in

54 Tahun J.K. Rowling dan Dunia Sihir yang Membesarkan Namanya

Sumber foto header: newsweek.com

Happy Birthday J.K. Rowling! Hari ini, tepat 31 Juli 2019, merupakan ulang tahun penulis J.K. Rowling yang ke-54 tahun.

Di usia barunya itu, Rowling bisa disebut sudah berada di masa emas, di mana ia bisa hidup tenang dan menikmati buah kesuksesaannya, hasil dari jerih payahnya selama ini.

Meski saat ini ia dinobatkan menjadi salah satu penulis terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai Rp 14,1 triliun, Rowling dulunya harus melewati perjuangan yang tak mudah.

Bukan hal asing lagi jika sebelum memiliki nama besar seperti sekarang, J.K. Rowling harus melalui hidup yang kacau balau. Jauh sebelum akhirnya dikenal sebagai penulis kehidupan pribadinya terbilang berantakan.

1. Kehilangan keluarga

J.K. Rowling harus menghadapi kenyataan pahit saat sang ibu meninggal dunia akibat multiple sclerosis, tepat di tahun baru 1991. Saat itu usia Rowling 25 tahun.

Kepergian ibunya itu merupakan pukulan berat bagi Rowling. Dia butuh waktu untuk melewati masa dukanya, hingga setahun kemudian Rowling yang besar di Inggris pindah ke Portugal. Ia mengajar bahasa Inggris dan kemudian menikah di sana.

2. Rumah tangga yang kandas

Sayang di usia pernikahan satu tahun, J.K. Rowling berpisah dari sang suami, Jorge Arantes, yang merupakan seorang jurnalis Portugis.

Perpisahan itu akhirnya membuat Rowling terjebak depresi. Di sisi lain ia harus berjuang demi putrinya, Jessica Isabel Rowling Arantes, yang waktu itu bahkan belum berusia satu tahun.

3. Depresi dan ingin bunuh diri

Dalam kondisi terpuruk, J.K. Rowling mengungkapkan dirinya sempat berpikir untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

“Di usia pertengahan dua puluhan, kehidupan saya benar-benar buruk dan saya benar-benar terpuruk. Hal yang pada akhirnya membuat saya berusaha mencari pertolongan adalah putri saya,” ungkapnya seperti dilansir dari independent.co.uk.

4. Memulai hidup baru kembali ke Inggris

Babak baru kehidupannya dimulai, saat pemilik nama panjang Joanne Kathleen Rowling ini berpindah kembali ke Inggris dari Portugal. Dia memulai karirnya menjadi penulis di sana.

Sejak kecil ia memang selalu ingin menjadi seorang penulis sukses. Pada 1995 ia menyelesaikan manuskripnya, berjudul Harry Potter and the Philosopher’s Stone.

Lagi dan lagi, J.K. Rowling dihadapkan pada pahitnya kegagalan. Buku yang ia tawarkan pada agen-agen penerbit ditolak berkali-kali.

5. Penolakan hingga belasan kali

Bukan hal mudah untuk menerbitkan buku. Manuskrip Harry Potter ditolak belasan kali. Berbagai sumber menuliskan jika ada 12 penerbit yang menolak karya Rowling tersebut.

Hingga akhirnya buku tersebut diterbitkan oleh Nigel Newton, pemilik Bloomsburry Publishing. Itu pun karena anak dari si pemilik penerbit yang bernama Alice, menyukai tulisan J.K. Rowling.

Semua kegagalan dan pahitnya hidup J.K. Rowling terbayar sudah. Usai buku pertamanya terbit, pelan tapi pasti, membuat kehidupan J.K. Rowling berubah.

Siapa yang menyangka kisah fantasi tentang negeri sihir yang mengubah nasib seseorang. Dunia yang akhirnya diterima dan menjadi begitu familiar.

Dalam kurun waktu lima tahun, penjualan novel Rowling memecahkan rekor penjualan di Amerika Serikat.

Hingga satu dekade kemudian, seri buku Harry Potter menjadi seri buku terlaris sepanjang masa, yang terjual lebih dari 500 juta kopi di berbagai negara, sebagai mana dituliskan di berbagai pemberitaan.

Tak cuma buku, seri Harry Potter pun sukses diadaptasi menjadi sebuah seri film layar lebar. Hal ini membuat penggemar Harry Potter semakin menggunung dan berasal dari berbagai negara.

Sampai kisah Harry Potter usai, dunia sihir masih melekat pada sosok Rowling. Ia kemudian membuat kisah Fantastic Beasts yang juga difilmkan dan dirangkai menjadi sebuah seri.

Kini, Rowling tak cuma dikenal sebagai “ibu” dari Harry Potter. Ia sukses merilis karya-karya lainnya, bahkan sukses menyamar menjadi Robert Galbraith, yang melahirkan seri Cormoran Strike Series, seri novel dewasa yang laris di berbagai negara.

JK-Rowling-Robert-Galbraith
Beli e-book seri Cormoran Strike di sini

Sekali lagi, selamat ulang tahun J.K. Rowling. Terus berkarya dan menginspirasi banyak orang ya!


 

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien



Written by Nanda Hadiyanti