in

Cerita di Balik Kesuksesan Sosok Entrepreneur Ciputra

Sumber foto header: Kompas.id

“Saya, Tjie Tjin Hoan atau Nyong, pemuda yang pantang putus asa. Pemuda yang sudah membuktikan diri mampu menerobos keluar dari kondisi sulit di masa kecil dan remaja.”

Berikut salah satu kutipan dari kisah kehidupan Dr. Ir. Ciputra, founder Ciputra Group, yang tutup usia pada hari Rabu (27/11/2019) pukul 01.00 waktu Singapura. Beliau meninggal pada usia 88 tahun.

Sosok yang terkenal sebagai entrepreneur sukses di bidang konstruksi dan properti ini juga termasuk ke dalam 23 Orang Terkaya di Indonesia versi Forbes.

Semasa hidupnya, Ciputra berhasil meraih 75 penghargaan serta memiliki 9 perusahaan terkenal yang go public. Beberapa diantaranya adalah Ciputra Development Tbk., Ciputra Property Tbk. dan Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Kesuksesannya ini tak lepas dari kisah perjuangannya sejak belia. Ciputra yang memiliki nama asli Tjie Tjin Hoan lahir pada tanggal 24 Agustus di Parigi.

“Sejak kecil mental saya telah terdidik oleh satu demi satu peristiwa pahit.”

Masa kecil Ciputra cukup keras untuk anak seusianya. Bocah sederhana yang berasal dari pelosok Sulawesi Utara ini berasal dari keluarga yang miskin dan harus kehilangan ayah kandungnya karena meninggal dunia diculik polisi Jepang pada masa penjajahan.

Kondisi keluarga yang kurang berkecukupan membuatnya mencambuk diri untuk berprestasi. Dari desa kecil, ia berangkat ke Gorontalo untuk melanjutkan sekolah dan tinggal di rumah saudaranya.

“Saya ingin menjadi manusia berarti. Sepanjang mengejar cita-cita, semangat saya dihidupkan oleh trauma penderitaan di masa kecil. Ada rasa dendam. Tapi saya olah itu menjadi dorongan kuat untuk maju.”

Kata-kata ini ia pegang terus dan Ciputra berhasil lulus sebagai arsitek dari Institut Teknologi Bandung. Hasratnya untuk berkarya sudah tak tertahankan.

Dengan ilmunya, ia ingin menjadi developer dan membangun banyak kota serta fasilitasnya untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“Passion membuat saya mau mengerahkan kemampuan terbaik saya, cinta saya, hati saya, bahkan juga saya siap menderita karena itu.”

Banyak orang mengenal Ciputra sebagai sosok yang keras, galak, amat tegas dan suaranya menggelegar. Namun, ia sebenarnya adalah sosok yang romantis dan mampu meneteskan air mata ketika merindukan seseorang.

Dian Sumeler atau Dee merupakan wanita yang membuatnya jatuh hati. Ciputra bahkan mengajak Dee dari Manado untuk tinggal di Bandung hingga akhirnya ia menikahinya pada tahun 1954.

“Saya merasa kehidupan saya di Bandung akan semakin baik jika cinta yang indah mendekap erat.”

Ciputra memulai karir di Jaya Group, perusahaan daerah milik Pemda DKI Jakarta. Setelah sukses berkarir, ia mendirikan Ciputra Group. Sebuah perusahaan keluarga yang sukses hingga ke luar negeri.

Tak hentinya memberikan sumbangsih untuk negara, Ciputra juga mendirikan Universitas Ciputra sebagai lembaga akademis pertama berfokus pada pendidikan entrepreneurship di Indonesia.

Meski sosoknya telah tiada, berbagai karya dan kenangan tentang Ciputra akan tetap membekas di hati keluarga, kerabat dan rakyat Indonesia.

Temukan berbagai inspirasi dari kisahnya secara lebih lengkap dengan buku di bawah ini!

Ciputra
Beli e-book Ciputra The Entrepreneuer karya Alberthiene Endah di sini

 

 

 


 

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Melania L Anindya