in

Apa Itu TOEIC: Pengertian, Kegunaan, Jenis, dan Biaya

Pexels.com

Apa Itu TOEIC – Seperti yang kita ketahui jika bahasa Inggris adalah sebuah bahasa internasional. Tentunya di dunia yang semakin maju seperti ini kebutuhan akan penggunaan bahasa Inggris juga bisa sangat diperlukan lho. Saat ini sudah banyak sekali lembaga yang membuka kursus bahasa Inggris.

Apalagi beberapa lembaga juga memberikan fasilitas tes kompetensi bahasa Inggris lho. Contohnya adalah fasilitas tes TOEFL dan TOEIC. Dimana hasil dari tes tersebut bisa berguna banget nih untuk masa depan kita khususnya yang memang akan berkecimpung pada lingkup dengan kebutuhan bahasa Inggris.

Banyak banget lho yang diberikan ketika seorang individu memutuskan untuk mengikuti tes seperti TOEIC. Nah rasanya memang begitu penting sekali untuk informasi seputar tes TOEIC. Maka dari itu artikel ini akan memberikan informasi selengkapnya terkait dengan beberapa hal yang berhubungan dengan TOEIC.

Mulai dari pengertian, manfaat, perbedaan antara TOEIC dan TOEFL hingga beberapa hal penting lainnya. Nah banyak banget kan yang akan dijelaskan dalam artikel ini. Maka dari itu baca terus yuk semua informasi yang ada di bawah ini.

Apa Itu TOEIC

Kita awali dengan pembahasan TOEIC dahulu. Bicara tentang tentang bahasa Inggris memang sampai saat ini sudah banyak digunakan di manapun tempat. Baik itu di lingkup pendidikan atau di lingkup perusahaan.

Nah karena memang bukan bahasa asli kita, tentunya kita juga butuh sedikit usaha nih agar bisa lebih fasih dan mengerti bahasa Inggris. Mulai dari mengikuti bimbel dan mengikuti beberapa tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seperti TOEIC.

Nah banyak yang belum tahu nih sebenarnya apa itu TOEIC? Agar lebih paham lagi mari kita belajar bersama mulai dari pengertian. TOEIC atau The Test of English International Communication merupakan sebuah metode uji coba bahasa Inggris, namun bahasa Inggris bukanlah bahasa utamanya.

Dimana nantinya yang akan diuji coba adalah bagaimana kemampuan penggunaan bahasa Inggris dalam ranah pekerjaan dengan taraf internasional. TOEIC awalnya digunakan untuk keperluan ujian North American Business.

Namun di Jepang juga dilakukan pengembangan lebih lanjut dengan nama Education Testing Server atau kerap disebut dengan ETS.

Perbedaan TOEIC dan TOEFL

Banyak banget lho sebenarnya jenis tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris. Bukan hanya TOEIC saja, namun jenis tes lain seperti TOEFL juga kerap menjadi tes kemampuan bahasa Inggris yang digunakan.

Beberapa orang menganggap jika TOEIC dan TOEFL itu sama. Padahal dua jenis test tersebut memang berbeda lho. Nah agar kalian lebih paham lagi bagaimana perbedaan dari TOEIC dan TOEFL. Maka penjelasan yang ada di bawah ini akan membantu kalian lebih mempermudah dalam memahami hal tersebut.

1. Tujuan TOEIC dan TOEFL

Setiap test untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris selalu memiliki tujuan masing-masing. Baik itu TOEIC maupun TOEFL memiliki tujuan yang berbeda lho. Jika kalian ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan seperti universitas bergengsi dalam maupun luar negeri.

Maka pilihlah tes kemampuan bahasa Inggris yang bisa digunakan adah TOEFL. Sedangkan jika tujuan kalian adalah untuk dunia kerja yang memiliki persyaratan kemampuan bahasa Inggris. Maka TOEIC adalah pilihan yang tepat.

Nah dari tujuan saja keduanya sudah berbeda. Jadi tentukan dahulu nih tes kemampuan bahasa Inggrismu untuk apa. Baru deh langkah berikutnya menentukan pilihan TOEIC atau TOEFL yang akan digunakan. Jangan sampai salah pilih ya.

2. Format Test

Berikutnya adalah format test yang diberikan. Baik itu TOEIC atau TOEFL, keduanya memiliki bentuk format test yang berbeda.

Mulai dari TOEIC yang memiliki format test yang dibagi menjadi dua sesi. Dua sesi dari TOEIC adalah reading dan listening. Namun karena hanya dua jenis sesi saja yang diberikan. Maka jangkauan waktu untuk penyelesaian keseluruhan test adalah selama dua jam.

Dalam waktu dua jam ini diharapkan para peserta tes TOEIC bisa menjawab seluruh soal yang ada. Selain itu banyak yang beranggapan jika TOEIC lebih mudah dibanding TOEFL. Sebab hanya membutuhkan dua sesi.

Lalu untuk TOEFL memiliki format test yang dibagi menjadi empat sesi. Empat sisi tersebut terdiri dari reading, listening, speaking dan writing. Karena memiliki format test sebanyak empat sesi. Tentunya waktu yang diberikan juga cukup lama yaitu empat jam. Tentunya pembagian sesi tersebut bertujuan agar ketrampilan bahasa Inggris di setiap sesi bisa terukur dengan sempurna.

3. Isi Test

Selanjutnya adalah pada bagian isi test, baik itu TOEIC atau TOEFL keduanya memiliki isi tes yang berbeda. Mulai dari TOEIC yang berpusat terhadap dunia kerja. Maka isi test yang diberikan adalah seperti presentasi terhadap klien maupun untuk rapat.

Sedangkan untuk TOEFL karena memang ditujukan untuk keperluan dunia pendidikan. Maka isi test yang diberikan juga berbeda lho. Bahkan isi test TOEFL terbilang cukup spesifik terhadap dunia perkuliahan.

Contohnya adalah tentang sejarah dan ekonomi. Selain itu tes TOEFL juga membahas tentang kehidupan keseharian siswa dalam dunia perkuliahan seperti dengan dosen atau organisasi mahasiswa. Bahkan kosa kata yang ada dalam test TOEFL juga disesuaikan yang ada hubungannya dengan akademik.

gramedia digital

gramedia digital

Berlangganan Gramedia Digital

Baca SEMUA koleksi buku, novel terbaru, majalah dan koran yang ada di Gramedia Digital SEPUASNYA. Konten dapat diakses melalui 2 perangkat yang berbeda.

Rp. 89.000 / Bulan

gramedia digital

4. Nilai Test

Terakhir adalah pada nilai tes keduanya juga berbeda. Dimulai dari TOEFL terlebih dahulu. Sebenarnya untuk nilai test TOEFL tidak ada standarnya. Namun setiap sesi format test TOEFL selalu memiliki rentan nilai antara 0 sampai 120.

Lalu perlu diingat juga jika setiap perguruan tinggi memiliki standar nilai tes TOEFL yang berbeda-beda. Rata-rata nilai standar suatu perguruan tinggi untuk TOEFL adalah di atas 500 poin.

Berbeda dengan TOEIC yang memang standarnya untuk dunia kerja. Jika pada TOEFL memiliki nilai 500 sudah termasuk tinggi. Maka untuk rentan nilai dari TOEIC adalah sekitar 0 sampai 900. Sama seperti TOEFL jika dalam tes ini tidak ada kondisi tidak lulus.

Namun karena setiap perusahaan memiliki standar yang berbeda-beda untuk nilai minimal tes TOEIC. Maka agar lebih berlaku dan aman sertifikat TOEIC miliki kalian, setidaknya nilai yang didapatkan adalah 700 poin.

Dari penjelasan di atas, sudah bisa disimpulkan jika TOEIC dan TOEFL memiliki arti yang cukup berbeda. Maka dari itu ketahui dulu tujuanmu melakukan tes kemampuan bahasa Inggris itu untuk apa. Jika sudah baru tentukan mau menggunakan metode test TOEIC atau TOEFL. Jangan sampai keliru ya.

Apa Itu TOEIC

Kegunaan Sertifikat TOEIC

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jika peserta tes TOEIC akan memberikan sebuah sertifikat. Dimana sertifikat TOEIC ini akan berisikan sebua skor hasil akhir yang kalian lakukan. Nah untuk kegunaan dari sertifikat TOEIC adalah untuk persyaratan melamar pekerjaan perusahaan tertentu.

Dimana saat ini sudah banyak banget perusahaan baik dalam maupun luar negeri menjadikan adanya sertifikat TOEIC sebagai syarat wajib. Perlu diketahui juga jika sertifikat TOEIC memiliki masa berlaku. Setidaknya masa berlaku yang dimiliki oleh sertifikat TOEIC adalah selama dua tahun sejak tanggal keluar sertifikat tersebut.

Sedangkan ketika sudah lewat dari dua tahun. Maka sertifikat TOEIC sudah tidak bisa digunakan lagi. Tentunya kalian bisa melakukan tes TOEIC seperti sebelumnya.

Jenis Tes TOEIC

Perlu diketahui jika tes TOEIC memiliki empat macam materi. Mulai dari reading, listening, speaking dan writing. Namun dari keempat materi tersebut akan dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu TOEIC Listening and Reading Test dan TOEIC Speaking and Writing Test.

Nah agar kalian lebih paham lagi tentang dua jenis kelompok TOEIC. Maka penjelasan di bawah ini bisa membantu kalian.

1. TOEIC Listening and Reading Test

Dilihat dari artinya sebenarnya sama dengan namanya yaitu TOEIC Listening and Reading Test adalah sebuah tes untuk mengukur kemampuan seseorang dalam mendengarkan sebuah percakapan dan juga kemampuan membaca sebuah tulisan dalam bentuk bahasa Inggris.

Jangkauan waktu yang digunakan untuk TOEIC Listening and Reading Test adalah sebanyak dua jam. Dalam dua jam tersebut masih dibagi menjadi dua sesi nih. Sesi pertama dengan jangkauan waktu 45 menit adalah untuk listening.

Sedangkan untuk sisa waktu 75 menit adalah untuk reading. Namun sebelum test TOEIC Listening and Reading Test dimulai. Para peserta wajib melakukan pengisian administrasi selama kurang lebih 30 menit.

Jadi total waktu keseluruhan TOEIC Listening and Reading Test termasuk administrasi adalah 2 jam 30 menit.

Berikutnya adalah untuk materi yang diberikan dalam TOEIC Listening and Reading Test. Dimana untuk sesi listening, nantinya para peserta akan mendengarkan sebuah percakapan dan menjawab soal sebanyak 100 butir pertanyaan.

Lalu untuk sesi reading para peserta akan melakukan pembacaan soal dan menjawab sebanyak 100 butir pertanyaan yang ada.

Terakhir adalah pada bagian hasil skor yang diberikan. Hasil TOEIC Listening and Reading Test adalah nilai total akumulasi dari sesi listening dan reading. Untuk sesi listening adalah 495 dan reading adalah 495 poin.

Perlu diketahui juga jika dalam soal TOEIC Listening and Reading Test menggunakan pilihan ganda. Maka setiap pertanyaan yang benar memiliki poin sebanyak 5 dan yang salah adalah 0 poin.

2. TOEIC Speaking and Writing Test

TOEIC Speaking and Writing Test adalah sebuah bentuk tes yang digunakan untuk bisa mengukur kemampuan menulis dan berbicara seseorang terkait dengan bahasa Inggris. Tentunya kemampuan tersebut akan berhubungan pada lingkup pekerjaan.

Sebagai contohnya adalah presentasi, konferensi, rapat, menulis email dan juga percakapan melalui telepon. Dalam TOEIC Speaking and Writing Test dibagi menjadi dua bagian yaitu speaking dan writing.

Jangkauan waktu speaking adalah 20 menit dengan jumlah soal sebanyak 11 butir. Sedangkan untuk writing memiliki jangkauan waktu mengerjakan sebanyak 60 menit untuk jumlah soal sebanyak 8 soal.

Perlu diketahui jika TOEIC Speaking and Writing Test tidak menggunakan sistem pilihan ganda. Maka bentuk penilaian yang diberlakukan untuk setiap soal juga berbeda-beda.

Sebagai contohnya adalah untuk sesi speaking untuk soal nomor 1 hingga 9 akan mendapatkan skor mulai nol hingga tiga. Sedangkan untuk soal nomor 10 hingga 11 akan mendapatkan skor nol hingga lima. Total nilai dari semua soal tersebut akan dikalkulasi antara nol hingga 200.

Lalu untuk sesi writing soal nomor satu hingga lima akan mendapatkan skor antara nol hingga tiga. Soal nomor 6 hingga 7 akan mendapatkan skor sebanyak nol hingga empat. Sedangkan untuk soal nomor 10 hingga 11 akan memiliki nilai antara nol hingga lima.

Nantinya total nilai dari 11 soal tersebut akan dikalkulasi dari skor nol hingga 200. Lalu untuk skor secara keseluruhan dari TOEIC Speaking and Writing Test akan memiliki batas maksimal 400 poin.

Meski TOEIC Speaking and Writing Test dan TOEIC Listening and Reading Test bisa diambil secara terpisah. Akan tetapi sangat disarankan untuk mengambil dua bentuk tes TOEIC secara bersamaan. Tujuannya adalah agar seluruh kemampuan dalam komunikasi bahasa Inggris bisa didapatkan sebuah data secara lengkap.

Apa Itu TOEIC

Biaya Test TOEIC

Saat ini sudah banyak lho lembaga yang membuka fasilitas tes TOEIC. Tentunya setiap lembaga memiliki harga yang berbeda-beda. Namun untuk materi tes yang diberikan akan tetap sama lingkupnya.

Bahkan ada beberapa lembaga yang memberikan dua harga berbeda untuk setiap sesi tes TOEIC. Namun ada juga yang memberikan harga satu paket sekaligus. Tergantung dari kebijakan lembaga tes TOEIC. Perkiraan harga tes TOEIC adalah berkisar sekitar 85 Dollar atau sekitar Rp. 1.2 juta.

Tips Memilih Tempat Kursus TOEIC

Semakin tinggi perusahaan yang memberlakukan persyaratan adanya sertifikat TOEIC. Membuat banyak lembaga membuka fasilitas kursus TOEIC sekaligus dengan test. Namun kalian juga perlu tahu nih, jika dalam memilih tempat kursus TOEIC juga diperlukan beberapa tips lho.

Nah agar kalian lebih paham akan tips yang digunakan. Berikut adalah tips terkait dengan hal tersebut.

1. Terbukti Legal

Hal pertama yang bisa kalian lakukan dalam memilih tempat kursus TOEIC adalah melihat legalitas tempat tersebut. Pastikan dahulu tempat tersebut sudah mendapatkan izin dari KEMENDIKBUD dan memiliki akreditasi agar bisa lebih menjamin kualitas.

2. Adanya Metode Pembelajaran Yang Variatif

Karena dalam proses belajar terkadang ada rasa bosan. Maka carilah tempat kursus TOEIC yang memberikan berbagai macam metode pembelajaran. Tempat kursus TOEIC yang berkualitas akan memberikan sebuah model pembelajaran yang penuh inovatif, fleksibel dan bervariasi.

Sebab mereka tahu jika model pembelajaran yang digunakan hanya satu saja. Maka besar kemungkinan peserta pembelajaran akan mudah bosan dan sulit memahami materi pembelajaran.

3. Adanya Tutor Yang Berpengalaman

Perhatikan mentor yang ada pada tempat kursus TOEIC tersebut. Setiap tutor setidaknya memiliki skor tinggi dalam tes TOEIC yang pernah ia lakukan. Di sisi lain, mereka juga harus profesional dan nyaman ketika memberikan pembelajaran kepada peserta kursus TOEIC.

4. Adanya Native Speaker

Dalam test TOEIC ada sesi speaking, tentunya kalian butuh sebuah kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris. Namun karena tak semua bisa cepat dan lancar dalam mengucapkan dan memahami bahasa Inggris.

Maka dari itu diperlukan adanya native speaker yang bisa digunakan untuk berlatih berbicara dengan bahasa Inggris. Jika tempat kursus TOEIC yang akan kalian pilih memang memberikan tutor native speaker. Maka bisa juga nih kalian jadikan tempat TOEIC tersebut sebagai pilihan.

5. Adanya Fasilitas Pendukung

Berikutnya kalian bisa memperhatikan fasilitas yang diberikan. Harusnya setiap tempat kursus TOEIC memberikan fasilitas pendukung. Mulai dari modul, hadsout, konsultasi dan beberapa fasilitas lain yang bisa membuat proses belajar menjadi lebih mudah.

6. Biaya Terjangkau

Pada poin enam ini sebenarnya bersifat fleksibel. Artinya proses pemilihan tempat kursus TOEIC bisa disesuaikan dengan besaran dana pribadi yang dimiliki. Meski terkadang harga kursus TOEIC terbilang sedikit tinggi.

Apa Itu TOEIC

Namun sebenarnya jika kalian bisa membandingkan satu sama lain ada juga lho yang menawarkan harga terjangkau. Namun perhatikan juga dengan harga terjangkau apakah sudah memberikan fasilitas yang mumpuni.

Terlebih lagi untuk fasilitas garansi yang diberikan. Sebenarnya untuk fasilitas garansi ini untuk setiap tempat kursus akan memberikan hal yang berbeda. Namun adanya fasilitas akan menjadi jaminan dan juga satu hal yang menguntungkan untuk kalian.

Nah itulah penjelasan seputar TOEIC. Mulai dari pengertian, perbedaan TOEIC dan TOEFL, fungsi sertifikat dan beberapa informasi penting lainnya bisa kalian baca di atas secara lebih lengkap.

BACA JUGA:

  1. Perbedaan TOEFL, TOEIC, dan IELTS 
  2. Tes TOEFL: Pengertian, Jenis, dan Cara Belajarnya 
  3. Apa Itu IELTS dan Informasi Penting Lain yang Wajib Diketahui 
  4. Best Seller Buku Soal & Latihan Tes TOEFL 
  5. Best Seller Buku Belajar Bahasa Inggris Dasar Pemula, Grammar, Percakapan 

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ananda