in

7 Macam Macam Kecap serta Sejarah Singkat Dibalik-Nya!

pexels.com

Macam Macam Kecap – Dalam proses memasak tentunya hasil yang memuaskan adalah tujuan akhir. Banyak sekali bahan baku yang bisa digunakan dalam proses memasak agar bisa menciptakan menu makanan dengan citra rasa yang begitu nikmat.

Salah satunya adalah kecap yang terbilang tidak pernah absen dari segala jenis makanan di dunia ini. Bahkan, kecap menjadi salah satu bahan pendukung masakan yang wajib ada di dapur.

Jika bicara tentang kecap mungkin semua orang sudah tahu apa itu kecap. Namun, jika bicara tentang jenis kecap, mungkin hanya sebagian orang yang tahu. Itupun bagi mereka yang begitu suka mengulik berbagai jenis masakan.

Padahal penting banget untuk tahu macam-macam kecap yang ada di dunia ini. Pasalnya, sebagian orang hanya tahu kecap manis saja karena memang kecap jenis tersebut selalu ada di dapur maupun di beberapa tempat makan.

Karena hal inilah artikel ini akan memberikan penjelasan mengenai berbagai macam macam kecap yang ada di dunia ini.

Sejarah Singkat Kecap di Nusantara

Macam Macam Kecap
pixabay.com

Sebelum kita membahas tentang macam-macam kecap yang ada di dunia ini. Hal pertama yang akan kita pelajari bersama adalah sejarah singkat tentang kecap itu sendiri. Akan tetapi, pembahasan kita kali ini hanya berfokus pada sejarah singkat kecap yang berada di Nusantara.

Pada dasarnya, kecap bukanlah produk bumbu penyedap yang berasal dari Nusantara, tetapi kecap sendiri diperkirakan sudah ada sejak 300 tahun sebelum masehi. Di mana para bangsa Romawi menggunakan kecap sebagai penambah rasa makanan pada saat itu. Namun, pada masa Romawi penyedap rasa tersebut bukan kecap namanya melainkan liquamen.

Dari seri cita rasa yang ditawarkan, liquamen memang memiliki rasa yang hampir mirip dengan kecap buatan Tionghoa. Sedangkan untuk bahan baku pembuatan liquamen sendiri adalah terbuat dari petis teri, cuka, minyak dan merica.

Seiring berjalannya waktu hingga memasuki tahun 1699, bangsa Tionghoa menggunakan jenis saus serupa yang memiliki nama Ke’tsiap. Di mana sejak saat ini ke’tsiap mengalami perkembangan secara terus menerus hingga menggunakan bahan baku kedelai hitam sebagai racikan utamanya.

Pada saat sebagian Tionghoa melakukan ekspansi hingga ke wilayah Asia Tenggara, mereka bertahan hidup dengan metode berjualan ke’tsiap di beberapa Kawasan Melayu seperti wilayah Singapura, Indonesia, Thailand hingga ke Filipina. Dan pada saat itulah ke’tsiap mulai bisa masuk ke Indonesia.

Penggunaan nama ke’tsiap terbilang cukup sulit diucapkan hingga akhirnya berubah penyebutannya menjadi kecap. Rasa kecap selalu mendapatkan pengembangan yang cukup signifikan di setiap negara dan tentunya selalu disesuaikan dengan lidah maysarakat setempat.

Di Balik Pena: Curahan Hati Natasha Rizky dalam Buku “Kamu Tidak Istimewa”

Jadi, bisa dibilang jika kecap manis adalah hasil akulturasi budaya Jawa dengan Tionghoa. Pada awalnya, para pedagang Tionghoa yang datang ke Indonesia membawa berbagai macam jenis barang untuk ditukarkan dengan hasil bumi serta olahan khas Indonesia.

Di mana salah satu barang yang dibawah oleh para Tionghoa pada saat itu adalah kecap asin atau soy sauce. Akan tetapi, kultur budaya masyarakat Jawa ternyata tidak begitu suka dengan kecap asin. Dari situlah, para pedagang Tionghoa mulai melakukan pengembangan pada kecap yang disesuaikan dengan selera masyarakat Jawa.

Gula kelapa menjadi alternatif bahan baku yang ditambahkan ke dalam kecap asin hingga menjadi kecap manis. Sejak saat itu lahirlah kecap manis yang sudah disesuaikan dengan lidah masyarakat Jawa yang memang begitu suka dengan citra rasa manis.

Tahun 1882 mulai dibangun pabrik kecap pertama di Indonesia. Lokasi pembangunan pertama pabrik kecap tersebut adalah di wilayah Pasar Lama, Tangerang. Dimana pabrik kecap tersebut dikelola oleh Teng Hang Soey. Hingga saat ini pabrik kecap tertua di Indonesia masih tetap bisa beroperasi dengan baik.

Akan tetapi untuk merk yang digunakan berubah, awalnya menggunakan nama Teng Giok Seng dan berubah menjadi Kecap Cap Istana. Tentunya Kecap Cap Istana menjadi merek kecap tertua yang ada di Indonesia.

Lambat laun muncul merek kecap berikutnya dengan merek Kecap Cap Orang Jualan Sate yang awalnya didirikan oleh Ong Tjin Boen di wilayah Purbolinggo, Jawa Timur Tahun 1889. Bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya, tak hanya ada Kecap Teng Hang Soey ternyata masih ada merek lain yaitu Kecap Benteng Cap SH.

Di mana kecap ini sudah diproduksi sejak tahun 1920 dan masih terus bertahan dengan baik sampai saat ini. Kecap Benteng Cap SH dibuat oleh Lo Tjit Siong dan untuk pabrik dari kecap tersebut dipopulerkan oleh para kaum peranakan Tionghoa yang berada di Kota Tangerang.

Selain itu, produk masyarakat Tionghoa tersebut untuk saat ini kerap dijadikan sebagai panganan oleh-oleh bagi para wisatawan yang sedang mengunjungi Kota Tangerang. Selain kecap manis, mereka juga menyediakan varian lain yaitu kecap asin. Adanya produk tersebut menjadi salah satu sisi sejarah peranakan Tionghoa yang ada di daerah Tangerang.

Macam Macam Kecap

Macam Macam Kecap
pixabay.com

Setelah mengetahui sejarah singkat kecap di Nusantara, berikutnya kita akan mempelajari tentang macam-macam kecap yang biasa digunakan sebagai pelengkap masakan. Nah agar Anda makin tahu tentang jenis-jenis kecap yang ada sampai saat ini, berikut adalah penjelasan selengkapnya.

1. Kecap Manis

Kecap manis menjadi salah satu jenis kecap yang begitu popular. Bahkan di setiap dapur rumah pasti ada kecap manis. Secara umum, kecap manis akan memiliki tekstur yang cukup kental dengan warna hitam pekat.

Sedangkan untuk bahan baku yang digunakan untuk membuat kecap manis adalah kedelai atau kedelai hitam yang nantinya akan diolah dengan campuran gula merah. Dimana semakin tajam aroma dari kecap kental manis, biasanya akan semakin bagus pula kualitas yang diberikan. Ketajaman aroma dari kecap manis dipengaruhi oleh proses fermentasi yang membutuhkan waktu cukup lama.

2. Kecap Asin

Selanjutnya ada kecap asin yang ternyata juga kerap dijadikan sebagai pelengkap bumbu masakan. Citra rasa yang ditawarkan oleh kecap asin tentunya asin, manis dan juga gurih. Proses pembuatan kecap asin biasanya akan dibuat dari fermentasi kedelai dan gandum yang sudah diberikan campuran garam laut dengan takaran yang cukup banyak.

Khusus untuk tekstur yang ditawarkan oleh kecap asin akan lebih encer dibandingkan dengan tekstur milik kecap manis. Sedangkan untuk segi warna terbilang tidak sepekat kecap manis. Kebanyakan kecap asin akan digunakan untuk beberapa masakan seperti marinasi daging, bumbu pasa maupun bumbu tumis.

Macam Macam Kecap

3. Kecap Ikan

Kecap ikan adalah salah satu jenis kecap yang berikutnya. Kecap ikan sendiri dibuat dengan proses fermentasi ikan dalam kurun waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Sama dengan kecap asin, kecap ikan juga memerlukan garam dalam proses pembuatannya.

Hal ini juga yang menjadikan kecap ikan dengan kecap asin kerap tertukar. Lalu dari segi warna kecap ikan akan dipengaruhi jenis ikan yang digunakan. Ada kecap ikan dengan warna coklat bening dan ada juga kecap ikan yang memiliki warna kehitaman.

Sedangkan untuk tekstur kecap ikan juga lebih cair dengan aroma ikan yang begitu khas. Perlu diketahui jika setiap negara memiliki ciri khas kecap ikan yang diproduksinya. Misalnya kecap ikan dari Vietnam akan memiliki rasa yang lebih manis dan kecap ikan dari negara Thailand akan memiliki rasa lebih asin.

4. Kecap Inggris

Jika Anda kerap makan ayam goreng mentega, tentunya tidak asing dengan kecap Inggris. Kecap Inggris memiliki aroma yang begitu harum namun juga sangat menyengat. Kondisi ini dihasilkan oleh bahan baku yang digunakan dalam pembuatannya seperti cuka, molase, gula jagung, cabe, kecap asin, lada hitam, asam Jawa, anchovy, cengkeh dan juga berbagai bawang yang ada di dalamnya.

Kecap Inggris memiliki tekstur yang lebih encer serta warna yang sedikit gelap. Sedangkan untuk kegunaanya, biasanya kecap Inggris akan digunakan untuk memasak daging ataupun ikan bakar. Penamaan kecap Inggris bukan tanpa alasan, namun masih ada hubungannya dengan sejarah kolonial Inggris yang berada di India.

5. Kecap Jamur

Kecap jamur juga kerap disebut sebagai mushroom soy sauce memang terbilang sangat asing untuk diketahui. Akan tetapi, adanya kecap jamur juga bisa menambahkan kelezatan serta aroma yang begitu harum pada masakan tertentu.

Sebagai contohnya adalah kecap jamur yang digunakan pada hidangan Chinese dan juga hidangan bagi mereka yang termasuk ke golongan vegan. Sama dengan namanya, kecap jamur dibuat dari fermentasi kacang kedelai dan juga jamur. Sedangkan dari segi tekstur, kecap jamur memiliki bentuk cair dengan rasa yang lebih mirip dengan kecap asin.

6. Kecap Jepang

Bukan hanya ada kecap Inggris saja, namun ada juga lho kecap Jepang yang tentunya berasal dari Jepang. Namun kecap Jepang di negara asalnya biasa disebut sebagai shoyu. Kecap Jepang memiliki tekstur cair dengan warna yang tidak terlalu pekat.

Sedangkan untuk bahan utama yang digunakan untuk membuat kecap Jepang adalah kacang kedelai an gandung. Kebanyakan kecap Jepang digunakan untuk membuat dipping sauce teman makan sushi atau sashimi. Jika Anda kerap makan kedua jenis menu tersebut, tentunya tidak asing dengan Kecap Jepang.

Macam Macam Kecap

7. Kecap Teriyaki

Terakhir, ada kecap teriyaki yang kerap juga disebut sebagai saus teriyaki. Kecap teriyaki dibuat dari kecap Jepang. Di mana citra rasa yang diberikan oleh kecap teriyaki merupakan rasa manis dan asing. Kecap teriyaki juga kerap digunakan untuk marinasi, sate maupun sebagai bumbu bahan makanan lainnya.

Beberapa Pabrik Kecap Tertua di Indonesia

Seperti yang dijelaskan sebelumnya jika Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki berbagai macam jenis industri di dalamnya. Dalam industri kuliner saja masih dibagi menjadi beberapa bagian seperti bumbu pelengkap masakan.

Kecap menjadi salah satu bumbu pelengkap masakan yang wajib ada di dapur setiap orang. Di mana di Indonesia sendiri sudah ada banyak sekali pabrikan kecap yang berdiri sejak lama hingga mampu beroperasi sampai saat ini.

1. Kecap Benteng

Kecap Benteng didirikan oleh Teng Hay Soey tepat pada tahun 1882 yang pada akhirnya diteruskan oleh Teng Giok Seng. Saat ini Kecap Benteng sudah menggunakan merek dagang Cap Istaga. Bisa dibilang jika Kecap Benteng kecap tertua yang ada di Indonesia yang masih tetap beroperasi dengan baik untuk saat ini.

Pabrik Kecap Benteng untuk saat ini dijalankan oleh anak cucunya. Sudah lama berdiri tentunya Kecap Benteng menjadi salah satu kecap pilihan terbaik yang digunakan para koki restoran. Hal ini karena Kecap Benteng memiliki tekstur kental dan legit.

Kecap Benteng diproduksi di Tangerang dan hanya diproduksikan di wilayah Jakarta dan Tangerang.

2. Kecap Cap Orang Jual Sate

Selanjutnya ada Kecap Cap Orang Jual Sate yang sudah berdiri sejak tahun 1889 oleh Ong Tjin Boen. Dimana pabrik Kecap Cap Orang Jual Sate pertama kali didirikan di daerah Purbolinggo, Jawa Timur.

Pada saat itu Kecap Cap Orang Jual Sate menggunakan nama awal sebagai Bintang Bidadari. Akan tetapi pada tahun 1920, pabrik kecap ini berpindah ke Jalan Siaman. Dalam kurun waktu lima tahun sejak berdiri, usaha kecap ini dilanjutkan oleh anak-anjak Ong Tjien Boen dengan dua nama merek yang berbeda. Satu merek menggunakan nama cap Bintang Bidadari dan untuk yang satunya menggunakan cap Macan.

Sedangkan untuk merek Kecap Cap Orang Jual Sate mulai diperkenalkan ketika perusahaan tersebut dipegang oleh Nyoo Tjin Hien. Dimana pada saat itu status perusahaan juga berubah menjadi Perseroan Terbatas Pusaka Sumber Jaya. Di tahun 1991, PT Aneka Food berhasil mengambil alih saham perusahaan tersebut hingga saat ini.

Bagi orang Probolinggo, Kecap Cap Orang Jual Sate merupakan salah satu bumbu yang wajib ada di dalam masakan. Tekstur dari Kecap Cap Orang Jual Sate memang tidak sekental kecap pada umumnya atau cenderung lebih encer.

Macam-Macam Kecap

3. Kecap Cap SH

Di Kawasan Pasar Lama atau lebih tepatnya di Jalan Saham ada sebuah pabrik kecap yang memang sudah sangat terkenal dengan sebutan Kecap Cap SH. Nama SH sendiri merupakan singkatan dari Siong Hin yang juga seorang perintisnya. Kecap Cap SH sudah berdiri sejak tahun 1920.

Sampai saat ini Kecap Cap SH memang masih ada dan ternyata begitu terkenal, khususnya bagi warga Tangerang. Sedangkan untuk harga yang ditawarkan oleh Kecap Cap SH sanat bisa bersaing dipasaran.

Ciri khas dari Kecap Cap SH adalah adanya label warna orange terang dengan adanya huruf SH. Dibandingkan dengan nama Kecap Cap SH, kecap ini lebih terkenal sebagai kecap Benteng.

Kepipuleran Kecap Cap SH tak hanya di pedagang warung kaki lima saja, namun resto besar di daerah Tangerang hingga Banten sudah menggunakan Kecap Cap SH.

4. Kecap Bango

Pada awalnya Kecap Bango merupakan industri rumah tangga yang sudah berdiri sejak tahun 1928 di daerah Benteng, Tangerang, Jawa Barat. Tjoa Pit Boen adalah orang pertama yang mengawali perjalanan Kecap Bango. Lambat laun status perusahaan berubah menjadi PT Anugrah Indah Pelangi dan PT Anugrah Damai Pratama.

Tahun 1992, PT. Unilever Indonesia tertarik untuk mengakuisisi merek serta usaha Kecap Bango di bawah naungan perusahaan. Pada akhirnya di tahun 2001 Kecap Bango resmi menjadi salah satu produk dari PT. Unilever Indonesia. Namun pada tahun 2008, nama Kecap Bango berbuah menjadi Bango.

5. Kecap Cap Maja Menjangan

Saad Wangsadidjaja adalah pendiri dari perusahaan Kecap Cap Maja Menjangan pada tahun 1940. Kecap Cap Maja Menjangan pada awalnya diproduksi dengan alat sederhana serta modal yang cukup terbatas.

Meski modal terbatas, namun Kecap Cap Maja Menjangan berusaha tetap mempertahankan kualitasnya. Lambat laun Kecap Cap Maja Menjangan mengalami pengembangan. Salah satunya adalah dengan menambahkan rasa gula aren yang begitu khas dan selalu cocok dijadikan pilihan.

Nah itulah macam macam kecap yang ada sampai saat ini. Di mana setiap jenis kecap selalu memiliki citra rasa dan kegunaannya masing-masing. Semoga semua pembahasan di atas bermanfaat untuk kamu, Grameds.

Jika ingin mencari buku tentang resep masakan, maka kamu bisa mendapatkannya di gramedia.com. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Hendrik Nuryanto

BACA JUGA:

  1. Rekomendasi Buku Resep Masakan Rumahan untuk Bunda di Rumah
  2. 25 Menu Masakan Sehari-Hari untuk Keluarga yang Enak dan Sehat 
  3. Daftar Menu Masakan Sehari-Hari yang Sederhana untuk Satu Minggu 
  4. Best Seller Buku Resep Masakan (Rumahan, Sehari-Hari, Keluarga) 
  5. 5 Buku Resep Kreasi Kue Lebaran Kekinian, Cobain, Yuk! 


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Khansa Amira

Khansa adalah seorang Content Writer yang telah berkarir sejak tahun 2021 dan dunia kepenulisan selalu menarik baginya. Dengan menulis Khansa dapat membuka wawasan dan pandangan baru tentang topik-topik menarik, terutama dunia kuliner.