in

Contoh Surat Gugatan Cerai Agama Kristen & Protestan

Perceraian memang bukan hal yang diinginkan oleh setiap pasangan suami-istri. Indahnya mahligai pernikahan ternoda akan percekcokan, kekerasan bahkan perselingkuhan seakan menjadi duri dalam daging. Jika harus bertahan,  batin kian tersiksa, jika diakhiri nasib sang buah hati akan kena imbasnya. Namun jika  perpisahan dipilih demi kebaikan bersama, terutama untuk kebaikan sang buah hati, maka perceraian dianggap menjadi solusi. Lalu bagaimana langkah-langkah mengajukan cerai?

Seperti yang kita ketahui bahwa perceraian haruslah diajukan ke Pengadilan Agama bagi yang beragama Muslim, dan Pengadilan Negeri bagi yang beragama Non Muslim. Di sini Kami akan mengulas tentang bagaimana cara mengajukan cerai agama Kristen Protestan berikut surat gugatan cerainya.

Cara Mengajukan Gugatan Cerai Kristen Protestan ke Pengadilan Negeri

Sama halnya seperti agama Islam, bagi penganut Agama Kristen Protestan juga bisa mengajukan cerai ke Pengadilan Negeri. Perlu untuk diingat bahwa perceraian telah diatur dalam Undang-Undang Perkawinan, di mana isinya adalah kasus perceraian bisa dilanjutkan apabila keduanya telah sepakat untuk menandatangani kasus perceraian. Maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah :

1. Mencari Informasi

Langkah paling awal yang harus kamu lakukan adalah menemukan informasi. Tentu saja tahapan ini berlaku dalam segala bidang yang baru mau kamu kunjungi. Terkait cara mengajukan gugatan cerai ini kamu bisa menemukan apa saja dokumen yang harus dipenuhi.

Bukan hanya dokumen saja, kamu juga harus menemukan seberapa lama masa pengurusan ke pengadilan negeri,  kemudian ke pengadilan negeri mana kamu harus mengajukannya. Tentu saja kalau dilihat secara teliti hal seperti ini tidak boleh diabaikan.

Pun tidak jadi masalah jika kamu tidak bisa datang secara langsung ke pengadilan negeri, mengingat sekarang juga sedang pandemi. Kamu bisa mengajukan gugatan lewat e-court, selanjutnya kamu bisa tinggal datang jika sudah ada panggilan, atau menyewa jasa pengacara untuk mewakilkan saat proses persidangan.

2. Lengkapi Berkas-Berkas

Pasca mencari informasi, langkah yang harus kamu lakukan adalah melengkapi sejumlah dokumen yang diperlukan. Mengurus perceraian sama halnya dengan mengurus dokumen yang diperlukan saat kamu mau menikah.

Dokumen yang wajib kamu persiapkan antara lain:

  1. Buku nikah asli
  2. fotokopi buku nikah
  3. fotokopi KTP Penggugat
  4. Surat keterangan dari kelurahan
  5. fotokopi kartu KK
  6. Fotokopi akta kelahiran anak (jika memiliki anak)
  7. Materai

Sedangkan jika kamu berstatus sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) maka ada surat tambahan yang harus kamu  lampirkan, diantaranya adalah:

  1. Permohonan izin cerai dari pejabat Ybs.
  2. Rekomendasi dari kepala SKPD Ybs.
  3. Berita acara pemeriksaan dari SKPD Ybs.
  4. Kesepakatan cerai antara suami-istri bermaterai.
  5. Fotokopi surat nikah
  6. Fotokopi SK terakhir
  7. Fotokopi suami istri.

Ingin menggugat gana-gini? Kamu bisa menyiapkan berkas-berkas ini saat agenda sidang nanti.  Misalkan surat tanda kepemilikan harta bersama, kamu juga harus melengkapinya dengan sejumlah dokumen pendukung lainnya.

Dokumen ini biasanya berupa STNK, BPKB, Surat tanah, hingga kwitansi jualnya. Dokumen-dokumen tersebut biasanya difotokopi, baru dikumpulkan. Beberapa diantaranya juga sering kali diminta untuk melakukan legalisir dengan penempelan materai.

3. Saksi Sidang

Melakukan proses perceraian memang tidak bisa semudah yang dibayangkan. Saat sebelum masuk hari H sidang, baiknya kamu sudah menyiapkan saksi terlebih dahulu. Saksi ini diutamakan pihak keluarga minimal 2 orang, karena keluarga adalah orang terdekat dan dinilai paling objektif dalam memberikan kesaksian.

Saksi memberikan peranan penting dalam proses pengambilan putusan oleh majelis hakim. Oleh karena itu  diskusikan dulu dengan saksi yang mengetahui persis permasalahan yang dialami. Jangan sampai kesaksian dari pihak penggugat tidak membawa keuntungan atau malah memberatkan. Namun ingat, kesaksian haruslah diutarakan sejujur-jujurnya sambil mengucap sumpah.

4. Tunjuk Kuasa Hukum

Sudah menjalani tiga tahapan di atas? Sekarang waktunya kamu untuk menunjuk pihak  yang akan menjadi kuasa hukum atau pengacara. Pada dasarnya mengajukan perceraian memang bisa dilakukan secara mandiri.

Jika kamu tidak memiliki dana lebih untuk menyewa jasa kuasa hukum, tentunya kamu harus mengurus proses persidangan sendiri, mulai dari mengajukan gugatan, hadir saat agenda sidang mediasi, membuat Replik, Duplik, Pembuktian, hingga Kesaksian.

Namun, jika kamu sibuk dan tak bisa hadir saat agenda sidang, kamu bisa menyewa jasa kuasa hukum. Jasa kuasa hukum bervariasi tergantung darah dan jam terbang kuasa hukum tersebut. Jadi jika kamu memiliki dana lebih, sebaiknya hitung secara rinci berapa lama ia akan menangani kasus perceraianmu. Apalagi jika ada tuntutan gana-gini atau hak asuh anak yang cukup pelik, kamu harus diskusikan hal ini dengan kuasa hukum tersebut.

5. Mendaftar Sebagai Gugatan Cerai

Sudah selesai menyiapkan hal-hal di atas, apa yang harus dilakukan? Tentu saja mendaftar ke pengadilan negeri. Kamu bisa mendatangi ke pengadilan negeri dan lakukan pendaftaran perceraiannya.

Berdasarkan Undang-Undang Perkawinan pasal 20 menyatakan :

  1. Gugatan perceraian yang diajukan oleh suami-istri atau kuasanya kepada pengadilan yang daerah hukumnya meliputi tempat kediaman tergugat.
  2. Dalam hal kediaman tergugat tidak jelas atau tidak diketahui atau tidak memiliki kediaman yang tetap, gugatan perceraian diajukan kepada penggugat di tempat kediaman penggugat.
  3. Dalam hal tergugat bertempat di luar negri, gugatan perceraian diajukan kepada pengadilan di tempat kediaman penggugat

6. Surat Gugatan Cerai

Yang harus kamu tuliskan pertama kali hanya data sesuai KTP Penggugat dan Tergugat beserta alasan penggugat untuk mengajukan cerai.  Kalau kamu datang sendiri ke pengadilan, biasanya pengacara di POSBAKUM (Pos Bantuan Hukum) sudah menyediakan formulir untuk kamu isi, namun untuk mempersingkat proses pengajuan gugatan, kamu tinggal buat sendiri surat gugatan Kristen Protestan seperti contoh di atas. Surat ini kamu bisa kirimkan bersama kelengkapan ke Pengadilan Negeri langsung atau melewati e-court. 

Template Penulisan Surat Kuasa, Surat Gugatan Jawaban, Eksepsi, Gugatan Rekonvensi, Replik, Duplik, Daftar Alat Bukti & Kesimpulan
Template Penulisan Surat Kuasa, Surat Gugatan Jawaban, Eksepsi, Gugatan Rekonvensi, Replik, Duplik, Daftar Alat Bukti & Kesimpulan

tombol beli buku

7. Biaya Proses Perceraian

Eits! Proses perceraian berbayar? Yups! Dari segala biaya yang sudah disebutkan di atas, kemungkinan kamu memang sudah mengeluarkan biaya yang cukup banyak selama proses persidangan.

Namun, siapa sangka jika dalam proses perceraian selanjutnya juga akan dikenai biaya? Biaya proses perceraian biasanya diselesaikan di awal. Serta biaya ini memiliki sebutan khusus, yakni biaya panjar perkara. Berapa nominalnya?

Kalau bicara soal berapa nominalnya sih sebenarnya beda-beda. Hal ini tergantung bagaimana proses perceraiannya nanti. Terkait biaya yang satu ini, ada beberapa bagian, seperti halnya biaya pendaftaran perkara, pembelian materai, administrasi, redaksi, serta biaya panggilan.

Sudah tahukah kamu apa maksud dari biaya-biaya tersebut? Pertama, ada biaya panggilan. Biaya panggilan merupakan biaya yang dikenakan dengan melihat berapa jarak antara rumah penggugat, tergugat dengan pengadilan negeri.

Biaya panggilan dikenakan sebanyak 2x untuk penggugat dan 3x untuk tergugat. Untuk masalah pembayaran terkait biaya panggilan bisa diketahui pasca persidangan berakhir. Meskipun begitu, biaya tidak selalu besar, kok.

Dalam beberapa kasus justru biayanya bisa lebih kecil dari biaya panjar perkara. Dengan begitu, kemungkinan uang kamu akan lebih dan nantinya pasti bakalan dikembalikan. Bagaimana? Sudah paham mengenai hal ini?

8. Tunggu Surat Panggilan

Selain hal-hal yang sudah disebutkan di atas, ada hal lain yang harus kamu perhatikan. Salah satunya adalah surat panggilan. Masalahnya adalah kamu harus bayar biaya panjar perkara dulu baru bisa dapat surat panggilan. Tentu saja karena hal ini memanfaatkan nomor perkara.

Nomor perkara yang sudah terbit akan mengeluarkan surat dari pengadilan negri. Surat itu adalah surat panggilan guna melakukan persidangan. Biasanya surat akan sampai sebelum hari persidangan kurang 3 hari.

Surat panggilan sering kali dikirimkan ke alamat masing-masing orang yang terlibat, baik tergugat maupun penggugat. Kemudian tidak jadi masalah jika pada saat itu tergugat atau penggugat tidak ada di tempat tinggalnya.

Surat tidak akan jatuh ke pangkuan yang salah, apalagi dititipkan ke tetangga. Umumnya surat akan dititipkan ke balai pemerintah tempat tinggal setempat, seperti halnya lurah atau sejenisnya.

9. Pelajari Alur Persidangan

Perlu kamu ketahui, mungkin ini memang kali pertama kamu menjalani proses persidangan. Jadi, wajar saja jika belum mengetahui banyak hal. Tenang saja, sembari menunggu datangnya waktu sidang, kamu bisa mempelajari alurnya.

Sedikit bocoran, biasanya proses persidangan akan berjalan lebih dari 1x begitu mendekati putusan hakim. Di sini kamu juga bisa mengatur bagaimana sikap kamu nantinya supaya lebih tenang dan semuanya berjalan lancar.

Sebagai gambaran, biasanya pada tahap sidang pertama hakim akan mendamaikan kedua belah pihak, antara penggugat dan tergugat. Supaya apa? Tentu saja supaya rumah tangga keduanya berjalan baik-baik saja serta tetap bertahan.



Dalam sidang tahap awal kedua belah pihak diharapkan untuk hadir. Nah! Tahap awal sidang ini biasanya disebut sebagai mediasi. Tidak dapat dipungkiri sidang ini bisa jadi gagal. Oleh karenanya, lanjut ke agenda berikutnya.

Jika mediasi dinilai gagal, maka tahap berikutnya akan masuk agenda jawaban. Agenda jawaban adalah jawaban tergugat atas gugatan penggugat. Jika kedua pihak hadir (baik datang sendiri atau dikuasakan), maka minggu depan masuk agenda Replik (Respon penggugat atas jawaban tergugat), Duplik (Jawaban tergugat atas replik penggugat), Pembuktian (menyertakan dokumen berupa KTP, surat nikah, slip gaji, akta lahir anak, hingga kwitansi atau sertifikat atas harta yang dimiliki  bersama jika ingin mengajukan gono-gini), Majelis Musyawarah dan terakhir Putusan.

Jika keduanya selalu hadir hingga proses akhir, tentunya proses persidangan akan berlangsung alot dan lama. Namun jika salah tergugat tidak hadir (tidak dikuasakan), maka gugatan akan diputuskan secara verstek. Oleh karena itu, jika kamu ingin mengajukan gugatan cerai, alangkah baiknya pihak penggugat dan tergugat berdiskusi terlebih dahulu agar proses persidangan berlangsung cepat.

Penuntun Membuat Gugatan
Penuntun Membuat Gugatan

tombol beli buku

Contoh Surat Gugatan Kristen Protestan

Mengenai surat gugatan pada dasarnya memang tidak banyak orang yang tahu. Sebetulnya isi surat gugatan cerai agama Kristen Protestan sama persis seperti surat gugatan Agama Islam ke Pengadilan Agama. Yang membedakan hanyalah tempat diproses persidangannya. Berikut adalah komponen-komponen yang harus kamu buat dalam pembuatan surat gugatan ke Pengadilan Negeri.

1) Contoh Surat Gugatan Kristen 

Banjarnegara, 14 Maret 2020

Kepada Yth. Pengadilan Negeri Banjarnegara
Di Banjarnegara
Perihal : Gugatan Cerai

Dengan hormat,

Saya yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : Stevanus Julio
Jenis kelamin : Laki-laki
Tempat tanggal lahir : Ambon, 19 Mei 1970
Agama : Kristen Protestan
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jakarta Selatan

Selanjut disebut pihak PENGGUGAT. Bermaksud mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap:

Nama : Emily
Jenis kelamin : Perempuan
Tempat tanggal lahir : Jakarta pusat, 12 Mei 1975
Agama : Kristen Protestan
Pekerjaan : wiraswasta
Alamat : Jalan kenanga no 50, Jakarta Selatan

Sebagai Tergugat.

Yang Menjadi dasar gugatan adalah sebagai berikut :

  1. Bahwa tergugat adalah istri sah penggugat yang telah menikah di Gereja kawasan Jakarta Selatan pada 19 November 1980 sesuai dengan kutipan akta nikah no 15/PS/1980.
  2. Awalnya kehidupan rumah tangga kami, antara penggugat dan tergugat berjalan normal, aman dan bahagia.
  3. Namun, sejak Januari 2000, tergugat mulai kenal dengan sosok yang sebelumnya tidak dikenal, dan mulai jalan bersama. Sejak saat itu tergugat melalaikan kewajibannya sebagai istri dan ibu rumah tangga.
  4. Pada akhirnya kehidupan rumah tangga menjadi berantakan. Sehingga sebagai penggugat ingin melepas tergugat supaya kehidupan rumah tangga tidak kacau.

Demikian surat gugatan cerai ini dibuat dengan sebenar-benarnya.



Jakarta Selatan, 18 April 2005

Stevanus Julio

Contoh Surat Gugatan Cerai Kristen Protestan (sumber : slideshare.net)
Contoh Surat Gugatan Cerai Kristen Protestan (sumber : slideshare.net)

 

Contoh Surat Gugatan Cerai Kristen Protestan (sumber: gambarstatus.com)

Yang harus kamu ketahui adalah alamat Pengadilan Negeri yang kamu tuju. Lalu kamu mengisi data sesuai KTP. Selanjutnya kamu menulis nama dan alamat tergugat. Jangan kuatir jika kamu tidak mengetahui dimana keberadaan tergugat, biasanya pengadilan bisa mengirimkan email hingga memanggil via siaran radio. Jika tergugat masih tidak diketahui di mana keberadaanya, maka proses persidangan akan dilangsungkan secara ghaib.

Selanjutnya kamu harus merinci alasan jatuhnya gugatan cerai. Alasan yang diajukan pastinya harus sesuai fakta dan memiliki urgensi yang tinggi. Salah satu faktor yang bisa diajukan adalah KDRT, perselingkuhan, penggugat terbukti penjudi/pemadat, percekcokan berkepanjangan, sudah pisah rumah, tidak adanya nafkah lahir batin oleh tergugat, dan lain-lain.

Bagaimana jika gugatannya dibuat-buat? Kamu akan menghadapi masalah besar. Begitu tergugat membaca surat gugatan cerai, maka disitulah konflik baru dimulai. Biasanya tergugat akan hadir di persidangan untuk melakukan perlawanan.

Selain itu kamu harus menyiapkan bukti-bukti serta kesaksian. Persidangan akan menjadi arena pertempuran yang alot apabila keduanya saling berseteru, apalagi jika gugatan yang dijatuhkan tidak sesuai fakta bahkan menzolimi penggugat. Bisa jadi terjadi sebaliknya, meskipun penggugat sudah menuliskan yang sebenarnya, jika penggugat tidak menerima, maka perseteruan tidak bisa dielakkan.

Dalam isi gugatan harus ditulis secara detail, misalkan :

  1. Sejak kapan penggugat dan penggugat sering bertengkar
  2. Sejak kapan penggugat meninggalkan rumah
  3. Sejak kapan penggugat tidak menafkahi
  4. Jumlah anak yang dimiliki (jika ada)
  5. Biodata anak

Gugatan harus dibuat secara kronologis dan terperinci. Jika gugatan dibuat setengah-setengah, maka akan dipertanyakan oleh para majelis hakim karena tidak memiliki urgensi untuk bercerai. Apalagi jika dalam gugatan isinya berupa tuduhan palsu, bukannya jadi cerai malah akan memicu masalah baru.

Yang terakhir adalah bubuhkan tanda tangan dan nama jelas dan print jika akan mengajukan langsung ke Pengadilan Negeri. Jika Kamu mau mengajukan via e-court, kamu tinggal save menjadi PDF dan submit di website Pengadilan Negeri yang kamu tuju.

Semoga tata cara membuat surat gugatan cerai agama Kristen Protestan ini berguna bagi kamu yang sedang membutuhkan. Semoga bermanfaat.

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Tasya Talitha