaya merupakan salah satu bentuk energi berupa gelombang elektromagnetik yang dapat ditangkap oleh mata manusia atau bersifat kasat mata. Panjang gelombangnya berada pada kisaran 380 hingga 750 nanometer. Keberadaan cahaya memungkinkan kita melihat benda di sekitar karena cahaya tersebut dipantulkan atau dipancarkan oleh objek. Cahaya memiliki beberapa sifat utama, seperti merambat lurus, dapat dipantulkan dan dibiaskan, mampu diuraikan menjadi berbagai warna seperti pelangi, serta tidak memerlukan medium untuk merambat. Sumber cahaya dapat berasal dari alam, seperti matahari, bintang, dan kunang-kunang, maupun dari buatan manusia, seperti lampu, lilin, dan layar gawai.

Sifat-Sifat Cahaya

  • Merambat Lurus: Cahaya bergerak dalam garis lurus, seperti berkas cahaya senter yang menembus celah.
  • Dipantulkan (Pemantulan): Cahaya bisa memantul dari permukaan, contohnya cermin atau air, dibagi menjadi pemantulan teratur (permukaan rata) dan baur (permukaan kasar).
  • Dibiaskan (Pembiasan): Cahaya membengkok saat melewati dua medium berbeda, seperti pensil terlihat patah di dalam air.
  • Dapat Menembus Benda Bening: Cahaya bisa melewati benda transparan seperti kaca.
  • Terurai (Dispersi): Cahaya putih (matahari) dapat terurai menjadi warna pelangi saat melewati tetesan air atau prisma. 

Peran cahaya sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena proses melihat terjadi ketika cahaya dari suatu benda dipantulkan ke mata kita. Cahaya yang tampak hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan spektrum elektromagnetik, yang mencakup gelombang radio, gelombang mikro, sinar inframerah, sinar ultraviolet, hingga sinar gamma.

Suara merupakan energi yang berasal dari getaran dan merambat dalam bentuk gelombang mekanik melalui suatu medium, baik padat, cair, maupun gas. Gelombang ini kemudian diterima oleh telinga dan diterjemahkan oleh otak menjadi bunyi yang dapat kita dengar, seperti suara manusia saat berbicara atau alunan musik. Secara sederhana, suara dapat dipahami sebagai gelombang tekanan yang merambat melalui udara atau zat lain dan dapat dirasakan oleh indra pendengaran.

Definisi dari berbagai sudut pandang:

  • Fisika: Suara adalah osilasi atau getaran partikel yang menyebar sebagai gelombang longitudinal melalui medium elastis (udara, air, padat) akibat perubahan tekanan. 
  • Fisiologi/Psikologi: Suara adalah sensasi yang kita rasakan ketika gelombang bunyi ini diterima oleh telinga (gendang telinga bergetar) dan diolah oleh otak. 
  • KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia): Suara adalah bunyi yang dikeluarkan dari mulut manusia saat berbicara, bernyanyi, tertawa, dan menangis. 

Karakteristik penting suara:

  • Gelombang Longitudinal: Merupakan gelombang yang arah getarannya sejajar dengan arah rambatannya (kompresi dan renggang). 
  • Medium: Membutuhkan medium untuk merambat; tidak ada suara di ruang hampa udara. 
  • Frekuensi: Batasan pendengaran manusia antara 20 Hz hingga 20 kHz (ultrasonik di atasnya, infrasonik di bawahnya). 
  • Sumber: Bisa berasal dari sumber alami (alam) atau buatan (instrumen, suara manusia).

Penutup

Why? Light and Sound: Cahaya dan Suara bukanlah hanya sekadar buku pengetahuan saja, melainkan petualangan seru untuk memahami dunia yang setiap hari kita lihat dan kita dengar. Melalui cerita yang ringan, ilustrasi menarik, dan penjelasan yang mudah dipahami, buku ini akan mengajak Grameds untuk menyadari betapa pentingnya cahaya dan suara dalam kehidupan kita. Masih banyak rahasia sederhana yang sering kita abaikan, padahal sangat dekat dengan keseharian. 

Jika Grameds penasaran bagaimana cahaya bisa membentuk warna dan suara bisa menyentuh perasaan yuk langsung saja dapatkan Buku Why? Light and Sound Karya Youngsun Cho ini hanya di Gramedia.com! Jangan lupa lengkapi koleksi komik pengetahuanmu dengan Komik Why? Light and Sound: Cahaya dan Suara. Dan jangan lupa untuk lengkapi koleksi seri Why lainnya, ya! Selamat membaca! Sebagai Sahabat untuk #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.

 

Rekomendasi Buku

1. Why? Poisonous Animals And Plants

Why? Poisonous Animals And Plants

button cek gramedia com

Apa kesamaan dari ular kobra, ular benar viper, jamur raja, tumbuhan celandine? Faktanya adalah sama, yaitu mereka semua beracun. Meskipun terdapat perbedaan antara racun binatang lembek dan racun dari tumbuhan. Racun binatang digunakan ketika mencari mangsa atau sebagai senjata yang mematikan ketika bertarung. Sedangkan racun pada tumbuhan yang digunakan untuk mempertahankan diri. Tapi, meskipun racun seperti itu sangat keras menakutkan, apabila digunakan secara tepat dapat untuk menjadi obat yang berkhasiat. Buku ini akan memberikan penjelasan mengenai bahaya dari racun yang tidak diketahui, serta menjadi kamus pintar mereka tentang binatang dan tumbuhan beracun yang hidup di darat maupun di laut.

2. Why? Daily Life Safety

Why? Daily Life Safety

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.pngKecelakaan akibat kelalaian terhadap anak berjumlah sekitar 37% dari seluruh persentase kecelakaan akibat kelalaian sehingga perlu perhatian besar. Sebenarnya, kecelakaan akibat kelalaian pada anak-anak sebagian besar dapat dikurangi melalui pendidikan cara mengatasi situasi berbagai jenis bahaya dan pendidikan keselamatan. Sama seperti sebuah kalimat pepatah “Perbedaan tenang dan ceroboh hanya selembar kertas”, kita harus selalu waspada dan berpikir bahwa kecelakaan dapat terjadi kapan dan di mana saja sehingga harus lebih berhati-hati. Buku ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan diri dan minat terhadap keselamatan agar menjadi seseorang yang dapat melindungi din sendiri. Buku ini mengenalkan berbagai jenis kecelakaan yang seringkali terjadi di sekitar kita, seperti di sekolah, di rumah, di jalan, atau di taman bermain. Dijelaskan juga bagaimana cara mencegah, mengatasi kecelakaan, dan cara melindungi diri dari berbagai hal yang menyebabkan bahaya.

3. Why? Environment

Why? Environment

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Buku “Why?” kali ini membahas tentang lingkungan dalam beberapa tahun terakhir. Bumi yang kita huni ini di beberapa tahun terakhir sering sekali terjadi bencana alam seperti banjir dan kekeringan di berbagai belahan dunia. Sejak memasuki tahun 1990, bencana alam tercatat terjadi berulang-ulang. Daerah yang sering kali terjadi bencana ini semakin memberikan efek negatif bagi masyarakat dan penghuninya terutama di Korea karena sudah banyak daerah yang sudah mulai terendam air.

 

Written by Laura Saraswati