in

Kenali Golongan Darah Langka hingga Paling Umum di Seluruh Dunia!

pexels.com

Golongan Darah Langka – Ada berapa golongan darah yang Grameds kenal? Mungkin Grameds hanya mengenal empat jenis golongan darah yang umum saja seperti A, B, AB dan O. Namun tahukah Grameds bahwa sebenarnya ada 33 sistem golongan darah yang ada. Akan tetapi, hanya ada dua yang digunakan secara luas yaitu sistem ABO dan RH positif dan RH negatif.

Kemudian, kedua sistem ini membentuk beberapa golongan darah yang dasar. Akan tetapi penyebarannya tidak rata. Akibatnya, ada beberapa jenis yang masuk dalam kategori golongan darah langka. Apa saja golongan darah langka dan golongan darah yang umum di dunia? Jika penasaran, simak penjelasannya lebih lanjut dalam artikel ini ya!

Golongan Darah Langka di Dunia

Golongan Darah Langka
pexels.com

Secara umum, ada dua jenis golongan darah langka yang ada di dunia. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Darah Emas

Golongan darah langka yang pertama adalah golongan darah emas. Apa itu golongan darah emas? Menurut MedicineNet, darah emas atau golongan darah Rh null adalah golongan darah yang tidak memiliki antigen Rh (protein) di dalam sel darah merah atau RBCnya.

Sistem dari golongan darah ABO memiliki perbedaan lebih lanjut sebagai Rh positif maupun Rh negatif, bergabung pada ada maupun tidak adanya faktor dari Rh-D pada sel darah.

Pada golongan darah emas, individu tidak memiliki seluruh antigen Rh, sementara itu, seseorang yang memiliki golongan darah Rh negatif hanya kekurangan antigen RhD saja.

Gologan darah emas pertama kali ditemukan pada orang Aborigin di Australia. Saking langkanya, diketahui bahwa kurang dari 50 orang di dunia yang memiliki golongan darah emas ini yang ditemukan dalam kurun waktu 50 tahun.

Kekhawatiran mengenai golongan darah emas ialah bahwa sumbangan Rh null sangat langka dan sangat sulit didapatkan.

Seseorang yang memiliki golongan darah emas, bergantung pada kerja sama dari jaringan kecil donor Rh null reguler yang ada di seluruh dunia, apabila mereka membutuhkan sumbangan darah.

Lalu, mengapa ada seseorang yang memiliki golongan darah emas ini? Dikutip dari Kompas.com, tampaknya golongan darah emas ini adalah hasil mutasi genetik atau perubahan spontan yang terjadi pada gen.

Biasanya, darah emas terlihat dengan mutasi yang terjadi pada gen RHAG yang mengkode glikoprotein berkaitan dengan Rh. Protein inilah yang diperlukan untuk dapat mengarahkan antigen Rh pada membran sel darah merah.

Mutasi dari RHAG sering kali dikaitkan dengan penyakit yang disebut sebagai stomatositosis herediter. Orang-orang yang memiliki golongan darah emas, dapat mengalami anemia hemolitik jangka panjang, ringan dan bahkan peningkatan kerusakan sel darah merah.

Fenotip Rh null ini juga dapat dilhat pada kasus anemia tertentu yang mungkin dialami oleh seseorang sejak ia lahir. Berikut beberapa faktor risiko yang membuat seseorang memiliki golongan darah emas:

  1. Pernikahan sedarah antara sepupu, saudara perempuan maupun siapa saja yang menjadi kerabat dekat ataupun jauh.
  2. Gen autosomal yaitu sebuah gen abnormal yang memiliki sifat penyakit serta diturunkan melalui pihak keluarga.
  3. Perubahan ataupun penghapusan lengkap pada gen-gen tertentu yaitu RHD dan RHCE maupun RHAG.

Lalu, apakah golongan darah emas yang sangat langka ini dapat didonasikan? Meskipun termasuk golongan darah yang sangat langka, tetapi golongan darah emas ini masih bisa didonasikan.

Dikarenakan golongan darah emas tidak memiliki antigen pada sel darah merah, maka golongan darah ini dianggap golongan darah nol dan menjadi donor universal yang dapat didonasikan pada siapa saja dengan golongan darah langka pada sistem Rh.

Selain itu, golongan darah emas juga sangat untuk transfusi darah. Dikarenakan golongan darah ini tidak memiliki antigen umum serta dapat diterima oleh siapapun yang membutuhkan transfusi darah tanpa adanya risiko reaksi transfusi darah.

Akan tetapi, dikarenakan kelangkaan dari golongan darah emas ini, sehingga sangat sulit untuk menemukan seseorang yang memiliki golongan darah emas. Meskipun dapat di donasikan, tetapi pemilik golongan darah emas biasanya tidak dapat menerima transfusi darah dari golongan darah yang berbeda.

Sebab, golongan darah yang lainnya memiliki antigen pada sel darah merah. Oleh karena itu, jika golongan darah emas menerima golongan darah yang lain, maka akan menyebabkan reaksi transfusi tertentu.

Golongan Darah Langka

2. Golongan darah dengan Rhesus negatif

Selain golongan darah emas, golongan darah langka selanjutnya adalah golongan darah dengan Rh negatif. Di Amerika sendiri, golongan darah dengan Rh negatif hanya ada sekitar 7 persen saja. Apa itu golongan darah Rhesus negatif?

Faktor Rhesus atau Rh merupakan antigen atau protein yang biasa ditemukan pada permukaan sel darah merah. Apabila sel darah merah Grameds memiliki faktor Rh, maka golongan darah Grameds adalah Rh positif. Begitu pula sebaliknya, apabila golongan darah tidak memiliki faktor Rh atau hanya ada sedikit, maka golongan darah Grameds adalah Rhesus negatif.

Golongan darah Rhesus negatif ini memang cukup langka, karena yang umum ditemukan adalah Rhesus positif. Akan tetapi, Grameds tidak perlu khawatir apabila memiliki golongan darah Rhesus negatif, dikarenakan Rh negatif umumnya tidak mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan, kecuali pada ibu hamil.

Ketika ibu hamil memiliki Rh negatif dan bayinya memiliki Rh positif, maka Rhesus ibu tidak akan cocok dengan janinnya. Kondisi semacam ini, tentu akan membahayakan kehamilan, terutama pada kehamilan anak kedua, sehingga ibu hamil dengan Rh negatif akan membutuhkan perawatan khusus.

Pada kehamilan pertama, ketidakcocokan Rh ini biasanya tidak akan berpengaruh pada bayi, dikarenakan ibu belum membentuk antibodi pada faktor Rh golongan darah.

Antibodi Rh biasanya baru diproduksi apabila darah ibu telah bercampur dengan darah bayi. Contohnya, ketika ibu sudah melahirkan atau ketika ibu mengalami pendarahan ataupun trauma pada perut selama masa kehamilan anak pertama.

Produksi dari antibodi pada Rh, dapat terjadi dikarenakan tubuh ibu sudah mengenali faktor Rh pada janin sebagai suatu zat asing. Pada akhirnya, tubuh ibu pun akan mulai membentuk antibodi dan bertindak sebagai pelindung ketika zat asing tersebut masuk ke dalam tubuh.

Apabila antibodi Rh telah terbentuk, maka masalah dapat terjadi pada kehamilan kedua dan kehamilan selanjutnya. Antibodi tersebut dapat masuk melalui plasenta ke aliran darah bayi, kemudian akan merusak sel darah merah sang bayi.

Akibatnya, janin dapat mengalami anemia hemolitik. Kondisi satu ini bernama inkompatibilitas rhesus yang tentu saja akan berakibat fatal apabila tidak segera ditangani dengan benar.

Oleh sebab itu, pada masa awal kehamilan, penting untuk setiap ibu hamil melakukan pemeriksaan golongan darah maupuan faktor Rh. Apabila Grameds memiliki golongan darah Rh negatif, maka ada kemungkinan dokter akan memberi suntikan Rh immunoglobulin (Rhlg) menjelang usia kehamilan ke-28 minggu dan setelah proses persalinan.

Suntikan yang satu ini diperlukan untuk mencegah tubuh ibu hamil memproduksi antibodi Rh selama masa kehamilan, baik pada kehamilan pertama maupun pada kehamilan selanjutnya.

Lalu, golongan darah Rh negatif cocok dengan jenis golongan darah apa saja? Apabila Grameds adalah pemilih golongan darah A, B, AB ataupun O, maka Grameds dapat menerima transfusi darah dari jenis golongan darah Rh negatif. Berikut penjelasannya:

  1. Golongan darah A Rh negatif, hanya dapat menerima darah dari A Rh negatif dan O Rh.
  2. Golongan darah B Rh negatif, hanya dapat menerima darah dari B Rh negatif serta 0 Rh.
  3. Golongan darah AB Rh negatif, hanya dapat menerima darah dari A Rh negatif serta B Rh negatif dan O Rh.
  4. Golongan darah O Rh negatif hanya dapat menerima transfusi darah dari O Rh.

Golongan darah O Rh negatif, juga bisa disebut sebagai donor sel darah merah universal, seperti golongan darah emas, karena tidak memiliki antigen dan faktor Rh. Akan tetapi, golongan darah ini hanya dapat menerima transfusi dari O Rh negatif saja.

Golongan Darah Langka

Golongan Darah Paling Umum

Golongan Darah Langka
pexels.com

Setelah mengetahui dua jenis golongan darah paling langka di dunia, yaitu golongan darah emas dan golongan darah dengan Rh negatif, lalu apa jenis golongan darah paling umum di dunia? Grameds tentu saja sudah mengetahui bahwa golongan darah yang umum adalah yang memiliki Rh positif. Berikut penjelasannya.

1. Golongan Darah O Rh Positif

Menurut data American Red Cross, golongan darah O Rh positif merupakan golongan darah yang paling umum di dunia dengan angka 38,67 persen populasi di seluruh dunia.

Seseorang yang memiliki jenis golongan darah O Rh positif, dapat melakukan transfusi darah ke seluruh golongan darah dengan Rh positif lainnya mulai dari A Rh positif, B Rh Positif dan Ab Rh Positif.

Meskipun dapat memberikan transfusi darahnya pada semua golongan darah, tetapi golongan darah O Rh positif ini hanya dapat menerima transfusi darah dari golongan darah O Rh positif dan Rh negatif saja.

2. Golongan Darah A Rh Positif

Golongan darah paling umum kedua di dunia adalah golongan darah A Rh positif dan golongan darah satu ini paling mudah ditemukan, karena jumlahnya mencapai sekitar 27,42 persen dari populasi seluruh orang di dunia.

Jenis golongan darah A Rh positif ini hanya dapat memberikan transfusi darah pada A Rh positif dan AB Rh positif saja dan dapat menerima transfusi darah dari golongan A Rh positif dan negatif, O Rh positif dan negatif. Meskipun begitu, donor darah dari seseorang yang memiliki golongan darah A Rh positif ini selalu diterima dan disimpan untuk mengantisipasi keadaan darurat.

3. Golongan Darah B Rh Positif

Golongan darah B Rh positif dimiliki oleh 22 persen dari populasi manusia di seluruh dunia. Jenis golongan darah yang satu ini hanya dapat melakukan transfusi darah pada B Rh positif dan AB Rh positif saja.

Akan tetapi, golongan darah B Rh positif dapat menerima transfusi darah dari B Rh positif, B Rh negatif, O Rh positif dan negatif. Meskipun hanya dapat memberikan transfusi darah pada beberapa golongan saja, tetapi golongan darah B Rh positif sering digunakan untuk mengobati penyakit sel sabit maupun talasemia, terutama ketika membutuhkan transfusi darah secara teratur.

4. Golongan Darah AB Rh Positif

Golongan darah AB Rh positif ini cukup langka apabila dibandingkan dengan golongan darah B Rh positif, tetapi cukup umum jika dibandingkan dengan golongan darah dengan Rh negatif.

Persentase dari golongan darah AB Rh positif mencapai sekitar 5,88 persen dari populasi di dunia. Jenis golongan darah satu ini, dapat menerima transfusi darah dari semua jenis golongan darah, tetapi hanya dapat melakukan transfusi darah ke pemilik golongan darah yang sama yaitu AB Rh positif saja.

Selain itu, plasma dari golongan darah AB dari Rh negatif dan positif biasanya selalu diterima, maka dapat didonorkan ke semua jenis darah. Akan tetapi, plasma darah beku yang masih segar, hanya dapat diproduksi pada donor laki-laki saja, Hal ini karena jika berasal dari perempuan, dapat berkembang menjadi antibodi yang berbahaya.

Mengapa Mengetahui Rhesus Darah Penting?

Golongan Darah Langka
pexels.com

Dari penjelasan tentang golongan darah paling langka dan paling umum di dunia tersebut, Grameds tentu mengetahui bahwa Rh darah memiliki peran dalam berbagai macam proses dan dapat mempengaruhi kesehatan seseorang. Lalu, apa pentingnya mengetahui Rh darah? Simak penjelasannya berikut ini.

Seperti yang telah dijelaskan bahwa seluruh sel darah terdiri dari plasma, sel darah merah serta platelet. Akan tetapi gen yang diturunkan dari orang tua tentu akan menentukan antigen (penanda protein) yang dimiliki oleh seseorang.

Golongan darah diklasifikasikan sebagai A, B, AB maupun O bergantung pada antigennya. Faktor dari Rhesus juga akan membedakan setiap golongan darah lagi. Rh menjadi penanda, apakah golongan darah yang dimiliki oleh seseorang positif atau negatif.

Contohnya apabila darah seseorang dalam kelompok A, maka bisa saja termasuk tipe A positif atau A negatif, bergantung pada apakah golongan darah tersebut memiliki faktor Rh. Biasanya informasi seperti ini akan dibutuhkan ketika melakukan transfusi darah maupun pemeriksaan kehamilan.

Alasan lain mengetahui golongan darah dan Rhesus adalah untuk membantu orang lain mendapatkan donor darah yang tepat. Kadang kali, organisasi lokal dapat melakukan panggilan pada siapa saja dengan jenis tertentu, terutama apabila telah terjadi bencana alam, tragedi maupun peningkatan pada kecelakaan lalu lintas.

Jenis golongan darah O Rh negatif dan O Rh positif merupakan golongan darah dengan permintaan yang cukup tinggi, dikarenakan golongan darah ini dapat didonorkan ke banyak jenis golongan darah lainnya. Oleh sebab itulah, golongan darah O disebut sebagai golongan darah universal.

Mengetahui Rhesus darah juga penting bagi ibu hamil, demi kesehatan kehamilannya. Hal ini karena dalam beberapa alasan, ibu maupun bayi bisa saja sewaktu-waktu membutuhkan transfusi darah. Oleh karena itu, diperlukan informasi yang akurat mengenai golongan darah dan Rh nya agar janin dan ibu hamil dapat menerima transfusi darah yang tepat.

Golongan Darah Langka

Itulah penjelasan tentang golongan darah langka dan paling umum yang ada di dunia. Golongan darah biasanya juga erat kaitannya dengan karakter seseorang, diet dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, orang yang memiliki golongan darah yang berbeda pun memiliki metode diet yang berbeda pula.

Jika Grameds tertarik untuk mengetahui cara diet atau nutrisi yang dibutuhkan oleh golongan darah tertentu, maka Grameds bisa membaca buku dan mengulik informasi seputar golongan darah Grameds.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, gramedia.com menyediakan berbagai macam buku tentang golongan darah untuk Grameds. Membaca banyak buku dan artikel tidak akan pernah merugikan kalian, karena Grameds akan mendapatkan informasi dan pengetahuan #LebihDenganMembaca.

Jangan ragu untuk membeli buku di Gramedia, karena dijamin original dan berkualitas!

Penulis: Khansa

BACA JUGA:

  1. Sifat Golongan Darah AB dan Karakter Uniknya
  2. Fakta Menarik Golongan Darah O, Bagaimana dengan Orangnya? 
  3. Makanan Sehat yang Cocok untuk Golongan Darahmu
  4. Gaya Belajar yang Tepat Berdasarkan Golongan Darah 
  5. Sistem Peredaran Darah Kecil, Sel Darah & Plasma Darah 


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ananda